Cast : SJ + SJ M + SG + Shinee + DBSK

 

Sibling* :

Park Jungsu – Park MinAh

Choi Siwon – Choi Jihyo

Song Joongki – Song Hyejin

Jung Yunho – Jung Yonghwa – Jung HyunAh

 

Close Relationship*:

Cho Kyuhyun – Choi Jihyo

Zhoumi – Choi Jihyo

Kim Heechul – Park MinAh

Lee Taemin – Kang Hamun

Lee Jinki – Song Hyejin

Kim Jonghyun – Park MinAh

Choi Minho – Jung HyunAh

Kim Kibum (Key) – Choi Jihyo

Shim Changmin – Jung HyunAh

Jung Yunho – Park MinAh

 

Relationship* :

Cho Kyuhyun – Song Hyejin

Lee Sungmin – Choi Jihyo

Choi Siwon – Kang Hamun *di part ini ceritanya mereka belum pacaran, hehe

 

Special appearance:

Lee Joon dan Mir – MBLAQ

MinAh – Girls Day

 

*seperti biasa, pairing akan bertambah sejalan dengan bertambahnya part cerita, hehe

 

 

 

“Chullie? Hari ini kau tidak kemana-mana?” tanya Leeteuk yang baru saja pulang syuting.

“Tidak, malas,” ujar Heechul singkat sambil bermain dengan Heebum.

“Heemmm, baiklah,” Leeteuk masuk ke kamarnya untuk beristirahat.

Tak lama Leeteuk ke kamar, tiba-tiba saja Iphone Heechul berbunyi, namun tak ia gubris.

Beberapa detik kemudian, Iphonenya sontak menjadi mesin suara yang tidak berhaneti berbunyi. “Aish, siapa sih yang mengirim MMS hingga sebanyak ini?” ujar Heechul sambil membuka MMS di Iphonenya.

“Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!” Heechul berteriak kegirangan saat membuka MMS nya hingga Leeteuk keluar dari kamar.

“Kim Heechul! Aku mau beristirahat. Kenapa kau berteriak sekencang itu sih?”“Ini Teuki! Ini!!! Foto MInAh berduaan di taman bermain dengan— Ups!” Heechul sadar dirinya keceplosan langsung menutup mulutnya.

Leeteuk memicingkan matanya. “Apa tadi kau bilang?”

“Tidak ada apa-apa kok, hehehe,” ujar Heechul sambil melangkah masuk ke kamarnya meninggalkan Leeteuk yang penasaran.

“Berduaan di taman bermain? Jika Heechul sehisteris itu berarti dia bersama namja? Tapi mengapa Heechul saja yang tau? Padahal aku ini kan kakak kandungnya Park MinAh!!! Aish, lihat saja nanti, akan aku cari tau!!!!”

****

Changmin hari ini tidak bisa berhenti tersenyum, dia mulai menyukai segala rencana yang sudah diatur oleh teman-temannya untuk menjodohkannya dengan HyunAh. Memang tidak dapat ia pungkiri, ia sudah menaruh perhatian HyunAh sejak pertama kali ia bertemu dengannya, sejak Changmin dimasukkan dalam grup yang sama dengan Yunho hyung nya.

“Darimana magnae?” suara Yunho mengagetkan Changmin yang baru saja pulang.

“Eh, hyung, hemmm. Aku tadi habis pergi dengan Kyuhyun,” ujar Changmin langsung masuk ke kamarnya tanpa melihat ke arah Yunho.

“Tunggu,” Yunho menarik baju Changmin. “Jangan bohong kepadaku, kau tau kan aku paling tidak suka dengan orang yang berbohong,” Yunho menyeret Changmin ke sofa. “Kutanya sekali lagi, Shim Changmin, kau darimana?”

“Aku tadi memang habis pergi dengan Kyuhyun kok hyung,” Memang Changmin tidak berbohong, ia tdai memang pergi bersama Kyuhyun, namun sesampainya di taman bermain Kyuhyun dan Hyejin meninggalkannya bersama HyunAh. Ia tidak salah menjawab kan?

Yunho memandang Changmin dengan tatapan mau membunuh magnaenya jika tidak ingat Changmin satu-satunya dongsaeng yang kini ia miliki. “Shim Changmin, apa tadi kau bersama HyunAh?”

“Darimana hyung tau?!”

“Kau tidak perlu tau darimana aku tau,” Yunho memukul kepala Changmin hingga Changmin mengaduh kesakitan.

“Kau berniat mempermainkan dongsaengku, hah?”

Changmin tidak menjawab, ia tidak ada maksud mempermainkan HyunAh, tapi ia juga sangat ingin membantu hyungnya agar hubungannya dengan kedua adiknya kembali seperti dulu.

“Shim Changmin, jika ada rencana di dalam otakmu itu yang berhubungan dengan HyunAh, lebih baik kau buang sekarang,” ancam Yunho. Jika berhubungan dengan HyunAh, Yunho maka tidak akan segan-segan berhadapan dengan Changmin walaupun kini hanya Changmin yang masih bertahan di sampingnya.

“Aku memang tidak bisa mengatakan apa yang ada di otakku sekarang, tapi aku janji hyung,” Changmin menatap hyungnya dengan pasti. “Aku janji aku akan melindunginya, selamanya.”

****

“Yonghwa? Tumben-tumbennya kau main ke dorm!!!” seru seorang namja menyambut kedatangan sahabatnya ini.

“Memangnya aku tidak boleh main ke dorm sahabatku sendiri, huh?” ujar Yonghwa memukul pundak sahabatnya.

“Hahaha, tidak boleh! Kau saja tidak menulis namaku di thanks to album barumu!!!”

“Mianhae. Kau ini hanya masalah seperti itu saja ngambeknya berlebihan, kau ini namja, hei!!!”

“Iya aku ini memang namja, tetapi dimana kau taruh persahabatan kita, huh? Hahahaha. Eh, mana Jonghyun dan Minhyuk?” ujarnya sambil menarik Yonghwa masuk ke dorm.

“Mereka tidak ikut. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu,” ujar Yonghwa serius.

“Hemmm, Jung Yonghwa, aku sudah lama mengenalmu! Tidak usah bicara sok serius seperti itu. Kau mau bicara apa? Pasti minta tolong kepadaku, Iya kan?”

Yonghwa tersenyum mendengar perkataan sahabatnya ini. “Ini soal HyunAh.”

“HyunAh? Ada apa memangnya? Aku sepertinya sudah lama sekali tidak bertemu dengannya. Sejak di SG dia sibuk sekali.”

“Ya begitulah, kau tau. Sebenarnya,” Yonghwa membisikkan sesuatu ke telinga sahabatnya, namja itu tersenyum.

“Kau mau membuat imageku jahat di depan HyunAh, huh?” ujarnya.

“Tidak,” Yonghwa menepuk pundak sahabatnya. “Malah imagemu akan baik bukan, Hollywood star?”

Namja itu tersenyum, ia sangat tau Yonghwa sejak lama, dan ia tau setiap rencananya harus berjalan sesuai yang ia inginkan.

***

Sudah dua minggu setelah ‘kencan yang tidak direncanakan’, HyunAh mulai bisa berteman dengan Changmin. Ia sudah mulai merasa nyaman dengan sosok Changmin yang selalu ada untuknya, walaupun kadang masih risih jika mengingat Changmin adalah rekan satu grup Jung Yunho, yang harus ia sakiti demi kembarannya, Jung Yonghwa.

HyunAh memandang refleksi dirinya di cermin, “Mengapa akhir-akhir ini kau terus memikirkan Shim Changmin, Jung HyunAh?” HyunAh memukul kepalanya sendiri. “Ih, otakmu sudah mulai tidak waras, Jung HyunAh!!!”

“Unnie?” ujar Jihyo yang baru saja datang ke ruang ganti SG. “Unnie kenapa memukul kepala sendiri?”

HyunAh menghentikan perbuatan konyolnya, “Eh, Jihyo! Sejak kapan kau ada di sini?”

Jihyo mengambil tempat di sebelah HyunAh, “Baru saja. Tadi aku habis briefing dengan PD-nim dan yang lainnya.”

“Semangat Jihyo-ah! Kau pasti bisa membawakan Music Core! Hwaiting!!!” ujar HyunAh memberikan semangat kepada dongsaengnya.

“Hahaha, gomawo ini. Tapi sepertinya magnae kita yang perlu diberikan semangat. Akhir-akhir ini sepertinya ada yang ia pikirkan,” ujar Jihyo sambil memainkan boneka beruang yang sejak tadi ia bawa, “Nanti kalau saat live nanti bagaimana jika dia tiba-tiba lupa? Duh.”

HyunAh tertawa mendengar penjelasan Jihyo, anak ini memang suka memikirkan orang, secara berlebihan. “Pasti magnae bisa mengatasinya, Jihyo-ah. Oiya, jadi siapa saja MC baru Music Core?”

“Aku, Hamun, Joon dan Mir dari MBLAQ.”

“Joon?”

“Iya, Joon, unnie.”

“Jihyo-ah! Bukankah kau seharusnya memanggil Joon dengan oppa, heh?” sifat galak HyunAh kembali muncul.

“Hahaha, dia tidak pantas dipanggil oppa, unnie!! Dia lebih persis seumuran denganku!!!” ujar Jihyo. “Eh, unnie, aku hampir lupa kan, ini ada titipan dari Changmin oppa,” Jihyo memberikan boneka beruang yang sejak tadi ia mainkan.

HyunAh memandangi boneka itu, bentuknya hampir sama dengan boneka yang Changmin berikan di taman bermain. HyunAh menekan perut boneka itu, ada suara rekaman ternyata, namun cepat-cepat ia tekan kembali untuk menghentikan, masih ada Jihyo di ruangan.

“Ah, HyunAh unnie, kalau begitu aku keluar dulu ya. Sebentar lagi Music Core akan segera mulai,” ujar Jihyo memeluk HyunAh.

“Hwaiting Jihyo!!! Sampaikan juga ke Hamun ya!!” ujar HyunAh. Setelah merasa aman, HyunAh menekan perut boneka itu.

Jung HyunAh, apakah kau masih ingin ke taman bermain lagi denganku?

HyunAh tertawa, apa-apaan Shim Changmin ini merekam pesan tidak penting seperti ini. Tiba-tiba ia tertegun saat mendengar nyanyian Changmin.

jigyeoun harureul jeobeodugo nae maeum danneun got geu eodideun 

yeonghwacheoreom cheonguk gateun punggyeongdeullo heureuneun baram ttara 

nan tteonanda michidorok areumdaun geu sesang sogeuro 

namanui yeohaeng Shall we take a journey?

 

Jung HyunAh, shall we take a journey of our love?

 

‘Shall we?’ pikir HyunAh.

Pikiran HyunAh buyar saat seseorang mengetuk pintu ruang ganti SG, “Boleh aku, masuk?” ujar seorang namja. Tiba-tiba saja jantung HyunAh berdebar sangat kencang saat mendengar suara itu. Pintu perlahan terbuka dan detakan jantung HyunAh semakin tidak karuan.

“HyunAh?”

“Joon?”

****

“WOOOOOO, akhirnya kita sampai di penghujung acara Music Core!!!!” teriak Mir.

“Ne, berarti sudah saatnya kita mengetahui siapa juara chart kita minggu ini. Kira-kira siapa ya?” ujar Jihyo sambil menepuk pipinya dengan telunjuknya.

“Ah, aku juga sudah tidak sabar dan pasti penonton tidak sabar mengetahui siapa juara chart kita minggu ini!!!” seru Hamun.

“Baiklah, Mir-ssi, Jihyo-ssi, Hamun-ssi. Kalian ini memang tidak bisa sabar! Akan aku beritahu siapa juara kita minggu ini!!!” mereka berempat menatap big screen di belakang mereka.

“Waaaaa, DBSK!!!! Chukkaeee!!!!” teriak mereka berempat saat nama DBSK terpampang di big screen, langsung saja lagu Keep Your Head Down terputar mengiringi kemenangan mereka, para artis pengisi acara, mulai dari FT Island, Shinee, Sistar, Girls Day, Super Girls, IU dan Seulong termasuk DBSK naik ke atas panggung memberikan selamat.

“Untuk DBSK, congratulations!!!” seru Jihyo menyalami kedua sunbaenya diikuti Mir, Hamun, dan Joon.

“Baiklah, kalian semua sudah tidak penasaran lagi kan?” ujar Joon.

Ketiga co-hostnya mengangguk.

“Kalau begitu, berarti sudah saatnya kami semua undur diri, Joon imnida-“

“Jihyo imnida-“

“Mir imnida-“

“Hamun imnida-“

“ANNYEONG~~~!!!!”

***

Yunho dan Changmin kaget bercampur senang saat para MC Music Core memberikan selamat ke mereka karena lagu mereka menjadi juara chart minggu ini. Mereka berdua sontak berpelukan dan tertawa tak percaya mereka berdua masih bisa menduduki juara chart walaupun kini mereka tidak berlima lagi.

Changmin tersenyum ke arah HyunAh yang berdiri di belakangnya, walaupun ia masih belum tau jawaban HyunAh atas silly question yang ia rekam di boneka beruang itu, namun ia bisa melihat ekspresi HyunAh yang tersenyum malu ke arahnya, dan entah mengapa ia malah merasa semakin senang.

Yunho tersenyum saat Jihyo dan MC lainnya menyalaminya, namun matanya terus mencari sosok seseorang yang amat sangat ia inginkan member selamat kepadanya.

“Oppa, lagumu menjadi juara chart!!! Kau dan DBSK memang sungguh luar biasa!!!” seru seoarng yeoja menghampirinya dan memberikan sebuket bunga untuknya.

Yunho tersenyum, “Ah, gomawo MinAh-ssi.”

MinAh terus saja mengajaknya berbicara namun Yunho sama sekali tidak mendengarkannya, bukan MInAh ini yang ia inginkan ada di sampingnya, memberikan sebuket bungan ucapan selamat dan mengajaknya mengobrol, bukan MinAh Girls Day.

Tiba-tiba saja pandangannya menemukan sosok MinAh yang lain, sosok MinAh yang buru-buru meninggalkan panggung bersama hoobae yang ia kenal, Jonghyun. Yunho memberikan buket bunga ke MinAh yang sejak tadi mengoceh di sampingnya dan segera mengajar MinAh dan Jonghyun ke belakang stage, meninggalkan MinAh yang kesal setengah mati ditinggalkan begitu saja oleh sosok idolanya sejak lama.