Annyeong yeorobun!!!
This is first FF from one of our readers.
Hope you like it!
Enjoy🙂

Author : estia kim
songfic : Please Don’t Say by F.I.X
Cast :    Lee Hyukjae
             Kim Seohyun

Hyukjae POV
Hari ini tanggal 5 Januari. Kim Seohyun, yeojocinghu-ku memutuskan untuk pergi. Ia menerima keputusan orangtua-nya untuk dijodohkan dengan anak dari relasi bisnis Appa-nya. Aku menggenggam tangannya sambil berdiri di peron. Kami menunggu kereta ke Seoul yang akan membawanya pergi. Genggamanku semakin erat saat ingat kenangan kami.

Flashback
Awal november ini adalah hari yang ditunggu oleh nya. Ya, hari ini adalah hari premier film The Twilight Saga : Breaking Dawn part 1. Entah mengapa dia sangat menyukai film tentang vampire yang menikahi manusia tersebut. Aku berangkat agak terlambat karena Eomma menyuruhku untuk mengantarnya dulu tadi. Dia pasti sudah cemberut sekarang karena sudah menungguku. Dia memang tidak suka menunggu. Aku tersenyum senang mlihat dia menunggu-ku di ujung eskalator. Dia terkihat cantik hari ini.
Flashback OFFDalam ingatanku saat itu dia sangat cantik. Aku tertawa senang melihatnya. Entah mengapa senyumku lenyap saat sadar kembali bahwa dia akan pergi meninggalkan ku.

Kim Seohyun POV
Hari ini aku pergi. Aku sudah membuat keputusan. Aku akan dijodohkan oleh Appa. Meninggalkannya bukanlah hal yang mudah bagiku. Ya, meninggalkan Lee Hyukjae, namjacinghu-ku adalah hal paling sulit di dunia ini.
Walau aku sudah bilang bahwa dia pasti bisa mendapatkan yang lebih baik dari ku tapi entah mengapa dia hanya diam saja. Entah apa yang kami pikirkan saat ini. Dia hanya mengenggam erat tangan ku dan aku membalasnya. Kami merasa berat dengan perpisahan ini.

Author POV
“Tuhan, Aku mohon jangan pisahkan kami, tolong ijinkan kami berjodoh,” harap Hyukjae dan Seohyun dalam hati.
Kereta menuju Seoul memasuki jalurnya. Seohyun melangkah maju saat kereta berhenti di depan mereka. Hyukjae tidak melepas genggaman tangannya. Seohyun berbalik dan mencoba untuk tersenyum namun tidak bisa.

Lee Hyukjae POV
Seohyun melepaskan genggaman tangannya. Dia pergi. Benar-benar pergi. Aku menatapnya sendu dan mulai berjalan berlawanan arah dengan kereta.

Kim Seohyun POV
Aku berusaha tersenyum ke arah nya namun aku tidak bisa dan aku melangkah masuk ke kereta. Saat dikereta aku tidak bisa menahan lagi. Aku menangis. Air mata ku mengalir dengan deras. Di depanku ada anak kecil yang bermain gelambung sabun. Hal itu membawa ku pada kenangan kami.
Satu kenangan dimana kami tertawa bahagia bersama. Mengingatnya membuat tangisanku semakin keras.

Lee Hyukjae POV
Air mata ku tiba-tiba menetes. Aku menangis. Dia pergi. “Tuhan, Aku mohon kembalikan dia padaku, tolong ijinkan aku berjodoh dengannya Tuhan,” doaku.
Aku terus berharap dan memohon semoga waktu berputar kembali.

Kim Seohyun POV
Tiba-tiba saja aku merasa sesak. Anak kecil yang bermain gelembung di depanku tiba-tiba memudar. Entah bagaimana, waktu terasa berjalan mundur. Kereta terasa berjalan mundur. aku berdiri di depan pintu kereta melihatnya berdiri disana.
Tangan Hyukjae terulur kepadaku. Aku menyambutnya, menggenggam erat tangannya lagi. Hyukjae menarik ku dalam pelukannya. Hangat. Kami menangis dan mempererat pelukan kami.

Author POV
“Terimakasih Tuhan, terimakasih …. ” bisik Hyukjae di pundak Seohyun. Pelukan mereka semakin erat. ” If I see you get farther away, it’s obvious that my heart will follow you.”

-the end-