Saengil Chukkae Baby Henry!!
FF ini dibuat khusus untuk ulang tahun Henry..
Walau agak telat.. hehe
Mian kalo nggak terlalu bagus.. Fresh from the oven nih.. Dibuat langsung di post..
Lumayan buat meramaikan blog.. hihi..
Happy reading!

“Hello, Baby Hyun eodiya? Sudah di Seoul kan? Jangan bilang kau masih bersama Yoochun ssi di Jeju?”

“Anniii. Tentu aku sudah di Seoul, Baby Hen.. Yoochun oppa flight nanti malam.”

“Aahh you’re the best Baby Hyun.. Kau tidak menemuiku~?”

“Aku tidak bisa hari ini Baby Hen.. Sooorryy..”

“Aaah kau pasti mau mengerjaiku kaaan Baby Hyun?”

“Mengerjaimu? Dalam rangka apa? Tidak kok Baby Hen..”

“Apa kau lupa ini hari apa?”

“Hari ini? Hmmm.. Ah batta..”

“Aku tau kau pura-pura lupaaaa kaann”

“Ahh betul, aku harus segera menelpon MyungHee eonni!”

“Siapa dia?”

“Dia sepupuku dia baru datang dari Amerika 2 minggu lalu. Tapi aku tak bisa menghubunginya. Aku tanya PA nya pun tak tau dia dimana.”

“Baby Hyuunn~ kau benar-benar lupa ini hari apa?”

“Aniii Baby Hen.. Aku ingat kok ini hari apa.. Hari ini hari Jumat.. “

“Babyyy Hyuuuunnnn~”

“Ah PA MyungHee eonni menelpon, aku angkat dulu ya.. Catch you later Baby Hen.. I love you..”

“Baby Hyuuunnn.. Hello.. Helloo..”

-Ttut ttut ttut-

“Arrgghhhh”

Dengan kesal Henry membanting handphone nya ke kasur.
Ia sudah dengan sengaja mengosongkan jadwalnya hari ini agar bisa menghabiskan waktu dan menunggu detik-detik pertambahan umurnya bersama HyunAh tapi yeoja ini malah sibuk dengan yang lain.. Siapa tadi? MyungHee? Sepupunya? Padahal HyunAh baru kembali berlibur dari Jeju bersama Hyejin, Junsu, Jaejoong daann Yoochun.. Besok dan beberapa hari kedepan Henry akan pergi ke Taiwan..
Beberapa hari HyunAh juga tidak menelponnya..
Sejujurnya Henry kesal dengan kedekatan HyunAh dan Yoochun. Tapi apa daya daripada ia harus menerima kebetean HyunAh seperti kapan hari, lebih baik ia mengalah. Henry tak bisa hidup tanpa HyunAh.

“Aaaaaaaaaarrgghhhhh” Henry kembali berteriak-teriak sambil mengacak-acak rambutnya

Hari ini hari spesial Henry.. Menjelang hari ulang tahun nya..
Tapi sampai sore begini, Henry hanya berdiam diri dirumah saja..
Tiba-tiba handphone Henry bergetar, tampak nama Kyuhyun tertera di layar handphone nya.

“Ne~ hyung..” jawab Henry lemas

“Hey birthday boy.. kenapa lemas begitu”

“Wae hyung?” jawab Henry kesal, moodnya benar-benar buruk jadi ia tak ingin bercanda ria

“Yaaaaa, serius sekali.. Aku mau mengajakmu party nih..”

“Buat apa?”

“Ya untuk merayakan ulang tahun mu lah”

“Kan masih belum hari ulang tahunku Hyung.. Memangnya ada siapa saja? Aku sedang tidak bersemangat ni Hyung”

“Eeiiyyy kau tinggal datang saja lah.. semua beres.. Ada Kyu Line tentunya.. Amber.. Hyejin.. Jihyo.. dan SM fellas yang lain..”

“Tapi Hyung, aku sedang malas dan tak bersemangat..”

“Eeiiyyy… Kajja Hen.. Kutunggu kau ditempat biasa jam 6 yaa.. Okay? Bye~”

“Hyung? Yeoboseyo?”

“Aish, hari ini kenapa orang-orang hobi sekali menutup telpon seenaknya si.”

Mau tak mau, walau dengan rasa malas yang teramat sangat, Henry melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi untuk bersiap-siap.
Ia tau betul bagaimana sifat hyung nya itu. Jika ia sampai tidak muncul bisa-bisa Kyuhyun datang dan segera menyeretnya keluar.

Setelah bersiap-siap, Henry segera keluar rumah menuju basement dimana mobilnya diparkir. Hari ini Henry tak ada niat dan tenaga untuk berdandan aneh bin ajaib seperti biasa. Ia hanya mengenakan kaos putih dipadu dengan celana panjang dan jas merah serta sneakers putih. Ia bahkan tak repot-repot mengintip pantulan dirinya di cermin apalagi menyisir rambutnya. Ia merasa dunia tak secerah biasanya karena HyunAh begitu cuek.

Sesampainya di tempat acara, Henry masuk dengan tampang yang masih lesu. Celingak celinguk mengecek room dimana Hyung kesayangannya beserta antek-anteknya berada.

‘Ah itu dia..’

Henry mengintip lewat kaca kecil di pintu dan mengecek satu persatu wajah-wajah yang telah menunggu nya dengan rona cerah ceria dan aura party siap dengan mic nya masing-masing.. Kyuhyun hyung.. beserta Hyejin tentunya.. Jihyo.. Woobin.. MinAh.. Eric hyung.. Hamun.. Siwon hyung.. Sungmin hyung dan anggota super junior lainnya.. Bahkan Zhou Mi keke dan Yesung hyung juga ada.. Tentunya ditambah dengan sepupu Kyuhyun hyung yang juga yeochin Yesung hyung, Hyemi.. Amber lengkap dengan member f(x) lainnya.. Minho Key Jonghyun Onew dan Taem.. Ah changmin hyung juga ada.. semakin kutelusuri semua ada.. Kecuali HyunAh..

‘Dimana sih dia? Apa segitu pentingnya yang lain dibanding aku?’

Sebelum Henry menampakkan batang hidungnya didepan tamu-tamu itu, ia mencoba menghubungi HyunAh..
Namun sayang dia tak bisa dihubungi.. Bukan tak diangkat, tapi mati..

‘Aish kemana sih dia? Telponnya mati lagi.. Membuatku semakin khawatir..’

‘Baiklah..’

Henry mengambil nafas panjang lalu dengan langkah yang diyakin-yakinkan dan senyum lebar yang dikembang-kembangkan ia membuka pintu dan menyapa tamu-tamu nya..

“Annyeong ladies and gentlemen! Sudah lama menungguku?”

“Henry yaaaa” teriak mereka semua

“Yaaaa kau tampak biasa, mana Henry style yang biasanya?” tanya Amber

“Hahaha aku sedang malas” jawab Henry

“Aahh aku tauuuu kau kenapaaa oppa” goda Jihyo

“Jihyo eonni~” Hamun menyikut Jihyo

“Aahh mian oppa” seru Jihyo

“Mian Henry ya, aku tak bisa menghubungi HyunAh.. Dia juga tak bilang padaku dia dimana..” jelas MinAh

“Tadi sebelum keluar dari dorm aku sempat mendengar ia bergumam ‘apa aku harus menjemputnya di airport ya?’ begitu. Aku juga sudah mencoba menghubunginya.. but no luck.. Sorry..” tambah Hyejin

“Aahh gwaenchana.. Tadi aku sempat menelponnya.. Tampaknya ia sedang repot mencari sepupunya.. Kalau ke airport mungkin menjemput Yoochun ssi, malam ini dia kembali ke Seoul..” jelas Henry sambil memasang senyum penuh pengertian

‘Tunggu.. kenapa aku jadi curcol..’

‘Sebenarnya aku memang kesal.. Bisa-bisanya dia lebih memilih orang lain daripada aku.. Kalau sepupunya okelah.. Tapi kalo lebih memilih menjemput Yoochun ssi daripada bersamaku dia sudah kelewatan. Lihat saja nanti kalau kami bertemu..’

Sudah 3 jam Henry mendengar teman-temannya ini bernyanyi dan menari-nari di room karaoke vvvip yang telah Kyuhyun sewa selama 6 jam. Tapi Henry tetap merasa sepi. Ia benar-benar tak bersemangat.

‘Bagaimana besok aku menyambut hariku yang penuh jadwal.. Mana aku akan pergi ke Taiwan.. Ohh I miss my Baby Hyun so much.. Tapi aku juga kesal dengan nya.. Huh!’

“Henry ya~”

“Eo, wae hyung?” panggilan Kyuhyun membuyarkan pikiran Henry

“Ayolah bersenang-senang.. Menyanyi.. Menari..”

“Aah ne hyung” jawabku sambil nyengir

Henry berdiri menuju bagian tengah ruangan bersiap bernyanyi. Tapi Leeteuk selaku MC menahannya dan mengajak ngobrol.

“Henry ya~ sebelum kita mendengarkan kau bernyanyi, berilah sepatah dua patah kata untuk kami.”

“Hmm aku ingin berterima kasih pada kalian karena telah menemaniku di hari bahagia ini.. Detik-detik menjelang ulang tahunku.. Aku sayang kalian semua! Gomawo.. Saranghae!” ujar Henry sambil diiringi tepukan dan suara-suara terompet.

“Satu lagi Henry ya, sambil menyanyi kau harus memakai ini..” Leeteuk hyung memakaikan topi kerucut di kepala Henry

“Lagu ini untuk kalian semua..” seru Henry sebelum bernyanyi

Henry membawakan 2 lagu.. 1-4-3 acoustic version dan I would..

“Waaahhh Henry ya, lagumu yang terakhir itu sedih sekali.. Kita kan sedang party.. Suasana nya jadi berubah nih..” ujar Kyuhyun yang kali ini merebut posisi Leeteuk sebagai MC

“Apa karena HyunAh tak ada disini?” lanjut Kyuhyun bertanya

“Yaa~  Hyung!” omel Henry sambil menginjak kaki Kyuhyun

“Aakk.. Tampaknya kau benar-benar kesal pada HyunAh.. Kalau begitu segera aku berikan hadiah untukmu agar kau tidak kesal lagi.. Kita hitung bersama-sama ya.. Hana.. Dul.. Setttt”

Saengil Chukkahamnida..
Saengil Chukkahamnida..
Uri sarangi Henry ya..
Saengil Chukkahamnida..

HyunAh menyanyikan lagu ulang tahun  sambil membawa sebuket bunga dan kue ulang tahun lengkap dengan lilin nya yang menyala..

“Saengil chukkae, Baby Hen” kalimat pertama yang HyunAh ucapkan pada Henry

“Yaaa~!! Baby Hyun.. Kaaauuu…”

~chuu

HyunAh mencium cepat bibir Henry tidak mempedulikan tamu-tamu di sekelilingnya

“Mianhae.. Jangan marah padaku yaaa.. I love you, Baby Hen..”

~booooooooo

Protes penonton..
Gara-gara melihat pemandangan mesra didepan mereka, Kyuhyun Woobin Eric dan Siwon mencoba melancarkan serangan mereka diam-diam ditengah keremangan dan keramaian.. Sayangnya serangan Kyuhyun gagal karena jitakan Hyejin, serangan Woobin gagal karena injakan Jihyo, serangan Eric gagal karena sikutan MinAh, hanya Siwon yang berhasil mencium pipi Hamun yang kini bersemu merah..

Party terus berlanjut..
Tak terasa hampir tengah malam..

HyunAh sudah membawakan beberapa love songs untuk Henry.. Sebenarnya sih bisa saja berjam-jam tapi tamu-tamu sudah enek dengan aksi lovey dovey HyunAh Henry.. Jadilah terpaksa HyunAh menyudahi performance nya..
Kini pasangan lovey dovey itu berduaan dipojokan.. Henry memeluk HyunAh seakan takut HyunAh hilang entah kemana..

“Sebentar ya Baby Hen, aku mau menelpon dulu diluar.. Disini ramai sekali..” HyunAh langsung keluar

Beberapa menit HyunAh tak kembali-kembali.. Henry pun menyusulnya keluar..
Henry mendengar nada suara HyunAh yang agak kesal entah kepada siapa..

“Jeju???? MyungHee eonni!”

“Namamu kan memang Jung MyungHee! Kau kan anak hyung nya appaku jadi jelas kupanggil eonni.. Aah aara ara aku menyerah.. aku tidak akan memanggilmu MyungHee eonni lagi.. Ellie~ Puas?”

“Kau sudah membuatku panik. Tidak memberi kabar sama sekali.. Ternyata liburan! Kau harus dapat hukuman .. Aku tidak mau tau selama 3 hari kau harus menuruti semua perintahku.. Arachi?”

“Kau tidak mau? Baiklah aku juga tidak mau menjadi model untuk line clothing pertamamu di Korea!”

“See? Kau membutuhkan ku Ellie yaa. Baiklah kabari aku kalau kalu sudah sampai di Seoul. Ingat ya jangan…”

Henry yang sedari tadi menunggui HyunAh tiba-tiba menyabet handphone HyunAh, memutus sambungan telpon, mematikan handphone itu dan memasukan kedalam kantong celananya.

“Enough, Lady Jung~” ucap Henry sambil menatap lekat HyunAh. Bukan tatapan marah ato kesal tapi tatapan yang dalam penuh kasih sayang.

“Baby Hen~” ucap HyunAh ragu-ragu

Henry perlahan melangkahkan kakinya maju sambil tetap menatap HyunAh dalam..

“Wae~?” tanya HyunAh sambil melangkah mundur

Henry memajukan langkahnya lagi..

“Baby Hen, waaee~ kau mulai membuatku takut” HyunAh mundur lagi

Lagi-lagi Henry memajukan langkahnya sampai akhirnya HyunAh tidak bisa mundur lagi.. Henry mengurung HyunAh diantara kedua tangannya.. Tiba-tiba..

~chuu

Henry menunduk mendekatkan wajahnya ke wajah HyunAh dan mencium HyunAh cepat..

“Kau ini, membuatku kesal beberapa hari ini..” kata Henry pelan nyaris berbisik

“…”

“Aku mendengar pembicaraanmu di telpon kau akan memberi hukuman pada sepupumu.. Ngomong-ngomong soal hukuman kau juga harus dihukum..” lanjut Henry dengan nada mengancam tapi usil dan tetap lembut sambil mengusap pipi HyunAh

“Shireo~.. Aku tidak mau dihukum” jawab HyunAh setengah merajuk

“Shireo? Kalu gitu aku ngambek” ancam Henry

“Baby Hen, jangan marah atau ngambek padaku.. Eo? Apa jadinya aku kalau kau marah atau ngambek padaku.. Apa yang harus aku lakukan supaya kau tidak marah atau ngambek?” seru HyunAh manja

“Habiskan waktu bersamaku malam ini.. Berdua.. Semalaman.. Otte? Besok aku harus berangkat ke Taiwan. Kau tidak akan bertemu denganku entah untuk berapa lama, Baby Hyun..”

“Call” jawab HyunAh cepat tanpa pikir panjang

“Fantastic!” seru Henry kemudian kembali mencium HyunAh.

Kali ini bukan ciuman yang singkat dan cepat tapi lama dan dalam..

Kkeut!