Di deretan kursi paling belakang, paling tersembunyi dan paling gelap yang dipunya Heaven Hell, seorang pria duduk sendirian sambil meneguk botol soju yang kelima.

Changmin
Dimana kaliaaaaaaan???!!!!

Pesan yang dikirimkan Changmin langsung meramaikan group chat Kakao Talk berjudul ‘Kyu-Line’.

Jihyo
On the way. Aku menjemput sepupuku dulu di bandara. Sabar!!!

Jonghyun
Annyeong, hyuuuung sayang… Aku latihan dulu ya setelah itu baru menemuimu.

Kyuhyun
Aku akan datang tapi bersama Hyejin ya. Kami baru pulang dari tempat ayahku.

Changmin
Mwo? Waeeee? Kenapa harus bawa-bawa Hyejin sihhhh? Nanti ia pasti ikut-ikutan menertawakan akuuuuu!!!

Minho
I’m comiiiiing, hyung!!!! Aku baru parkir mobil.

Suho
Aku segera datang. Aku harus mengantarkan Krystal pulang dulu ke dormnya.

Jihyo
Yaaa Oppa! Hyejin eonni-ku tidak sejahat itu ya!

Kyuhyun
Tuh dengar kata Jihyo! Hyejin-ku tidak jahat! Dia tahu kau sedang patah hati, mana mungkin dia tega menertawakanmu.

Kyuhyun
Tapi aku akan berusaha membuatnya tidak banyak bicara.

Kyuhyun
Btw Lee Jonghyun, kau kemana saja? Kenapa baru muncul sekarang?

Jihyo
Iya. Kemana saja kau, member Kyu-Line paling tampan? Kkkkkk

Jonghyun
Hahahahhahaa. Aku sibuk mempersiapkan album baru. Mian.😀

Changmin
Tidak bisakah kalian berhenti bicara dan segera datang?! Aku sudah habis 5 botol soju!

Jonghyun
Astaga!!

Minho
APAAAA?!

Suho
MWO?! Kau serius, hyung?

Kyuhyun
Baru 5 botol, sudah banyak bicara. Dasar anak manja.

Changmin
Berisik! Ppali nawa!

—–

Jonghyun memesan 10 botol soju lagi untuk Kyu-Line plus Hyejin minus Jihyo. “Kalian serius bisa menghabiskan segini banyaknya?” Tanya Hyejin tidak percaya melihat botol-botol soju di hadapannya. “Sudah 10 dan kalian memesan 10 lagi?”

“Yang 5 pertama kan hanya Changmin hyung yang meminumnya,” ujar Minho memberi alasan.

Jonghyun tersenyum membenarkan. Hyejin menatap botol-botol itu lalu menatap para pria yang akan menghabiskannya dengan tidak segan sebentar lagi. “Aku tidak sangka toleransi kalian terhadap soju sangat tinggi.”

Kyuhyun tersenyum. Ia memberikan setengah gelas soju kepada Hyejin. “Rasanya aku harus mengingatkanmu kembali apa yang membuat Kyu-Line ini terbentuk,” kata Kyuhyun.

“Aku ingat. Kesukaan kalian terhadap alkohol,” sahut Hyejin lalu meneguk sojunya. “Aaaaaagh! Eissssh… Wueeek.”

“Lebih tepatnya wine,” kata Kyuhyun.

“Tapi aku tidak melihat satu tetes pun wine di meja ini,” balas Hyejin. Ia meletakkan kembali gelas sojunya ke meja. “Rasanya aneh. Eiiiish!”

“Yaa kalian berdua, bisakah berhenti berdebat. Aku muak melihatnya,” tegur Changmin kesal.

Hyejin tersenyum jahil. “Aaaah, kau pasti lebih senang melihat kami bermesraan. Iya kan?” Kata Hyejin lalu mencium Kyuhyun dengan mesra.

“Kalian membuatku mual sekarang,” omel Changmin dengan tampang eneg-nya menghadapi Hyejin dan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kecil sedangkan Hyejin tertawa terbahak-bahak. “Yaa Cho Kyuhyun, kau berjanji untuk membuatnya tetap diam.”

“Aku bilang aku akan berusaha membuatnya tidak banyak bicara,” ralat Kyuhyun.

Jonghyun tertawa membuat mata kecilnya hampir hilang dari wajahnya tapi bagaimanapun ia tetap terlihat tampan. “Jadi apa yang aku lewatkan selama aku tidak ada? Apa ada yang membuat Changmin hyung patah hati sampai ia sanggup menelan 5 botol soju sekaligus?”

Minho terkekeh. “He’s the most eligable bachelor in SM right now,” ujar Minho dengan aksen engrish-nya yang menyakitkan kepala.

Jonghyun membelalakan matanya kepada Changmin. “Jinjja? Jinjja, hyung? Kau sudah putus dengan HyunAh nuna? Sejak kapan??” Tanya Jonghyun bertubi-tubi saking tidak update-nya.

“Dia bahkan juga ditolak Victoria nuna,” tambah Suho kemudian yang membuat Jonghyun membuka mulutnya untuk menambah ekspresi keterkejutannya.

“Aku benar-benar sudah banyak ketinggalan,” kata Jonghyun.

Changmin meneguk soju yang menurut hitungannya sudah botol kedelapan yang ia minum. “Jihyo mana sih? Aku lapar.”

“Dia tidak usah ditunggu. Kita pesan makan saja,” ujar Kyuhyun.

Cepat tanggap, Hyejin segera memanggil pelayan untuk memesan makanan. “Silahkan,” kata pelayan sambil memberikan menu.

“Yang cocok dengan soju itu tentu yang bakar-bakaran. Sapi 2 kg, babi 2 kg, ayam 2 kg, ikan 2 kg, cumi 2 kg, udang 2 kg, nasi putih 10. Bumbunya 3 rasa ya, manis, asam dan pedas,” ujar Hyejin kepada pelayan. Ia kemudian bertanya kepada pria-pria yang pasrah dengan pilihan Hyejin, “kalian mau yang lain?”

Jonghyun, Minho, Suho, Changmin dan Kyuhyun serempak menggelengkan kepala. “Kami tahu selera makan dirimu tidak pernah jelek,” ujar Jonghyun diiringi senyum manisnya yang membuat Hyejin balas tersenyum manis bahkan mengeluarkan aegyo-nya.

“Hyung, Hyejin baru saja mengeluarkan aegyo-nya. Dia merayu Jonghyun,” lapor Minho yang langsung berakibat fatal terhadap wajahnya. Sebuah tisu yang habis dipakai mengelap meja mendarat mulus di pipinya.

Kyuhyun meneguk seperempat gelas soju miliknya dengan tenang. “Biarkan saja. Mau seratus ribu pria dia rayu, aku yakin tidak akan ada satupun yang jatuh ke pelukannya,” ujar Kyuhyun santai membuat Changmin terbahak-bahak.

“Kau harus segera bersiap-siap, Hye. Siapa tahu sahabatku ini akan menjadi pria ke seratus ribu satu,” ujar Changmin tanpa menghentikan tawanya membuat Hyejin kesal setengah mati.

“YAAAA SHIM CHANGMINNN!!!” Seru Hyejin kesal bahkan sampai menendang kaki Changmin sampai pria itu mengangkat kakinya ke kursi untuk dielus-elus.

“Sakit, bodoooh!!!” Teriak Changmin cukup keras namun tidak sampai mengganggu tamu yang lainnya.

Hyejin menjulurkan lidah mengejeknya. Minho, Jonghyun dan Suho tertawa-tawa melihat kelakuan pria dan wanita yang jarang akur itu. Kyuhyun dengan tidak peduli, tetap meminum sojunya dengan tenang. Buatnya, pertengkaran antara sahabat dan kekasihnya itu sudah makanan sehari-hari.

“Yaa Shim Changmin! Kau membuatku malu saja!” Teriak Jihyo yang entah sejak kapan tiba di tempat itu. Seketika perdebatan antara Changmin dan Hyejin terhenti. Dengan cepat, Changmin menurunkan kakinya dan memberikan salam. Bukan kepada Jihyo tapi melainkan seorang gadis yang berdiri di sebelah Jihyo.

“Annyeonghaseyo. Choi Se Ra imnida, sepupu Choi Jihyo. Senang mengenal kalian,” ujar Se Ra memperkenalkan diri kepada Kyu-Line.

Kyu-Line menyambut Se Ra dengan ramah. “Annyeonghaseyo, Se Ra ssi!!!”

Se Ra melemparkan senyumannya kepada teman-teman barunya. Gadis itu lalu tersenyum kepada Changmin membuat Changmin salah tingkah.

“Se Ra ini artis baru YG. Dia akan debut bulan depan. Mohon dukungan kalian!!!” Kata Jihyo mempromosikan sepupunya dengan bangga. Se Ra tersenyum malu-malu.

“Aku tidak apa-apanya dibanding kalian,” ujar Se Ra rendah hati.

Changmin mengambil handphonenya, mengetik secepat kilat di layarnya. Tidak berapa lama kemudian, semua member Kyu-Line membaca pesan yang muncul di grup KaTalk mereka.

Changmin
Se Ra cantiiiiiik sekali. Jihyo-yaaaa, kenalkan aku padanya!!!!

Seluruh mata member Kyu-Line langsung menatap Changmin dengan sebal. “Tidak akaaaaaaan!!!” Seru mereka bersamaan membuat Se Ra dan Hyejin bingung apa yang yang sedang terjadi.

—-

Semoga pada menikmatinya dan sampai jumpa di ff selanjutnya. Hihihihi…