image

Annyeong! Aku kembali dengan si Donghae Fishy yang tampan. Auuuuuu…

Hope you enjoy!
Kisses!

*****

Dengan terpaksa, Kyuhyun memasukkan password padahal Hyejin sudah berulang kali bilang padanya jangan masuk apartemen Super Girls sebelum ada yang membukakan pintu.

“Hyung. Hyejin bisa ngamuk kalau kita masuk,” kata Henry khawatir.

Kyuhyun hanya mengangkat bahunya. “Mau bagaimana lagi? Kita sudah seribu kali memencet bel tapi tidak ada yang membukakan pintu,” sahut Kyuhyun yang juga dilanda rasa khawatir namun mengabaikannya karena masuk ke apartemen itu sekarang lebih penting dari apapun.

“Siapa tahu mereka semua sedang pergi?” Ujar Henry dengan polosnya.

“Tidak. Mereka baru akan pergi jam 11 siang nanti,” sahut Kyuhyun.

“Darimana hyung tahu?” Tanya Henry penasaran.

“Yaaa! HyunAh memang tidak memberitahukan jadwalnya kepadamu?” Henry menggelengkan kepalanya. Kyuhyun menepuk-nepuk bahu Henry dengan angkuh. “Hyejin selalu mengupdate jadwalnya kepadaku jadi aku tahu segalanya.” Tawa narsis Kyuhyun membahana kemudian.

Klek. Kyuhyun menekan knop pintu sampai terbuka. “Ayo masuk,” ajak Kyuhyun yang dibalas dengan tatapan enggan Henry. Setengah memaksa, Kyuhyun menarik tangan Henry untuk mengikutinya masuk. “Kajja!”

Setengah hati, Henry mengikuti langkah Kyuhyun yang semakin melangkah semakin dalam memasuki apartemen Super Girls. Hal pertama yang disadarinya, Kyuhyun hyung-nya tidak salah. Mereka semua berada di apartemen. Suara nyaring mereka bersahut-sahutan memenuhi apartemen ini.

“Aku tidak bisa hari Rabu. Aku ada kencan dengan Eric Oppa.”

“Iya, tapi jadwal kosongmu hanya hari Rabu, Min. Terserah dirimu kalau begitu.”

“Aku hari Selasa!! Senin aku musikal, Rabu syuting CF, Kamis dan Jumat aku syuting drama. Aku hari Selasa ya, Oppa.”

“Okee. Hyejin hari Selasa. Sisa hari Senin, Kamis dan Jumat.”

“Senin!”

“Jumat!”

“Siwon Oppa bisa membunuhku kalau malam weekend tidak menjemputnya ke bandara. Haiisssh!!!”

“Okee. Hamun hari Senin. Jihyo hari Jumat. HyunAh-ya, kau hari Kamis ya.”

“No problem. Aku memiliki banyak waktu senggang sepanjang minggu.”

“Okay. Jadi aku ulangi ya. Hari Senin Hamun, Selasa Hyejin, Rabu MinAh, Kamis HyunAh, Jumat Jihyo. Call?”

“CALL!!!”

Kyuhyun dan Henry menatap kelima gadis dan manager Oppa mereka yang sedang membagi-bagi jadwal entah untuk apa.

“Hyung, apa yang mereka lakukan?” Tanya Kyuhyun kepada Eric yang sedang duduk malas-malasan di sofa sambil mengutak-atik gadgetnya. Tampangnya terlihat sangat kesal.

Eric memandang Kyuhyun dengan tampang kesalnya itu. “Kalian tidak tahu?” Tanya Eric membuat Kyuhyun dan Henry semakin bingung karena mereka berdua memang tidak tahu apa-apa. Kyuhyun dan Henry menggelengkan kepalanya.

“Heiissh! Padahal kalian satu perusahaan. Mereka sedang bagi-bagi jadwal untuk kencan dengan Lee Donghae,” jawab Eric dengan malas dan kembali mengutak atik gadget-nya.

“Kencan?” Henry memandang HyunAh yang sedang sibuk bicara dengan manajernya.

“Donghae hyung? Kencan dengan Donghae hyung?” Tanya Kyuhyun tidak percaya. Ia semakin tidak percaya ketika memandang Hyejin dan mendapati gadis itu telah mengganti background smartphonenya menjadi screen cap Donghae saat break dance di MV This Is Love.

“Ige mwoyaaa?! Acara apa itu? Yaa Song Hyejin!!!” Kyuhyun meninggalkan Eric dan Henry yang hanya duduk pasrah di sofa menerima nasib bahwa kekasih mereka sedang mengabaikan mereka dan memilih sibuk mencari barang yang akan dibawa saat kencan bersama Donghae.

“Bagaimana hal ini bisa terjadi?” Tanya Henry dengan lesu kepada Eric sambil menatap Kyuhyun dan Hyejin yang sudah mulai berdebat, MinAh yang sibuk dengan laptopnya, Jihyo yang sibuk dengan iPad-nya, Hamun yang sibuk dengan kerajinan tangannya yang tampak seperti bantal dan HyunAh, kekasihnya, yang masih sibuk berdiskusi dengan manajernya mengenai kencan dengan Donghae di hari Kamis depan.

Eric mengubah posisinya. Ia duduk di belakang MinAh, memperhatikan gerak-gerik gadisnya dengan serius, yang sedang membuka berbagai website online shop.

“Yaaa!! Kau bahkan tidak pernah memberikan jam tangan semahal itu kepadaku! Yaa Park MinAh?! Kau sudah gila?!” Protes Eric ketika mendapati MinAh mengklik sebuah jam tangan emas merk Cartier dengan harga 1,2 juta won dan kemudian membayarnya dengan credit card. “PARK MINAH!!!!” Namun MinAh seolah sedang tuli. Ia membiarkan teriakan Eric membahana kemana-mana yang penting jam tangan itu akan sampai kepadanya paling lambat besok siang.

Eric menyerah. Ia tidak peduli lagi. Ia biarkan saja MinAh melakukan apa yang dia mau, sesuka hatinya. Ia lebih baik berkoalisi dengan sesama yang senasib dengan dirinya. “Tadi kau tanya apa, Hen?” Tanya Eric kepada Henry.

“Bagaimana semua ini bisa terjadi? Bagaimana bisa mereka kencan dengan Donghae hyung?”

Belum sempat Eric menjawab pertanyaan Henry, Kyuhyun sudah datang menginterupsi. Wajahnya menunjukkan kekesalan yang sudah di ujung tanduk, siap meluap kapan saja. “Kita harus bicara dengan Donghae hyung. Gadis-gadis ini sudah gila karenanya!” Kata Kyuhyun dengan galak kemudian pergi meninggalkan apartemen Super Girls diikuti oleh Henry. Eric menyusul tidak lama kemudian.

—-

SG Men Kakao Talk Group Chat

Kyu
Sebenarnya apa yang terjadi?

Kyu
Kenapa gadis-gadis itu jadi tergila-gila pada Donghae hyung?

Siwon
Wae? Wae? Wae? Ada apa ini?

Woobin
Apa yang terjadi? Ceritakan padaku. Apa Jihyo-ku baik-baik saja?

Kyu
Tidak. Lima-limanya sudah gila. Hyejin, MinAh, HyunAh, Jihyo dan Hamun. Tidak ada terkecuali.

Henry
Mereka akan kencan dengan Donghae hyung minggu depan, hyungdeul! Sehari penuh!

Siwon
MWO?! HAMUN-KU?! Kencan dengan Donghae? Seharian?!

Siwon
ANDWEEEEE!!! ANDWE!

Woobin
Henry, kau serius? Jihyo? Dia kan tidak ngefans dengan Donghae.

Eric
Ini semua gara-gara MV This Is Love kalian, bodoh. Donghae terlihat sangat tampan di MV itu. Hampir semua gadis terpesona padanya.

Eric
Banyak girl group berlomba untuk memenangkan hadiah kencan dengan Donghae. Kebetulan SG yang menang. Jadi minggu depan mereka akan kencan dengan Donghae, ganti-gantian.

Henry
Hyung, kau serius?

Eric
Yaaa!!! Kalian yang satu perusahaan masa tidak tahu?! Haiiish!!

Kyu
Aku mau bicara dengan Donghae hyung! Apa-apaan ini?! Aaaaarghhh!!!

Siwon
Tidak! Tidak! Aku harus segera menelepon Hamun.

Siwon
Sial! Kenapa aku meninggalkannya terlalu lama?! Grrrrr!

Henry
Silahkan dicoba, Siwon hyung. Bersiaplah Hamun tidak menjawab teleponmu. Aku dan Eric hyung saja dianggap tidak ada tadi oleh mereka.

Henry
Jinjja!!!

Woobin
Semoga Jihyo-ku tidak separah itu. Kalau iya, aku terpaksa menunda syutingku untuk bicara dengannya

Woobin
Astaga, Choi Jihyoooo!!!!

—–

Kyuhyun, Henry, Siwon, Woobin dan Eric sudah berkumpul di dorm Super Junior. Kelimanya duduk dengan serius, menanti kemunculan Donghae yang saat ini masih bersiap-siap untuk kencannya yang pertama dengan Hamun.

“Omo!! Apa yang kalian lakukan di sini? Eric hyung?” Donghae terperanjat kaget begitu melihat lima pria yang sedang menatapnya tajam.

“Kau mau kemana? Kencan dengan Hamun?” Tanya Siwon dengan ekspresi kesal yang tidak bisa dia sembunyikan.

Dengan polos dan innocent, Donghae menganggukkan kepalanya. “Menurut jadwalku begitu. Aku akan kencan dengan pacar-pacar kalian,” ujar Donghae sambil tersenyum tanpa merasa bersalah apalagi khawatir.

Kyuhyun menggaruk kepalanya dengan frustasi. Ia memandang Donghae hyung-nya, memperhatikannya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ia sadar laki-laki yang lebih tua 1,5 tahun darinya itu memang memiliki pesona yang tidak bisa ditolak wanita manapun. “Donghaeeee hyuuuung… Kenapa kau harus lahir begitu tampan? Kenapa kau harus begitu menggoda sekarang? Aaaargh!!” Gerutu Kyuhyun kemudian membanting dirinya ke senderan sofa dengan putus asa.

“Yaa Lee Donghae! MinAh membatalkan kencannya denganku demi kencan bersamamu. Awas kalau kau mengecewakannya! Hari Rabu, aku pinjamkan ia padamu. Hanya hari Rabu! Ingat!”

Donghae hanya tertawa cekikikan. “Tenang saja, hyung. Aku akan mengembalikan MinAh dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun,” kata Donghae.

“Hari apa kau kencan dengan Jihyo, hyung?” Tanya Woobin.

“Kamis atau Jumat kalau tidak salah.”

“Jumat! Kamis jadwalnya HyunAh!” Sela Henry yang langsung diamini oleh Donghae.

“Okay. Jumat. Jaga baik-baik Jihyo-ku ya, hyung. Setelah dia kencan denganmu, pasti dia akan cerita padaku. Jadi, aku mau mendengarkan cerita yang menyenangkan darinya nanti. Ya, hyung?”

Donghae mengacungkan kedua ibu jarinya kepada Woobin dengan mantap. “Tenang saja. Aku akan membuat gadis-gadis itu memiliki hari yang paling menyenangkan seumur hidupnya,” kata Donghae.

Donghae sudah bersiap keluar dari dorm dan Siwon menahannya. “Aku belum memberikan pesanku,” kata Siwon.

Donghae tersenyum. “Aku tidak perlu mendengarkan pesan-pesanmu, Ma Siwon. Kau pasti akan melihat Hamun berseri-seri begitu selesai kencan denganku,” kata Donghae dan berlalu dari hadapan kelima pria yang sudah menatap pasrah pria yang sudah mengambil hati gadis-gadis mereka.

“YAA LEE DONGHAE!!!!”

—-

Kkeut
XOXO
@gyumontic