Annyeong yeorobuuuun!

Author @gyumontic is back…

Hhhahhha… Aku punya ff baru…

Semoga pada suka. Enjoy!

—–

“Karena ini edisi spesial Super Junior. Aku harus bertanya satu hal kepada kalian. Hal yang sangat sangat dan sangat ingin diketahui oleh para ELF. Sebagai MC aku akan merasa gagal jika tidak bisa mendapatkan jawabannya,” ujar Yoo Jae Suk sebagai pemandu acara Happy Together 3.

Leeteuk, Heechul, Shindong dan Kangin tertawa keras-keras. Donghae, Siwon, Eunhyuk tersenyum. Kyuhyun, Sungmin dan Ryeowook terdiam bingung.

“Magnae.” Yoo Jae Suk memanggil Kyuhyun membuat Kyuhyun semakin bingung.

“N…Ne?” Sahut Kyuhyun.

“Siapa di antara kalian yang punya pacar? Jawab aku,” kata Yoo Jae Suk.

“N… Ne?” Kyuhyun menatap member Super Junior satu per satu. Leeteuk, Heechul, Shindong dan Kangin tertawa sambil memukul pelan satu sama lain. Donghae, Siwon dan Eunhyuk mulai tertawa mengikik sambil berbisik-bisik. Sedangkan Ryeowook dan Sungmin mengembangkan senyum kecil di wajahnya. Kyuhyun menyeringai jahil.

“Hampir seluruh member Super Junior punya pacar. Kecuali Ryeowook dan Shindong hyung. Shindong baru putus beberapa bulan lalu. Aaaah, Henry juga punya. Kalau Heechul hyung dan Zhoumi aku tidak tahu pasti karena teman wanita mereka begitu banyak,” jawab Kyuhyun lalu tertawa.

Seketika, studio langsung ramai dengan suara para pria yang sudah tidak bisa dibilang muda lagi itu. Termasuk suara tawa kemenangan Yoo Jae Suk yang berhasil mendapatkan jawaban yang dia inginkan.

“Aku mendapatkan jawabannya! Aku mendapatkan jawabannya!!!” Seru Yoo Jae Suk girang.

Siwon berdiri dari tempatnya, berkacak pinggang lalu menunjuk Kyuhyun dengan gaya khasnya. “Yaa Cho Kyuhyun! Aku tidak punya pacar!” Seru Siwon.

Kyuhyun menyeringai senang. “Kalau Leeteuk hyung dan Kangin hyung aku tidak tahu pasti siapa tapi aku sering melihat mereka telepon-teleponan dengan seorang wanita. Aku bahkan pernah melihat mereka berkencan di kafe milik keluargaku,” kata Kyuhyun lagi.

Leeteuk dan Kangin kini ikut-ikutan berdiri. “Yaa magnae!” Seru mereka berdua hampir bersamaan tapi Kyuhyun hanya tertawa semakin lama semakin keras.

Yoo Jae Suk ikut-ikutan tertawa. “Aaaaah, aku senang kalau Super Junior yang datang. Banyak rahasia yang bisa aku korek. Lalu, pacar siapa lagi yang kau ketahui? Apa dari kalangan artis juga?” Tanya Jae Suk kepada Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum. “Aku tidak akan memberitahukannya padamu, hyung. Cukup sampai di situ,” jawab Kyuhyun lalu tertawa jahil.

Leeteuk kemudian angkat bicara, “Kami sudah hampir 10 tahun debut dan manajemen sudah memperbolehkan kami untuk berkencan.”

“Karena kami semakin tua,” timpal Heechul.

Shindong tertawa. “Sebenarnya berkencan tidak akan menjadi masalah untukku tapi untuk Siwon itu bisa menjadi masalah besar. Banyak wanita yang akan tersakiti kalau tahu ia punya pacar.”

“Yaa hyung,” protes Siwon.

Ryeowook dan Sungmin tertawa geli melihat Siwon yang berusaha membela diri mati-matian bahwa dia tidak punya pacar. Padahal satu SM Entertainment tahu bahwa Siwon sudah menjalin hubungan hampir 5 tahun dengan Hamun Super Girls.

“Sudahlah hyung. Tidak ada gunanya kau membela diri. Wajahmu itu jelas-jelas menunjukkan kau punya wanita,” goda Kyuhyun.

“Yaak Cho Kyuhyun! Kau sendiri bagaimana?” Tantang Siwon.

“Aku? Aku jelas punya banyak wanita. ELF itu wanitaku. Penggemarku itu wanitaku,” jawab Kyuhyun dengan tenang lalu memamerkan senyuman innocent yang membuat Siwon mencubit pipi Kyuhyun dengan gemas.

Yoo Jae Suk tertawa semakin girang. “Semakin lama acara ini semakin seru! Aku akan kembali dengan lebih banyak rahasia yang akan terungkap! Jangan kemana-mana!” Seru Jae Suk tanpa bisa menghilangkan tawa senangnya.

—-

Kelima member Super Girls duduk manis di sofa, menonton drama kesukaan Minah yang dibintangi oleh Eric. Discovery of Romance. “OMO!! Eric Oppa-ku ganteeeeeng sekaliii!!!” Seru MinAh histeris sambil mengipas-ngipas wajahnya. “OMO! OMO!”

HyunAh melihat sahabatnya dengan tidak bernafsu. “Omo, Minah-ya… Apa Eric Oppa setampan itu sampai membuatmu berteriak histeris setiap melihatnya? Kau melihatnya hampir setiap hari dengan mata kepalamu sendiri dan kau masih seperti itu setiap melihatnya di TV?”

“Yaa HyunAh-ya, Eric Oppa itu laki-laki paling tampan dan paling seksi sedunia. Yunho Oppa saja kalah. Kau sebagai adiknya masa tidak pernah menyadarinya sih?” Sahut MinAh dengan menggebu-gebu.

HyunAh menggelengkan kepalanya.

“Haiiiishhh… Percuma bicara denganmu. Bagimu hanya ada Henry, Henry, Henry dan Henry.”

“Ani. Aku masih punya Yesung Oppa.”

“Kau sudah putus dengannya bertahun-tahun lalu. Sekarang kau dengan Henry. Cih…”

HyunAh mengangguk-anggukkan kepalanya. “Benar juga katamu tapi Yesung Oppa masih menjadi biasku. Suaranya tidak ada yang bisa menandingi.”

MinAh melengos putus asa menghadapi kelabilan sahabatnya. Ia kembali menonton drama kekasihnya yang menurutnya sangat menggoda di balik pakaian slim-fit yang selalu digunakannya akhir-akhir ini.

Hyejin bolak-balik melihat jam di pergelangan tangannya. Hari sudah semakin malam tapi Kyuhyun belum juga menjemputnya padahal ia sudah janji untuk menjemput Hyejin untuk menginap di rumahnya karena besok keluarga Kyuhyun akan mengadakan acara peresmian kafe dan guesthouse baru di Myeongdong.

“Hei magnae, apa Oppa-ku akan pulang hari ini?” Tanya Jihyo yang sudah tidak tertarik lagi dengan Discovery of Romance. Ia lebih tertarik dengan smartphone-nya yang tidak kunjung berdering di kala ia ingin benda mati itu berbunyi sekali saja dengan nama Kim Woobin atau Lee Sungmin muncul di layarnya.

Hamun menggelengkan kepalanya. “Siwon Oppa akan kembali besok pagi. Mereka akan syuting comeback untuk Show Champion,” jawab Hamun.

“Lalu apa ia akan kembali ke Hongkong untuk syuting?”

“Kalau ia bisa menyelesaikannya hari ini, Oppa tidak perlu kembali ke Hongkong. Memangnya kenapa, eonni?”

Jihyo mendesah kesal. “Bagaimana bisa ia memberi tahu segalanya padamu padahal yang adiknya kan aku. Dia sekarang lebih mencintaimu daripada aku,” ujar Jihyo sedih.

Hamun menjadi merasa bersalah. Ia meminta maaf pada Jihyo namun Jihyo membalasnya dengan tawa lebar. “Tentu saja ia lebih mencintaimu. Kau kan pacarnya. Aku juga begitu. Sungmin Oppa juga lebih mengetahui jadwalku dibandingkan Siwon Oppa atau Kyuhyun Oppa. Aku hanya bercanda, Hamun-ah…”

MinAh dan Hyejin menatap Jihyo dengan tajam. “Yaa eonnideul, kenapa menatapku seperti itu? Apa aku melakukan suatu yang salah?” Tanya Jihyo bingung.

“Kau bukannya pacaran dengan Woobin? Kenapa Sungmin Oppa masih mengetahui jadwalmu?” Cecar MinAh dengan tajam membuat Jihyo salah tingkah.

“Maksudku dulu waktu aku masih pacaran dengan Sungmin Oppa,” sahut Jihyo.

“Lalu sekarang kau pacaran dengan Woobin dan kau tidak memberitahukan jadwalmu kepadanya? Nappeun yeoja…” Timpal Hyejin.

“Bukan begitu, eonni. Lagipula aku tidak pacaran dengan Woobin. Kami hanya berciuman sekali dan itu tidak menandakan kami pacaran. Ia yang menciumku, aku tidak melakukan apa-apa!” Bela Jihyo atas dirinya sendiri.

Hyejin menatap Jihyo dengan curiga. “Aku tidak percaya,” ujar Hyejin.

Jihyo menghela nafas panjang, mengambil banyak-banyak oksigen sebagai persiapan untuk menghadapi leadernya. “Aku tidak pacaran dengan Woobin, eonni. Aku single. S.I.N.G.L.E. Laki-laki yang dekat denganku saat ini hanya Key dan fungsinya pun hanya sebagai ATM dan teman di saat aku kesepian.”

“Ya Choi Jihyo. Aku bilang padamu, kau harus segera menata hatimu. Sungmin Oppa masih mencintaimu dan sedang berjuang untuk mendapatkanmu kembali, walaupun aku sedang tidak suka padanya. Woobin…”

“Annyeonghaseyooooo!!!! Seru seorang pria yang sudah sangat dikenal oleh seluruh member Super Girls, yang bahkan sudah menganggap dorm Super Girls seperti dorm-nya sendiri.

Jihyo segera bangkit dari tempat duduknya dan memeluk pria itu dengan girang. “Kyuhyun Oppa, kau menyelamatkanku! Hyejin eonni nyaris memakanku,” adu Jihyo lalu tersenyum evil kepada Hyejin.

“Ya Cho Jihyo!” Seru Hyejin kesal tapi Jihyo melenggang santai menuju kamarnya. “Yaa Cho Kyuhyun, kau datang di saat yang tidak tepat!”

Kyuhyun tertawa melihat pacarnya yang sangat lucu kalau sedang kesal. Ia memeluk Hyejin lalu menciumnya, tidak peduli gadis itu akan mencubitnya dengan gemas. “Kau terlambat,” protes Hyejin lalu tersenyum manis sekali berakibat Kyuhyun tidak bisa berhenti tertawa melihat gadisnya.

“Mian. Aku tidak menyangka syutingku akan berjalan lebih lama,” ucap Kyuhyun sambil memeluk Hyejin lebih erat.

MinAh dan HyunAh menatap Kyuhyun dengan tampang mual. “Kau membuatku mual. Tidak bisakah kau menunggu sampai keluar dari ruangan ini untuk mencium Hyejin? Iyuuuuh!” Protes MinAh.

Kyuhyun tersenyum evil kepada kedua gadis itu. “Aku tidak bisa. Salahkan leadermu yang selalu memberikan daya tarik yang sangat besar untukku. Aku dan Hyejin itu bagaikan magnet yang tidak bisa dipisahkan kalau sudah berdekatan.”

HyunAh membuka mulutnya, mempraktekkan gaya orang yang mau muntah. “Aku benar-benar mual. Untung Henry tidak separah itu,” kata HyunAh.

“Menurutku Henry Oppa lebih parah,” timpal Hamun berakibat mendapatkan tatapan tajam dari HyunAh namun mendapatkan high five dari Kyuhyun.

“Aku akan mengambil kemeja Siwon hyung untukmu. Aku tahu kau suka tidur dengan baju Siwon hyung untuk mengobati kerinduanmu. Aku janji!” Ujar Kyuhyun.

Hamun tersenyum ceria. “Gomawo, Oppa…”

Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanya dengan bangga. “Kau selalu bisa mengandalkanku, magnae! Aku tahu perasaanmu sebagai magnae. Kau pasti sering disiksa oleh eonnideul-mu kan?”

“Yaa Cho Kyuhyun! Sebaiknya kau segera angkat kaki dari sini. Aku benar-benar mual melihatmu,” seru MinAh dengan galak yang disahut dengan cengiran lebar khas milik Kyuhyun.

“Aku pinjam leader kalian ya… Sampai jumpa… Jaljayo, yeojadeul…” Ucap Kyuhyun.

“Sampai jumpa, gadis-gadisku. Aku akan merindukan kalian,” pamit Hyejin sambil memeluk Hamun, MinAh dan HyunAh bergantian.

“Berjanjilah kau akan kembali besok. Jangan lupa, kau harus hati-hati padanya. Laki-laki ini berbahaya!” Pesan MinAh sambil melirik Kyuhyun yang tersenyum evil kepadanya.

Hyejin tertawa. “Aku sudah bersamanya lebih dari 5 tahun, MinAh. Dia tidak pernah mencelakaiku. Tenang saja. Sampai jumpa….”

Kyuhyun menggandeng Hyejin menuju pintu keluar sekaligus pintu masuk dorm Super Girls. “Jihyo-ya!! Aku pergi dulu! Sebaiknya kau menghubungi Sungmin hyung. Tampaknya dia merindukanmu!” Seru Kyuhyun tepat sebelum ia membuka pintu.

Pintu kamar Jihyo seketika terbuka. Jihyo mengejar Kyuhyun namun Kyuhyun lebih dulu melambaikan tangannya lalu menggandeng Hyejin pergi keluar dari dorm. “Oppaaaaaaa!!!!” Seru Jihyo kesal karena berhasil dikerjai oleh Kyuhyun.

—–

To be Continued…