( The Other Side of SUJU ) MAY I KISS YOU, CHAGI ???? – YeRin Couple

Cast :

Kim Jongwoon

Jung Hyorin

Support cast :

Lee Hyukjae

Kim Seohyun

Genre : Romantic (maybe), GaJe, fantasy

Length : One Shoot

Disclaimer : The Other Side Of SUJU – menguak atau berfantasy – dengan membalikan fakta-fakta tentang mereka hingga 180’.

Setelah iseng-iseng buka file lama dan baca-baca lagi, terbesit satu ide untuk ngetik nihh FF. karena gak tahu mau gimanain Si oppa Aneh satu ini jadi yaa saya buat dia sedikit yadong ajja..

Kekekekkeee J

Ini kayaknya Yesung POV dari FF ku sebelumnya. OPPA, KISSUE … judulnya….

Cari ajja di library blog ini…

Hahahaahaa J

…………………………………………………………..

ALL JONGWOON POV

Aku mendapat libur 2hari untuk bulan ini. Pengen nya sih kencan dengan Rin-ah tapi dia sedang sibuk dengan tugas akhir tahunnya. Ingin mengajak selingkuhan ku – Ryeowook maksudku – jalan-jalan eee dia udah ngilang dari tadi pagi. Akhirnya hanya kkoming dan dangkoma lah yang menemani ku.

“ Dangkoma jagi,, apa yaa yang dilakukan Rin-ah sekarang ??”

“ Kau tahu jagi, aku sangat merindukannya, tapi aku takut menelfon nya,,,”

“ haaaaa “ Aku hanya bisa menghela nafas.

Kalau ada orang lain disini pasti dia akan menganggapku gila karena sedari tadi mengajak kura-kura ku bicara. Tapi mau gimana lagi, lebih enak mengajak kura-kura curhat daripada Wookie, leeteuk ataupun member yang lain. Karena kalian pasti tahu kan mereka pada “bocor”.

“ hyung .. Kau baik-baik saja kan ??” Tanya seseorang dengan nada sedikit takut (?)

Aku menoleh ke arah pintu dan mendapati Hyukie disana.

“ tentu saja. Waeyo ?”

“ Ahh ani Hyung.” Jawab Hyukie dan dia masuk kamarku, mengambil duduk di samping ku.

“ kau sedang libur kan Hyung?”

“ Ne. wae?”

“  Ayo kita nonton film. Aku baru dapat film bagus nich Hyung.”

“ aku tidak mau nonton yadong Hyuk.” Aku menolaknya.

“ ani Hyung. Ini bukan yadong. Hyunnie bilang ini film favorit nya dan aku ingin menonton nya.” Hyukie pun menjelaskannya.

“ memang film apa?”

“ breaking dawn Hyung.”

#daripada The Ledge yang NC nya agak vulgar mending Breaking Dawn ajja yang NC nya agak halus.

#ketahuan nichh yadong nya saya (–“)

“ baiklah ayo kita nonton, tadi Wookie bilang dia nonton film itu dengan pacarnya.”

“ kajja hyung, mumpung dorm lagi sepi.”

Akhirnya aku dan Hyukie nonton film di dorm. Film nya menarik dan yang paling membuat si monyet yadong paling heboh adalah adanya adegan kissing yang lumayan banyak dan adegan ranjang yang membuat – kami – sedikit bergairah (?)

Kami pun mengobrol sambil nonton film itu.

“ Hyung,,”

“ ne?”

“ sejauh mana kau dan Hyorin saat berkencan?”

“ Ehhh … “ aku pun kaget dan langsung menoleh kearahnya.

“ ekspresi mu mengatakan kalau kau belum menyentuhnya hyung.” Hyukie memberiku tatapan mengejek khas monyet nya (?)

“ ehh .. tentu saja aku tidak akan memberitahumu.” Aku mengalihkan pandangan ku, menghindari tatapannya.

“ ohh ayolah hyung… kau pasti sama sekali belum menyentuhnya kan..” Hyukie terus saja menggoda ku.

“ enak saja. Aku pernah menciumnya kok.” Entah kenapa aku salah tingkah begini. Padahal biasanya aku bisa bersikap dingin jika ada yang menggodaku.

“ ayolah hyung .. apa kau tidak tertarik melihat bibir nya ??? uhh ??”

“ yak ! monyet yadong ! jangan bayangkan Rin-ah ku dengan otak mesum mu !!” Aku sedikit teriak pada nya.

“ hahahahahahahaha …. “ dia malah tertawa ngkak ampe guling-guling dilantai.

“ Berhenti tertawa atau aku akan menyumpal mulutmu dengan kaos kaki super bau mu itu !”

“ hhhmmpfff …” dia masih saja menahan tawa nya.

Yah memang sih aku belum mencium nya. Bahkan kami hanya pernah pelukan 1 kali, itupun saat dia hampir jatuh saat kami main skiting natal kemarin( –“). Bukannya aku aku tidak tertarik atau apa tapi aku ingin menjaganya karena hanya dia lah yang mampu mengalihkan dunia ku (?)

Filmnya pun selesai dengan Bella yang tiba-tiba membuka mata nya setelah di operasi SC oleh Edward. Aku segera melempar Hyukie dengan bantal sofa dan berlalu ke dapur mencari makanan. Saat sedang menyiapkan jajangmyeon, ku dengar ada yang datang dan ternyata dia adalah pacar Hyukie. Aku tidak lagi berniat makan di depan tivi. Entah apa yang mereka bicara kan aku tidak begitu peduli. Hingga saat aku sudah menyelesaikan makan ku, aku berniat untuk menemui Hyorin. Terserah nanti dia akan memarahi ku atau apa aku sudah tidak tahan lagi menahan rinduku.

#ceileeee

WHAT THE H**L !!!!

Mereka. Hyukie dan Seohyun sedang bercium cukup dalam disofa tempat aku dan hyukie nonton tadi. SIAL !!

“ YAAA !! Apa yang kalian lakukan hahhh ?” Aku sedikit berteriak.

“ Hyung ? Kau mengganggu saja.” Hyukie langsung melepas pelukan nya pada Seo dan Seo hanya menunduk malu.

“ Aishh Kau ini.” Aku pun langsung ke kamar mengambil alat penyamaran ku, dompet, ponsel dan kunci mobil ku.

“ Ah.. Seo-ah, apa Rin-ah di rumah?” well, Seo dan Rin-ah ku memang tinggal bersama.

“Ne oppa. Dia sedang mengerjakan final exam project nya.”

“okee. Gomawo.”

“Hyukie jangan macam-macam di dorm. Aku pergi dulu.” Aku pun pamit pada Hyukie.

“ Tenang saja Hyung, aku hanya akan melakukan hal yang iya-iya kok.” Jawabnya sambil memamerkan guumy Smile nya dan sedikit penekanan pada kata iya-iya nya.

Aku hanya geleng kepala menanggapinya.

Sebelum ke rumah Hyorin aku ke supermarket dulu beli beberapa cemilan. Aku juga ke toko bakery untuk beli macarons kesukaannya.

#padahal author nya nichh yang lagi tergila-gila ma macaroons J

Setelah sampai di rumah mungil dengan cat warna hijau dan taman bunga kecil di depan nya, aku langsung membuka pagar putih kecilnya dan menekan bel rumahnya.

#serbaMungil

TING TONG TING TONG

Cekleek !!

Muncul lah sosok Hyorin yang sedang sangat aku rindukan. Oke dia sedikit berantakan. Rambut ikal nya yang lumayan panjang dia biarkan terurai, poni nya dia ikat ke atas, wajahnya agak pucat, mata nya terlihat sayu, dan pakaiannya hanya kaos kebesaran dengan gambar Minnie Mouse – karakter favoritnya – dan hotpants hitam yamg hampir tidak terlihat. Aku hanya mengangkat alis dan geleng kepala saja melihatnya.

“ masuklah opaa.” Aku pun masuk dan menutup pintunya.

“ apa kau baik-baik saja Rin-ah?” Tanya ku setelah kami duduk di ruang tengah dengan meja yang sangat berantakan.

“ne oppa. Tentu saja. Waeyo?” Rin-ah menyenderkan kepala nya ke sofa.

“ kau terlihat berantakan Rin-ah.” Aku pun menarik kepala nya dan menyenderkannya ke bahu ku.

“istirahat lah sebentar Jagi….” Entah mengapa aku ingin dia sedikit manja padaku.

Well…

Bisa dibilang kami ini couple yang gak ada mesra-mesra nya. tapi bukan berarti kami tidak bis romantiskan. Kami punya cara sendiri untuk ber-romantis ria. Yahhh .. walaupun hanya sekedar berpelukan sih. Itupun AMAT SANGAT JARANG SEKALI kami lakukan. (–“)

Dia bergerak mencari posisi paling nyaman untuk memeluk ku. Hingga akhirnya aku lihat mata nya sudah terpejam. Dan tiba-tiba saja aku ingat adegan Hyukie dan Seo tadi.

SIAL!!

Kenapa aku juga malah teringat adegan Edward dan Bella saat bulan madu. Aku pun berusaha mengingat dangkoma untuk meredam detak jantungku.

#emang guna githuu oppa ?????

“ Ohh ayolah Jongwoon jangan melihat bibirnya.” Batin ku frustasi.

“ Oppa … “

“ Eh. Kau tidak tidur jagi ?” Tanya ku sambil mengelus rambutnya.

“ Kenapa detak jantung mu begitu cepat oppa ?”

“ Eh. Itu … I tu karena  … “

“ Hhmm .. “ dia mendongak kan kepala nya dan menatap ku dengan tatapan polos nya dan mata nya yang agak sayu.

“ jangan menatapku seperti itu. Aku mohon.” Ucap ku dalam hati.

“ Karena aku sangat merindukan mu Jagi.” Jawab ku sambil mencium puncak kepala nya. Aku pun langsung menariknya dalam pelukanku.

“ Nado boshipo oppa.” Ku rasakan dia mengeratkan pelukannya.

“ Aku sudah belikan macarons kesukaan mu, makanlah dulu.” Kata ku sambil menyerahkan kotak macarons yng aku beli tadi.

“ Ne oppa.” Jawabnya sambil meraih kotak macarons dengan mata berbinar.

Aku sedikit cemburu dengan reaksi nya ini. Masak iya dia langsung semangat karena aku bawa macarons bukan karena kedatanganku (–“)

Kami pun makan macarons sambil bercanda melepas kerinduaan kami (?)

Dan pada suatu waktu kami bercanda aku menggelitiknya hingga ia jatuh tertidur di sofa dan aku menunduk menatapnya. Kami terdiam cukup lama. Aku semakin mempersempit jarak di antara kami, tangan kiri ku menopang tubuh ku agar tidak menindihnya.

Entah dorongan darimana aku mengelus pipinya dengan tangan kananku yang bebas. Dia tersipu malu lalu memalingkan wajah nya.

“ Jagi ..” aku menarik dagunya hingga menatapku lagi.

“ May I kiss you ?” aku menatapnya dalam. Dia sedikit kaget dan hanya menatapku.

Aku menunggu jawaban darinya.

“ May I kiss you, jagi ?” dia masih diam dan aku lihat ada semburat pink pada pipi nya.

Aku tersenyum dan mendekatkan bibirku pada bibir nya. Dia terlihat memejamkan matanya. Dan ….

CHU ….

Aku mengecup bibir bawah nya dan sedikit melumatnya. Dia sedikit bergetar dan aku hentikan ciumanku.

Aku pun memeluknya erat dengan masih berbaring disofa. Dengan kata lain aku menindihnya sekarang.

“ Saranghae jagiya.” Sedikit berbisik aku mengatakannya.

Dia tersenyum dan terlihat semburat merah di pipinya serta mengeratkan pelukannya.

_the end_

Mianhe kalau banyak typo..

Tinggalin jejak kalian yaaa ….

Kamsahamnida J

Deep bow bareng Hee-pa J