Superstar part 4

@gurlindah93

Cast:

Park MinAh

Jung HyunAh

Song Hyejin

Choi Jihyo

Kang Hamun

DBSK

SJ

Di backstage, Jungsoo menerima BBM dari adiknya yang mengabarkan bahwa dia sudah datang bersama teman-temannya, Jungsoo merasa sangat senang dan tersenyum-senyum sendiri “Hyung, kenapa kamu senyum-senyum sendiri?” tanya Donghae “Ani, adikku sudah datang..” kata Jungsoo sambil tersenyum lebar. “Jeongmal? Syukurlah” kata Hyukjae lega, karena dia takut MinAh selamanya tidak akan datang melihat oppanya karena dirinya. “Ne.. Kamu tidak usah khawatir, adikku sudah melupakanmu Hyuk, tapi jangan buat dia menangis lagi” kata Jungsoo dengan nada pura-pura mengancam. “Andwae hyung, aku akan mencoba menjadi temannya” jawab Hyukjae berharap MinAh sudah melupakan kejadian 6 tahun yang lalu.

“Min, ternyata nanti ada DBSK juga. Kamu tidak tau?” tanya HyunAh setelah MC menyebutkan bahwa salah satu pengisi acara ini adalah DBSK. “Ani, aku tidak tau. Kenapa memang?” tanya MinAh sambil BBMan dengan oppanya. “Onni, onni kan pinjam sandalnya Yunho oppa, masak onni lupa?” Jihyo mengingatkan MinAh pada sandal yang hampir sebulan tinggal di dalam lemarimya.“Aaaaahhh iya, tapi masak aku harus mengembalikannya di acara seperti ini?” tanya MinAh entah pada siapa “Molla, tapi mungkin Yunho oppa sudah lupa dengan sandalnya” sahut Hyejin sambil menikmati girlband yang sedang tampil.

“Hmmmm lagipula kecil kemungkinan aku dan Yunho-ssi ketemu lagi” dan MinAh kembali sibuk BBMan. “Tidak ada yang tidak mungkin Min” HyunAh mengingatkan temannya lagi. “Ara.. ara..” jawab MinAh cenderung cuek.

Seperti biasa Super Junior tampil di segmen terakhir, mereka membawakan 2 lagu, Bonamana dan No Other. Jungsoo terlihat gembira, dia tidak henti-hentinya melirik ke arah MinAh dan tersenyum. MinAh juga ikut merasa senang melihat oppanya terlihat gembira karena kedatangannya, rasanya sejak 5 tahun karir Jungsoo inilah saat yang paling menyenangkan untuk MinAh, dia mulai bisa membuka hatinya dan  menerima bahwa oppanya adalah seorang entertainer, seorang superstar.

“Mungkin inilah yang disebut keajaiban ulang tahun dari Tuhan” kata MinAh dalam hati.

Yang paling mengagetkan di tengah-tengah lagu No Other, Jungsoo berteriak “Saengil chukkaehamnida Park MinAh!” MinAh membalas “Gomawo oppa!” dan semua penonton bertepuk tangan.

Setelah Super Junior, DBSK tampil terakhir dengan 2 lagu, Why (keep your head down) dan Maximum. “Tidak mungkin Yunho-ssi mengingatku” kata MinAh dalam hati sambil menatap namja yang masih saja membuat dirinya agak kesal jika mengingat kejadian di airport.

MinAh dan kawan-kawan sudah akan meninggalkan tempat duduk mereka ketika ada seorang namja yang mendatangi mereka “Park MinAh-ssi” tanyanya pada MinAh “Ne..” jawab MinAh.

“Leeteuk-ssi menyuruh MinAh-ssi dan teman-temannya ke backstage karena Leeteuk-ssi ingin bertemu. Silahkan ikuti saya” kata namja itu sambil berjalan menuju backstage.

“Kyaaaaaa ppali onni” ajak Jihyo yang paling excited. Akhirnya dengan berat hati MinAh memimpin teman-temannya mengikuti namja suruhan Jungsoo.

Sampai di backstage seluruh member Super Junior sudah menunggu MinAh “Park MinAh!! Nae dongsaeng!!” kata Jungsoo heboh langsung memeluk MinAh “Ne oppa.. Gomawo.. Oppa sudah berhasil mempermalukan aku tadi” canda MinAh.

“Yaaa Jungsoo, lepaskan adikmu, aku ingin memeluknya juga” kata Heechul member yang paling dekat dengan MinAh dulu, ketika MinAh masih sering ke gedung SM.

“Heenim oppa..” kata MinAh setengah merajuk, seperti yang sering dilakukannya dulu tetapi kali ini sambil malu karena sudah lama dia tidak melakukannya. “Saengil chukkaehamnida yeppeo…” kata Heechul sambil memeluk MinAh “Gomawo oppa” balas MinAh.

Kemudian MinAh bergiliran memeluk semua member satu persatu, termasuk Hyukjae. MinAh memeluk mantan kekasihnya itu dengan kaku, karena bingung apa yang harus dia lakukan setelah mereka tidak bertemu selama bertahun-tahun.

“MinAh, kenapa kamu tidak mengenalkan kami pada teman-temanmu?” tanya Sungmin pada MinAh yang nampaknya penasaran dengan teman-teman MinAh “Aaaahhh mianhae, ini teman-temanku Song Hyejin, Choi Jihyo, Kang Hamun, Jung HyunAh” sambil menunjuk satu persatu temannya.

“Annyeong..” kata teman-temannya bersamaan “Aigoo, teman-temanmu memang manis MinAh, tidak seperti kamu, tepat seperti kata Jungsoo” komentar Heechul.

MinAh langsung melotot ke arah oppanya yang membuat semua orang tertawa.

“Ah Yunho, Changmin, kemari sebentar” panggil Jungsoo kepada 2 member DBSK yang baru keluar dari ruang tunggu mereka.

“Ini adikku, Park MinAh, kalian pasti masih mengingatnya” kata Jungsoo memperkenalkan adiknya “Ne hyung, kami sudah pernah bertemu di airport beberapa waktu lalu. Aku tidak sengaja menabraknya karena terburu-buru, tapi waktu itu aku tidak memberi salam pada MinAh-ssi, joesonghamnida..” jawab Yunho sopan sambil tersenyum. “Ohya? Yaaaa MinAh, kenapa kamu tidak pernah cerita kalau kamu pernah ketemu 2 dongsaengku yang paling tampan ini?” tanya Jungsoo yang terkejut dengan jawaban Yunho “Mianhae oppa, waktu itu aku bertemu Yunho-ssi dan Changmin-ssi secara tidak sengaja, jadi aku lupa menceritakannya pada oppa. Lagipula saat itu aku belum tau kalau orang yang menabrakku adalah Yunho-ssi” MinAh tidak menyangka kalau Yunho sudah tau bahwa dia adik Jungsoo saat di airport.

“Aaaahhh ternyata yeoja yang kamu tabrak itu MinAh ya? Pantas rasanya aku mengenalnya ketika melihat fotonya di internet. Dunia ini memang sempit ya hahahahaha” kata Heechul. “Iya, sangat sempit” kata MinAh dalam hati.

“Saengil chukkaehamnida MinAh-ssi” kata Yunho sambil mengulurkan tangan pada MinAh. “Gamsahamnida Yunho-ssi” balas MinAh datar dengan tatapan yang sama datarnya “Ternyata dia sudah tau kalau aku adik Jungsoo oppa” kata MinAh dalam hati.

Setelah itu Changmin gantian memberi selamat “Saengil chukkaehamnida MinAh-ssi, maaf waktu itu aku masih belum tau kalau kamu adik dari Leeteuk hyung” kata Changmin merujuk pada kejadian di airport. “Gomawo. Gwenchana Changmin-ssi, aku juga tidak tau kalau kau teman oppaku karena hyungmu tidak mengatakan apapun pada kita padahal dia sudah tau, mianhae” MinAh bermaksud menyindir Yunho dan nampaknya Yunho merasakan sindiran MinAh tapi dia tidak bereaksi.

Lalu mereka semua mengobrol seru sampai membuat backstage menjadi berisik.

Ketika akan mengajak teman-temannya pulang MinAh baru menyadari bahwa teman-temannya sedang asyik mengobrol membentuk subgrup. Hyejin dan HyunAh mengobrol sambil senyum-senyum malu dengan Kyuhyun dan Changmin, Hamun mengobrol dengan SiHaeDong yang nampaknya suka dengan kemanisan dan kepolosan Hamun, Jihyo tentu saja mengobrol dengan Sungmin, mereka bahkan sudah mengambil beberapa selca untuk diupload di twitter. Jihyo lupa kalau dia bisa punya ribuan antis gara-gara ulahnya mengupload foto-foto itu.

“MinAh, aku mau mengambil minum dulu, kamu mau?” tanya Jungsoo “Ne, oppa” jawab MinAh yang kebetulan merasa haus juga.

“MinAh, aku tidak menyangka kita bisa bertemu di sini, di hari ulang tahunmu” kata Hyukjae tiba-tiba mendatangi MinAh. “Ne oppa, aku juga..” kata MinAh singkat.

”Mmmmmm.. aku harap kejadian di masa lalu bisa kita lupakan, dan kita mulai pertemanan kita seperti dulu” Hyukjae mengatakannya dengan ragu-ragu, mungkin dia takut MinAh akan menggamparnya. “Kita berdua sudah semakin dewasa oppa, jujur saja aku mungkin tidak bisa melupakannya 100% tapi aku setuju kalau kita bisa memulai pertemanan lagi seperti dulu” MinAh mengatakan hal itu dengan percaya diri untuk menujukkan bahwa dirinya sudah dewasa. Hyukjae terlihat agak kaget dengan perubahan MinAh yang terlihat lebih dewasa, tapi dia lega karena apa yang dipendam oleh mereka berdua selama bertahun-tahun akhrinya dapat dibicarakan saat ini.

“Wow, ternyata kamu sudah dewasa, aku tidak menyangka kamu bisa mengatakan hal seperti itu. Aku terkejut mendengarnya” Hyukjae mengatakannya dengan jujur. “Ne oppa, gomawo. Pengalaman mengajariku banyak hal yang tidak terduga” MinAh tersenyum saat mengatakannya. Dia lega karena sudah membuang sisa sakit hatinya pada Lee Hyukjae.

Mereka berdua sudah bisa berbincang-bincang dengan lebih santai, tetapi MinAh terlihat tidak terlalu terbuka seperti dulu. Ya begitulah Park MinAh, secara otomatis akan menarik diri untuk tidak terlalu dekat lagi dengan orang yang pernah menyakitinya, walau MinAh tidak pernah selamanya  menyimpan dendam.

“Permisi MinAh, aku harus kembali ke ruang tunggu Super Junior. Senang bisa mengobrol lagi denganmu” pamit Hyukjae. “Ne, oppa. Terima kasih atas ucapan selamatnya, dan semoga berhasil dengan kariermu” kata MinAh tulus.

Setelah Hyukjae pergi MinAh kaget karena tiba-tiba Yunho sudah ada di sampingnya “Park MinAh-ssi sepertinya kau sedang senang” sapa Yunho “Ne Yunho-ssi.. Aku berterimakasih pada oppaku yang membuat ulang tahunku penuh kejutan” jawab MinAh pendek.

Kemudian mereka berdua sama-sama terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing.

“MinAh-ssi, aku ingin meminta maaf karena artikel tempo hari” kata Yunho tiba-tiba “Artikel apa Yunho-ssi?” MinAh tidak mengerti maksud Yunho.

“Artikel yang mengatakan kalau kamu adalah penggemarku karena pada kenyataannya kamu bahkan tidak mengenali siapa aku, aku tau itu sedikit membuatmu tidak nyaman” jelas Yunho tentang artikel di airport “Oohh, gwenchana Yunho-ssi. Aku tau artikel itu butuh berita kontroversial untuk meningkatkan jumlah pembacanya, berita-berita itu hanya omong kosong” jawab MinAh yang menunjukkan bahwa dia tidak peduli dengan pemberitaan yang beredar”

Jungsoo datang dengan membawa minuman dan sebuah kotak berpita “Ini minumanmu Min..” kata Jungsoo sambil menyerahkan orange juice favorit MinAh. “Gomawo oppa. Hmmmm ternyata oppa memakai jam itu, aku juga sedang memakainya nih” kata MinAh menunjukkan jamnya ke Jungsoo. “Waaaaahh ternyata kita memang jodoh” kata Jungsoo sambil tertawa “Oppa, apa maksudmu.. Dasar aneh..” MinAh benar-benar tidak habis pikir dengan tingkah dan kata-kata ajaib oppanya.

“Ini kado ulang tahunmu Park MinAh” kata Jungsoo menyerahkan kotak berpita yang tadi dia bawa “Mwo? Apa ini oppa? Sepatu?” tanya MinAh sambil melirik Yunho dengan nada menyindir. Yunho yang merasa disindir hanya tersenyum masam, merasa bersalah.

“Ani, jangan dibuka sekarang, nanti saja di rumah. Kalau perlu di depan umma-appa, biar mereka tau kalau anak tertuanya benar-benar menyayangi adiknya dengan membelikan kado ulang tahun yang mahal” kata Jungsoo bercanda dengan nada congkak “Oppa, kubuang nih kadonya..” kata MinAh pura-pura mengancam oppanya. “Shiro! Iya, iya, buka di kamar saja. Kamu itu memang tidak bisa diajak bercanda agasshi..” kata Jungsoo sambil memonyongkan bibirnya. “Oppa, ingat umurmu. Carilah calon istri” kata MinAh menggoda oppanya. “Aigoo.. Kenapa aku punya adik yang juteknya luar biasa ya.. Ampuni aku Tuhan” Jungsoo hanya bisa pasrah dipermainkan adik satu-satunya.

Yunho tertawa mendengar perbincangan kakak adik yang menurutnya sangat ajaib ini “Yaaaa Yunho, kenapa kamu tertawa?” tanya Jungsoo “Ani hyung, aku hanya merasa kalian berdua sangat mirip sampai aku tidak bisa membedakan kalian hahahaha” jawab Yunho sambil tertawa.

“Hahahaha benar sekali kau Jung Yunho” Jungso tertawa senang mendengar perkataan Yunho, sedangkan MinAh memelototi Yunho untuk menunjukkan ketidaksetujuannya dengan pernyataan Yunho yang ternyata malah membuat 2 namja di depannya semakin ngakak.

“Aaaahh sudahlah, lebih baik aku mengajak teman-temanku pulang” gumam MinAh meninggalkan 2 namja yang masih saja menertawakannya.

Pemberhentian pertama adalah Hamun, sekarang yang mengelilingi Hamun bukan hanya SiHaeDong, tapi Heechul dan Hyukjae juga ikut-ikutan mengerubungi Hamun. Dari jauh MinAh memberi petunjuk pada Hamun untuk mengajaknya pulang. Hamun yang melihat onninya mengajak pulang langsung pamit “Oppadeul, rasanya aku harus pulang sekarang, sudah malam. Bangapseumnida oppadeul” “Ne, hati-hati Hamun. Sampai bertemu lagi, jangan lupa belajar yang rajin ya..” kata Siwon dengan senyuman yang sangat manis sekali sambil membelai kepala Hamun. Entah karena belaiannya atau karena senyuman Siwon, yang jelas wajah Hamun menjadi memerah. Hamun menghampiri MinAh yang sudah menunggunya sambil senyum-senyum. “Mianhae oppadeul, aku harus mengajak Hamun pulang. Kapan-kapan kita ngobrol lagi. Annyeong” pamit MinAh pada lelaki yang dari tadi mengerubungi Hamun, terutama Siwon.

“Hamun-aah, kenapa wajahmu merah begitu, ada apa?” goda MinAh pura-pura tidak tau apa yang menyebabkan magnaenya bahagia “Aniyo onni.. Aniyo..” jawab Hamun menutupi rasa malunya. “Siwon oppa memang luar biasa hehehe” gumam MinAh yang membuat Hamun semakin malu dan terdiam.

Pemberhentian kedua adalah selca couple yang dari tadi mengobrol tanpa henti. Oke, mereka berhenti hanya untuk selca dan kemudian mengobrol lagi. Entah sudah berapa ratus foto yang mereka hasilkan dalam 2 jam ini.

MinAh memberi kode pada Jihyo untuk segera pulang, Jihyo yang melihat MinAh langsung cemberut dan pamit kepada Sungmin “Oppa, maaf aku harus pulang. Gomawo oppa sudah mau mengobrol denganku” “Gomawo Jihyo-aah, aku yang sangat senang mempunyai teman dan fans sepertimu, beruntung sekali rasanya” kata Sungmin sambil memeluk Jihyo. Jihyo yang kaget hanya bisa melongo dan tersenyum dengan wajah memerah.

Setelah Jihyo bergabung dengan MinAh, MinAh bergumam “Namjadeul itu berhasil membuat teman-temanku melayang”

Pemberhentian terakhir nampaknya akan menjadi yang paling sulit untuk dipisahkan. Sekarang mereka sudah tidak mengobrol berempat lagi, tapi berdua walau masih berkumpul di satu tempat. Hyejin dengan Kyuhyun yang jelas-jelas sedang saling flirting, HyunAh dengan Changmin yang saling curi-curi pandang. Pasti akan sulit sekali mendapatkan perhatian dari Hyejin dan HyunAh untuk mengajak mereka pulang.

Benar saja, beberapa kali MinAh memberi kode tidak ada satupun dari mereka yang memperhatikan. Bahkan Jihyo dan Hamun ikut membantu, tapi Hyejin dan HyunAh terlalu fokus dengan pasangan masing-masing. Dunia serasa milik mereka berempat.

“Tunggu di sini, nampaknya aku harus mendatangi onnideul kalian” kata MinAh terpaksa mendatangi 2 couple itu. “Mianhae Kyuhyun-sii Changmin-ssi, Hyejin dan HyunAh harus pulang sekarang, ini sudah terlalu malam” MinAh memilih berbicara langsung dengan 2 namja itu agar mereka semua memperhatikan MinAh. Nampak jelas mereka berempat kecewa tapi mereka tidak bisa membantah, terpaksa Hyejin dan HyunAh pamit dan mengikuti MinAh.

“Mianhae yeojadeul, tapi ini sudah terlalu malam, kita harus pulang. Mianhae sudah mengganggu kencan kalian” kata MinAh sambil berjalan menuju Jungsoo untuk berpamitan. Luar biasa, wajah keempat teman MinAh sama-sama memerah setelah mendengar MinAh menggoda mereka.

Jungsoo masih mengobrol dengan Yunho sambil tertawa-tawa saat MinAh mendatangi oppanya. “Oppa, aku sangat lelah, aku mau pulang” kata MinAh pada oppanya “Ne, pulanglah. HyunAh, hati-hati kalau menyetir, jangan mengantuk” kata Jungsoo mengingatkan HyunAh “Ne oppa” jawab HyunAh.

“Gomawo kadonya oppa, aku senang sekali” MinAh memeluk oppa untuk mengucapkan rasa terima kasih. “Cheonmaneyo MinAh, oppa juga sangat senang” Jungsoo balas memeluk adiknya. “Hyung, jangan sampai menangis” celetuk Kyuhyun yang membuat semua orang tertawa. “Ani. Aku tidak menangis. Hati-hati ya.. Sekali lagi saengil chukkaehamnida” kata Jungsoo pada adiknya. “Gomawo oppa. Oppadeul, aku pamit dulu. Terima kasih sudah menerima kami malam ini. Jeongmal gomawoyo” kata MinAh pada semua orang di sana.

Ketika sedang berjalan meninggalkan backstage “MinAh-ssi Saengil chukkaehamnida, mianhae aku tidak menyiapkan kado” kata Yunho tiba-tiba dengan setengah berteriak. MinAh berbalik badan dan menjawab “Gomawo Yunho-ssi, tidak perlu menyiapkan kado” sambil  setengah berteriak juga.

“Ehem!!!” “Uhuk-uhuk” keempat teman MinAh berusaha menggoda MinAh karena adegan teriak-teriakan tadi, sayangnya tampaknya tidak ditanggapi oleh MinAh yang berjalan di depan mereka. “Aiiisssh dasar onni, susah untuk digoda” gumam Jihyo. Mereka tidak tau kalau MinAh merasakan wajahnya memanas.

Di dalam mobil dalam perjalanan pulang, keempat teman MinAh seperti tenggelam dalam dunia mereka sendiri. Hamun senyum-senyum sendiri mungkin masih memikirkan senyum Siwon, Jihyo melihat-lihat fotonya dengan Sungmin sambil berkomentar sendiri, Hyejin sedang menelepon seseorang yang dapat MinAh identifikasi sebagai Kyuhyun dengan mata berbinar-binar, dan HyunAh yang sedang menyetir juga sibuk BBMan yang kalau dilihat dari senyumnya pasti dari Changmin.

“Nampaknya hanya aku yang masih waras” gumam MinAh melihat tingkah teman-temannya yang anehnya membuatnya teringat adegan saling teriak antara dirinya dan Yunho.

Sampai di rumah kedua orang tuanya sudah tidur, MinAh segera masuk kamar dan membuka kado dari Jungsoo. Ternyata kadonya adalah tas yang MinAh tau harganya mahal, dia harus menabung berbulan-bulan untuk membelinya. MinAh tidak menyangka oppanya sangat perhatian “Gomawo oppa” kata MinAh sambil tersenyum.

***

Besok paginya MinAh terbangun karena notification yang terus-terusan berbunyi. Dia hampir meloncat dari tempat tidur karena ternyata notification itu menunjukkan bahwa followersnya di twitter terus bertambah, dan friend request di facebook juga banyak.

Dilihatnya satu-satu followers dan mention yang ditujukan untuknya, ternyata mereka semua adalah ELF yang sudah tau bahwa ternyata adik Jungsoo adalah dirinya. Kebanyakan mention mengucapkan selamat ulang tahun atau mengajak berkenalan, ada juga yang memberi link artikel atau foto kejadian semalam ketika Jungsoo memberi ucapan selamat di tengah-tengah lagu.

“Mereka semua mengerikan, kejadiannya baru beberapa jam yang lalu dan sekarang mereka sudah tau siapa aku. Menyeramkan..” komentar MinAh membaca semua mention yang ditujukan padanya.

Kriiing kriiing “Yoboseyo Jihyo-aah, ada apa” tanya MinAh, feelingnya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres karena Jihyo meneleponnya di pagi buta begini.

“Onniiiiiiiiii!!!! Mereka menyeramkan” kata Jihyo setengah berteriak “Mwo? Mereka siapa??” MinAh tidak mengerti maksud Jihyo. “ELF onni.. Mereka bashing twitterku gara-gara fotoku sama Sungmin oppa” Jihyo terdengar ketakutan. MinAh tau hal ini akan terjadi, tapi tentu saja dia tidak mau membuat Jihyo semakin terpuruk.

“Apa yang mereka katakan?” “Katanya aku mengambil keuntungan sebagai teman onni, ada juga yang bilang aku menggoda Sungmin oppa. Beberapa memberi komentar positif, mereka senang ternyata member Super Junior ramah-ramah dan aku dibilang beruntung. Tapi tetap saja onni, mereka menyeramkan” Jihyo benar-benar ketakutan.

MinAh menjadi bingung, tapi dia tidak mau sahabatnya ini menjadi stress hanya gara-gara mempunyai kesempatan untuk berfoto bersama idolanya. “Hhhhh tenang Jihyo, sekarang hampir semua ELF tau kalau aku adiknya Jungsoo oppa. Nanti akan aku coba untuk mengalihkan perhatian mereka sehingga mereka lupa padamu dan foto-fotomu. Dan jangan dihapus foto-fotonya, nanti mereka malah curiga mengira kamu ada hubungan spesial dengan Sungmin oppa” MinAh memutuskan untuk sedikit berkorban “Mungkin sudah saatnya adik Leeteuk menunjukkan dirinya” pikir MinAh.

“Jinjja?? MinAh onni mau melakukannya untukku?? Jeongmal gomawo onni, aku sudah merepotkan onni. Mianhae” kata Jihyo yang merasa tidak enak dengan onninya. “Ne, gwenchana Jihyo-yaa” kata MinAh menutup pembicaraannya dengan Jihyo.

MinAh memilih foto-foto yang akan diupload di twitter, ada foto dirinya dan Jungsoo berdua, ada foto tadi malam bersama semua member Super Junior dan DBSK, ada fotonya bersama Sungmin dan Donghae. Tunggu, ternyata ada juga fotonya berdua bersama Yunho, diambil secara candid entah oleh siapa karena tadi malam MinAh tidak memegang hpnya sama sekali. “Ada-ada saja” komentar MinAh sambil memilih kandidat foto lainnya karena bisa-bisa dia yang dibashing Cassiopeia jika mengupload foto itu. Akhirnya dipilih 4 foto yang memperlihatkan kedekatannya dengan oppanya dan member Super Junior.

Benar saja, beberapa menit setelah foto-foto itu diupload ratusan komentar langsung memenuhi mention MinAh. Semua berkomentar positif karena mereka senang akhirnya bisa mengetahui dan mengenal adik Leeteuk. “Semoga ini bisa menetralkan suasana panas yang ditimbulkan Jihyo” karena masih ngantuk, MinAh sang putri tidur akhirnya tidur lagi.

Malamnya followers MinAh sudah mencapai 4.000 orang dari yang sebelumnya hanya 500 orang. Jihyo mengirimkan BBM ‘Gomawo onni, sudah tidak ada yang bashing aku lagi. Semua fokus ke MinAh onni. Jeongmal gomawoyo J’ ‘Ne, cheonmaneyo Jihyo-yaa. Lain kali lebih hati-hati ya😉’ balas MinAh.

“MinAh, kemarilah..” panggil appa sambil mengintip jendela ruang tamu “Ne” kata MinAh menghampiri appanya.  “Lihatlah, di depan rumah kita ada gadis-gadis yang sedang berkumpul dan mengintip ke arah rumah kita. Aneh, dulu tidak pernah sebanyak itu jumlahnya” komentar appa yang heran dengan segerombolan gadis di depan rumahnya yang semakin banyak. “Mollayo, mungkin mereka ingin kenalan dengan orang tua Leeteuk juga” canda MinAh yang membuat umma-appanya tertawa “Hahahahaha ngawur kamu. Ya sudah ayo makan, appa sudah lapar” ajak appanya.

Selesai makan MinAh menyalakan laptopnya untuk browsing dan mengecek artikel-artikel. Ternyata benar, sudah tidak ada berita tentang Jihyo dan Sungmin, yang ada malah foto-fotonya tadi malam. “Hhhhh sudahlah, aku mau beli kripik kentang” kata MinAh mengambil dompet dan hpnya.

Di luar rumahnya gadis-gadis itu menjadi riuh ketika MinAh keluar rumah, MinAh hanya bisa melambaikan tangan dan tersenyum membalas sapaan mereka “MinAh onni, annyeong!” “Salam untuk Leeteuk oppa!” teriak mereka.

“Semoga aku tahan dengan kehidupan yang baru seperti ini” batin MinAh dalam perjalanannya menuju supermarket di dekat rumahnya.

tbc