Happy Reading!!

Yoochun
Morning, Sunshine

Elle
Morning, Prince Charming

Yoochun
Bagaimana tidurmu semalam?

Elle
Nyenyak. Kau?

Yoochun
Aku mimpi indah semalam

Elle
Great!

Yoochun
Apa kau tak bertanya aku mimpi apa?

Elle
Aku tak mau tau :p

Yoochun
Aku kecewa😦

Elle
Hahaha. Ok then. Mimpi apa?

Yoochun
Mimpi kamu

Elle
Hahaha kau bisa saja *blushing*

Yoochun
Aku serius.. Apa kau sibuk hari ini?

Elle
Let me check my schedule

Yoochun
Ouwwww.. So Busy.. I’m waiting for you agasshi..

Elle
What a shame..😦 Hari ini sudah full..

Yoochun
Tell me your schedule

Elle
Meeting

Yoochun
Whole day?

Elle
Yup😦

Yoochun
Where?

Elle
Workshop.. Cafe.. Back to Workshop.. Another cafe.. Workshop again.. Client’s place.. Partner’s place.. Then back to workshop..

Yoochun
Yah sayang sekali.. Jadi kapan kita bisa bertemu?

Elle
Sorry..😦 Let me ask My PA first.. She gives me my schedule on daily basis..

Yoochun
Can’t you ask her to put me on your schedule?

Elle
I’ll try

Yoochun
Baiklah. Talk to you later. Jaga kesehatan. Jangan lupa makan. Miss me! Because I’m gonna miss you, Sunshine

Elle
You too, Yoochun-ssi. You wish! *smirk* See you when I talk to you!

Sudah beberapa hari terakhir aku dan Yoochun-ssi terus berkirim pesan via KaTalk.

Sejak ia menyapaku singkat lebih dulu beberapa hari lalu..

‘Hi Elle-ssi  🙂 ‘ sapanya kala itu

Hingga hari ini ia tak pernah absen menyapaku lebih dulu setiap pagi.

His morning chat is my first thing in the morning..

Aku membaca-baca lagi history chat kami.. Aku kerap membacanya ulang..

My mood booster..

Silly memang tapi rasanya aku sudah terjerat pesona nya.. My prince charming..

Aku tersenyum-senyum sendiri..

“Why are you smiling?”

“Kau sudah datang, Julie.. Kau mengagetkanku tau.. Ayo sarapan dulu..”

“That’s not an answer for my question, Elle”

“hehe.. you know why, Julie”

“Ddo? Geu namja? The familiar guy with sunglasses and hat in airport?”

“Familiar for you but not for me..”

“Siapa sih? I’m curious to death nih”

“Secret” jawabku sambil mengedipkan mataku pada personal assistant ku, Julie Kim.

“Aissh.. Aku sungguh penasaran siapa sih yang akhirnya bisa menaklukkan The Great Lady, Eleanor Jung ini”

“Kau kira aku semenakutkan singa atau seseram nenek sihir?”

“Ani.. Bukan itu.. Kau tak semenakutkan singa.. Kau juga tak seseram nenek sihir.. Nothing’s wrong with your look or your personality.. You’re so lovely.. But unfortunately there’s something wrong with your head, your brain!”

“Why? My head shape looks normal. What’s wrong with my brain? It does a great job for my designs..”

“Yes for your designs but not boys! Di otakmu itu hanya ada kerja kerja kerja design design design. No room for namja!”

“You know me so well, Julie. Ah jjam let me know my schedule tomorrow”

“It’s been fully scheduled already. Wae?”

“Tidak bisa kah kau beri aku 1 atau 2 jam kosong?”

“Aaahh sayang sekali tidak bisa. Wae?”

“…..”

“Okay it’s getting way more suspicious Elle. Why?”

“I guess the only option is meeting him during my lunch time.. huff.. Only 30 minutes..” aku bergumam sendiri

“You will be having your lunch with Mr Tyler Kwon and Ms Jessica Jung tomorrow. Kau tau kan mereka tamu penting?”

“Oh my God! Crazy busy schedule!”

“Why Elle tidak biasanya kau mengeluh soal jadwalmu. Bukan nya kau sendiri yang selalu bilang time is money?”

“Ani”

Aku mengambil handphone ku ogah-ogahan

Elle
Bad news

Yoochun
Why, Sunshine?

Elle
Kita belum bisa bertemu besok😦

Yoochun
Aahh sayang sekali😦
Tidak bisakah kau tanya schedule minggu ini atau bulan ini sekalian?

Elle
Kau benar

“Julie.. Can you send me this week schedule? No no this month schedule”

“Okay aku benar-benar curiga Elle” Julie menyabet handphone ku cepat

“Siapa sih namja ini.. Oohh Yoochun?”

“Yes, that’s his name”

“That airport guy?”

“Who else”

“Yoochun.. Park Yoochun??”

“Yes, his name is Park Yoochun.”

“That Park Yoochun?? Micky Yoochun??”

“Eo, his american name is Micky. Bagaimana kau bisa tau Julie?”

“OH MY GOD, ELLE!”

“Oh My God, why?”

“You don’t know him???”

“I know him”

“Elle… He’s top singer and actor in here!”

“Aku tau dia dekat dengan dunia musik dan film.. WHAT?”

“YES!”

“REALLY?”

“YES!”

“ARE YOU SURE?”

“100% SURE!”

“OH MY GOD!”

“I’m sure he’s super charming karena bisa membuatmu seperti ini. Tapi gosipnya dia playboy, cassanova..”

“Jjinja?”

“Eo”

“I see”

“Sebaiknya kau berhati-hati, Elle”

“I get it. Schedulku?”

“I just sent it to you”

Aku merebut kembali handphoneku dan mengecek jadwalku..

What the hell..

Elle
It’s been fully scheduled😦

Yoochun
This week?

Elle
This month😦

~ting tong~

“Julie, can you please open the door? I think it’s her”

“Okay”

“Eeooonniiiiiiiiiiiii” teriak sepupuku

“I’ve told you million times already, don’t call me eonni. Kita sebaya.” aku sewot menanggapi ke excited an sepupuku

“Arasseo Ellie” jawabnya

“Jangan bilang kau datang untuk menagih janji?”

“Eo”

“Kau sudah janji padaku akan menuruti ku selama 3 hari”

“Kukira janji itu berlaku setelah kau melakukan pemotretan?”

“Hmm begitu ya?”

“Of course.. Jalani tugasmu sebagai icon clothing line ku dulu nona manis..”

“Ani ani ani this is your punishment.. Kau kan sudah membuat Julie eonni dan aku pusing tujuh keliling.. Seenaknya kabur liburan ke Jeju do tanpa ada kabar..”

“Sayang sekali sepupuku yang cantik, aku tak punya waktu 3 hari kosong untuk menuruti semua perintahmu.. Jadwalku padat.. Benar kan Julie?” seruku percaya diri

“Betul sekali Elle” jawab Julie

“See?” seruku sambil dihiasi senyum puas

“Bagaimana kalau kau ubah dari 3 hari jadi 3 permintaan? Kalau tidak seharian, barang beberapa jam aku bisa mengatur ulang jadwal Elle..” lanjut Julie pada sepupuku

“Good job, Julie eonni!” seru sepupu tengilku ini

“Yaa~ Julie Kim!!! Katanya jadwalku sudah fix.. Tadi aku minta 1-2 jam saja tidak boleh..” omelku

“Apa kau segitunya ingin bertemu dengan  Park…” aku segera membekap mulut Julie

“Bertemu dengan siapa eonni?” tanya sepupuku mulai curiga dengan tingkah kami

Aku memberi pandangan ‘shut your mouth’ pada Julie

“Ani.. Mr. Park salah satu partner bisnis kami..” jelas Julie

“Ah I see.. Ellie, tolong antarkan 1 kotak kimchi ini kerumah temanku ya.. Alamatnya sudah kutempel di kotak kimchi..”

“Kenapa tidak kau antar sendiri kesana?”

“Aku sedang malas bertemu dia.. Aku sedang kesal dengannya..”

“Jadi permintaan pertamamu ini?”

“Eo. Gampang kan?”

“Jam berapa?”

“Jam berapa saja.. Dia dirumah seharian”

“Siapa namanya?”

“Pencet bel nya saja dia tinggal sendiri”

“Okay. Anyway ini kimchi buatan imo?”

“Eo aku baru kembali dari rumah. Eomma membawakan juga untuk mu dan oppadeul.”

“Yeay! Kimchi buatan imo no 1! Julie tolong masukkan kulkas.”

“Bagaimana kabar mereka? Samchon? Imo? Haelmoni?”

“Datanglah kerumah tanggal 23 Ellie.. Kami biasa makan malam dengan anggota lengkap di tanggal itu..”

“Okay! Kau sudah mau pergi?”

“Eo aku ada jadwal shooting hari ini. Jangan lupa kimchi nya ya!”

“Arraseo! I’ll call you and your company untuk schedule pemotretan clothing line ku..”

“Eo! Tunggu permintaan ku selanjutnya! Tak akan semudah ini! Hahahaha.. Bye Ellie! Bye Julie eonni!”

“Bye!” seruku dan Julie bersamaan

Setelah sepupuku pulang kami bersiap-siap berangkat ke workshop dan menghadapi hariku

“Let’s go Julie! Kita mampir antar kimchi itu dulu ya”

Sepanjang perjalanan menuju alamat chingu sepupuku aku sibuk menggambar design-design baruku.. Aku sudah terbiasa menggambar di mobil karena jadwalku yang gila-gilaan setara dengan artis..

“Elle kita sudah sampai” kata Julie memecah konsentrasiku

“Ah I see. Kau tunggu disini saja di mobil Julie.”

“Ahjussi tidak usah matikan mesin aku tidak lama” kataku pada driver ku

Aku keluar dari mobil BMW putihku dengan menenteng kotak kimchi.

~ting tong~

Aku memencet bel. Tak ada tanda-tanda orang didalamnya.

~ting tong~

Aku memencet bel lagi. Tapi tetap tak ada tanda-tanda kehidupan didalam

~ting tong~

“Permisi nona” seseorang menepuk bahuku dari belakang

Seorang pria bersuara serak serak basah memanggilku

“Ada yang bisa ku bantu?” tanya nya

“Apa kau tinggal disini?”

“Ah aniyo. Aku tidak tinggal disini. Ini rumah temanku. Ada perlu dengannya?”

“Ah ani.. Aku hanya ingin mengantarkan titipan sepupuku.. Ia sedang repot jadi tidak bisa mengantarkan kimchi ini sendiri. Bisa tolong berikan pada temanmu, Mr…?

“Junsu.. Namaku Kim Junsu.. Ne akan aku berikan padanya.”

“Ah ne kamsahamnida Kim Junsu-ssi”

“Kkeureom annyeonghaseyo” lanjutku kemudian kembali menuju mobilku

“Annyeonghaseyo..”

“Ahjussi.. Workshop..” seruku pada driverku begitu aku masuk kedalam mobil

“Apa dia tampan Elle? Apa dia juga artis seperti sepupumu?” tanya Julie

“I don’t know. I didn’t meet him. I gave the kimchi to his friend.”

“Ah namja yang baru masuk?”

“Eo.. Kau melihatnya?”

“Ani tidak terlalu jelas.. Dari belakang tampaknya temannya itu tampan.. Stylish..”

“Quite handsome.. Quite cute.. Quite stylish.. His voice is kinda sexy.. But not my style..” jawabku cuek sambil mengetik pesan pada sepupuku

Elle
Your 1st wish.. Done..

“Yea yeah I know Elle.. No one meet your style, your expectation.. except him.. The one and only Mr. Park Yoochun..”

-tbc-