Cast : SJ + SJ M + SG + Shinee + DBSK

 

Sibling* :

Park Jungsu – Park MinAh

Choi Siwon – Choi Jihyo

Song Joongki – Song Hyejin

Jung Yunho – Jung Yonghwa – Jung HyunAh

 

Close Relationship*:

Cho Kyuhyun – Choi Jihyo

Zhoumi – Choi Jihyo

Kim Heechul – Park MinAh

Lee Taemin – Kang Hamun

Lee Jinki – Song Hyejin

Kim Jonghyun – Park MinAh

Choi Minho – Jung HyunAh

Kim Kibum (Key) – Choi Jihyo

Shim Changmin – Jung HyunAh

Jung Yunho – Park MinAh

 

Relationship* :

Cho Kyuhyun – Song Hyejin

Lee Sungmin – Choi Jihyo

Choi Siwon – Kang Hamun *di part ini ceritanya mereka belum pacaran, hehe

 

Special Appearance:

MBLAQ Joon

GD MinAh

 

“Baiklah, berhubung kau satu-satunya hyung yang aku punya, maka kau akan ku beritahu. Tapi bayaran untuk informasiku ini sangat mahal Park Jungsu. Kau harus menuruti apa yang aku inginkan selama sebulan, arraseo?”

Leeteuk mengangguk.

“Baiklah,” seru Heechul di ujung telepon sana. “MinAh dan Yunho saling menyukai dan kau harus membantuku menjodohkan mereka. Eits, aku tidak menerima penolakanmu ya. Bagaimana pun juga MinAh punya hak untuk memilih namja dan aku juga sebagai oppanya punya hak untuk membantunya, kau juga, ara?”

Leeteuk tidak menjawab Heechul, perhatiannya tersita kepada seseorang yang menepuk pundaknya tiba-tiba. “Yunho?” seru Leeteuk.

“Annyeong, Leeteuk hyung.” sapa Yunho. “Kau sedang menelepon seseorang. Mianhae aku mengganggu. Silahkan dilanjutkan, aku bisa menunggu.”

“Ah, tidak perlu, Yunho.” ujar Leeteuk. “Chullie, aku sedang bersama Yunho sekarang. Nanti kita mengobrol di dorm setelah aku pulang, arraseo?” ujar Leeteuk dengan member penekanan di setiap katanya. Ia bisa mendengar Heechul mendengus kesal.

“Arra! Kau jangan bertindak bodoh ya, Jungsu!” seru Heechul.

Leeteuk menutup sambungan telepon dan beralih ke Yunho. “Ada apa Yunho? Ada yang perlu kau bicarakan?”

Yunho memainkan gelang di tangannya saking bingung dengan apa yang ingin ia katakan. Haruskah ia jelaskan ke Leeteuk?

“Yunho?” panggil Leeteuk.

“Ne hyung.” Yunho menatap mata leader Super Junior ini. “Aku menyukai dongsaengmu, hyung.”****

Jihyo berlari kecil menuju dorm Super Junior lantai 11, dengan buru-buru ia memencet bel pintu dorm. Tak ada jawaban, ia segera menggedor pintu dorm. “Oppa, buka pintunya oppa! Ryeowook oppa, Yesung oppa, Shindong oppa, Sungmin oppa, Kyuhyun oppa!!! Ini Jihyo, oppa! Buka pintunyaaaaaaaaaaa!!!!”

Ryeowook akhirnya membuka pintunya sambil mengucek matanya. “Jihyo-ah, tumben pagi-pagi sekali datang.”

Jihyo bingung mendengar ucapan Ryewook. ‘Ini kan sudah siang? Pasti hari ini mereka sedang tidak ada jadwal makanya jadi sedikit aneh seperti ini.’ Jihyo pun mengikuti Ryeowook berjalan memasuki dorm, “Kyuhyun oppa mana, Wookie oppa?”

Ryeowook setengah sadar menunjuk ke arah kamar Kyumin dan segera memasuki kamarnya kembali. Jihyo bergegas memasuki kamar hyung oppa dan namjachingunya, namun…

“HUAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!! OPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!” teriak Jihyo kaget melihat pemandangan di depannya. Sungmin dan Kyuhyun tidur seranjang dan dengan posisi Kyuhyun memeluk Sungmin.

“Hyung oppa! Hyung oppa! Apa yang kau lakukan memeluk Minnie oppaku! Cepat kembali ke ranjangmu! Oppa! Hyung oppa!!!!” teriak Jihyo sambil menarik Kyuhyun paksa hingga hyung oppanya itu terjatuh dari ranjanng.

“Awww!!!” teriak Kyuhyun terbangun saat tubuhnya mendarat di lantai. Rasa kantuknya hilang berganti menjadi rasa marah, kesal, campur kaget saat meihat dongsaeng kesayangannya berdiri di depannya.

“Hyonnie, sedang apa kau di sini? Eh, jangan bilang kau yang membuat aku jatuh ya?!” keluh Kyuhyun.

“Kau tanya aku sedang apa di sini, hyung oppa?! Harusnya aku yang tanya sedang apa kau di ranjang Minnie oppaku, huh? Pakai acara peluk-pelukan pula!!!” teriak Jihyo kesal, ia lupa niat awalnya ke dorm Suju karena pemandangan yang baru saja ia lihat. Dengan segera otaknya mengingat mengenai pairing Kyumin yang dibuat oleh ELF.

“Loh, memangnya tidak boleh aku tidur bersama dengan hyung kesayanganku? Toh dia kan teman sekamarku,” keluh Kyuhyun mengumpulkan tenaganya untuk bangun.

“ANDWAEEEEEEEEEEEE!!!!” teriak Jihyo bergidik ngeri. Ia menggelengkan kepalanya mengusir bayangan menyeramkan.

“Hummm,” Sungmin membuka matanya dan menyadari Kyuhyun sudah tidak ada di sampingnya. “Kyu?”

“Ne, hyung. Aku di sini,” ujar Kyuhyun bangkit dan menghampiri Sungmin, namun keburu dicegah oleh Jihyo yang langsung memeluk Sungmin.

“Andwae, hyung oppa! Huhuhuhu, dia kan namjachinguku, huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!” rengek Jihyo yang menyadarkan Sungmin sepenuhnya.

“Loh, chagi? Sedang apa di sini?”

Kyuhyun mendengus, “Kau ini apa-apaan sih Jihyo?”

“Andwae! AKu tidak mau namjachingu ku dan hyung oppa ku ternyata mempunyai affair seperti apa yang dibicarakan Kyumin shipper. Tidak boleeeeeeeeeh!!! Bagaimana hidupku nanti kalau kalian seperti itu??? Aku lebih baik mati saja kalau hyung oppa dan Minnie oppa seperti itu, huaaaaaaaaaaaaa!!!!”

Dan satu jitakan dari Kyuhyun mendarat mulus di kepala Jihyo.

“Awww, apa-apaan sih oppa?” seru Jihyo masih memeluk Sungmin.

“Kau yang gila, Choi Jihyo!!! Bodoh sekali kau berpikiran aku dan Sungmin hyung punya hubungan seperti itu! Aish, aku juga masih normal, paboya! Sungmin hyung itu hyungku, masa aku tidak boleh memeluknya dan tidur seranjang bersamanya? Kenapa sih kalau sesama yeoja melakukan seperti itu tidak dicurigai apa-apa tapi kalau namja dicurigai? Kami kan kakak beradik!” keluh Kyuhyun.

Jihyo menyeringai, “Jadi tidak ada apa-apa kan diantara kalian berdua?”

“Tidak Jihyo ku yang bodoh. Aku mencintaimu selamanya, chagi,” seru Sungmin menarik Jihyo ke sampingnya dan memejamkan matanya kembali. “Aku masih mengantuk chagi. Lebih baik kita sudahi perdebatan konyol ini.”

Kyuhyun menjulurkan lidahnya ke arah SungHyo. “Dongsaeng, kembali ke pertanyaan awal. Ada apa pagi-pagi kau ke sini?”

“Ih, ini sudah siang oppa,” Jihyo bangkit, meminggirkan dengan hati-hati tangan Sungmin, dan membuka gorden kamar Kyumin hingga dua orang namja itu berteriak heboh, “Tutup gordennya Jihyo! Iya-iya, kami tau ini sudah siang!”

Jihyo menyeringai. “Minggu depan bisa-bisa ada perang Dunia Ketiga, hyung oppa! Yunho oppa dan Yonghwa oppa akan ada dalam satu acara!”

Kyuhyun mengerenyitkan dahinya, “Loh, kau tau darimana, Hyonnie?”

“Aish, aku kan MC Music Core, tentu aku tau siapa pengisi acara untuk minggu depan. CNBLUE dan DBSK akan hadir, dan kau tau kan oppa apa yang akan terjadi jika mereka bertemu? Selama Yonghwa oppa berkarir, CNBLUE belum pernah bertatapan langsung dengan DBSK.”

Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “HyunAh sudah tau?”

Jihyo menggelengkan kepalanya, “Belum ada satu member Super Girls yang tau, bahkan Hamun sekalipun. Dia akhir-akhir ini suka menghilang.”

Sungmin yang terjaga dari kantuknya akhirnya bersuara, “Lebih baik kita beritahu Changmin dan Minho. Mungkin mereka punya saran untuk mencegah kekacauan ini. Jangan sampai seperti di Oh My School tempo lalu. Bisa-bisa ayahmu marah besar, chagi.”

“Daaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnn….” Jihyo teringat sesuatu hal. “Kurasa saat ini Yonghwa oppa pasti sudah tau jika akan bertemu dengan Yunho oppa.”

“Mwo?” ujar Kyuhyun dan Sungmin bersamaan.

“Tau darimana, chagi?” tanya Sungmin.

“Aku sudah diberitahu staff, berarti Joon sudah tau juga. Joon kan sahabatnya Yonghwa oppa…”

“Arrrrrrrrrrrrgggggggggggggghhhhhhhhh. Aku baru ingat Joon MC Music Core juga. Ini semakin buruk!” teriak Kyuhyun.

“Bukan hanya perang antara Yunho dan Yonghwa saja, tetapi Joon dan Changmin,” ujar Sungmin.

“Baiklah, baiklah. Karena kita juga sudah terlanjur terlibat dalam permasalahan ini, maka kita juga harus membantu menyelesaikan permasalahan ini,” keluh Kyuhyun.

***

“Kau sepertinya tidak bisa menghindar terus-menerus Yong. Dunia entertainment memang sempit,” Joon melempar kaleng cola ke arah Yonghwa.

“Hemmm,” deham Yonghwa.

“Lalu? Apa rencanamu?”

“Kita bisa membatalkan penampilan kita di MuCore hyung,” seru Minhyuk memberi saran, ia takut hyungnya mengamuk nanti.

“Tidak perlu, Minhyuk. Kita akan tetap tampil di MuCore,” ujar Yonghwa.

“Kau yakin, hyung? Maksudku, kau yakin kau tidak akan terlibat masalah kan?”  ujar Jonghyun.

“Kau meragukan leadermu?” tantang Yonghwa.

Jonghyun tersenyum, “Tidak hyung…” Hanya saja saat kau terlibat masalah, selalu aku yang harus membereskannya…

***

MinAh dan HyunAh melangkahkan menuju salon di dekat kantor SM. Namun tiba-tiba langkah mereka terhenti. “Ada apa, Hyun?” tanya MinAh.

“Sepertinya handphoneku tertinggal di mobil, hehehe. Kau duluan saja masuk, nanti aku menyusul.”

MinAh mengangguk dan memasuki salon. Ia tersenyum kepada beberapa pegawai yang sudah ia kenal.

“Halo, MinAh-ssi. Mau treatment apa?” ujar salah satu pegawai salon.

“Hari ini aku mau creambath saja unnie,” ujar MinAh tersenyum. “Tapi aku menunggu HyunAh dulu,”

“Baiklah, nanti panggil saja jika kalian sudah siap ya,” pegawai itu meninggalkan MinAh.

MinAh menunggu hampir sepuluh menit di ruang tunggu sambil membaca majalah, tak berapa lama pintu salon terbuka, “Hyun, kau lama sekali-“ Ekspresi MinAh berubah saat melihat sosok di depannya bukanlah HyunAh.

“Annyeong, sunbae~” ujar GD MinAh. “Oh, kau ternyata ke salon ini juga?”

MInAh tersenyum kesal, “Ne. Kau sendiri? Ini kan jauh dari dorm dan kantormu!”

“Siapa tau aku bisa bertemu dengan Yunho sunbae di sini. Ternyata nasibku sedang sial, malah bertemu dengan MinAh sunbae~” GD MinAh menatap sunbaenya dengan tatapan tidak suka.

“Apa kau bilang? Kau sial bertemu denganku? Harusnya aku yang bilang seperti itu!” MinAh bangkit dari sofa dan menghampiri yeoja kecentilan di hadapannya. “Kuberitahu ya, kau tidak akan menemukan Yunho oppa di sini, jadi lebih baik kau pergi saja.”

“Aku memang mau pergi kok,” GD MinAh menyibakkan rambutnya. “Tapi kuberitahu satu hal ya sunbae. Minggu depan aku dan Yunho sunbae akan satu panggung di Music Core. Sayangnya tidak ada Super Girls disana, yang berarti tidak ada kau juga. Aku bebas mendekati Yunho oppa kalau begitu~~~”

MinAh memandang kesal hoobaenya yang melangkah menuju pintu salon, namun ia berbalik, “Oiya satu lagi sunbae. Kudengar akan ada Yonghwa sunbae juga disana. Sepertinya ide bagus jika aku mendapatkan dua namja Jung sekaligus.”

MiinAh sudah naik darah sekarang. Terserah si centil GD MinAh itu mau berdekat-dekatan dengan Yunho atau tidak, itu bukan urusannya lagi. Tapi jika ia mau mendekati Yonghwa juga, ini tidak bisa dibiarkan! Ia mau mendekati kakak-beradik Jung? Dia gila, apa?

“Kau ini, dasar yeoja kecentilan!” MinAh hampir saja menampar wajah GD MinAh jika tidak ditahan oleh HyunAh yang entah sejak kapan sudah berada di dalam salon.

“Hentikan, MinAh. Kalau di lihat media bisa gawat!” seru HyunAh.

“Tapi dia-“

“Sudah!” bentak HyunAh. “Dan kau, hoobae. Kuharap kau tidak mendekati Yunho ataupun Yonghwa daripada kau menderita nanti. Arraseo?”

GD MinAh memandang kedua member SG dengan kesal. “Apa hak mu HyunAh sunbae melarang-larangku?”

“Aku adik dari Yunho dan Yonghwa! Jika kau berani mendekati kedua kakakku, lihat saja, akan aku buat hidupmu menderita!”

GD MinAh tersadar dengan ucapan HyunAh. Pabo sekali dia baru menyadari jika ia sedang berhadapan dengan Jung HyunAh. Ia menghentakkan kakkinya kesal dan membanting pintu salon keluar.

“Kau menyeramkan sekali Hyun, cckccck,” ujar MinAh.

“Kau yang gila, MinAh. Hampir menampar anak orang sembarangan. Tunggu, apa maksud yeoja kecentilan tadi? Yunho dan Yonghwa akan berada dalam satu acara? Dan, mengapa ia meributkan soal Yunho denganmu?” cerocos HyunAh.

“Eh, itu… Hemmm, sebenarnya…” jawab MinAh gelagapan.

“Jangan bilang kau dan Yunho oppa berpacaran?!”

“Anniyo!”

“Jadi??”

MinAn bingung mau menjawab apa ke sahabatnya ini. Kira-kira bagaimana reaksi HyunAh nanti jika ia tau kalau selama ini MinAh dekat dengan Yunho. “Sebenarnya… ehmmmm… Aku menyukai Yunho oppa.”