Kyuhyun memandangi majalah yang ia ambil dari kamar Jihyo, ia menghela napas sejenak, menggelengkan kepalanya. “Aish, kenapa aku ini? Kenapa tadi aku malah diam saja saat bertemu dengannya? Aish!”

“Memangnya kau kenapa, Kyu?” seru Sungmin menepuk bahu Kyuhyun.

“Ah, anniyo hyung,” Kyuhyun menutup majalah sebelum Sungmin membaca apa yang ia baca.

“Yang benar?” Sungmin menyipitkan matanya, Kyuhyun tertawa, ia teringat perkataan Jihyo yang bilang jika mata Sungmin mirip dengan mata rubah, mengapa anak itu bisa menyadarinya?

“Kau ini mulai aneh, Kyu,” Sungmin ikut tertawa melihat tingkah Kyuhyun.

“Kyuhyung oppa!!!!!!” Jihyo berlari memasuki ruangan tempat Super Junior berlatih, dengan segera ia melihat ke arah pojok ruangan, dimana Kyuhyun dan Sungmin berada.

Kyuhyun dan Sungmin menghentikan tawa mereka, melihat ke arah suara Jihyo yang sedang berlari ke arah mereka. Dengan segera Jihyo menarik tangan Kyuhyun.

“Ayo ikut aku, oppa!”

“Heeehhh, kemana sih? Kau tidak latihan?” Kyuhyun menarik tangannya hingga Jihyo terjatuh ke arahnya, ia bisa melihat Sungmin menatapnya dengan tajam.

“Aish, kubilang ikut dengan-“ Jihyo memandang majalah di sebelah Kyuhyun. Ia tersenyum licik, otaknya dengan segera merencanakan sesuatu.

“Choi Jihyo?” panggil Kyuhyun.

Jihyo melepaskan genggamannya dari tangan Kyuhyun. “Hehehe, gak jadi deh hyung oppa! Bye!” Jihyo mengecup pipi Kyuhyun dan berlalu sambil bersenandung kecil. Kyuhyun panik melihat Sungmin yang langsung bangkit meninggalkan dirinya.

“Aish, gawat. Lama-lama aku bisa kena tendang Minnie hyung!”

<span> </span>*****

“Yoboseyo?” ujar Hyejin.

“Yoboseyo unnie!!!” seru Jihyo di seberang sana. “Unnie, unnie!!! Temani aku ya unnie!!!”

“Eh, temani kemana? Aku masih ada syuting hari ini,”

“Besok unnie! Tidak ada jadwal kan? Kyuhyung oppa memintaku datang ke acara Gayo Daejun, tapi aku bingung mau pakai baju yang mana. Temani aku ya unnie pilih baju, dandanin, pokoknya semuanya! Oh, temani juga ke acaranya ya. Nanti kalau aku hanya berdua dengan Kyuhyung oppa bisa disangka macam-macam!”

Hyejin menghela napas, kenapa Jihyo memintanya, bukan yang lain? Mengapa harus Kyuhyun sih? Tunggu, apa maksudnya supaya tidak di sangka macam-macam? Apa mereka berdua mau kencan?

“Unnie?” panggil Jihyo.

“Oh, tapi Jihyo-“

“Kuanggap besok bisa. Bye unnie, sampai jumpa besok. Saranghae~” Jihyo menutup telp.

“Aish, apa yang harus aku lakukan, duh duh duh!” teriak Hyejin panik. Hyejin tau Jihyo sangat dekat dengan Kyuhyun, tapi ia tidak menyangka akan seperti ini. Kalau tau, ia mungkin tidak akan pernah menyukai Kyuhyun.

<span> </span>*****

“Hihihihi, pasti Hyejin unnie lagi panik!” ujar Jihyo menutup telpnya. Jihyo tidak bisa menghentikan tawanya, dia sangat tau selama 2 tahun selama ia di trainee bersama SG, dan selama itu pula dua orang ini hanya bisa memberi salam satu sama lain, bertanya apa kabar, aish! padahal saling suka. Jangan salahkan dirinya jika kini Jihyo harus turun tangan, lagipula toh yang mengajari dia berpikir devil seperti kan master Cho Kyuhyun, hihihi.

“Okay, tinggal satu orang lagi yang harus ditangani!”

Lift berhenti di lantai 11, Jihyo dengan semangat mengetuk pintu dorm Super Junior.

Jihyo melihat tampang kusut Kyuhyun menyambutnya. Jihyo segera mendorong Kyuhyun masuk ke kamarnya tanpa babibu lagi, melewati Donghae, Eunhyuk, Ryewook, Yesung, dan tentu saja Sungmin yang sedang berkumpul di ruang tamu. Kyuhyun yang bingung pasrah saja, apalagi saat sekilas ia melihat ekspresi Sungmin yang ingin membunuhnya.

“Oke, ada apa Hyonnie?” seru Kyuhyun menahan pintu yang hampir saja ingin Jihyo tutup, namun tenaganya kalah, Jihyo dengan sekuat tenaga mendorong pintu hingga tertutup.

“Aish, aku bisa dibunuh Sungmin hyung,” Kyuhyun terduduk lemas di tempat tidurnya.

“Hah? Tenang tenang, kau tidak akan dibunuh Sungmin oppa hanya karena aku membanting pintunya terlalu keras, hyung oppa!!!”

Kyuhyun hanya bisa memandang dongsaengnya dengan tatapan nanar, mengapa ia bisa sepolos ini sih?

“Jadi ada apa, Jihyo?”

Jihyo tersadar dengan maksud kedatangannya ke sini. “Huaaaa oppa, oppa!!!! Aku sedih sekali, hiks hiks,” Jihyo dengan sekuat tenaga berusaha mengeluarkan kemampuan aktingnya.

“Aish, kenapa lagi?”

“Aku sebal!!! Padahal semua member sudah berjanji tidak akan memiliki pacar sebelum kami semua sukses dan mendapatkan Daesang, tapi Hyejin unnie! Hyejin unnie oppa!!!!” isak Jihyo. Kini Jihyo bisa melihat ekspresi panik dan juga kecemburuan dari wajah Kyuhyun.

“Haejin? Hyejin kenapa?” Kyuhyun berusaha membuat suaranya sekasual mungkin, ia tidak bisa menunjukkan kalau ia cemburu kan? Eh, tapi kenapa ia cemburu ya?

“Hyejin unnie tadi menelpku! Ia bilang JoongKi oppa menyatakan cinta kepadanyaaaa!!!!! Aish, bagaimana kalau Hyejin unnie menerimanya! Ia tidak bisa melanggar janji kepada saudara-saudaranya kan, oppa?” mata Jihyo kini benar-benar sudah basah dengan air mata, bukan karena sedih, tapi karena Jihyo menahan tawanya hingga keluar air mata.

“Tapi di majalah itu bilang kalau ia sedang ingin fokus dengan karirnya!” ujar Kyuhyun lemah.

“Majalah apa, oppa?” pancing Jihyo.

“Ah,” Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Majalah yang aku baca tadi.”

“Tapi mungkin saja kan Hyejin unnie berubah pikiran oppa! Bagaimana kalau Hyejin unnie benar-benar bersama Joongki oppa?”

Kyuhyun terdiam. ‘Bagaimana? Mana aku tau! Otakku sendiri saja tidak bisa berpikir sekarang!’

“Oppa, kau harus bicara kepadanya oppa!” teriak Jihyo.

“Omo! Kenapa aku?”

“Kau kan sudah lebih dulu berada di dunia entertainment oppa! Kau harus menasihatinya oppa. Ayo oppa, kau harus menasihatinya! Siapa tau saja ia mau mendengarkanmu sebelum ia menerima JoongKi oppa!”

Kyuhyun terdiam, benar juga saran Jihyo, dengan begitu ia bisa memengaruhi Hyejin. Lagipula siapa yang bisa tidak bisa aku pengaruhi, huh? Tapi kalau Hyejin….

“Oppa! Kyuhyung oppa! Kau mau kan oppa? Masa kau tega melihat dongsaeng kesayanganmu ini sedih?”

Kyuhyun mengangguk, “Baiklah, ini hanya karena kau memintanya ya. Kalau tidak, aku tidak akan mau membujuk Hyejin-ssi,” di saat seperti ini pun Kyuhyun masih harus mempertahankan harga dirinya, dia kan The Great Cho Kyuhyun!

“Kalau begitu esok aku akan datang ke Gayo Dajeun bersama Hyejin unnie. Besok kau harus berbicara dengannya.”

“Eh, besok?”

“Iya oppa, besok! Mau kapan lagi? Hingga unie menerima Joongki oppa?”

‘Aish, bocah tengik ini benar juga, Tapi aku belum siap berbicara dengannya. Menatap wajah Hyejin saja aku tidak sanggup, apalagi berbicara dengannya? Tunggu, ingat ingat, aku ini Cho Kyuhyun. Tentu aku bisa melakukannya, toh aku tidak akan menyatakan cinta kepadanya kan?’

“Oke, besok aku akan berbicara kepadanya.”

Jihyo tersenyum penuh kemenangan, kali ini seorang Cho Kyuhyun saja bisa ia perdaya, tapi kan ini demi kebahagiaan kedua kakaknya, iya kan? “Gomawo, oppa! Gomawoooo~” seru Jihyo memeluk Kyuhyun dengan sekuat tenaga.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka, Kyuhyun langsung mendorong Jihyo begitu ia sadar siapa orang yang membuka pintu kamarnya, Sungmin.

<span> </span>*****

Yeeeaaahhh, selesai part 1 dan 2!!! Setelah ini, part 3 nya bakal heboh di Gayo Daejun, hihihi *transfer ilmu jahil dari AbangKyu! *Cium Kyuhyung oppa!) Jadi ada request nantinya bakal gimana? hihihi