Cast

: Miranda

: Park Jungsoo

O.Cast

: Kim Heechul

: Lee Hyukjae

: Lee Seohyun

Genre  : Friendship, Romance

Lenght : Continue

*love will come back to the right-no name*

*****

Hem semenjak ada seohyun entah mengapa aku jadi sangat jauh dengan jungsoo. Ya walaupun sebelumnya memang tidak dekat tapi tak sejauh sekarang. Hanya bisa menatapnya dari kejauhan lagi, huh ya tuhan kenapa ini begitu menyesakkan??? Sore ini aku pulang sendiri lagi, taada heechul apalagi jungsoo. Hem, hanya bisa berjalan gontai. Tak terasa sudah sampai apartemen ku, kubuka pintu dan kujatuhkan diriku di sofa.

“Miraah, bogoshipoyo” oppaku datang memelukku.

“Aaa oppa, nado bogoshipoyo. Kapan kau datang? Huh kenapa tak mengabari aku?” Jawabku dengan agyeoku

“Hahah mian, akukan ingin kau terkejut hahah”

Akupun mengobrol hangat dengan oppaku, sudah lama tak bertemu dengannya. Tiba-tiba wajahnya menjadi serius ya itu membuatku menjadi tegang.

“Kau ingin melanjutkan kuliahmu di amerika?”

“Hah? Omo, aku ingin sekali. Tapi biayanya mahal oppa”

“Kau tenang saja, aku mendaftarkanmu beasiswa di kantorku?”

“Jinja?? Ah oppa gumowopta. Yeeeeee!!!”

Aku jingkrak-jingkrak bahagia, bagaimana tidak aku didaftarkan beasiswa ke amerika. Huaaa aku bisa meneruskan cita-cita oemmaku. Aku memeluk oppa ku sekali lagi,

********

Author Pov-

Siang itu seperti biasa jungsoo makan bersama heechul, hyukjae dan seohyun. Ya keempat chaebol itu memang sangat hem cocok. Dan semakin hari, seohyun makin dekat dengan jungsoo. Entahlah kedekatan apa itu, tapi mungkin lebih dari sekedar pertemanan.

“Jungsooah, apa kau jadi ke jepang setelah lulus nanti?” Tanya hyukjae serius

“Hem entahlah. Aku hanya mengikuti appa ku saja nanti”

“Kau akan meninggalku dong nanti?” Tanya seohyun lirih

“Hahah biarkan saja, aku meninggalkan kalian hanya 5 tahun kok”

Seohyun masih cemberut, tetapi jungsoo malah celingukan melihat kearah sekitar. Hem ia seperti mencari seseorang, seseorang yg sudah jarang ia lihat.

#kelulusan……..

Mira Pov-

Ya sekarang hari kelulusan, semua menandatangani di seragam teman yg lain. Wah bajuku sudah penuh oleh tanda tangan, dan kalian tau? Yura sudah berpacaran dengan hyukjae. Yaa tinggal aku yg masih menunggu jungsoo. Terlihat dua pasang couple itu mendekati aku.

“Ya Miranda!! Sampai kapan kau akan berdiam saja disini huh?!” Tanya eunhyuk kesal

“Yak Lee hyukjae, emang aku harus apa?!” Jawabku sebal

“Aishh, temui dia mira. Kau ini baboya!!” *pletak* jitakan meluncur bebas dikepalaku.

“Appo hyuk, dia? Dia siapa?” Jawabku terbata

Hyukjae, yura, ahra dan heechul sudah tersenyum evil. Yak perasaan ku tak enak sekarang, mereka ber-empat pun saling tatap dan mengangguk. Ya aku didorong paksa oleh keempat orang sakit jiwa itu, didorong menuju kolam renang sekolah.

“Kaja masuklah!!” Seru eunhyuk sambil mendorong tubuhku.

“Hwating!!!!” Seru ahra dan yura kompak

“Nde,nde” jawabku pasrah.

Akupun berjalan gugup menuju kolam renang. Perasaan ku sungguh tak karuan, gugup, takut, dan bingung. Aishhh, langkahku terhenti saat ku melihat jungsoo duduk di pinggir kolam renang. Ku beranikan diri untuk menghampirinya.

“Jungsooya” tegurku pelan, ia pun tersenyum lebar dan berdiri hingga mataku menatap matanya.

“Miraah, ada apa kau kesini?

“Hem aku ingin mengatakan sesuatu”

“Marhebwa”

“Aku me….”

Omonganku terhenti ketika melihat sebuah nama dikelilingi bentuk hati dibaju jungsoo. Ya nama itu, ahhhh sakitnya hati ini seperti jatuh dari gedung lantai 100 dan jatuh lagi ke dasar neraka. Air mataku terjun bebas, membasahi pipiku.

“Gwenchana?” Tanyanya membuyarkan tatapan ku

“Kau su..sudah bersama seohyun?” Tanyaku parau.

Ia tak menjawab hanya sebuah anggukan yg kulihat. Kini ia tak berani menatapku, ah rasanya kaki ini sudah lemas badanku gemetar hebat. Dia menatapku nanar, aku hanya tersenyum getir melihatnya. Aku pun melangkahkan kakiku mundur, rasanya aku ingin kabur dari kenyataan ini.

“Chuk,,chukkae jungsooya. Aku pergi”

Tanpa menghiraukan panggilang jungsoo, aku berlari ngebut (?) meninggalkan tempat ini. Didepan pintu sudah menunggu kedua couple sakit jiwa itu. Mereka memanggilku, tapi aku tak perduli. Aku terus berlari ke tempat dimana aku bisa bersembunyi dan BRAK!!!

“Mianhe mira”

“Ne seohyun, chukkae”

Aku pun berdiri, dan melanjutkan lari ku. Tak kuperdulikan dia.

******

Malam ini aku masih terdiam, tak percaya penantian ku 3 tahun ini sia-sia sudah. Tak ada harapan untuk mendekatinya lagi. Huh, aku hanya bisa menghela nafasku berat.

“Miraah, turunlah ada yg ingin oppa katakan”

“Nde oppa chakkaman”

Teriakan oppa membuyarkan pikiranku, akupun beranjak cepat keluar menemui oppa.

“Ya oppa waeyo? Kau mengagetkan ku saja”

“Hem wae?

“Ah ani, waeyo oppa”

“Jah…”

Oppa menyerahkan sebuah map coklat, aku hanya bingung dan melihat map itu. Oppa menyuruhku membukanya, dan akupun membukanya. Aku membaca dan hanya bisa mematung

5 detik….

10 detik…..

30 detik…..

“Mwo?!!! Oppa, benarkah ini semua?”

“Nde miraah, chukkae adikku sayang”

“Gumowo oppa, hikss..hikss”

“Istirahatlah, besok kau harus berangkat jam 8 jangan terlalu lelah ya”

#sedangkan di rumah jungsoo….

Jungsoo Pov-

Hem aku harus menyiapkan barangku, esok pagi aku harus jepang melanjutkan study ku. Hem perasaan ini masih menggangguku, masih teringat jelas saat mira menangis karenaku. Apa dia menyukaiku? Ah ani, memang aku saja yg menyukainya. Akupun melanjutkan memasukan baju dan barang-barang pribadiku kedalam koper.

Jungsoo Pov ends-

*****

Hari ini aku sudah dibandara bersama oppa, dan semua sahabatku termaksut heechul dan hyukjae. Entah sejak kapan mereka berdua menjadi sahabatku. Hem aku tidak memberitahu soal keberangkatanku hari ini ke jungsoo.

“Miraa, jaga dirimu yaa kami akan merindukan mu..”

“Ohya kau harus jadi designer terkenal, kau nanti yg harus membuat wedding drees ku dan heechullie oke?” Ucap ahra semangat

“Hahah nde, aku akan menjaga diriku baik-baik dan akan menjadi designer handal. Hem kalian jaga oppa ku ya”

“Yak!! Biar aku yg menjaganya” seru nari menjawab.

Hahah perpisahan ini sangatlah berat, terutama tanpa adanya jungsoo disini. Hem 7 tahun bukanlah waktu yg singkat, tapi ya sudahlah jungsoo sudah berbahagia denga seohyun tentunya.

“Hem aku pergiya, jaga diri kalian baik-baik. Bye–” ucapku berlalu dengan lambaian tangan. Terlihat mereka yg mengantarku ikut melambaikan tangan tanda perpisahan. Aku melangkah pasti untuk menggapai cita-citaku. Goodbye my prince I will miss you a lot, air mata menemani perjalanan ku hari ini.

#9 years later…

Jungsoo Pov-

Hari ini genap 4 tahun aku memimpin perusahaan appa ku. Hem duniaku makin sibuk dengan ini. Terlebih lagi, anak bayi ini aku harus memperhatikannya. Yaa kalau ada waktu luang aku harus menemaninya, kasian oemmanya terlalu sibuk.

Aku keluar membawa bayi ini dari dalam kantor. Ya seperti biasa, pasti semua mata menatap ku heran, ya sudah biasa aku diperlakukan begini. Sekarang aku sudah dimobilku, bersiap menuju sebuah kantor yg tak jauh dari kantorku.

“Jungsooah” panggil seorang wanita kepadaku.

“Ah seohyun, mian aku terlalu lama yaa?”

“Ah ani, mana jagoan kecilku?”

“Hah ini digendongan belakangku”

“Ahh oemma rindu padamu jagoan kecilku, mian jungsooah sudah merepotkanmu” ucapnya sambil mengambil bayi ini dari gendongan belakangku.

“Ah taapa seohyunah, aku senang membantu sahabatku”

“Ah gumowo jungsoo, hem kau jadi datang ke acara talkshow itu?”

Aku tak menjawab aku sibuk bermain dengan jagoan kecil seohyun. Aku hanya mengangguk, tanda mengiyakan.

“Hem andaikan suamiku seperti kau..”

“Sudahlah seohyun, aku selalu ada untukkmu, aku pergi duluya. Seeyou”

Akupun berlalu meninggalkan seohyun dan berjalan menuju mobilku. Aku menuju sebuah gedung yg mengundangku hari ini.

Author Pov-

Ya, acara talkshow ini sudah hampir dimulai. Pembawa acara sudah bersiap di tempatnya, ya ia didampingi oleh bintang tamu hari ini. Wanita sukses yg cantik jelita. Lima menit kemudian, acara itupun dimulai.

Mira Pov-

Aku duduk tegang di sofa ini, aku melihat kearah penonton dan menemukan oppa dan sahabat-sahabatku dengan heechul dan hyukjae. Yg ku dengar mereka sudah satu tahun menikah, sedangkan aku? Hahah TIDAK!!

“Agasshi, apa yg kau inginkan sekarang sudah tercapai semua?” Suara presenter ini membuyarkan pikiranku.

“Ne tapi…” Ucapanku terhenti ketika aku mengingat seseorang.

“Ahh aku mengerti, hem kau merindukan seseorang kan?” Tanya presenter sok tau ini, tapi memang benar

“Baiklah mari kita sambut Park Jungsoo pemilik saham Shinwa sekarang” tambahnya lagi, aku berfikir park jungsoo?! Hah?? Park jungsoo?!

Author Pov-

Namja itu masuk dengan stelan jas dan sepatu kinclongnya. Senyumnya mampu membuat mira tercengang tak percaya. Ia pun duduk disamping mira, tepat disampingnya.

“Ne sekarang sudah ada park jungsoo-nim disini, hem apa dia yg kau tunggu mira’shi?” Ucap presenter ini

Mira masih tercengang tak percaya, ia terus memandang jungsoo yg entah sejak kapan terus tersenyum pada mira. 5 detik,,10 detik,,30 detik mereka bertatapan.

“how are you? have not seen.?” Ucapan jungsoo memecahkan keheningan

“I..I’m fine. How about you?

“I’m okay..”

“Ehem, apa kalian bertemu hanya untuk basa basi seperti ini?” Protes sang presenter

Terlihat muka mereka berdua berubah merah, entah apa yg mereka rasakan yg jelas mereka memendam rindu sembilan tahun tak bertemu. Penonton yg menonton hanya tersenyum melihat kedua orang itu, terutama teman-teman mira dan jungsoo.

“Jungsooya, hem…” Ucapan mira membuat situasi studio hening seketika

“Hem waeyo miraah?”

“Hem boleh aku bertanya?”

“Ne silahkan”

Semua penonton termaksuk presenter dan para crue terlihat cemas dengan apa yg akan dibicarakan oleh mira. Ia terlihat gugup, tangannya berkeringan dan bibir bawahnya ia gigit dengan giginya.

“Hem…kau sudah menikahkah?” Tanya mira hati-hati

Jungsoo hanya tersenyum simpul mendengar pertanyaan mira barusan. Semua penonton pun larut dalam kecemasan, entah mengapa suasana begitu panas di studio itu.

“Hem aku, masih menunggu wanita dari SMA sampai sekarang yg ada di amerika” jawab jungsoo tersenyum.

Senyuman itu membuat air mata tumpah ruah di pipi mira. Ia tak percaya sekaligus senang mendengar jawaban memuaskan itu. Jungsoo pun menyambar tubuh mira, di dekapnya wanita yg sembilan tahun ia tunggu itu.

“Sarangheyo. Jeongmal saranghe Miraah…”

*****

Thanks to read this ff gurlssss, mian kalo gaje banget eheheh