PART 4

Kyuhyun membanting pintu kamar Jihyo, “Choi JIhyo!” Kyuhyun menarik selimut Jihyo dengan paksa, membuat Jihyo mau tak mau membuka matanya.

“Ada apa, oppa? Ini baru jam 6 pagi,” jawab Jihyosambil menutup wajahnya dengan bantal.

“Ada apa?! Kau lihat ini!” Kyuhyun menarik bantal dan menunjukkan cover majalah yang ia pegang.

JIhyo kaget melihat foto dirinya dan Zhoumi yang sedang memasuki café yang ada di cover majalah tersebut.

“Sudah kubilang kan hati-hati terhadap media!”

Jihyo gemetar melihat Kyuhyun yang tidak biasanya memarahinya. Tapi itu kan memang rencana Zhoumi oppa untuk membuat Sungmin oppa cemburu.

“Apa Siwon hyung tau?” teriak Kyuhyun.

“Aku tau,” Siwon memasuki kamar Jihyo dan langsung memeluk dongsaengnya yang gemetar. “Kau tak perlu sekeras itu, Kyu.”

“Tapi hyung-“

“Aku yang menjodohkan Zhoumi dengan Jihyo. Jadi apapun yang terjadi, aku juga bertanggung jawab. Arraseo?”

“Terserah hyung sajalah! AKu tidak mau berurusan jika kau mendapatkan masalah, Choi Jihyo!” ujar Kyuhyun meninggalkan Choi bersaudara.

****

“Cut! Jihyo-ssi, mengapa tatapanmu kosong seperti itu?” tegur sutradara. Hari ini syuting MV untuk lagu duet Zhoumi dan Jihyo. Konsep MV kali ini sederhana, dua orang yang jatuh cinta, dan sialnya model MV nya adalah Sungmin dan Sunny.

Jihyo masih memikirkan kejadian tadi pagi. Ia takut dengan sikap Kyuhyun dan Siwon. Ditambah lagi dengan Sungmin juga Sunny yang bersikap mesra.

“JIhyo?”panggil Zhoumi namun                Jihyo tidak menyahut.

“Sutradara, bagaimana kalau kita break dulu?” saran Zhoumi.

Sutradara mengangguk dan Zhoumi menarik Jihyo ke dalam ruangan.

“Kau kenapa Jihyo-ssi?” tanya Zhoumi.

Jihyo langsung memeluk Zhoumi sambil menangis sesenggukan.

“Oppa~” tangis Jihyo.

Zhoumi kebingungan menanggapi tingkah Jihyo. Biasanya Jihyo bersikap dingin kepadanya. Kini, ia malah melihat sisi lain Jihyo yang pasti hanya akan ia tunjukkan kepada Siwon dan Kyuhyun.

“Ji-Jihyo…”

“Oppa, hiks, hiks, tadi hiks, Kyuhyung oppa hiks, marah kepadaku, huaaaaaaaaaaaaa”

Zhoumi semakin panik, ia hanya bisa diam.

“Lalu Wonnie oppa juga menyeramkan, huaaaa. Aku tidak tau harus menangis ke siapa, huaaaaaaaaaaa”

Zhoumi tersenyum, ia tiba-tiba teringat julukan Jihyo, the Evil and Playfull Goddess. Dewi periang dan jahil ini memang tidak bisa bertahan lama dalam bersikap dingin. Zhoumi geli sendiri karena tersadar bahwa kini member paling jahil di SG malah terjebak dalam permainannya.

“Sudahlah anak manja, jangan menangis lagi”

Jihyo melepaskan pelukannya dan memukul Zhoumi dengan kencang. “Ya! Oppa! Aku bukan anak manja tau!”

“Yakin kau bukan anak manja? Lalu mengapa kau selalu menempel dengan Siwon hyung, Kyuhyunnie, Heechul hyung, Victoria-ssi, dan member SG yang lain? Apa itu tidak bisa dibilang manja?”

Jihyo menggembungkan pipinya, dan dengan sigap memukul Zhoumi kembali. Zhoumi mengerang kesakutan namun Jihyo tidak peduli. Hatinya senang memukuli oppanya ini. Mereka berdua larut dalam canda tawa, namun tidak menyadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka.

*****

Sungmin menghela napas sejenak sebelum memasuki café. Ia tau keputusannya kali ini akan beresiko, tapi rencana ini sudah terlalu jauh dan harus ia hentikan.

“Sungmin hyung!” teriak Siwon memanggil.

Sungmin bisa melihat Siwon tidak sendiri, ada Kyuhyun dan Zhoumi. Sungmin berjalan menghampiri meja mereka. Tatapannya tidak lepas dari Zhoumi yang sejak tadi sibuk dengan Iphonenya. Ia tau mengapa Zhoumi tidak bisa lepas dari Iphonenya.

“Mau pesan apa, hyung?” tanya Siwon.

Sungmin menggeleng, ia mau ini semua cepat selesai.”Aku-“

“Aku menyukai Jihyo, hyung” ujar Zhoumi memotong ucapan Sungmin.

Sungmin selalu tau kemungkinan ini sejak awal, tapi tetap saja, ia harus menghentikan ini semua. “Aku mau kita sudahi rencana ini,” ujarnya tanpa mempedulikan Zhoumi.

“Ya, aku pikir kita harus hentikan rencana ini. Ini terlalu berbahaya. Media sudah mengendus kedekatan Zhoumi hying dan Jihyo. Aku tidak mau Jihyo jadi bulan-bulanan media. Lagipula, kita bisa mencari ide lain untuk mengerjain Jihyo,” ujar Kyuhyun.

Sungmin menengok ke Kyuhyun. Ini rencana evil magnae dan Siwon untuk ultah Jihyo. Sungmin tau bahwa Kyuhyun bukan tipe orang yang mudah menghentikan rencana gilanya. Tapi lain soal jika berhubungan dnegan Jihyo.

“Sejak awal sudah kubilang, bagaimana jika aku jatuh cinta pada JIhyo atau Jihyo yang jatuh cinta kepadaku? Kau tau konsekuensinya hyung, dan kau ingin tetap melanjutkan rencana ini,” Zhoumi menatap Sungmin tajam.

Siwon tau, sejak awal ide untuk menjodohkan Jihyo dengan Sungmin dengan menggunakan Zhoumi untuk memancing Jihyo mengatakan perasaannya mengenai Sungmin yang sebenarnya ini sungguh sangat beresiko. Tapi sepertinya semuanya sudah terlanjur. Toh dia sebagai kakaknya hanya bisa mengusahakan yang terbaik unntuk adik satu-satunya. Ia bisa menerima siapapun pilihan adiknya, pada akhirnya.

“Aku mau rencana ini dilanjutkan, tidak peduli pada akhirnya Jihyo dengan siapa. Aku hanya ingin Jihyo bahagia,” ujar Siwon.

Sungmin, Kyuhyun, dan Zhoumi menatap Siwon. Sungmin tau, pembicaraan ini tidak akan ada ujungnya. Ia berdiri dan memilih untuk pergi daripada ia harus mengeluarkan martial art nya.

Baru saja setengah jalan menuju pintu keluar, Zhoumi berteriak “Kau ingat lusa hari ulang tahunnya kan, hyung? Aku akan menyatakan perasaanku kepadanya, di depan semua orang di Inkigayo.”

Sungmin berbalik, ia sudah tidak tahan lagi, rasanya ia ingin sekali memukul Zhoumi. Namun seseorang bangkit dan menahannya.

“Sudah hyung, lebih baik kita pergi dari sini,” ujar Kyuhyun menarik tangan Sungmin yang emosi keluar dari café.