Danger

Haloooo! FF One Shot kali ini tentang uri duo magnae kesayangan kita… Selamat membaca :)

Hyejin dan Onew sejak 10 menit yang lalu terus berjalan mondar-mandir di depan pintu dorm Shinee. Wajah mereka sudah tidak karuan, sepertinya sebentar lagi mereka bisa menumpahkan kemarahan mereka kepada semua orang di dalam dorm.

“Mungkin Hamun sedang dalam perjalanan, Hyejin. Kau kan tau akhir-akhir ini dia sering pulang terlambat karena ada tugas di kampus,” ujar HyunAh menenangkan, namun langsung dibalas tatapan dingin dari Hyejin.

“Ah, sudahlah unnie. Uri magnae pasti datang kok. Mau bertaruh denganku?” canda Jihyo, namun si nona evil ini langsung kena semprot Hyejin.

“Jihyo-ah, kau ini masih bisa bercanda sih di saat seperti ini? Hamun daritadi tidak ada yang membalas telepon kita! Dia kemana sih? Sudah kubilang tepat waktu!” Cerocos Hyejin.

“Tuh, Taem. Ini semua gara-gara kau!” Seru Jihyo memukul lengan Taemin yang sejak tadi hanya bisa duduk diam memandangi hyungdeul dan noonadeulnya.

“Jihyo, jangan salahkan baby magnaeku! Dia tidak salah apa-apa kok!” Bela Key yang langsung dihadiahi jitakan dari Jihyo.

“Ah kalian semua saja yang tidak mengerti!” Jihyo ikutan berdiri. “Hamun baru saja SMS, dia bilang dia sudah di bawah,” Jihyo memandang Taemin. “Dan kau, baby magnaeku tersayang, bersiaplah.”

Baru saja Taemin ingin membuka mulutnya menanyakan maksud perkataan Jihyo noonanya, tapi niat itu dia urungkan saat merasakan sakit yang menjalar dari rambutnya menuju kepala.

“Ya! Lee Taemin! Mengapa kau menyebalkan! Kau menyebalkan!” Entah darimana Hamun datang dan langsung menjambak Taemin dengan brutal. Key dan Minho yang berada paling dekat dengan Taemin langsung menolong magnae kesayangannya.

“Hamun-ah, hentikan, hentikan,” teriak Taemin. “Hyung, noona! Tolong aku, aaaaaakh!”

Onew, Hyejin yang masih kaget melihat kebrutalan itu tersadar, mereka berdua langsung melerai Hamun dan Taemin.

“Magnae, hentikan! Hamun, kita bisa bicara baik-baik,” Onew memandangi wajah Taemin yang memerah kesakitan. Onew langsung memasang tampang memelas ke Hyejin.

“Kang Hamun! Aku bilang lepaskan Taemin! Atau kau akan aku kurung di kamar seminggu!” Ancam Hyejin.

MinAh dan HyunAh hanya bisa duduk diam memandangi kekacauan ini. Sesekali mereka menghela napas panjang.

“Walaupun aku tidak tau masalah antara kedua magnae itu, tapi aku sih tidak kaget Hamun bisa berbuat seperti itu,” ujar MinAh sambil mengetikkan SMS untuk Eric oppa nya.

“Sudahlah, aku malas melerainya. Nanti juga baikan. Seperti tidak tau Hamun dan Taemin saja,” ujar HyunAh memandang malas ke arah pertengkaran itu.

“Yeaaaay! Minho! Sudah aku bilang kan Hamun akan murka! Jangan lupa game baru untukku!” Jihyo melompat kesenangan.

“Minho, kau taruhan dengan Jihyo?” Tanya HyunAh.

“Aduh, iya noona. Ya! Jihyo-ah! Ini tolong kami dulu!” Teriak Minho yang mulai dicakar oleh Hamun.

“Lee Taemin, Kang Hamun, hentikan atau aku akan laporkan ke appa ku,” ujar Jihyo santai sambil mengambil handphonenya, bersiap memencet layar sentuhnya untuk menghubungi Direktur Choi.

Semua orang langsung terdiam, Hamun segera melepaskan jambakannya dari kepala Taemin. Hyejin memandang murka kedua magnae yang sejak sebulan lalu perang dingin.

“Kalian berdua, duduk!” Ujar Hyejin frustasi. Hamun langsung menuruti perintah Hyejin, ia langsung mengambil tempat duduk di ujung sofa, berjauhan dari Taemin.

“Ayo ayo semuanya duduk,” ajak Onew kepada semua member Shinee dan Super Girls. ‘Akhirnya, keadaan dormku bisa sedikit tenang’.

Setelah semua orang di dalam dorm Shinee duduk, Hyejin membuka suara. “Jelaskan apa yang terjadi pada kalian berdua?”

Hamun dan Taemin hanya membuang muka. Tak ada satu pun yang mau mengatakan permasalahan diantara mereka berdua. Hamun sesekali menengok ke Taemin dengan pandangan kesal, lalu memberikan kepalan tangannya sebagai tanda ‘Aku akan memukulmu!’.

“Baiklah kalau kalian berdua tidak mau bicara,” kini Hyejin memandang murka Minho dan Jihyo, “Ya! Kalian berdua! Cepat bicara!”

“Kok jadi kami sih, unnie?” Jihyo memasang tampang tidak tau apa-apa. Minho hanya mengangguk mengiyakan rekan Kyu-Line nya itu.

“Karena kalian berdua sepertinya tau masalahnya,” jawab HyunAh cepat sebelum Hyejin membuka suaranya. “Sudah sih, cepat cerita. Aku lapar nih. Bisa-bisa kita tidak makan malam kalau begini.”

Jihyo dan Minho mendengus kesal, mereka berdua menggeleng bersamaan dan berkata ‘kami tidak tau apa-apa’ yang langsung dihadiahi Hyejin jitakan di masing-masing kepala mereka.

“Ingatkan aku nanti untuk memberi pelajaran ke leader Kyu-Line mereka yang membuat dua dongsaengku jadi seperti ini,” ujar Hyejin kepada siapapun yang mendengarnya. “Jadi, cepat kalian bicara, Jihyo! Minho!”

“Ada apa sih ini ribut-ribut?” Jonghyun yang baru saja kembali dari rumahnya memandang aneh semua orang di dorm Shinee. Sangat aneh suasana yang tegang seperti ini terjadi jika Shinee dan Super Girls berkumpul, kecuali jika ada member yang bertengkar.

“Ah, jangan-jangan kalian ribut karena Hamun dan Taem? Ya ampun, kalian berdua belum baikan hanya gara-gara Danger?” Tanya Jonghyun yang diiringi suara koor Minho dan Jihyo ‘Kau tidak seru, hyung, oppa!’

“Maksudnya Danger apa? Debut solo Taem?” Tanya Onew.

“Ya ampun, gara-gara itu?” Hyejin memastikan ke duo magnae.

“Jadi cuma karena aku debut solo sendiri?” Taemin yang sejak awal tak tahu alasan sahabatnya tak berbicara dengannya tak bisa menutupi kekagetannya.

“Ya! Kau di sana sok seksi dan sok dewasa! Padahal kau masih suka merengek kepadaku minta dibelikan susu rasa banana!” Teriak Hamun frustasi. “Aku sebal tiap aku datang ke kampus semua temanku membicarakan dirimu! Bicara ‘Ya ampun Taemin tampan! Dia terlihat menggoda! Aku ingin punya kekasih seksi seperti dia’. Itu menjijikaaaaan!”

Seluruh member Shinee dan Super Girls tak bisa menahan tawa mereka mendengar alasan Hamun menjauhi Taemin sebulan ini. Jadi hanya karena perubahan image Taemin saja?

“Magnae,” Hyejin berusaha mengontrol tawanya. “Kau tau kan itu hanya kebutuhan Taemin untuk debut saja? Taemin kan masih seperti yang kau kenal dulu, dongsaengi. Dia tidak berubah.”

“Hamun, aku tau kau sayang Taem dan tak ingin orang membicarakan sahabatmu seperti itu. Namun mengertilah magnae, Taemin cepat atau lambat akan menjadi namja dewasa yang digilai-gilai yeoja,” tambah MinAh.

“Lagipula ini semua karena Direktur Choi yang meminta Taemin berganti image. Jangan salahkan anakku dong, Hamun,” bela Key.

“Kurasa sih itu hanya puncak gunung es nya saja, iya kan Hamun?” Kedip Jihyo nakal. “Ada lagi yang mau kau sampaikan tidak magnae? Kalau tidak terpaksa aku yang bilang.”

“Jangan unnie, jangaaaan!” Hamun langsung mengarahkan tangannya menutup mulut Jihyo. Namun terlambat, masih ada satu orang lagi yang tau alasan sebenarnya.

“Ah, pasti karena Naeun datang saat penampilan perdana Taemin yah?” Goda Minho yang langsung dihujani cubitan dari Hamun.

“Tapi Naeun kan hanya datang menyemangatiku,” ujar Taemin kebingungan.

“Ya! Kau kan bilang setelah WGM kau dan Naeun tak ada hubungan apa-apa. Lalu kenapa Naeun sampai repot-repot membawakan makanan untukmu dan Shawol? Lalu untuk apa pula dia pakai masuk ke ruang gantimu?!”

“Tapi Naeun itu memang hanya-“

“Ya! Lee Taemin! Kalau kau berpacaran dengan Naeun beritahu aku! Aku berpacaran dengan Siwon oppa kau orang pertama yang tahu. Apa kau sudah tidak menganggapku sahabatmu, hah?” Hamun merangsek menghujami Taemin dengan pukulan.

“Yah, kalau masalahnya seperti itu sudahlah kita tak bisa berbuat apa-apa,” ujar Onew diikuti anggukan Hyejin.

“Duuuuh, Hamun! Hentikan hentikan! Kasihan Taem! Aaaaakh! Aku jangan ikut dipukuli, Hamun!” Key yang ikut membela Taemin kini ikut jadi sasaran kekesalan Hamun.

“Ah, arra, arra ~ besok kita beli game yang kau inginkan sebelum ke cafe Kyuhyun hyung,” ujar Minho yang sejak tadi ditagih oleh si nona evil.

“Aku mau makan malam di luar saja. Yoboseyo Joonie oppa? Ne, ajak Yong. Aku lapar, cepat jemput aku di dorm Shinee,” HyunAh mematikan sambungan telepon di handphonenya dan segera keluar dari dorm.

“Noona, ayo kita makan saja. Pertengkaran ini bakal lama selesainya,” rengek Jonghyun. Namun MinAh tak melepaskan pandangannya dari layar handphonenya.

“Hem? Eric oppa pulang dia pulang cepat dari syuting. Jonghyunnie, ayo antarkan aku ke tempat syuting dramanya Eric oppa!” MinAh menyeret supir pribadinya dengan ancaman ‘kau akan seperti Taemin jika kau tidak menuruti keinginanku’.

“Nah, Hamun, Taemin, kalau kalian sudah selesai bertengkarnya, hubungi aku yaaah. Hamun, jangan terlalu jahat ke Key,” teriak Jihyo yang pasti sudah tidak didengar oleh Hamun dan Taemin.

A Little Too Not Over You 3

A Little Too Not Over You
A Little 2 Not Over You

Ini adalah lanjutan dari kedua cerita di atas. Happy reading. Semoga suka. Jangan lupa comment ya….

—-

Sudah lebih dari satu jam aku memperhatikan Hyejin tapi tidak satu detik pun disadari gadis itu. Ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang sudah ia tinggal lebih dari 3 hari. Aku melihat kakinya sudah jauh lebih baik meskipun ia masih tidak bisa berdiri dengan baik. Aku sudah bilang padanya untuk istirahat lagi di rumah tapi dia keras kepala untuk tetap masuk kantor. Kalau boleh, sebenarnya aku ingin sekali menguncinya di kamarku dan merawat kakinya sampai sembuh. Pasti akan terasa sangat menyenangkan bisa melihat wajahnya setiap detik dan mendengarkan semua ceritanya. Aku rela menukarnya dengan beberapa masalah di kantor.

Hyejin berdiri dari kursinya dan ia nyaris terjatuh. Untung saja, Kris sempat menangkapnya. Untung. Meskipun dalam hati sebenarnya aku kesal. Aku kesal melihat Kris merangkul Hyejin dan mengomel penuh kasih sayang. “Sudah kubilang kalau mau sesuatu, kau bisa bilang padaku. Jangan coba-coba untuk melakukannya sendiri. Aku tidak bisa tidur semalaman memikirkanmu kalau sampai terjadi apa-apa denganmu.”

Continue reading

My Super Show 6

Dalam rangka menyambut Super Show 6 yang akan dimulai hari ini @gyumontic membuat FF untuk meluapkan keinginan yang amat sangat membara untuk nonton Super Show 6 . Aaaaaarrrrghhhh!

Hope you enjoy ^____^

****

Song Hyejin
Kyuhyun-ah, aku merindukanmu. Tidak bisakah kita bertemu?

Cho Kyuhyun
Aku sibuk

Song Hyejin
Aku tahu. 10 meniiiit saja. Tidak bisakah?

Cho Kyuhyun
Aku tidak bisa keluar. SS6 tinggal hitungan jam.

Song Hyejin
Kalau begitu aku yang akan menemuimu. Otte? Nanti siang aku harus ke Tokyo.

“MWO?!?!” Teriak Kyuhyun membuat semua orang menatapnya dengan terkejut. Kyuhyun berteriak lagi kepada handphonenya, semua orang kembali menatapnya kali ini dengan tatapan sebal namun Kyuhyun tidak peduli.

Continue reading

Teui Teui Teeeeuuuiii Tteo! (Twi Twi Twiiiiiiiii Ter!)

Annyeong yeorobun!
Hahahaa.
@gyumontic is back. Yeay!

Sebelum baca aku kasih additional info dulu biar gak bingung ya…

@joheeshim : Shim Johee
@donghae861015 : Lee Donghae Super Junior
@QueSera : Choi Sera – sepupu Choi bersaudara dan YG new artist
@maxCM : Shim Changmin TVXQ
@HyemiAgasshi : Cho Hyemi
@shfly3424 : Yesung Super Junior

Enjoy
^___^

—–

Hyejin menatap kesal Kyuhyun yang sedang tertawa-tawa sambil mengetik cepat pada layar handphone-nya. “Apa sih yang kau lakukan sampai tertawa-tawa seperti itu?” Tanya Hyejin dengan galak.

Tanpa menghentikan tawanya, Kyuhyun menyerahkan handphone-nya kepada Hyejin. “Changmin lucu sekali. Dia sedang PDKT dengan Sera. Lihat,” kata Kyuhyun menunjukkan timeline twitter yang penuh dengan mention Changmin kepada Sera.

@maxCM : @QueSera annyeong Choi Sera-ssi!! What’s up?

@QueSera : @maxCM oppa!! Annyeong!!! Aku baik. Apa kabar? Lama tidak bertemu.

Continue reading

Venus epilog

By @gurlindah93

 

“Yaaaaaaa hati-hati ShinAe” teriakku pada sahabatku entah untuk keberapa kalinya saat kulihat dia sedang mengangkat kardus berisi sepatu.

“Gwenchana. Ini ringan kok” kata ShinAe lalu keluar dari apartmentku.

“Aku kan tidak mau kalau dia melahirkan sekarang” omelku.

Saat ini ShinAe memang sedang hamil 5 bulan setelah menikah 8 bulan yang lalu dengan JiYoung.

“Venus, nanti setelah menikah kita juga harus secepatnya punya anak. Kalau perlu setiap hari kita membuatnya” kata Eric sambil mengedipkan mata jahil. Pipiku memerah.

Continue reading

Men Talks

Adalah hal yang sangat sangat sangat langka bisa melihat Kim Woobin, Choi Siwon, Eric Mun dan Henry Lau duduk bersama di sebuah kafe, saling memandang dengan wajah muram dan tidak bersemangat.

Adalah hal yang lebih langka ketika melihat seorang Cho Kyuhyun ikut duduk bergabung dengan keempat pria di atas.

Continue reading

Teuitteo (Twitter)

Annyeong yeorobun!
Sebelum membaca FF ini aku akan menjelaskan satu hal dulu kepada chingudeul… username twitter yang digunakan di FF ini. Hihihihi.

@SGhyejin : Super Girls – Song Hyejin
@mingurlpark : Super Girls – Park Min Ah
@khamun : Super Girls – Kang Hamun
@missevlji : Super Girls – Choi Jihyo
@LadyJung : Super Girls – Jung HyunAh
@kwb : Kim Woo Bin
@GaemGyu : Super Junior – Cho Kyuhyun
@henrylau89 : Super Junior M – Henry
@siwon407 : Super Junior – Choi Siwon
@ericmunjh : Shinhwa – Eric Mun

Happy Reading!

Continue reading