Superstar part 8

@gurlindah93

Cast:

Park MinAh
Jung HyunAh
Song Hyejin
Choi Jihyo
Kang Hamun
DBSK
SJ

Sebenarnya MinAh masih ingin tidur karena badannya terasa sakit semua setelah 2 hari kemarin dia syuting dan pemotretan untuk iklan yang sedang dia kerjakan.

“MinAh, ayo bangun sekarang sudah jam 7 kamu mau tidur sampai kapan?” umma menggoyang-goyang badan MinAh dengan harapan anak gadisnya itu akan bangun. “Mwo? Jam 7? Umma kenapa baru bangunin sekarang?” MinAh langsung loncat dari tempat tidurnya, memilih baju yang akan dia pakai ke kantor hari ini “Umma sudah bangunin mulai jam 6, alarmmu sudah bunyi terus dari tadi tapi kamu masih aja molor” kata umma meninggalkan MinAh dengan kegiatannya sebelum ke kantor.Setengah berlari akhirnya MinAh sampai di kereta, itu artinya masih 25 menit lagi dia sampai kantor. Di kereta dia mengecek hpnya, ada beberapa sms tapi yang dia buka pertama adalah sms dari Yunho ‘Selamat pagi, kemarin menyenangkan’ MinAh membalas ‘Selamat pagi, kemarin pengalaman pertama bagiku’. Tidak lama kemudian Yunho mengirimkan sms lagi ‘Hehehe tapi aktingmu cukup bagus, apa mungkin karena lawan mainmu aku?’ MinAh senyum-senyum sambil mengetik ‘Yaaa!! GR sekali kamu, itu pasti karena aku memang cerdas’ balasan dari Yunho membuat MinAh hampir tertawa ngakak ‘Ohya juga, berarti aku harus selalu berada di dekatmu agar kamu selalu cerdas. Selamat bekerja gadis cerdas’. “Ada-ada saja, GR sekali dia” gumam MinAh.

Di kantor MinAh sudah tidak terlalu stress karena projectnya sudah hampir selesai dan masuk proses pasca produksi, jadi MinAh bisa lebih santai. “Hei artis baru” goda Minyoung “Kamu menyapaku?” kata MinAh sambil menyalakan komputer “Hahahhaa eh berita kemarin sudah ada di internet, periksa deh” suruh Minyoung. Dengan malas-malasan MinAh mencari artikel pagi ini, benar saja foto-foto candid saat dirinya dan Yunho melakukan sesi pemotretan di taman sudah beredar. Ada adegan saat Yunho dan MinAh bergandengan tangan, saat mereka berpelukan, dan yang paling menghebohkan saat Yunho membantu membersihkan kotoran di wajah MinAh angle foto itu menampakkan seolah-olah Yunho mencium MinAh.

“So, was he kissing you?” tanya Minyoung yang melihat temannya sedang membaca berita tentang Yunho dan MinAh “No he wasn’t, he just helped me to clean my face” jawab MinAh. “Well, honestly i hope it was true” komentar Minyoung lalu kembali ke pekerjaannya “What? Are you crazy?” MinAh shock mendengar temannya berkata seperti itu, dia bisa mendengar Minyoung tertawa.

MinAh memutuskan untuk mengirimkan sms ke Yunho, dia ingin tau bagaimana reaksi Yunho mengenai berita-berita itu ‘Yunho-ssi, apa kamu sudah tau berita yang beredar pagi ini?’. 1 jam kemudian MinAh belum mendapatkan balasan dari Yunho, akhirnya dia menelepon Jungsoo “Yoboseyo MinAh” “Yoboseyo oppa” kemudian MinAh terdiam.

“Tentang berita itu ya?” Jungsoo bisa menebak pikiran adiknya “Ne.. Hhhhh mereka luar biasa ya oppa, para fans itu. Mereka bisa membuat berita kecil menjadi luar biasa” keluh MinAh. “Sabar ya, mereka terlalu mencintai idolanya, sampai kadang-kadang para fans seolah-olah lebih tau tentang diri idola mereka daripada idola mereka sendiri” jelas Jungsoo yang membuat MinAh cukup tenang “Ne, arraseo oppa” kata MinAh “Oppamu ini juga mengalaminya, terlalu banyak yang mencintai oppa. Oppa tidak tau bagaimana membalasnya” kata Jungsoo dengan nada yang dibuat sendu seolah-olah dia terbebani. “Oppa!!! Bagaimana bisa kamu bilang tidak tau cara membalasnya, di twitter kamu selalu bilang saranghae ELF, kalau dapat penghargaan menangis itu yang oppa bilang tidak tahu cara membalas cinta fansmu? Dasar aneh” MinAh baru ingat kalau oppanya ini adalah leader teraneh dan terkonyol “Hahahahha ne.. Adikku memang pintar” kata-kata Jungsoo membuat MinAh ingat sms Yunho tadi pagi. “Aaaahhh sudah ah, aku mau kerja lagi. Oppa juga bekerjalah, kalau perlu carilah istri biar ada mengurusimu dan otakmu yang aneh itu. Hahahhaha gomawo oppa“ kata MinAh “Yaaa Park MinAh!! …..” sebelum Jungsoo melanjutkan kata-katanya MinAh sudah menutup telponnya.

Ternyata Yunho sudah membalas sms MinAh ‘Ne, aku sudah tau. Tenang saja, sebentar lagi juga mereka melupakan berita ini. Mianhae sudah membuatmu tidak nyaman’ ‘Aniyo, aku yang merasa tidak enak. Kuharap fansmu bisa mengerti’ balas MinAh. ‘Gwencahanayo, aku lebih memikirkan perasaanmu saat ini’ MinAh terkejut membacanya, “Mungkin dia hanya tidak enak denganku karena aku adik Jungsoo oppa” pikir MinAh sambil membalas ‘Nan gwenchana’dan kembali bekerja.

***

Hari Sabtu pagi seperti biasa MinAh menonton tv di ruang keluarga sambil bermalas-malasan, tiba-tiba Jungsoo datang “Park MinAh, mandilah sekarang” perintah Jungsoo “Mwo? Buat apa?” tanya MinAh bingung “Hei, apa kamu tidak tau hari ini akan ada SM Twon Seoul special stage? Cepatlah mandi, aku akan membawamu ke sana” ajak Jungsoo “Andwae, aku malas ah” tolak MinAh sambil mengganti-ganti channel tv.

“Umma, apa kubilang MinAh tidak mau ikut, dia tidak mau mendukung oppanya” kata Jungsoo memanggil ummanya, umma langsung datang dan menyuruh MinAh ikut Jungsoo “Ayo mandilah, kata Jungsoo dia ingin kamu melihatnya di konser SM Town, kamu tidak pernah melihat konser SM Town kan? Ayo cepat mandi” perintah umma.

Dengan malas-malasan MinAh mandi setelah 10 menit berdebat dengan umma dan oppanya, Jungsoo tertawa penuh kemenangan.

1 jam kemudian MinAh sudah berada di mobil Jungsoo, “Oppa, tumben amat sih ngajak aku nonton konser oppa?” tanya MinAh kesal, dia menyalakan CD untuk mengusir rasa kesalnya. “Aku kan juga ingin dilihat adikku. Adik Yesung sudah beberapa kali liat konser kami, kamu juga harus merasakannya. Pasti seru abis, apalagi ada aku hahahhaa” kata Jungsoo dengan nada congkaknya, MinAh hanya diam saja mendengar celotehan aneh oppanya.

“Oppa, nanti artisnya siapa saja?” tanya MinAh, dia baru ingat kalau konser SM Town berarti pasti ada DBSK. “Ya artis-artis SM, Super Junior, SNSD, f(x), SHINee, BoA, ohya DBSK juga” kata Jungsoo sambil berkonsentrasi menyetir “Oppa kasian ya, Dana onni tidak ikut” goda MinAh yang tau kalau oppanya pernah naksir CSJH Dana “Yaaaa Park MinAh!!” kata Jungsoo malu yang membuat MinAh tertawa.

Sampai di venue sudah banyak fans yang menunggu, ketika mobil Jungsoo masuk semua mengerubungi sambil membawa kamera sambil berteriak-teriak “Ternyata oppaku terkenal” komentar MinAh “Baru tau?” jawab Jungsoo membawa mobilnya masuk ke parkiran khusus artis-artis SM.

“Hyung” panggil Yesung “Ne, kapan kita rehearsal? Aku tepat waktu kan?” tanya Jungsoo. “Ne, tenang saja, magnaemu malah masih berduaan tuh di mobil” jawab Yesung sambil menunjuk mobil yang tidak asing buat MinAh, mobil Hyejin.

MinAh mendekati mobil itu dan mengintip dalamnya, Hyejin dan Kyuhyun sedang berpegangan tangan sambil mengobrol. Kyuhyun menyadari kedatangan MinAh langsung melepaskan tangannya dan memberi tahu Hyejin bahwa ada MinAh yang mengawasi mereka, Hyejin membuka kaca mobilnya dan menyapa MinAh “MinAh, aku tidak menyangka kamu ke sini” kata Hyejin sambil senyum-senyum malu. “Oppa memaksaku ke sini, apa kamu juga disuruh oppa?” selidik MinAh “Ani, aku disuruh Kyuhyun ke sini, Hamun disuruh Donghae ke sini, jadi aku dan Hamun barengan ke sininya. Aku tidak tau kalau kamu akan ke sini juga, tau gitu tadi kita bareng” jelas Hyejin, dia tau temannya ini jujur “Hamun di sini juga? Ya sudah aku masuk dulu, oppa sudah menungguku. Ohya Kyu sepertinya Super Junior akan rehearsal sebentar lagi. Annyeong” kata MinAh lalu mengedipkan mata ke Hyejin.

“Apa itu tadi Hyejin dan Kyuhyun?” tanya Jungsoo “Ne, oppa dikalahkan oleh magnaenya” celetuk MinAh “Mwo? Hei Park MinAh apa maksudmu” tanya Jungsoo mengamuk “Hahahhaha kajja” ajak MinAh masuk.

MinAh diajak ke ruang tunggu Super Junior oleh Jungsoo, ternyata di sana sudah ada Hamun yang sedang mengobrol dengan Donghae “Onni” panggil Hamun dan mendatangi MinAh “Hamun-aah ternyata kamu sudah menentukan pilihan” kata MinAh menggoda Hamun “Aaahh onni.. Kemarin Donghae oppa mengajakku kemari, kalau masalah Siwon oppa dia sudah lama tidak menghubungiku, sepertinya dia sedang sibuk dengan dramanya” Hamun menjelaskan sambil malu-malu “Gwenchana, sana kembalilah mengobrol dengan Donghae oppa, dia membutuhkanmu” suruh MinAh.

MinAh merasa Hamun tidak akan bebas mengobrol dengan Donghae bila dia di sana oleh karena itu dia memilih untuk keluar “Oppa, aku keluar dulu ya, mau lihat-lihat” pamit MinAh pada Jungsoo “Ne, tapi jangan kabur ya” kata Jungsoo “Hahahaha ani..” MinAh keluar dari ruang tunggu Super Junior  walau dia tidak tau akan ke mana tujuannya.

Di depan ruang tunggu Super Junior MinAh berpapasan dengan Hyukjae “MinAh, annyeong” sapa Hyukjae “Annyeong, lama tidak bertemu” balas MinAh “Soalnya kamu terlalu sibuk dengan Yunho hahahhaa” rupanya Hyukjae tau gosip-gosip yang beredar. “Ani, jangan percaya gosip Lee Hyukjae. Kamu tetap saja termakan gosip, tidak berubah” bantah MinAh “Kamu juga dari dulu tetap saja jutek, tidak mempedulikan lelaki yang menyukaimu” goda Hyukjae “Yaa, aku mempedulikan oppa tapi tetap saja oppa memutuskanku” kata MinAh yang membuat Hyukjae salah tingkah. “Mianhae” kata Hyukjae pendek, merasa bersalah. “Hahahahha jangan seperti itu oppa, aku sudah melupakannya” MinAh tidak tega melihat Hyukjae yang merasa bersalah seperti itu. Mereka sama-sama tertawa dan mengobrol lagi sehingga tidak menyadari kalau ada yang memperhatikan mereka dengan tatapan cemburu.

Setelah mengobrol beberapa saat Hyukjae masuk ke ruang tunggu Super Junior untuk bersiap-siap rehearsal, MinAh memutuskan untuk berjalan-jalan walau tidak tentu arah. Triing! Hyejin mengirim BBM ‘Odiseo? Aku sudah di ruang tunggu Super Junior sama Hamun’ ‘Aku mencari kamar mandi’ balas MinAh.

Di tengah jalan MinAh berpapasan dengan Yunho yang sedang menelepon seseorang, MinAh membungkukkan badan dan melanjutkan perjalanan  “Tunggu” kata Yunho memegang tangan MinAh, akhirnya MinAh berhenti karena tidak bisa bergerak. Setelah menyelesaikan pembicaraannya Yunho bertanya “Apa kamu tersesat?” “Molla, aku hanya berjalan-jalan tidak tentu arah” jawab MinAh “Kenapa kamu tidak menunggu di ruang tunggu Super Junior?” rupanya Yunho penasaran dengan yeoja ajaib ini, kenapa dia tidak menunggu di ruang tunggu oppanya saja malah berkeliaran tidak tentu arah.

“Yaaa! Banyak sekali pertanyaanmu, Hamun dan Hyejin sedang di sana untuk menemui Donghae dan Kyuhyun, kalau aku di sana mereka bisa tidak bebas karena merasa tidak enak denganku” kata MinAh menjelaskan “Hahahha oke, kajja” Yunho menarik tangan MinAh untuk berjalan mengikutinya entah ke mana “Hey, kita mau ke mana?” MinAh bingung dengan namja satu ini, dia sangat suka bertindak spontan. “Menunggu di ruang tungguku saja, kamu mau terus-terusan di jalan padahal orang-orang sibuk mempersiapkan konser? Entah sadar atau tidak kamu akan mengganggu staff yang sedang bekerja karena mereka akan merasa tidak enak jika adik Leeteuk hyung ada di sekitar mereka. Arraseo?” jelas Yunho yang memang masuk akal bagi MinAh, karena dia akan berkeliaran di sekitar orang-orang yang sedang bekerja, dan itu akan sangat tidak nyaman bagi semua pihak. Akhirnya MinAh diam saja dan hanya bisa pasrah mengikuti Yunho yang membawanya ke ruang tunggu DBSK.

“MinAh, tadi kamu ngobrol apa sama Eunhyuk di depan ruang tunggu Super Junior?” pertanyaan Yunho membuat MinAh bingung, tau dari mana dia kalau MinAh sempat mengobrol dengan Hyukjae? “Jung Yunho, apa kamu memata-mataiku?” “Andwae, Kebetulan aku melihatmu saat keluar dari ruang tungguku, aku kan bukan stalker. Jadi apa yang kalian bicarakan tadi?” Yunho masih menagih jawaban dari MinAh. “Tidak ada yang penting. Apa kamu sangat penasaran? Atau jangan-jangan kamu cemburu ya?” entah apa yang MinAh pikirkan sampai melontarkan pertanyaan tidak masuk akal seperti itu “Ne” jawab Yunho pendek dan tenang.

MinAh terdiam, tidak tau apa yang harus dia katakan. Yunho cemburu? Cemburu gara-gara MinAh mengobrol dengan mantan pacarnya?

Di tengah jalan Yunho dan MinAh berpapasan dengan Heechul, Tiffany, Key, Hyukjae, Victoria, YoonA dan Siwon yang sedang mengobrol di depan ruang tunggu Super Junior. “Yunho, MinAh” sapa Heechul heboh “Hyung” “Oppa” balas mereka berbarengan.

“Mau ke mana kalian?” tanya Heechul, dia melirik tangan Yunho yang sedang menggandeng tangan MinAh “Mengantarkan tuan putri yang sedang tersesat” jawab Yunho sambil melirik MinAh dan tersenyum jahil, MinAh melotot ke arah Yunho. “Ooohh MinAh tidak bisa menemukan ruang tunggu oppanya? Dasar, selalu saja seperti itu, dari dulu tidak tau arah” kata Hyukjae sambil tersenyum “Ani, bukan di sini. Permisi yorobeun” pamit Yunho pada orang-orang di sana. MinAh hanya bisa membungkuk dan mengikuti Yunho, dia melihat semua orang di sana terkejut.

Yunho langsung membuka pintu ruang tunggunya yang sebenarnya tidak jauh dari ruang tunggu Super Junior, di sana Changmin sedang duduk di depan meja rias sambil memainkan Ipadnya. “Hei MinAh” sapa Changmin kemudian sibuk lagi dengan Ipadnya “Changmin” balas MinAh. Tidak sengaja MinAh melihat tempat Ipad yang nampak familiar baginya, yang setelah diperhatikan ternyata mirip seperti tempat Ipad milik HyunAh. MinAh yakin kalau mereka kembaran karena tempat Ipad itu dibuat customize dan cukup mahal harganya, MinAh hanya bisa senyum-senyum mengingat saat dia bertanya pada HyunAh untuk apa HyunAh pesan 2 dan dijawab untuk adiknya, ternyata adik yang dimaksud adalah Shim Changmin. “Yaa, kenapa senyum-senyum sendiri” tanya Yunho duduk di sebelah Changmin “Ani, lalu apa yang harus kulakukan di sini?” tanya MinAh, dia tidak mengerti apa yang harus dia lakukan di sana. “Terserah, duduk-duduk juga boleh. Aku yakin kamu tidak bisa membantu mendandani ataupun mengurus wardrobe kami” jawab Yunho sambil memainkan Ipadnya juga.

“Hei, katamu aku cerdas kalau sedang berada di dekatmu, jadi aku pasti bisa mendandanimu atau mengurus wardrobemu” kata MinAh kesal, enak saja Yunho meremehkan dirinya “Tapi tetap tidak secerdas staff kami” sahut Yunho pendek. Semua staff di sana hanya bisa senyum-senyum mendengar percakapan Yunho dan MinAh, apalagi Changmin yang sudah tidak bisa menahan tawanya.

MinAh merasa sangat kesal tapi anehnya dia tidak mau beranjak dari sana, MinAh mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Para staff sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, dan yang mengagetkan MinAh adalah Choi Haewon yang sedang memegang tangan salah satu penari DBSK, rupanya mereka berpacaran.

Saatnya DBSK melakukan rehearsal setelah mendapat panggilan dari salah satu staff SM “Kajja” ajak Yunho yang MinAh yakin ditujukan untuknya “Mwo? Ngapain aku liat kalian latihan? Andwae, aku di sini saja” tolak MinAh. “Yakin? Di sini tidak ada orang dan tidak ada yang bisa kamu kerjakan” kata Yunho meyakinkan MinAH untuk ikut dengannya, akhirnya MinAh berjalan mengikuti mereka semua. MinAh memilih berjalan di belakang dengan jarak yang agak jauh dari rombongan DBSK, sampai di stage ternyata f(x) baru selesai rehearsal, mereka semua menyapa Yunho dan Changmin. MinAh hanya diam saja melihatnya, tidak sengaja MinAh melihat Hyukjae dan Donghae sedang di depan stage sambil mengobrol, MinAh mendatangi mereka dengan harapan bisa mengobrol sambil menunggu DBSK rehearsal.

“Hei MinAh” sapa Donghae “Donghae oppa, Hyukjae oppa” balas MinAh “Kamu sedang menuggu Yunho latihan ya?” tanya Hyukjae “Ne, ohya Hamun mana oppa?” tanya MinAh pada Donghae, dia tidak menemukan magnaenya di situ. “Dia sedang bersama Hyejin entah ke mana, nanti juga ke sini” jawab Donghae sambil tersenyum sangat manis “Ya Tuhan, pantas saja Hamun bertekuk lutut padanya” kata MinAh dalam hati.

“Permisi sebentar ya, aku harus menyusul Hamun dan Hyejin yang tersesat” kata Donghae setelah menerima sms “Silahkan” kata MinAh. Sekarang hanya tinggal dirinya dan Hyukjae, mereka berdua menonton DBSK latihan dalam diam.

“Hei, apa kamu tau kalau Yunho selalu melihatmu?” bisik Hyukjae “Mwo? Oh mungkin dia takut aku hilang hehehe” jawab MinAh sok cuek, padahal dari tadi MinAh sudah deg-degan gara-gara Yunho selalu menatapnya.

“Park MinAh, ternyata kamu benar-benar tidak berubah. Nampaknya saja kamu sudah lebih dewasa tapi sebenarnya kamu masih tetap MinAh yang kukenal dulu” kata Hyukjae sambil terus melihat ke arah stage “Maksud oppa?” MinAh tidak mengerti maksud Hyukjae. “Kamu selalu menyembunyikan perasaanmu yang sebenarnya, tidak pernah jujur pada diri sendiri dan menyangkal apa yang sedang kamu rasakan. Kamu ingat dulu aku harus menyatakan cinta berkali-kali karena kamu tidak mengakui kalau kamu juga mencintaiku, tapi aku sangat yakin kalau saat itu kamu juga merasakan hal yang sama denganku. Cinta” kata Hyukjae, kali ini sambil menatap MinAh. MinAh mencerna kata-kata Hyukjae dalam diam, dia menatap Yunho yang sedang konsentrasi menyanyi.

“Onni” “MinAh” kata Hamun dan Hyejin yang datang bersama Donghae “Hei, kalian kok bisa tersesat di sini sih” kata MinAh “Onni, onni tadi juga tersesat kan. Untung ada Yunho oppa yang menemukan onni” celetuk Hamun, Hyejin tertawa ngakak mendengarnya. Tiba-tiba Kyuhyun datang “Hyejin, aku mencarimu ke mana-mana”  “Aku tadi ke kamar mandi tapi sayangnya tidak tau jalan kembali ke ruang tunggu Super Junior, akhirnya Hamun minta Donghae jemput kami. Karena ada MinAh di sini akhirnya kami dibawa ke sini oleh Donghae oppa. Mianhae” kata Hyejin, mukanya memerah. MinAh tau kalau Hyejin mukanya memerah seperti ini artinya Hyejin sedang bahagia, dan MinAh menebak kalau Kyuhyun sudah menyatakan cintanya. Benar saja Hyejin menatap MinAh penuh arti sambil melirik Kyuhyun, MinAh hanya mengedipkan mata memberi sinyal bahwa dia mengerti maksud Hyejin dan berbisik “Chukkae”.

DBSK menyelesaikan rehearsal yang artinya mereka semua bersiap-siap untuk tampil karena DBSK adalah artis terakhir yang melakukan rehearsal. Rombongan Hyukjae termasuk teman-teman MinAh kembali ke ruang tunggu Super Junior sedangkan MinAh mengikuti Yunho ke ruang tunggu DBSK. Di tengah jalan Yunho dan Changmin berpapasan dengan Jessica, Hyoyeon dan Yuri yang sudah berdandan, mereka terlihat mengobrol cukup akrab sambil tertawa-tawa. MinAh tidak mau melihat orang-orang itu mengobrol dan memilih melihat-lihat sekeliling. Cukup lama mereka mengobrol akhirnya MinAh memutuskan kembali ke ruang tunggu DBSK sendirian karena nampak cukup aneh dia berdiri sendirian, menunggu orang-orang yang sedang mengobrol itu. Selain itu MinAh tidak ingin melihat Yunho tertawa pada yeoja lain, entah kenapa dia tidak suka. MinAh berjalan dengan sangat cepat melewati mereka tanpa berkata apa-apa, langsung menuju ruang tunggu DBSK.

Sayang sekali Hyukjae benar tentang MinAh yang tidak tau arah, dia tersesat. Dia merasa sudah berjalan ke arah yang benar tapi mungkin karena terlalu cepat berjalan dan tidak memperhatikan sekeliling dia malah ke tempat yang sepi, nampaknya seperti gudang. Ternyata selain sepi tempat itu juga agak gelap, dan tidak ada orang di mana-mana. MinAh kembali ke tempat dia datang tadi tapi tetap tidak menemukan arah yang benar, malah sepertinya dia berjalan berputar-putar saja.

MinAh gemetar, dia tidak membawa hp. Dia meyakinkan diri sendiri kalau akan ada orang yang mencarinya, tapi sampai 20 menit kemudian tidak ada yang mencarinya bahkan memanggil namanya. MinAh tau orang-orang akan sibuk dengan konser dan tidak menyadari keberadaan dirinya, dia berhenti berjalan.

Sekarang dia hanya bisa berdoa bahwa ketika konser selesai orang-orang akan menyadari dirinya tidak ada dan mencarinya, terutama Yunho. Akhirnya MinAh duduk di sana, menunggu, menunggu Yunho menemukannya.

“MinAh!! Park MinAh!!” MinAh merasa mendengar namanya dipanggil, dia berdiri dan mengedarkan pandangan ke segala arah sambil menajamkan pendengarannya. “Park MinAh!!” benar, ternyata ada orang yang memanggilnya. “Ne, aku di sini” teriak MinAh. “Tunggu, aku segera ke sana, jangan ke mana-mana” suara itu semakin dekat, MinAh juga mendengar langkah kaki “Aku di sini” teriak MinAh lagi untuk memudahkan orang itu menemukannya.

MinAh mulai bisa melihat orang itu, dia berlari ke arah MinAh. Semakin dekat MinAh bisa melihat bahwa ternyata orang yang mencarinya adalah Yunho, dia sudah memakai make up dan wardrobe panggungnya tapi wajahnya terlihat sangat cemas dan pucat.

Yunho langsung merengkuh MinAh ke dalam pelukannya “Lama sekali” kata MinAh membalas pelukan Yunho, dia hampir menangis. Yunho semakin mempererat pelukannya “Mianhae, jeongmal mianhae. Seharusnya tadi aku tidak mengobrol dengan mereka dan berusaha membuatmu cemburu untuk membalasmu, karena hari ini sudah 2 kali kamu membuatku cemburu” kata Yunho. MinAh tersenyum tidak meralat atau membenarkan perkataan Yunho, yang dia tau saat ini dia aman dalam pelukan Yunho.

“Yaa Jung Yunho, kapan kamu perform?” tanya MinAh melepaskan pelukannya, Yunho melihat jamnya “Masih lama, ini baru mulai. Kajja” ajak Yunho, MinAh mengikuti berjalan di sebelah Yunho agar tidak tersesat lagi.

“Kamu kok tau aku di sini?” tanya MinAh di tengah perjalanan mereka, “Entahlah, aku teringat kata-kata Hyukjae yang mengatakan kalau kamu tidak tau arah. Awalnya aku kira kamu menemui oppamu setelah meninggalkanku tadi, tapi ternyata oppamu mengirim sms bertanya apa kamu sedang bersamaku. Saat itu aku tau kamu tersesat karena saat kutelpon hpmu ada di ruang tungguku, setelah selesai didandani aku memutuskan mencarimu dan memberi alasan ingin ke kamar mandi karena aku tidak ingin ada kehebohan gara-gara kamu hilang. Lalu kaki dan hatiku menyuruhku mencarimu di sini” Yunho menjelaskan semuanya pada MinAh. “Jadi Jungsoo oppa tidak tau kalau aku tersesat?” tanya MinAh “Ani, aku bilang kamu bersamaku” jawab Yunho “Bagus, kalau dia tau dia pasti memarahimu karena kamu tidak bisa menjagaku dan akan menyuruhku untuk tidak dekat-dekat lagi denganmu hahaha” kata MinAh sambil tertawa.

“Shiro, aku tidak akan mau disuruh menjauhimu” Yunho menatap MinAh dengan sangat dalam dan kemudian masuk ke ruang tunggu DBSK, meninggalkan MinAh yang berdiri terpaku di luar.

MinAh melihat performance artis-artis SM dari salah satu LCD yang disediakan di backstage. Tapi pikiran MinAh tidak sepenuhnya ada di sana, dia masih memikirkan kata-kata Yunho tadi “Ya Park MinAh sadarlah” kata MinAh dalam hati dan mulai menikmati penampilan para artis itu.

Selesai konser MinAh sebenarnya ingin pulang dengan Hyejin dan Hamun tapi ternyata mereka sudah pulang duluan. “Oppa, aku ngantuk, antarkan aku pulang. Oppa kan harus bertanggung jawab membawaku pulang setelah tadi memaksaku ke sini” kata MinAh di ruang tunggu Super Junior “Mau kuantarkan?” tanya Heechul tiba-tiba “Mau” jawab MinAh “Andwae, aku capek” kata Heechul yang membuat semua orang di sana tertawa ngakak “Oppa” MinAh kesal dengan Heechul yang selalu mempermainkannya dari dulu.

“Oppa masih ada yang harus dibicarakan dengan member dan manajer hyung, kamu tunggulah sebentar di mobil” kata Jungsoo menyerahkan kunci mobilnya. MinAh hanya bisa pasrah, yang dia inginkan hanya tidur di tempat tidurnya yang nyaman. Karena tidak ingin tersesat dia mengikuti orang-orang yang lalu lalang ke tempat parkir, syukurlah dia sampai di tempat parkir dengan selamat. Setelah membuka pintu mobil, MinAh menurunkan sandaran tempat duduknya dan menyalakan AC. Tidak lama kemudian MinAh ketiduran, dia merasakan mobil bergerak dan dia membuka matanya.

“Jung Yunho, apa yang kau lakukan di sini?” tanya MinAh kaget melihat bukan oppanya yang ada di bangku supir “Mengantar tuan putri ke istana. Oppamu masih lama rapatnya, dan hanya aku yang mau mengantarmu” jawab Yunho tanpa menoleh “Ooooohh.. Jung Yunho” panggil MinAh “Hmmmm..” “Gomawo” kata MinAh “Untuk apa?” “Gomawo sudah mau mencari dan menemukanku tadi, dan gomawo mau mengantarku pulang sekarang” MinAh menatap Yunho dengan sangat dalam sambil tersenyum penuh terima kasih, Yunho balik menatap MinAh dan nampak salah tingkah karena MinAh menatapnya seperti itu “Ne, cheonmaneyo. Tidurlah, akan kubangunkan kalau sudah sampai” Yunho kembali konsentrasi ke jalan. MinAh tersenyum, baru kali ini Yunho bertingkah seperti itu di depan MinAh.

Sebenarnya selama perjalanan MinAh tidak tidur, atau tidak bisa tidur lagi tepatnya. Ketika mobil berhenti MinAh sudah akan membuka mata, tapi tiba-tiba MinAh merasa ada yang menyentuh bibirnya, Yunho menciumnya dengan sangat lembut. MinAh membiarkan Yunho menciumnya, MinAh menikmatinya, dia malah berharap waktu bisa berhenti dan Yunho tidak melepaskan ciumannya. MinAh ingat ciuman ini, ingat desahan ini, dan ingat bau tubuh ini, karena ternyata namja ini sudah pernah menciumnya secara diam-diam juga seperti ini.

Ketika Yunho melepaskan ciumannya MinAh kecewa, tapi dia tidak bisa meminta lebih dari ciuman diam-diam seperti ini, karena MinAh bukan siapa-siapa bagi Yunho, bahkan MinAh tidak tau Yunho menganggapnya apa.

Yunho membopongnya ke dalam kamar dan meletakkan di tempat tidurnya, dia mendengar Yunho dan umma berbincang-bincang sebentar dan kemudian keluar kamar. Setelah MinAh yakin tidak ada orang di dalam kamarnya, dia mulai menangis tanpa suara. MinAh baru saja menyadari sesuatu.

tbc