Victoria menolakku.

Kyuhyun, Jihyo, Minho, dan Suho membaca pesan KaTalk yang baru saja masuk ke group chat mereka. Dari Changmin. Seketika, group chat itu langsung ramai.

Suho
Mwo? Victoria nuna menolakmu? Wae?

Minho
Tidak mungkin. Kau jangan bercanda

Jihyo
Kan sudah kubilang.

Jihyo
Kau itu baru putus dengan HyunAh eonni, Oppa.

Jihyo
Vic eonni mana mau langsung pacaran denganmu.

Jihyo
Yaaaah….walaupun kalian sudah lama dekat sih…

Suho
YAA CHOI JIHYO!

Minho
Kau kejam sekali pada Changmin hyung T__T

Jihyo
Aku hanya berkata yang sebenarnya, bodoooooh!!

Changmin
Huhuhuhuhu. T__T. Bisakah kalian menemaniku malam ini? Aku (agak) patah hati.

Jihyo
CIH! Gitu saja patah hati. Kau payah sekali sih, Oppa.

Suho
YAA CHOI JIHYO!!!

Minho
Kau dimana sekarang, hyung? Kami akan datang untuk menghiburmu.

Kyuhyun
Changmin-ah, aku turut berduka cita. Aku akan menemui kalian di Heaven Hell jam 11.

Kyuhyun
Kalian-tahu-siapa sedang sangat menyebalkan.

Suho
Lord Volhyemort!

Minho
Lord Volhyemort.

Changmin
Salam untuk Lord Volhyemort-mu tersayang, Kyu.

Jihyo
Aku baru saja meng-captur percakapan kalian. Aku akan memberitahukannya pada Hyejin eonni.

Minho
Sial!!!!!!

Minho
Yaa Choi Jihyo! Kalau kau beritahu Hyejin, aku akan membunuhmuuuuuuuu!!!!! —____—-

Suho
YAA CHOI JIHYO!

Changmin
Berisik sekali sih kalian! Aku tunggu kalian di Heaven Hell SEKARANG!

Changmin
Aku ini sedang patah hati tahu! Harusnya kalian menghiburku!

Suho
Mian, hyung. Kami akan segera datang.

Minho
Suho-ya, jemput aku.

Suho
Okay.

Jihyo
Aku akan datang bersama Kyuhyun Oppa. Dia masih berdebat dengan Dia-Yang-Namanya-Tidak-Boleh-Disebut.

Minho
Kkkkkk. Kasian Kyuhyun hyung.

Suho
Good Luck, Kyuhyun hyung!

Changmin
YAA KALIAN!

Changmin
Kalau kalian ribut terus di sini. Kapan kalian berangkat menemuiku.

Changmin
PPALIIIII!!!

Suho
Iya, Changmin hyung kami tersayang. Aku segera berangkat.

Suho
Minho-ya, aku sudah otw ke dorm-mu.

Minho
Okay.

Minho
See you soon, Changmin oppa… (PS : tolong dibaca dengan nada Vic eonni memanggil dirimu. Kkkkk.)

—–

Keempat namja dan satu yeoja yang tergabung dalam grup jadi-jadian bernama Kyu-Line, sudah duduk manis di salah satu meja restoran Heaven Hell dengan satu gelas wine penuh di hadapan mereka masing-masing. Kecuali Jihyo.

“Aku minum air putih saja. Eonnideul bisa membunuhku kalau aku pulang bau alkohol,” kata Jihyo saat Suho mau menuangkan wine ke gelasnya.

“Ternyata ada juga yang kau takuti,” ledek Minho berakibat sebuah tisu melayang ke wajahnya.

Changmin tertawa kecil melihat kelakuan dongsaengnya. “Kalian benar-benar menghibur. Tidak salah aku meminta kalian menemaniku,” kata Changmin lalu meminum anggurnya sedikit.

“Jadi apa yang bisa kami lakukan untukmu?” Tanya Kyuhyun agak bingung.

Changmin mengaku patah hati tapi dari wajahnya dia terlihat baik-baik saja. Dia malah tertawa-tawa melihat Minho dan Jihyo yang sekarang malah saling melempar tisu.

“Kalian datang untuk menghiburku saja aku sudah senang,” ujar Changmin dengan senyuman maut yang membuat Kyuhyun kesal.

“Yaaa Shim Changmin!!! Aku pikir kau sudah mau bunuh diri makanya aku datang. Tahu begitu aku lebih baik aku tidur di dorm. Aku ngantuk sekali ini,” protes Kyuhyun.

Changmin memasang wajah memelasnya. “Kau tega sekali sih, Kyu… Sahabatmu ini sedang patah hati. PATAH HATI. Masa kau lebih memilih tidur daripada menghibur sahabatmu ini? Hitung-hitung balas budi lah. Aku kan pernah menemanimu semalaman waktu Hyejin minta putus.”

“Iya tapi waktu itu kita kan mendapatkan cara hingga ia tidak jadi memutuskanku. Kalau sekarang? Aku tidak mau pertemuan ini berakhir percuma. Kau mau mendapatkan Victoria atau tidak?”

Changmin mengangkat bahunya dengan lemah.

Jihyo memandang Changmin dengan geli. “Kau seperti perempuan deh, Oppa,” komentar Jihyo. “Dimana-mana laki-laki itu yang mengejar perempuan. Kalau Vic eonni menolakmu sekali, kau coba lagi. Dua kali, coba lagi. Tiga kali, terus coba.”

“Kalau sampai sepuluh kali dia menolakku?”

Jihyo menjitak kepala Changmin saking kesalnya. “Oppa, kau kan punya perasaan. Kalau kau merasa Vic eonni memiliki perasaan yang sama denganmu ya kau teruskan saja perjuanganmu sampai ia luluh. Kalau tidak ya tinggalkan. Susah banget sih???”

Kyuhyun menepuk-nepuk kepala Jihyo dengan bangga. “Ini baru Kyu-Line sejati. Tidak salah aku memilihmu,” ujar Kyuhyun pada Jihyo.

“Aku bisa meminta bantuan Krystal untuk bicara dengan Vic eonni,” kata Suho menawarkan salah satu cara.

Jihyo menunjuk Suho dengan mata berbinar-binar, menunjukkan Suho telah melakukan sesuatu yang hebat. “Kau lihat Suho. Dia berhasil mendapatkan Krystal! Seorang Krystal! Cantik, anggun, multi talenta, yah walau kadang menyebalkan. Tapi coba kau bandingkan dengan si Suho ini, yang bilang dia tampan paling hanya EXO-L.”

“YAA CHOI JIHYO!!!” Protes Suho.

Jihyo menjulurkan lidahnya untuk mengejek Suho.

“Okay. Jadi misi kita kali ini adalah membuat Changmin jadian dengan Victoria. Suho akan minta tolong Krystal untuk bicara dengan Victoria. Minho-ya, Jihyo-ya apa yang bisa kau lakukan untuk Changmin?” Tanya Kyuhyun serius.

Minho berpikir keras. Keningnya bahkan sampai berkerut saking kerasnya berpikir. “Aku akan berdoa semoga jalan Changmin hyung untuk mendapatkan Victoria nuna dilancarkan dan akhirnya mereka jadian,” kata Minho tanpa merasa bersalah.

“YAAAK CHOI MINHO!!!!” Seru Kyuhyun, Jihyo dan Suho bersamaan saking kesalnya.

“Kau member paling tidak berguna,” ujar Kyuhyun lalu berpaling pada Jihyo. “Aku berharap banyak padamu, Jihyo-ya.”

Jihyo menarik ujung bibirnya dengan angkuh. “Kalian tahu aku selalu punya rencana. Serahkan saja padaku,” kata Jihyo penuh keyakinan.

—-

To be continued