( The Other Side Of SUJU ) WHO’S THAT GIRL ?? – RyeSa Couple

Nama Author : Estia Kim

CAST :

Kim Ryeowook

Raisa Lee

Support Cast :

Lee Cheonsa

Jung Hyorin

Park Nari

Member SUJU

Prince Manajer yang entah siapa namanya

Kim Ryeona ( anggep aja adiknya Rye-pa )

Genre : Romantic (maybe), GaJe, fantasy

Length : One Shoot

Disclaimer : The Other Side Of SUJU – menguak atau berfantasy – dengan membalikan fakta-fakta tentang mereka hingga 180’.

Songfict Guy Sebastian Ft. Cinta Laura – Who’s That Girl.

Dan mohon maaf sebesar-besarnya atas fantasi “liar” saya ini. (^,^)

Bukan maksud hati menunjukan sisi “liar” mereka (?) tapi ini murni HANYA fantasi “liar” saya.

Jadi , NO BASH yaaaa ^^v

Please ……….. \~.~/

………………………………………………………

I never thought I’d fall in love in a club

But now I seen You girl I can’t get enough

With You I know there’s no taking it slow

So can somebody please let me know

 

Tell Me who’s that Girl

Just walk walk walk in a Club

 

 

 ( Guy Sebastian ft. Cinta Laura – Who’s That Girl )

Author POV

Jumat malam. Seperti biasa nya VVIP room Konabeans Club selalu ramai dengan private party para eksekutif muda atau pun private party para artis. Tapi malam ini ada yang berbeda. Seorang artis dari member boyband terkenal Korea bahkan dunia, mencoba hal yang berbeda untuk standing party nya.

Kim Ryeowook.

Siapa yang tak mengenalnya. Sukses menjadi artis dengan menjadi member boyband SUPER JUNIOR dan dia juga dikenal sebagai pewaris utama KIM Company.

Apa yang kau tahu tentang nya?

Namja romantic? Pandai masak? Berhati lembut, hingga mudah menangis? Penyuka makanan manis? Baik hati, tidak sombong, rajin menabung?

Dan setumpuk hal-hal baik yang selama ini menjadi imejnya, apa kau pikir dia benar-benar seperti yang terlihat?

Aku sarankan, datanglah ke Konabeans Club pada jumat malam minggu ke-2 tiap bulannya. Kau akan melihat dia yang “sesungguhnya”.

Seorang Kim Ryeowook  yang berbanding hampir 180’ dengan imej nya sebagai SUPERSTAR.

Ryeowook POV

Setiap jumat malam minggu ke-2 kami, Super Junior dan manajer Hyung selalu mengosongkan jadwal. Yahh .. bisa dibilang hari jumat adalah hari libur nya Super Junior. Biasanya kami “berlibur” di Konabeans Club.

Seperti malam ini. Kami bersenang-senang di VVIP room lantai 3 dengan segala hal yang berkualitas no.1. mulai dari ruangan, sofa, wine, makanan, music, hingga “yeoja”.

Jika kalian pikir member Super Junior tidak berbeda dengan imej di depan kamera, kalian SALAH BESAR.

Bagaimana pun juga kehidupan entainer kami telah mengubah kami hingga 180’.

Wajah malaikat Leeteuk Hyung akan pudar kalau dia sudah bergabung dengan Eunhyuk, Donghae dan Yesung Hyung ketika mereka sudah “terdampar” di pojok ruangan dengan ditemani “yeoja”.

Sungmin Hyung, dengan wajah polosnya bisa berubah menjadi liar ketika dia sudah “tercemar” wine dan bergabung dengan Kyuhyun dan Heechul hyung di lantai dansa dan tentu saja dengan beberapa “yeoja”.

Sedangkan Siwon Hyung dan Shindong Hyung mereka lebih memilih langsung memesan kamar ketika bertemu dengan “yeoja” yang cocok dengan selera mereka.

Lalu aku? Aku bisa melakukan semuanya.

Tidak jarang aku bergabung dengan Leeteuk cs di pojok ruangan. Melantai “liar” dengan Ming Hyung cs pun sudah cukup sering aku lakukan. Dan ….

Oh tidak .. tidak semua ternyata.

Aku BELUM pernah memesan kamar seperti Siwon Hyung dan Shindong Hyung.

Lalu malam ini, entah mengapa aku merasa bosan. Aku mengacuhkan panggilan Kyuhyun dan Eunhyuk yang mengajak ku bergabung.

Aku masih bergeming di bar menikmati tequila dan suasana Club tanpa niat untuk bergabung dengan mereka dilantai. Aku mulai bosan dengan suasana VVIP room club ini.

Tiba-tiba manager Hyung ikut bergabung dengan ku setelah sebelumnya dia bersama Wookie cs.

“ waeyo? Kau kelihatan tidak semangat Wookie-ah?” Tanya nya.

“ aku mulai merasa bosan Hyung.” Jawab ku lemah.

“ ingin mencoba sesuatu yang baru?”

“ mwo?”

“ kita turun ke lantai 1. Aku dengar ada “yeoja” baru malam ini.” Ajak nya.

Aku memikirkan tawarannya dan hanya mengangguk menjawabnya. Dan kami pun turun kelantai 1.

Raisa POV

Apa kau ingat dongeng sebelum tidur yang sering eomma mu critakan padamu?

Crita tentang seorang putri baik hati yang bertemu pangeran tampan dan hidup bahagia selamanya.

Crita tentang pangeran tampan yang bertemu dengan seorang rakyat jelata yang memikat hatinya dan hidup bahagia selamanya.

Crita tentang putri tidur yang mendapatkan ciuman dari pangeran dan terbangun dari tidur panjangnya dan lagi-lagi HIDUP BAHAGIA SELAMANYA.

Dulu saat usia ku 6th aku selalu memimpikan menjadi seorang putri yang akan bertemu dengan pangeran dan HIDUP BAHAGIA SELAMANYA.

Saat aku menginjak remaja, aku ingin seperti teman-temanku yang bisa bebas bermain ke Mall atau ke game centre sepulang sekolah.

Saat aku masuk SMA aku ingin seperti yang lain, punya seorang namjachingu yang bisa menemaniku di akhir pekan ataupun hanya sekedar makan siang bersama.

Namun apa daya tangan tak sampai (?)

Dilahirkan di keluarga Lee – keluarga terpandang dan masuk dalam kategori elite di korea – membuatku merasakan hidup bagai burung yang terkurung dalam sangkar emas.

Aku tak bisa bebas pergi ke Mall seperti teman-temanku, kalau pun aku di ijinkan pasti akan ada pengawal yang mengikuti ku. Dan itu membuatku malu sekaligus dijauhi teman-temanku.

Aku tak pernah punya namjachingu, karena orangtuaku selalu mengatakan padaku bahwa namja itu tidak ada yang tulus denganku. Mereka hanya mengincar harta keluargaku saja. Mereka juga bilang kalau aku menikah dengan namja yang statusnya setara dengan kami.

Diantara orang-orang itu aku punya 3 orang teman yang nasib nya tidak jauh beda denganku.

Jung Hyorin. Walau dia putri satu-satunya dari keluarga Jung tapi dia kurang mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya. Meski dia juga harus dikawal kemana-mana tapi dia sangat ahli melarikan diri dan dia juga pemegang sabuk hitam tingkat 4 di Judo.

Lee Cheonsa. Kami menyebutnya putri “kegelapan”. Karena dia adalah anak perempuan satu-satunya dari mafia terkenal Korea bahkan Asia. Dan kenyataan ini hanya kami bertiga yang tahu.

Park Nari. Dia adalah anak Park ahjusi. Park ahjusi adalah orang kepercayaan Appa. Dan Nari bisa dibilang sahabatku yang “normal”.

“ kalian sudah siap?” Tanya Cheonsa. Saat ini kami sedang berada dikamarku.

Orangtua ku sedang perjalanan bisnis ke Manhattan, dan secara otomatis kami akan mengadakan Pajamas Party dirumahku.

“ ne. aku sudah siapkan apa saja yang kalian butuhkan.” Jawab Nari.

“ baiklah. Kajja kita segera bersiap.”  Kata Hyorin semangat.

“ setelah pukul 10 aku akan mematikan semua CCTV dirumah ini. Efek obat tidur nya akan bekerja 30menit lagi.” Kata Cheonsa.

Oke .. kami akan “bersenang-senang” malam ini. Di umur kami yang sudah menginjak angka 21th ini kami akan mendatangi sebuah club malam. Tentu saja bukan sambarang club. Konabeans Club adalah sebuah club malam yang dikelola oleh Mr. Lee. Dan tentu saja kami akan menggunakan akses dari Cheonsa untuk masuk ke club malam tersebut mengingat Konabeans club bukan Club malam sembarang.

Mini dress, natural make up, parfume dengan wangi menggoda tapi bukan “murahan”, ponsel kedua – itu berarti bukan nomor utama yang kami gunakan – nama samaran, dan segala macam attitude di club malam yang sudah kami pelajari dari Mrs. Lee.

Author POV

@ KONABEANS CLUB 1st floor

Ryeowook dan Prince manajer terlihat menikmati suasana di lantai satu ini. Mereka mengambil tempat agak pojok agar tidak ada yang mengenali mereka.

“ bagaimana suasana disini?” Tanya Prince manajer.

“ lumayan menyenangkan Hyung. Tidak terlalu seperti club-club murahan.” Jawab Ryeowook sambil menikmati wine 1979 nya.

“ mereka bilang malam ini Princess of the Dark akan datang.”

“ Princess of the Dark???” Tanya Ryeowook bingung.

“ kau belum tahu?” yang ditanya hanya menggelengkan kepala.

“dia adalah putri satu-satunya Mr. Lee Kyung Hwan, pemilik tempat ini sekaligus mafia putih Korea bahkan Asia.” Prince manajer menjelaskan.

Beberapa saat kemudian orang-orang di lantai menghentikan kegiatan menari mereka. Terlihat dengan jelas dari tempat Ryeowook duduk 4 yeoja dengan penampilan khas club malam namun terlihat high class bahkan mereka terlihat seperti gadis “baik-baik yang tersesat”. (?)

“ wow … seperti nya sang putri sudah datang.” Kata Prince Manajer dengan senyum seduktif nya.

Dan kau tahu bagaimana reaksi Kim Ryeowook???

Dia terpaku pada sosok yeoja dengan mini dress orange  dengan tali spaghetti, V neck yang cukup rendah hingga sedikit mengekspos belahan dadanya, bagian bawah dress yang tidak terlalu ketat 15cm di atas lutut, rambut yang di ikat satu agak atas sehingga memamerkan tengkuknya yang putih mulus, stilleto cantik silver 10cm semakin membuat kaki jenjangnya terlihat sexy.

Mata Ryeowook mengikuti yeoja itu bergerak menuju bar tanpa menghiraukan ucapan prince manajer disebelahnya. Dia menahan hasratnya untuk menarik gadis itu kepelukannya dan menjadikannya miliknya.

……………………………………………………

“ hai Mr. Jo ..” sapa Cheonsa pada bartender yang sudah dikenalnya dengan sangat baik.

“ kau tidak berniat membuat teman-temanmu menjadi bad Girl kan Cheonsa-ssi ??” tanya Mr. Jo sambil melirik teman-teman cheonsa.

“ hahahaa … tentu saja tidak. Aku hanya sekedar mengenalkan “dunia luar” pada mereka.” Jawab Cheonsa sambil mengibaskan tangannya di depan Mr. Jo serta membuat tanda kutip dengan dua jari saat mengucapkan kata “dunia luar”.

“ hahaha … baiklah. Untuk awal baru kalian aku buatkan tequila special low alcohol.” Kata Mr. Jo dan mulai meracik tequila nya.

“ bagaimana?” Tanya Cheonsa antusias.

“ wowww …. Ayo kita turun…” ajak Hyorin histeris.

“ tunggu dulu. Setidaknya hangatkan dulu badan kalian.” Kata Cheonsa.

Keempat yeoja itu masih ngobrol santai di bar dengan tequila special buatan Mr. Jo. Dan Ryeowook juga tetap menatap yeoja dengan mini dress orange. Dia bahkan mengacuhkan ajakan Prince manajer dan teman “yeoja” baru nya untuk turun ke lantai dansa.

Raisa POV

Akhirnya kami bersenang-senang di Konabeans Club malam ini. Aku agak canggung sebenarnya dengan suasana disini. Music yang menghentak, bau alcohol dimana-mana, yeoja-yeoja dengan pakaian mini berdansa erotis dengan banyak namja, dan lampu disco ini membuatku sedikit pusing.

Tapi tequila buatan Mr. Jo – Cheonsa memanggilnya begitu – membuatku sedikit rileks. Aku mulai bisa menikmati suasana club seperti yang lain, tapi entah mengapa aku sedikit merasa risih, seperti ada yang sedang memperhatikanku.

“ hai …” aku sedikit menaikan suaraku akibat dari music yang di putar Dj.

“ waeyo?” Tanya Nari yang duduk disebelah kiriku.

“ aku merasa ada yang sedang memperhatikanku.” Kata ku pada Nari.

Cheonsa dan Hyorin sudah turun kelantai dansa sejak 10menit yang lalu.

“ benarkah?” Nari tampak mencari orang yang kelihatan mencurigakan.

Well ,, Nari adalah sahabat sekaligus Bodyguard ku. Jadi dia sudah terlatih dengan sangat baik. Seperti seorang special agen.

“ ada. Di sofa pojok sebelah kiri dekat tangga menuju lantai 2. Dia sedang memandangmu seolah ingin menelanmu hidup-hidup.” Kata Nari berbisik padaku dan sukses membuatku merinding.

“ baiklah .. apa aku perlu menanggapinya?” serius, jika ada orang yang masih memperdulikan sekitar, dia pasti akan mengira kami adalah pasangan lesbi. (-.-“)

“ kelihatannya dia bukan pria sembarangan. Aku seperti pernah melihatnya disuatu tempat.” Nari tampak sedang beruasaha mengingat sesuatu.

“ apa dia masih memandangku?”

“ masih. Dia seperti tidak bisa berpaling darimu.” Baiklah dia membuatku semakin takut.

Aku menyesap tequila ku, mencoba merilekskan badanku. Entah apa yang dilihat Nari, dia melebarkan matanya melihat kebelakangku. Aku hanya menatapnya seolah bertanya,” Wae?”

“ dia berjalan … ke .. mari.” Kata Nari.

“ kalau kau berani meninggalkanku sendiri, tamat riwayatmu.” Desisku pada Nari yang sedang bergelagat ingin beranjak dari duduknya.

Nari memutar badannya menghadap meja bar sambil menikmati minumannya, sedangkan aku masih menghadap Nari, mengantisipasi pria yang dimaksud Nari tadi.

Ryeowook POV

Baiklah. Aku tidak tahan lagi. Sebelum ada pria lain yang menggodanya aku harus “mengamankannya” lebih dulu.

Aku mulai berjalan perlahan mendekatinya. Menerobos orang-orang dilantai dansa karena dia ada di bar seberang tempatku.

“ Vodka. Satu.”

Gadis itu memutar tubuhnya hingga menghadap ke meja bar.

“ hai ..”

“ oh .. hai..”

“ sepertinya kau baru pertama kali datang ke tempat seperti ini?” apa aku terlihat seperti sedang menggodanya?

“ bagaimana kau tahu?” dia tersenyum. Sangat manis. Untuk sesaat aku terpesona (lagi) padanya.

“ kau terlihat seperti seorang putri yang tersesat.” Aku harus belajar banyak dari Donghae Hyung nanti.

Dia tertawa mendengarnya.

Sial !!!

Kenapa seperti ada seribu kupu-kupu diperutku?

“ bagaimana jika kau benar? Bagaimana jika aku memang seorang putri yang tersesat?” apa dia membalasku?

Raisa POV

“ kau terlihat seperti seorang putri yang tersesat.” Kata pria itu. Dan aku hanya tertawa menanggapinya.

“ bagaimana jika kau benar? Bagaimana jika aku memang seorang putri yang tersesat?” baiklah,, aku sudah memutuskan untuk masuk dalam godaannya.

Hey …

Apa-apaan wajah nya itu?

Apa dia terpesona pada ku??

Lagipula siapa sih yang tidak terpesona pada seorang Raisa Lee ????

#mulai narsis nichh ….

“ bagaimana jika aku membawamu kembali pada tempat seharusnya kau berada?” baiklah dia menarik. Setidaknya dia cukup tampan.

Saat aku akan menjawabnya Nari mencolek pinggangku yang membuatku reflek menoleh padanya.

“ aku ingat siapa dia.” Kata Nari, berbisik.

“ nugu?”

“ Kim Ryeowook. Member Super Junior. Dia kakaknya Kim Ryeona. Ketua Badan Mahasiswa.”

Perkataan Nari membuat mataku melebar. Aku kenal Ryeona. Dia adalah yeoja kutu buku yang dijadikan kambing hitam setiap ada kegiatan kampus. Dan kalau kami memang sedang mood, kami membantunya. Sekedar mengisi waktu luang. Dan itu cukup membuat kami dekat dengan Ryeona.

“ kau yakin?” Nari hanya mengangguk. “ bukankah kakaknya adalah seorang artis?”

Jangan Tanya kami bagaimana kami tahu. Karena kami tahu latar belakang semua murid Kyunghee Univ.

“ memang. Dan pria yang baru saja menggodamu adalah seorang artis.”

Apa tadi Nari bilang??

Pria ini adalah artis???

Baiklah.. aku harus cepat mengubah ekspresi shock dari wajahku.

Ryeowook POV

Saat dia berbalik untuk menghadap teman disebelahnya, aroma kayu manis menguar dari rambutnya. Dan ini menenangkanku. Aku menyesap aromanya sebanyak yang aku bisa. Setelah ini aku harus menghubungi Cha Ahdjusi untuk membuatkan ku aroma theraphy kayu manis.

Beberapa saat kemudian dia berbalik lagi menghadapku. Aku lihat temannya tadi turun ke lantai dansa dan bergabung dengan “putri kegelapan”.

“ bagaimana?” Tanyaku lagi. Aku segera bengkit mendekatinya saat ekor mataku menangkap sesosok namja yang mendekat ke arahnya.

Aku langsung memberinya death glare yang aku pelajari dari Kyuhyun, dan namja tadi berbelok meninggalkan kami.

“ ahhh… kamsahamnida … errr …”

“ Ryeowook.”

“ ahhh.. kamsahamnida Ryeowook-ssi.” Katanya lagi dengan senyum manisnya. Sepertinya dia menyadari namja tadi.

“ ne. cheonman agashi.” Apa senyumku sudah senyum terbaikku?

“ Raisa imnida.” Katanya setelah tertawa.

Aku melepas jas yang aku pakai untuk menutup bahu dan belahan dadanya sebelum aku menyerangnya.

“ kajja. Kita cari tempat lain.” Ajakku.

“ errr ….”

Raisa POV

“ kajja. Kita cari tempat lain.” Ajaknya.

“ errr ….” Aku ragu padanya. Meski dia artis dan dia berkenalan dengan jujur tapi tetap saja dia seorang namja kan?

“ kau ragu?”

“ ya.”

“ okay. Kau tahu aku siapakan?”

“ memang siapa?” aku tahu dia Ryeowook kakak Ryeona dan dia seorang artis tapi tetap saja itu tidak menjamin dia “orang baik” kan?

“ kau benar-benar tidak tahu siapa aku?” dia terkejut. Dan aku hanya mengangguk polos.

Well .. memang awalnya aku tidak tahu siapa dia kan.

Kalian tahu bagaimana reaksinya?

Ekspresinya sangat lucu.

Perutku sakit karena menahan tawa. Apalagi sekarang dia berada tepat dibelakangku dan kami saling menatap.

Dia menatapku tidak percaya dan shock aku rasa.

“ baiklah. Nama ku Ryeowook. Kim Ryeowook.” Aku menatapnya seolah berkata,” lalu??”

“ kau tetap tidak tahu?” aku hanya menggeleng.

“ okee.. mau keluar dari sini?”

“ kemana?”

“ kau ingin kemana?”

“ tiba-tiba aku ingin makan Macaroons.” Jawabku.

“ memang ada bakery buka semalam ini?” tanyanya.

“ ada.”

“ tunggu sebentar. Aku bilang temanku dulu.” Kataku lagi.

“ okee. Aku juga akan bilang temanku dulu. Tunggu disini.”

Ryeowook POV

“ tiba-tiba aku ingin makan Macaroons.” Jawabnya.

Apa aku tidak salah dengar?

Dia seorang yeoja yang malam-malam begini ingin makan Macaroons.

Apa dia tidak khawatir dengan berat badannya?

“ memang ada bakery buka semalam ini?” tanyaku.

Dan saat aku melirik tubuhnya, dia memang benar-benar di ciptakan untuk makan Macaroons malam-malam.

Maksudku, dia tidak terlihat gemuk sama sekali. Seolah ada ruang hampa diperutnya (?)

 “ ada.” Jawabnya singkat.

“ tunggu sebentar. Aku bilang temanku dulu.” Katanya lagi.

Jadi dia mau pergi denganku malam ini?

“ okee. Aku juga akan bilang temanku dulu. Tunggu disini.” Dan ini adalah sebuah perintah yang dijawab dengan anggukan mantap darinya.

……………………………………………………….

Hening.

Sudah 15 menit sejak kami meninggalkan Club dan menuju Violleta bakery. Tidak ada yang memulai pembicaraan, entah mengapa semua ilmu gombal yang Donghae ajarkan padaku belakangan ini menguap dari kepalaku.

Aku tidak menemukan kata-kata rayuan untuk gadis ini. Dia memang diciptakan bukan untuk dirayu. Dia sudah sangat “indah”.

“ pertigaan depan belok kanan.” Katanya memberiku instruksi.

“ itu?” Tanya ku saat aku melihat papan nama Violleta bakery berwarna ungu.

“ ya.” Jawabnya singkat.

Author POV

Sepasang namja dan yeoja terlihat akrab mengobrol yang sesekali diselingi tawa di Violleta bakery yang memang buka 24 jam. Macaroons yang dipesan Raisa tersisa 4 dengan warna yang berbeda, sedangkan strawberry shortcake Ryeowook hanya berkurang secuil mungkin. Kalau dia tidak ingat dengan diet nya, mungkin dia juga sudah melahapnya sampai habis.

“ di dalam perutnya benar-benar ada ruang hampa aku rasa.” Kata Ryeowook dalam hati setelah Raisa melahap 6 macaroons yang dipesannya.

“ jadi kau benar-benar seorang artis?” Tanya Raisa setelah melihat iklan pizza hut di LCD TV yang dibintangi oleh Ryeowook, Kyuhyun, Minho, Sunny, Seohyun, dan Krystal.

(entah beneran ada pa kagak tuh iklan ^^v)

“ yaa.” Jawab Ryeowook singkat. Dia memang sudah memberi tahu Raisa bahwa dia seorang artis.

“ adik ku juga kuliah di Kyunghee univ. nama nya Ryeona. Kau pasti tahu dia karena dia adalah ketua mahasiswa.”

“ yaa. Aku memang mengenalnya. Dia salah satu temanku. Aku juga tahu dia punya oppa seorang artis tapi aku sama sekali tidak tahu dan tidak tertarik untuk tahu.”

“ jinjja?? Kau berteman dengan Ryeona??” Ryeowook seperti tidak percaya mendengarnya. Adik nya yang super old school bisa berteman dengan Raisa yang “wahhh”.

“ ne.” jawab Raisa singkat sambil menggigit Macaroons ungu yang menyisakan cream bluberry di sudut bibirnya. Dengan cerobohnya Raisa tidak menyadarinya, ini membuat Ryeowook sedikit memiliki hasrat untuk mencium sudut bibir Raisa.

Tiba-tiba tangan Ryeowook terulur untuk membersihkan sudut bibir Raisa dengan jempol kanan nya. Raisa menegang menyadari tindakan Ryeowook dan merasakan getaran di hatinya. Apalagi setelah Ryeowook menjilat jempol nya dengan senyum seduktifnya, membuat pipi Raisa memunculkan semburat pink yang semakin membuatnya terlihat cantik dan menggemaskan.

Ryeowook tersenyum geli melihat Raisa yang salah tingkah akibat perbuatannya tadi. Sekuat tenaga dia menahan hasratnya untuk “memiliki” gadis itu.

Tanpa mereka sadari 12 pasang mata mengawasi mereka sambil tertawa. Cheonsa, Hyorin, dan Nari sampai mengeluarkan airmata di dalam mobil black audi milik Cheonsa, sedangkan Donghae, Yesung, dan Shindong tertawa sampai memukul dashboard di mobil blue metalik Lamborghinni milik Donghae.

_the end_

Kamsahamnida

*bow bareng Hee-Djusi

Tinggalin jejak yaaaa J

Ada yang minta sequel ??????

#ngarep *puppy eyes maksa (-.-“)

Follow me @mrs_kim_aya

Once again Kamsahamnida ^^

*bow bareng Heebum ^^v