Cast : SJ + SJ M + SG + Shinee + DBSK

 

Sibling* :

Park Jungsu – Park MinAh

Choi Siwon – Choi Jihyo

Song Joongki – Song Hyejin

Jung Yunho – Jung Yonghwa – Jung HyunAh

 

Close Relationship*:

Cho Kyuhyun – Choi Jihyo

Zhoumi – Choi Jihyo

Kim Heechul – Park MinAh

Lee Taemin – Kang Hamun

Lee Jinki – Song Hyejin

Kim Jonghyun – Park MinAh

Choi Minho – Jung HyunAh

Kim Kibum (Key) – Choi Jihyo

Shim Changmin – Jung HyunAh

Jung Yunho – Park MinAh

 

Relationship* :

Cho Kyuhyun – Song Hyejin

Lee Sungmin – Choi Jihyo

Choi Siwon – Kang Hamun *di part ini ceritanya mereka belum pacaran, hehe

 

PESAN AUTHOR : mianhae, ini ternyata sudah hampir sebulan dari It’s Complicated Part 9 *author banyak deadline, hehehe. semoga cerita ini tidak membosankan *walaupun sebenarnya membosankan😦 jangan lupa di komen yaa :))

 

 

“Minum dulu noona,” Minhyuk menyodorkan segelas hot chocolate ke hadapan HyunAh yang sejak tadi cemas memikirkan apa yang dilakukan Yonghwa dan Joon.

“Tidak akan ada apa-apa yang terjadi, noona,” ujar Jonghyun menenangkan. Minhyuk, Jungshin, dan Jonghyun hanya bisa saling berpandangan melihat HyunAh yang sama sekali tidak menggubris mereka.

Tiba-tiba, pintu dorm berdecit terbuka, HyunAh segera menyadari siapa yang memasuki dorm. “Oppa!” seru HyunAh kaget melihat wajah Yonghwa dan Joon yang sudah babak belur, hampir saja ia kehilangan keseimbangan jika Jonghyun tidak menahan tubuhnya.

“HyunAh, gwenchana?” Yonghwa menatap HyunAh cemas.

“Kau yang harusnya aku tanya seperti itu, oppa! Kau ini, coba lihat!” HyunAh mengumpulkan kembali keseimbangannya dan menghampiri kakaknya.

“Aku tidak apa-apa, iya kan, Joon- aww!!!” jerit Yonghwa kesakitan, HyunAh saking kesalnya terhadap namja di hadapannya ini memencet semua lebam di wajah Yonghwa tanpa ampun.

“Kau baru tau ini sakit, hah? Lalu kenapa kalian masih saja menyelesaikan permasalahan dengan cara seperti ini, oppa? Sakit, hah? Sakit?” HyunAh melanjutkan aksinya memegang dan memukul pelan setiap lebam di wajah dan tubuh Yonghwa hingga Yonghwa menjerit kesakitan. Joon dan member CNBlue lainnya hanya bisa tertawa miris.

“Mengapa kau tertawa, Joon? Kau juga mau seperti Yonghwa oppa, hah?” bentak HyunAh.

“Hahahaha, tidak tidak Hyun. Aku tidak mau!” seru Joon berlari dari tangkapan HyunAh. Giliran Yonghwa tertawa melihat tingkah kembaran dan sahabatnya ini. Ia tau, ia salah melibatkan semua orang terdekatnya dalam rencananya, tapi ia melakukannya untuk kebaikan semuanya kan? Ya, semuanya, kecuali dirinya sendiri.Tawanya segera berganti menjadi senyum menakutkan saat ia menyadari ada sepasang mata yang sejak tadi terus mengawasinya, ia menatap sepasang mata itu, meyakinkan bahwa dirinya baik-baik saja dan ia masih tidak perlu bantuan, setidaknya hingga saat ini.

***

“Jadi, ada apa Teuki?” ujar Heechul sambil menatap leadernya yang sejak tadi mondar-mandir seperti setrikaan.

“Kau pasti tau apa yang terjadi dengan MinAh? Iya kan, Hee?” ujar Leeteuk to the point.

“Bukankah seharusnya kau yang lebih tau dibandingkan aku? Memang aku oppanya?” ujar Heechul sambil mengotak-ngatik Iphonenya.

“Mwo?”

Heechul bangkit dari sofa dan menghentikan hyung satu-satunya itu dari gerakan menyetrikanya, “Aku  sudah tau kau menyuruh Siwon untuk mengawasi MinAh. Lebih baik kau hentikan proyek rahasiamu itu sebelum kau menyakiti lebih banyak orang lagi, Teuki.” Heecul menepuk pundak Leeteuk dan berlalu memasuki kamarnya.

Leeteuk terdiam saat mendengar perkataan Heechul. Tunggu, tau darimana Hechul mengenai rencananya dengan Siwon? Lalu apa maksudnya dengan menyakiti lebih banyak orang lagi?

“Chullie, buka pintunya!!!” gedor Leeteuk. “Cepat jelaskan apa yang sebenarnya terjadi!!!!!”

“Aku akan jelaskan jika kau sudah menghentikan proyekmu bersama Siwon.” teriak Heechul dari dalam kamarnya.

“Tapi jelaskan dulu apa maksudmu! Lalu apa hubungannya dengan MinAh?!?!”

Heechul membuka pintunya , “Sudah kubilang, hentikan dulu proyek-gila-yang-membuat-semua-orang-menderita itu baru aku akan memberitahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi di saat kau sedang sibuk mengurusi Super Junior dan juga karirmu, Park Jungsu.” Heechul menutup pintunya kembali.

***

Yunho memutuskan untuk berjalan-jalan keluar dorm sebentar, ia tidak tahan jika harus mengurung diri di dorm sebelum pemberitaan atas insiden di Oh My School mereda. Ia segera mengambil topi, rayband, dan kunci mobilnya.

“Mau kemana, hyung?” seru Changmin.

“Aku bosan, ingin keluar sebentar. Mau ikut, magnae?”

Changmin terdiam sesaat, magnae? Sudah lama ia tidak mendengarkan kata itu sejak Jaejoong, Yoochun, dan Junsu hyung memutuskan untuk keluar dari DBSK. Changmin rasa ini bukan suatu ide yang buruk, sudah lama mereka berdua tidak keluar bersama selain untuk kegiatan pekerjaan. “Ne, hyung.”

***

Ting tong

Leeteuk segera berlari kecil membuka pintu dorm, ia sedikit kaget melihat sosok dongsaengnya yang berdiri di depan pintu dorm. Suatu kebetulan yang amat sangat mengingat baru saja tadi Leeteuk dan Heechul terlibat pembicaraan mengenai dongsaengnya ini.

“Oppa, gwenchana?” ujar MinAh yang membuyarkan pikiran Leetuk.

“Ne, dongsaeng. Ada apa kau kemari?”

“Aku ingin mengunjungi oppaku, apa tidak boleh?”

Leeteuk menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal, “Eh, boleh saja tentu…”

“Lalu?” MinAh memandang aneh oppanya. “Aku tidak boleh masuk ke dalam, oppa?”

“Oh iya, dongsaeng. Ayo masuk…” ujar Leeteuk menggandeng adik semata wayangnya ini memasuki dorm, ia bisa melihat Heechul yang baru saja keluar dari kamar dan tersenyum ke arah dirinya dan MinAh, oh tidak, itu lebih tepat menyeringai.

“Hei, dongsaengi~” sapa Heechul.

“Annyeong oppa, ini aku bawakan soju untuk kalian,” ujar MinAh menaruh soju di atas meja makan.

“Aish, tumben sekali kau datang kesini dan membawakan soju. Sayang ini masih terlalu pagi untuk mabuk, hahaha,” ujar Heechul yang disertai dengan pukulan di tangan Heechul oleh MinAh.

“Hei, jangan minum sampai mabuk, oppa!” seru MinAh.

“Ne, arraseo MinAh. Ah, aku masih ada pekerjaan di cyworld. Sampai jumpa MinAh,” Heechul kembali masuk ke kamarnya dan meninggalkan Leeteuk serta MinAh di ruang tamu. Tiba-tiba saja suasana kikuk menyelimuti mereka berdua.

“Ah, silahkan duduk, MinAh,” ujar Leeteuk saking tak taunya apa yang harus ia ucapkan.

MinAh tersenyum mendengarnya, ia tau seberapa kikuk kakaknya jika berada di dekatnya. Bukan karena mereka tidak dekat, tapi hanya saja MinAh selalu ingin terlihat bukan adik kecil yang harus dijaga terus menerus oleh kakaknya, karena MinAh tau, Leeteuk masih harus menjaga 12 orang adik lainnya.

“Oppa,” MinAh memeluk Leeteuk hingga Leeteuk terkaget mendapati tingkah adiknya ini. MinAh hanya sedang ingin bermanja ria dengan kakak satu-satunya yang ia miliki. Ia hanya sedang ingin lari dari kenyataan, boleh bukan?

Leeteuk memeluk adiknya dengan erat, ia tau mengapa Heechul meninggalkan mereka berdua, dan ia sekarang mulai sedikit mengerti dengan perkataan Heechul tadi, ya setidaknya ia harus memulai belajar menjadi seorang kakak kembali untuk Park MinAh.

***

Yunho dan Changmin sejak tadi berkeliling tanpa arah di pusat perbelanjaan, yang untungnya tidak ada orang yang menyadari bahwa mereka adalah DBSK. Changmin tertawa kecil.

“Ada apa magnae?” ujar Yunho.

“Tidak, hyung. Hanya saja aku lucu daritadi tidak ada yang mengenali kita, hahaha.”

Yunho tersenyum mendengar ocehan Changmin, “Tentu saja tidak ada yang mengenali kita. Coba lihat penampilanmu itu, jeans robek, kaos belel, dan juga jaket hoodiemu dan kacamata nerd mu itu, aneh!”

Changmin cemberut, “Yang penting aku tetap tampan.”

Yunho mengacak-acak rambut Changminnie melihat tingkah aegyonya, “Iya, iya, kau tampan Minnie.”

“Eh hyung, kira-kira apa yang sedang dilakukan oleh Jaejoong hyung, Yoochun hyung, dan Junsu hyung sekarang ya?” tanya Changmin.

“Aku tidak tahu,” ucap Yunho jujur. Ya, memang sejujurnya ia tidak tahu dan tidak mau tahu lagi mengenai apa yang mereka bertiga lakukan sekarang, bukan karena Yunho membencinya, namun karena-

“Hyung memang selalu begitu,” ujar Changmin menginterupsi lamunan Yunho.

“Eh, apa Changminnie?”

“Hyung memang selalu begitu,” ujar Changmin. “Kau selalu begitu hyung, berusaha menghindar dari orang-orang yang kau sayangi dengan alasan supaya mereka tidak terluka, tapi kenyataannya, mereka jelas sangat terluka, apalagi kau, hyung. Kau melarikan diri dari masalah.”

Yunho menatap sedih dongsaengnya, ya, semua yang Changmin katakan memang benar.

“Dan tindakan seperti itu yang akan kau lakukan ke MinAh noona?”

“Mwo? A-apa maksudmu?”

Changmin tersenyum, “Jangan pikir aku tidak tau, hyung. Aku tau, kau menyukai-ehm, mungkin sepertinya kau sudah mulai mencintai MInAh noona. Dan sekarang kau mau meninggalkan dia seperti si kembar Jung dan Jaejoong, Yoochun, serta Junsu hyung?”

Changmin benar, memang itu yang akan dilakukan oleh Yunho, setelah kejadian di Music Core, di tempat parkir, dan di Oh My School, hanya tindakan itu yang bisa Yunho pikirkan.

“Kumohon pikirkan baik-baik hyung. Aku tidak akan pernah menganggapmu hyungku lagi jika kau melakukan kebodohan yang sama,” ujar Changmin berjalan meninggalkan Yunho di belakangnya. Yunho hanya bisa mencerna tiap kata yang baru saja diucapkan magnaenya.

“Hyung!’ seru Changmin, “Tangkap ini!” Changmin melemparkan sesuatu ke Yunho.

“Yunho segera menangkapnya, sebuah gelang warna ungu, ini bukankah gelang yang biasa dipakai oleh para member Super Girls?

“Mungkin aku bisa menganggap kau hyungku kembali jika gelang itu sudah berpindah ke pergelangan tangan MInAh noona,” ujar Changmin.

Yunho tersenyum, ia tau apa yang harus ia lakukan sekarang.

***

Sudah 2 minggu berlalu dari kejadian di Oh My School dan semua pemberitaan mengenai Jung bersaudara sudah mereda, hari ini Yunho bermaksud menemui Leeteuk di studio Sukira. Namun dari jauh ia melihat sosok yang familiar dengannya.

“Siwon-ssi?”

“Yunho-ssi?” ujar Siwon.

“Ah, annyeong! Apa yang sedang kau lakukan di sini?” ujar Yunho dengan ramah.

“Aku sedang menunggu Leeteuk hyung. Kau sendiri?”

“Aku sedang ada perlu di sini. Kalau begitu, aku duluan ya, Changmin sudah menungguku,” ujar Yunho berbohong, ternyata Siwon juga sedang menunggu Leeteuk hyung, kalau begini, ia akan sulit menemui Leeteuk. Yunho melambaikan tangannya dan segera berlalu dari hadapan Siwon.

‘Lebih baik aku menemui Leeteuk hyung lain kali saja,’ pikir Yunho.

“Baiklah, sampai jumpa Yunho-ssi,” ujar Siwon.

Siwon merasa ada yang aneh saat Yunho melambaikan tangannya, ‘Tapi apa yang aneh? Gelang warna ungu? Dimana aku pernah melihatnya ya?’

“Siwonnie!!!!” panggil Leeteuk mengagetkan Siwon.

“Aish hyung! Ini kan lobby, jangan teriak-teriak hyung,” gerutu Siwon.

Leeteuk pun tertawa dengan suara tawanya yang khas. ia teringat dengan perkataan Heechul waktu itu, Aku akan jelaskan jika kau sudah menghentikan proyekmu bersama Siwon.

“Mianhae dongsaeng. Eh, jadi bagaimana hasil investigasimu?” pancing Leeteuk.

“Hyung, kau tidak bertanya aku sudah makan atau belum atau bertanya kabarku bagaimana setelah pulang dari China malah langsung bertanya hal itu,” Siwon memasang tampang aegyonya.

“Dongsaengku sayang, kau sepertinya harus banyak belajar jurus aegyo kepada Minnie, hihihi. Ayo cepat katakan, kau ada perlu apa sampai harus menemuiku di sini? Kan sebenarnya kau bisa menungguku di dorm?” selidik Leeteuk.

Siwon kembali ke mode serius, “Ehhmm, hyung, sebenarnya aku ingin berhenti dari misi ini.”

“Wae?!” Leeteuk tau apa yang akan tadi dikatakan Siwon, ‘Apakah ini yang dimaksud oleh Heechul?’

Namun Siwon tidak menjawab, Leeteuk tau ada sesuatu hal yang dipikirkan Siwon. “Siwonnie?” panggil Leeteuk.

“Ne hyung. Hemmm, aku tidak bisa melanjutkan misi ini hyung, aku-“

“Kau sibuk dengan Suju M?”

“Ne hyung,” jawab Siwon.

Dugaan Leeteuk semakin menguat, Leeteuk tau ini bukan mengenai Suju M. Ia tersenyum, “Harusnya kau bilang dari dulu Wonnie, kau kan jadi tidak harus memiliki beban sebanyak itu. Aku tau betapa susahnya jadi leader, apalagi ini sesuatu yang baru untukmu. Gwenchana!” ujar Leeteuk menepuk bahu Siwon. ‘Mianhae, Siwonnie, aku sudah menyusahkanmu dengan masalah pribadiku dan MinAh, aku janji tidak akan menyusahkanmu lagi.’

“Gomawo hyung!” seru Siwon sambil memeluk hyungnya dengan erat hingga Leeteuk tidak bisa bernapas.

“Choi-Choi Si-won, le-pas-kan aku! Aku ti-tidak bisa ber-napas!”

“Eh, sorry hyung, hehehe” Siwon melepaskan pelukannya hingga Leetuk kini bisa kembali bernapas.

“Baiklah hyung, kalau begitu aku pergi dulu ya!” ujar Siwon berlalu meninggalkan Leeteuk. Leeteuk hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah dongsaengnya itu. “Dasar kuda aneh!”

Leeteuk segera menghubungi Heechul untuk menagih janjinya, “Yoboseyo, Chullie? Ne, aku sudah menghentikan rencanaku dengan Siwon baru saja. Mwo? Aish, jika kau tidak percaya, tanyakan saja kepada Siwon. Jadi cepat jelaskan apa yang ingin kau katakan waktu itu? Ada apa memang sebenarnya?”

Leeteuk dengan seksama mendengarkan semua yang dijelaskan Heechul, tiba-tiba saja ada seseorang yang menepuk pundaknya, “Yunho?”

dan nama itu pula yang sedang dibicarakan oleh Heechul.