Annyeong yeorobuuun… Aku bawa FF lagi loooh… Ini ceritanya tentang keluarga konglomerat Cho Kyuhyun-Hyejin-Kihyun tapi dengan segala kesederhanaan mereka. Well, mereka juga tetaplah manusia biasa… Hehehehehe. Semoga pada suka ya… Enjoy🙂

—-

Pagi yang cerah. Udara yang sejuk. Dengan penuh semangatt, Hyejin membuka jendela kamarnya agar sinar matahari dan angin yang bertiup ringan dapat leluasa memasuki kamarnya. Kemudian, masih dengan semangatt yang sama, Hyejin menyibakkan selimut yang sudah 8 jam lebih menutupi tubuh suaminya, Kyuhyun.
“Yaa tuan Cho! Ayo bangun! Sudah jam 9 pagi,” kata Hyejin setengah berseru agar Kyuhyun terbangun tapi bukannya terbangun, suaminya itu malah menarik kembali selimutnya.“Aku masih ngantuk, sayaaang,” ucap Kyuhyun parau dengan mata yang masih terpejam.
“Ayo. Bangun,” kata Hyejin sambil menarik selimut itu lagi dan melepaskannya dari Kyuhyun. Kyuhyun tidak bereaksi, ia tetap terlelap tenang.
“Kyaaaaa!!” Teriak Hyejin saat menyadari perbuatannya. “Kau tidak pakai baju, Kyuuu!!!”
Dengan santai Kyuhyun menjawab, “Kau yang melucutinya semalam. Seperti baru pertama kali melihatnya saja. Padahal hampir tiap malam kau melihatnya.” Seketika wajah Hyejin bersemu merah.
Puk. Puk. Puk. Sebuah bantal menjadi senjata Hyejin untuk memukul Kyuhyun. “Ayooo banguuun, Cho Kyuhyun. Kalau tidak, aku akan memaksamu makan sayuran selama sebulan,” ancam Hyejin.
Kyuhyun yang sangat amat membenci sayuran, dengan sangat terpaksa bangun dari tidurnya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh bagian bawahnya. “Iya iya aku bangun. Dasar menyebalkan,” gerutu Kyuhyun.
Hyejin hanya tersenyum. Ia mengambil tempat duduk di sebelah Kyuhyun, menghadap suaminya itu. Dengan lembut, Hyejin mencium bibir Kyuhyun, membiarkan kedua indera mereka itu saling melumat satu sama lain. “Masih menganggap aku menyebalkan?” Tanya Hyejin dengan manis.
Kyuhyun menggelengkan kepalanya dengan pasti. “Kau tidak pernah menyebalkan,” kata Kyuhyun kemudian menyengir lebar membuat Hyejin tertawa.
Hyejin bangkit berdiri dengan tangan Kyuhyun yang masih memegang tangannya. “Ayo mandi. Aku akan membuatkanmu sarapan. Kata sekretaris Kim kau ada rapat jam 11 nanti.”
“Aku tidak lapar. Aku ingin sarapan pagi denganmu saja. The quick one,” kata Kyuhyun dengan senyuman menggoda yang ia lemparkan penuh arti pada Hyejin.
Hyejin tertawa menangkap jelas maksud Kyuhyun, “Tidak pernah ada kata cepat kalau kita sudah bersama, sayang.”
Kyuhyun tersenyum masam lalu melepaskan genggaman tangannya dari tangan Hyejin. Ia membaringkan dirinya untuk kembali terlelap. “Bangunkan aku sejam lagi.”
“Yaaa Cho Kyuhyun…” Hyejin berusaha membujuk Kyuhyun, menarik Kyuhyun dengan sekuat tenaga agar tidak kembali tidur.
Tapi bukannya Kyuhyun yang bangun justru Hyejin yang tertarik mengikuti jejak Kyuhyun berbaring di tempat tidur. “I got you,” bisik Kyuhyun, mengunci Hyejin di bawah tubuhnya. Tanpa banyak basa-basi, Kyuhyun menyerang istrinya itu dengan ciuman intens di bibir dan lehernya. “Kau…seharusnya tidak membantah omonganku,” ucap Kyuhyun di sela-sela kesenangannya membuat Hyejin tertawa geli.
“Dasar keras kepala,” komentar Hyejin sambil mengelus kepala Kyuhyun dengan penuh kasih sayang.
Masih dengan posisinya yang menyangga tubuhnya di atas tubuh Hyejin, Kyuhyun menatap mata Hyejin dalam dan kemudian menyengir lebar memamerkan deretan gigi putihnya dengan bahagia. “Aku mencintaimu. Kalau aku jatuh cinta pada wanita lain, itu adalah anak perempuan kita. Jadi, jangan cemburu.”
“Aku tidak pernah cemburu,” kata Hyejin sedikit menggoda Kyuhyun. Tentu saja hal ini membuat Kyuhyun kesal. “Kau merusak suasana saja,” protes Kyuhyun.
Hyejin merasa bersalah sekaligus ingin tertawa. “Aku hanya bercanda. Jangan marah. Maafkan aku,” kata Hyejin sambil mengelus dada bidang Kyuhyun yang terekspos jelas di hadapannya.
“Aku tidak marah. Kau tahu aku tidak pernah bisa marah padamu. Aku hanya sedikit kesal.”
“Kalau aku menyatakan cintaku, kesalmu akan hilang tidak?” Tanya Hyejin sambil tersenyum. Senyum yang akan menaklukkan Kyuhyun entah bagaimana caranya. Seperti anak kecil yang akan sedang menanti hadiah, Kyuhyun menganggukkan kepalanya. “Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Aku rasa kalau aku dilahirkan kembali aku akan tetap jatuh cinta padamu,” ucap Hyejin lalu memeluk Kyuhyun dengan erat, bersyukur bahwa mereka ditakdirkan untuk bersama.

—–

Perlahan tapi pasti, Hyejin berjalan mendekati kedua laki-laki yang sedang serius menatap televisi dengan tangan mereka yang sibuk kesana kemari menekan-menekan console game keluaran terbaru. “Aku punya kabar gembira. Mau dengar tidak?” Tegur Hyejin diiringi senyum lebar di wajahnya.
“Apa?” Sahut kedua laki-laki itu bersamaan, tanpa terlepas dari mainan mereka.
Hyejin mendengus kesal. “Appa dan anak sama saja. Kalau sudah ketemu game, aku selalu dilupakan. Kalau tidak mau dengar ya sudah.”
Tidak sampai sedetik, Kyuhyun mem-pause-kan gamenya lalu berpaling pada Hyejin. Kihyun, anak laki-laki pasangan itu, mengikuti persis seperti yang dilakukan ayahnya. “Waeyo, eomma?” Tanya Kihyun.
Senyum sumringah Hyejin kembali terkembang di wajahnya. Dengan semangatt ia menunjukkan test pack yang baru saja ia gunakan. “Taraaaah! Kita akan punya anggota keluarga baru,” seru Hyejin dengan gembira. “Aku pikir kalian berdua harus tahu lebih dulu daripada….”
“Website maha tahu itu yang mempublikasikannya,” sahut Kyuhyun. Dengan senyum yang tidak kalah lebar dari istrinya, Kyuhyun bergembira dengan memeluk Hyejin. “Akhirnya, aku akan punya anak kedua. Tidak ada yang lebih membahagiakan daripada ini. Jeongmal gomawoyo, sayang,” ucap Kyuhyun.
Kihyun bergabung dengan eomma dan appa-nya. Dengan gembira ia memeluk eomma-nya. “Aku mau adik perempuan yang cantik biar aku bisa pamerkan kepada teman-teman. Tapi tidak cerewet seperti eomma.”
“Yaaa Cho Kihyun,” tegur Hyejin membuat Kihyun langsung mengoreksi ucapannya. “Mianhe eomma. Biarpun cerewet, aku mencintaimu.”
“Nado, Kihyun-ah. Aku mencintai kalian bertiga,” ucap Hyejin kepada Kyuhyun, Kihyun dan calon bayi yang ada di perutnya.

—-

Family is not important thing. It’s EVERYTHING.

xoxo @gyumontic

xoxo @gyumontic

xoxo @gyumontic

xoxo @gyumontic