Dalam rangka menyambut Super Show 6 yang akan dimulai hari ini @gyumontic membuat FF untuk meluapkan keinginan yang amat sangat membara untuk nonton Super Show 6 . Aaaaaarrrrghhhh!

Hope you enjoy ^____^

****

Song Hyejin
Kyuhyun-ah, aku merindukanmu. Tidak bisakah kita bertemu?

Cho Kyuhyun
Aku sibuk

Song Hyejin
Aku tahu. 10 meniiiit saja. Tidak bisakah?

Cho Kyuhyun
Aku tidak bisa keluar. SS6 tinggal hitungan jam.

Song Hyejin
Kalau begitu aku yang akan menemuimu. Otte? Nanti siang aku harus ke Tokyo.

“MWO?!?!” Teriak Kyuhyun membuat semua orang menatapnya dengan terkejut. Kyuhyun berteriak lagi kepada handphonenya, semua orang kembali menatapnya kali ini dengan tatapan sebal namun Kyuhyun tidak peduli.

“MWORAGO?! KAU KE TOKYO?! YAA!! KAU JANJI AKAN NONTON SS6 PADAKU!! YAA SONG HYEJIN!!”

“AHH MOLLA!! MOLLA!! KAU HARUS NONTON!! AKU TIDAK MAU TAHU!!!”

Kyuhyun memutus sambungan teleponnya dengan Hyejin lalu mematikan handphonenya dan membuangnya ke sofa terjauh dari jangkauannya.

“Ada apa?” Tanya Siwon saat Kyuhyun telah kembali berdiri di sebelahnya.

“Hyejin mendadak akan ke Tokyo nanti siang,” jawab Kyuhyun malas-malasan.

“Lalu kenapa?” Tanya Siwon lagi karena ia masih tidak menangkap maksud dari jawaban Kyuhyun.

Kyuhyun menatap pantulan dirinya di cermin super besar yang mengelilingi seluruh ruangan. Ia juga menatap Siwon melalui pantulan dari cermin itu. “Itu artinya Hyejin tidak akan nonton SS6 dan kejutan yang telah aku siapkan sampai kurus kering begini akan sia-sia,” ujar Kyuhyun.

Siwon menatap Kyuhyun dari ujung rambut sampai ujung kaki pria itu. Siwon menaikkan alis sebelah kirinya. “Menurutku kau tidak kurus kering,” komentar Siwon membuat Kyuhyun terpaksa menghela nafas panjang.

“Terserah apa katamu deh, hyung.”

—–

Dengan perlahan, Hyejin membuka pintu ruangan dimana Super Junior sedang latihan untuk Super Show 6 mereka besok malam. Hyejin mengintip ke dalam melihat kesepuluh pria itu memutar badan ke kiri dan kanan, menghentakkan kaki dan mengangkat tangan sesuai dengan irama lagu.

Salah satu crew yang melihat Hyejin, melambaikan tangannya mengajak Hyejin bergabung bersamanya di pinggir ruangan.

“Mereka sudah berlatih hampir 30 jam non-stop,” kata Hyemi, salah satu dancer andalan Super Junior, ketika Hyejin sudah duduk di sebelahnya.

“Iya, aku tahu,” jawab Hyejin lalu melanjutkan dalam hatinya, “Karena itu aku tidak bisa bertemu dengan Kyuhyun.”

Sejak Hyejin menginjakkan kaki, ia telah dapat menemukan Kyuhyun yang sedang serius berlatih dan bahkan tidak menyadari kedatangan Hyejin. Kyuhyun terus berlatih dan berlatih sampai beberapa orang crew masuk membawakan berbagai macam makanan untuk sarapan.

“Omona! Aku tidak tahu kau datang Hyejin-ssi jadi kurasa makanannya kurang tapi nanti aku akan beli lagi khusus untukmu,” kata crew khusus bagian konsumsi kepada Hyejin.

Hyejin melambaikan tangannya menandakan ia tidak masalah dengan hal itu. “Gwencana, Oppa. Gwencana. Aku juga sedang diet kok. Gomawo sudah memperhatikanku,” ujar Hyejin sambil tersenyum.

Kyuhyun langsung menoleh saat ia mendengar suara Hyejin. “Apa yang kau lakukan di sini?” Tegur Kyuhyun mengagetkan Hyejin sampai ia nyaris jatuh saat memundurkan langkahnya yang tidak teratur.

“Kyuhyun-aaah, kau mengagetkanku,” ujar Hyejin sambil memegang dadanya.

Kyuhyun menatap datar kepada Hyejin. Ia juga tidak menunjukkan ekspresi ekspresi senang bertemu dengan Hyejin. “Aku marah denganmu, kau tahu?” Tanya Kyuhyun tidak kalah datar dengan wajahnya.

Crew yang berada di sekitar Kyuhyun dan Hyejin segera menyingkir begitu merasakan aura-aura tidak menyenangkan muncul dari pasangan itu.

Hyejin tahu ia berada dalam posisi yang salah dan pantas disalahkan jadi sekuat tenaga ia berusaha menekan segala keinginan untuk meneriaki Kyuhyun saat ini. Ia memilih mengambil tangan Kyuhyun dan mengelusnya.

“Mian. Aku tahu aku salah tapi aku tidak bisa berkata apa-apa. Perusahaan itu baru tadi pagi mengabari akan mengontrakku sebagai model mereka. Baru tadi pagi juga mereka bilang bahwa syuting akan dimulai hari ini. Aku bisa bilang apa?” Kata Hyejin dengan lembut berusaha melunakkan Kyuhyun.

“Kau bisa bilang mereka terlalu mendadak memberikan infonya sehingga kau minta mundur sehari untuk memulai syutingnya. Mudah kan?”

Hyejin menatap Kyuhyun yang masih tidak bergeming di tempatnya dan menatap Hyejin dengan kesal.

“Mian,” ucap Hyejin singkat menyadari kemarahan Kyuhyun sedang berada di atas kemampuannya untuk melunakkan pria itu.

Hyejin kemudian memeluk Kyuhyun dengan erat. “Kau boleh marah padaku asal kau tidak berpikir untuk meninggalkanku. Aku akan menebusnya begitu kembali dari Tokyo. Ya?” kata Hyejin dengan kepala sedikit mendongak menatap Kyuhyun.

Kyuhyun tidak menjawab apalagi tersenyum. Ia hanya mencium Hyejin singkat lalu melepaskan dirinya dari Hyejin. “Pulang sana. Aku harus kembali latihan,” kata Kyuhyun.

“Aku mencintaimu,” ujar Hyejin berharap Kyuhyun akan mengatakan hal yang sama padanya tapi pria itu hanya berdeham dan mendorong Hyejin menuju pintu keluar.

“Sampai jumpa,” kata Hyejin lalu keluar dari ruangan itu.

Kyuhyun memastikan Hyejin telah tidak berada di ruang latihan dan kemudian latihan untuk solo stage-nya. “Aku akan latihan yang versi biasa saja,” kata Kyuhyun kepada director acara SS6 ini.

“Mwo? Wae?” Tanya director tidak percaya. “Maksudku, kau kan sudah menyiapkan solo stage ini dengan sempurna kenapa tiba-tiba…?”

“Yang nonton tidak akan ada. Aku akan tampil dengan versi-mu,” kata Kyuhyun malas menjelaskan panjang lebar dan berlatih.

Selesai berlatih, Kyuhyun duduk di sofa sambil memakan sarapannya dengan malas. “Kau sedang marah dengan Hyejin, hyung?” Tanya Henry.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Tapi tadi aku lihat kau dingin sekali pada Hyejin padahal ia sudah memelukmu,” kata Henry lagi, tidak bertanya namun menuntut penjelasan.

Kyuhyun tersenyum tipis. “Aku hanya kesal. Biar saja. Dia sendiri yang salah. Aku sudah siap dengan kejutanku ternyata dia tidak bisa lihat. Siapa yang tidak kesal?”

“Kejutan apa?” Tanya Henry.

Kyuhyun memandang Henry dengan malas. “Berkali-kali kau melihat latihan solo stage-ku, kau tidak mengerti?!”

Henry terdiam, berusaha mengingat solo stage yang selalu dibawakan Kyuhyun selama latihan. “Omona!!! Kau mau melamarnya di depan ELF?” Seru Henry dengan mata terbelalak namun tetap saja terlihat sipit.

Kyuhyun tersenyum tipis. “Mungkin itu akan terjadi di SS7 atau SS8 atau SS9 atau Super Show lain tergantung kapan ia bisa datang,” ujar Kyuhyun lalu menyuapkan sesumpit jjangmyeon ke mulutnya dan menelannya secepat kilat. “Kalau kau jadi aku apa tidak akan kesal?”

—-

Kkeut!!!
Saranghae!!! =))