Cast : SJ + SJ M + SG + Shinee + DBSK

 

Sibling* :

Park Jungsu – Park MinAh

Choi Siwon – Choi Jihyo

Song Joongki – Song Hyejin

Jung Yunho – Jung Yonghwa – Jung HyunAh

 

Close Relationship*:

Cho Kyuhyun – Choi Jihyo

Zhoumi – Choi Jihyo

Kim Heechul – Park MinAh

Lee Taemin – Kang Hamun

Lee Jinki – Song Hyejin

Kim Jonghyun – Park MinAh

Choi Minho – Jung HyunAh

Kim Kibum (Key) – Choi Jihyo

 

Relationship* :

Cho Kyuhyun – Song Hyejin

Lee Sungmin – Choi Jihyo

Choi Siwon – Kang Hamun

 

*seperti biasa, pairing akan bertambah sejalan dengan bertambahnya part cerita, hehe

 

PART 1

 

“HyunAh?”

“Hemm?”

“Kenapa cuma hemmm?”

“Karena aku cuma mau bilang itu, hemmm”

“Hemmm”

“Hei, itu kan kata-kataku! Kenapa kau meniru, oppa?”

“Itu kan kata-kataku juga! Memang ada larangannya aku memakai kata itu?”

“Tidak ada kok,”

“Hemmm”

“Hei, Jung Yonghwa!”

Hyejin, MinAh, Jihyo, dan Hamun yang sejak tadi satu mobil dengan HyunAh hanya bisa mendengarkan percakapan via telp itu sambil menahan tawa. Sudah berapa kali HyunAh akan kesal sendiri berdebat dengan orang yang menelpnya hanya masalah kata “hemmm”, siapa lagi kalau bukan Jung Yonghwa? Kedua anak kembar ini memang suka tidak sadar kalau mereka berdua suka berkata dan bertindak yang sama.

HyunAh melirik ke arah Hamun dan Jihyo yang daritadi tidak bisa menahan tawanya, “Hei hei dua magnae, jangan menguping!” Hamun dan Jihyo langsung membenarkan posisi duduk mereka lurus ke depan daripada unnie mereka mengamuk.

“Jadi, ada apa kau menelpku oppa? Kau kan ada di Jepang sekarang? Tumben…” ujar HyunAh kembali fokus berbicara dengan saudara kembarnya.“Aku baru tau kalau kau akan datang ke rapat besar konser SM Town,” ujar Yonghwa. HyunAh langsung tau kemana pembicaraan oppanya ini akan berlanjut.

“Aku tau apa yang ingin kau bicarakan. Iya, aku akan menjauh, aku janji,” ujar HyunAh.

“Baguslah kalau begitu. Kau tidak pernah pulang ke rumah kan?”

“Tidak, omma dan appa yang mengunjungiku di dorm,”

“Dia mengunjungimu juga?”

HyunAh menghela napas, melihat para member lain yang sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. “Tidak, sesuai dengan apa yang kau katakan.”

“Baiklah kembaranku tersayang, jaga dirimu baik-baik. Kumohon, jangan temui dia ataupun berhubungan dengannya, arraseo?”

HyunAh terdiam, bagaimana aku tidak menemuinya ataupun berhubungan dengannya, bagaimanapun juga aku ini satu managemen dengannya, bagaimanapun tempat latihanku satu gedung dengannya, bagaimanapun kami akan bertemu di rapat nanti, bagaimanapun kami akan satu panggung di konser SM Town nanti, bagaimanapun juga ia tetap-

“HyunAh?” panggil Yonghwa yang menyadarkan HyunAh dari lamunannya.

“Ne oppa, arraseo~!”

Seperti biasa, jika mereka berdua membicarakan topik ini, pasti akan selalu berujung dengan keheningan, dan HyunAh tidak suka itu.

“Kau kapan pulang?” tanya HyunAh memcah kesunyian.

“Mungkin 2 hari lagi. Aku masih harus syuting MV dulu,”

“Baiklah, istirahat yang cukup oppa. Aku sudah hampir sampai. Saranghae Jung Yonghwa.”

HyunAh menutup telpnya dan memandang keluar jendela, entah apa yang harus ia lakukan, tapi setidaknya hanya ini yang bisa ia lakukan untuk oppanya, kembarannya, Jung Yonghwa, menjauhi musuh terbesarnya dan juga kakak tiri mereka berdua, Jung Yunho.

Namun HyunAh tidak sadar, sejak tadi ada seseorang yang mengamatinya.

****

HyunAh memasuki ruangan tempat berkumpul para artis SM dengan perlahan, ia rasanya tidak mau melihat wajah namja yang selama ini ia jauhi, tapi apa boleh buat, ia malah terus-terusan bersama dirinya.

Buk! HyunAh menabrak seseorang karena sejak tadi dirnya berjalan sambil melamun, untung ia tidak jatuh ke lantai karena ada seseorang yang menahan tubuhnya.

“Hey, kau tidak apa-apa, HyunAh-ssi?” ujar seseorang di hadapannya, HyunAh tidak bisa mengenalinya, ia hanya terdiam lama memandangi wajah di hadapannya.

“Kau tidak apa-apa, HyunAh?” kini suara seseorang di belakangnya yang sejak tadi menahan tubuh HyunAh menyadarkannya, suara yang amat sangat ia kenal, suara Yunho. HyunAh langsung mengenali siapa namja di depannya, satu paket dengan Yunho, Shim Changmin! Tetapi mengapa ia berbeda sekali dengan terakhir kali HyunAh bertemu dengannya? Namun HyunAh tidak sempat memikirkan itu lagi, ia langsung menghempaskan tangan Yunho yang sejak tadi menahannya dan menabrak Changmin menuju ke arah member lainnya yang sudah terlebih dahulu masuk ke ruangan.

***

Yunho hanya bisa memandangi HyunAh yang berlalu meninggalkannya dan Changmin, ia menghela napas, ia sudah tidak tau lagi bagaimana caranya membuat HyunAh kembali seperti dulu, menerimanya sebagai kakaknya.

“Sudahlah hyung, mungkin dia masih belum mau menerimamu. Aku janji aku akan membantumu sekuat tenaga agar HyunAh kembali seperti dulu,” ujar Changmin menenangkan Yunho.

“Apa ini semua salahku Changminnie hingga kedua adikku seperti itu?”

“Mereka bukan adikmu, sunbae,” ujar MinAh yang sejak tadi mengamati apa yang terjadi diantara Yunho-Changmin dan juga HyunAh. “Kumohon tolong jangan buat HyunAh menderita lagi, dia sudah banyak pikiran di SG, lalu harus ditambah dengan urusan pribadi ini lagi?”

Yunho menatap MinAh dengan lekat, baru kali ini ada seseorang yang berbicara frontal mengenai permasalahan keluarganya di depannya. Tidak ada satupun yang berani membicarakan ini di depan Yunho, manajemen, teman-temannya, bahkan keluarganya sekalipun.  Yunho tau MinAh adalah sahabat HyunAh, pasti HyunAh sudah menceritakan semuanya, tapi ia masih tidak habis pikir mengapa yeoja di depannya bisa sefrontal ini mengatakannya.

“MinAh-ssi, apakah kau bisa menolong permasalahanku dengan HyunAh? Kumohon…” tiba-tiba saja kalimat itu terlontar dari bibir Yunho.

****

“Kumohon…” kata-kata itu terus terputar di otak MinAh. Baru kali ini ia melihat seorang Jung Yunho memohon, setau MinAh, saat Jaejoong, Yuchun, dan Junsu memutuskan untuk keluar dari SM, Yunho tidak pernah memohon kepada ketiganya. Lalu mengapa seorang king leader memohon kepadanya?

“Unnie unnie, Siwon oppa!” bisik Hamun menyadarkan MinAh. MinAh melirik ke arah Siwon yang berada di seberangnya masih memakai suit mata-matanya, ia pasti baru pulang syuting Athena. Siwon terlihat amat sangat gorgeus dengan setelannya itu, namun kali ini MinAh sama sekali tidak merasa senang melihat idolanya itu, kalimatnya terus berputar suara Yunho. Apa ada sesuatu yang tidak diceritakan HyunAh?

Ia melirik ke arah sahabatnya yang sejak tadi hanya berdiri mematung ditemani dongsaeng kesayangannya, Choi Minho, MinAh bisa melihat wajah HyunAh yang menegang saat Yunho berjalan ke arahnya, namun sepertinya Minho sudah terlatih dalam keadaan seperti ini, ia segera menggenggam tangan unnienya dan menariknya menuju tempat lain, seperti biasa, misi penyelamatan. Lalu pandangan MInAh terkait dengan Yunho, ia kira kebetulan, namun pandangan itu bukan pandangan yang biasa, Yunho secara non verbal sedang kembali memohon kepadanya, meminta tolong.

****

“Kumohon noona, tidak bisakah noona bersikap biasa saja jika bertemu dengan hyung?” tanya Minho hampir putus asa. Dia membawa HyunAh keluar dari ruangan sebelum HyunAh meledak melihat kaka tirinya.

“Aku bersikap biasa saja kok!” suara HyunAh sedikit meninggi, Minho tau gelagat noonanya yang keras kepala ini.

“Tapi kau tidak biasa noona,” ujar Minho menggenggam tangan HyunAh agar ia tenang.

“Aku tanya, siapa yang salah Minho? Aku atau dia? Memangnya siapa menjauhiku terlebih dahulu? Menjauhiku dan menganggapku tidak ada? Dia kan? Walaupun aku ini saudara tirinya tapi aku tetap dongsaengnya! Kenapa ia tidak sadar dari dulu sih? Kenapa ia tiba-tiba sekarang malah menganggap semua yang dulu tidak pernah terjadi, hah?” HyunAh tidak bisa menahan tangisnya lagi, ia menyandarkan kepalanya ke bahu Minho.

“Sudah noona, jangan menangis lagi. Kita akan menyelesaikan semuanya ini dengan baik-baik ya noona. Apa kau mau seumur hidupmu di SM kau terus-terusan menghindar dari Yunho hyung? Itu tidak mungkin noona.”

“Aku tidak mau Minho, tapi Yonghwa oppa pasti akan marah kepadaku jika aku bersama Yunho oppa,” isak HyunAh.

Minho hanya terdiam mendengar semua ucapan HyunAh. Ia tau apa yang terjadi dengan keluarga Jung, secara keluarganya adalah sahabat keluarga Jung. Ia tau apa yang terjadi antara tiga bersaudara Jung Yunho, Jung Yonghwa, dan Jung HyunAh. Namun tetap saja ia tidak bisa membuat ketiga bersaudara ini akur kembali. Minho hanya bisa memeluk noonanya. Secara kebetulan ia melihat seseorang yang sejak tadi hanya berdiri di kejauhan mendengar segala perbincangan Minho dan HyunAh, seseorang yang amat familiar bagi Minho, mungkin orang ini adalah orang yang tepat untuk Minho minta tolong menyelesaikan permasalahan ini, Shim Changmin.

****

“Aneh, mengapa daritadi HyunAh tidak bisa dihubungi ya?” ujar Yonghwa.

“Mungkin HyunAh noona sedang sibuk hyung, tenang sajalah. Hyung seperti tidak tau saja jadwal SG yang padat,” ujar Jonghyun sambil menyetel gitarnya.

“Apa aku hubungi Seohyun saja ya, minta tolong ia carikan HyunAh?” pikiran Yonghwa tidak tenang sekarang, ia tau hari ini HyunAh sedang rapat besar dengan seluruh artis SM untuk SM Town, otomatis ia akan bersama namja itu.

“Tidak usah hyung. Cobalah untuk tidak cemas dengan HyunAh noona,” timpal Minhyuk.

Yonghwa memang seharusnya tidak perlu secemas ini, ia tau HyunAh sudah dewasa, ia bisa menjaga dirinya sendiri, tapi beda kasus jika ia berada di sekitar Jung Yunho, orang yang sangat Yonghwa benci, namun sayangnya sedarah dengannya.

Tiba-tiba handphone Yonghwa berdering, “Ada apa?”

dan ia bisa mendengar isak tangis dongsaengnya dari kejauhan.

“Ada apa hyung?” tanya Jonghyun saat melihat ekspresi wajah Yonghwa yang berubah menjadi serius.

Yonghwa menutup telpnya, “Aku harus pulang hari ini juga.”

“Hyung, tapi kan kita masih ada syuting MV, bagaimana -“ ucapan Jonghyun terputus saat Yonghwa menatapnya dengan tajam.

“Aku akan bilang ke manajer hyung untuk menunda syuting sehari saja. Aku janji, besok malam aku sudah ada di Jepang lagi,” Yonghwa segera mengambil tas dan kunci mobilnya meninggalkan ketiga member CNBlue di hotel, segera menuju bandara.

***

 

 

Setelah berpikir guling-guling cerita siapa duluan yang akan ditulis, akhirnya saya memutuskan cerita kali ini langsung 2 member sekaligus, MinAh unnie dan HyunAh unnie, hihihi. Soalnya ceritanya ini saling berkaitan, gapapa kan ya? Jadi kemungkinan cerita ini akan lebih panjang dari 5 part! Tenang tenang, semuanya dapat porsi. Selamat membaca🙂