-Yoochun-

Elle
Apa kau bisa ikut denganku?

Yoochun
Kemana?

Elle
Dinner with my cousin and her boyfriend

Yoochun
Sorry My Sunshine hari ini aku ada janji😦

Elle
Dengan siapa??

Yoochun
Nanti kapan-kapan kukenalkan padamu

Elle
Okay

Yoochun
Talk to you later *kiss*

“Yaa~! Aku sudah sampai.. Kau dimana? Katanya jam 6 tepat” omelku pada seseorang di seberang telpon

“I’m on my way Oppa~ jjamkanman~” jawabnya

“Apa kau datang sendiri?” tanyanya lagi

“Eo. Kenapa sih?” jawabku

“Aku sudah di parkiran. Sebentar aku masuk.”

~klik~

Aku mengalihkan pandanganku ke pintu masuk menunggu kedatangannya.

Ah itu dia..

Oh.. kenapa dia bersama namja itu?

“Yaa~ kau sungguh tak adil. Kau membawa namja chingu mu tapi aku harus datang sendiri. Padahal kan aku mau me…” omelku ketika mereka sampai dan diduduk tepat dihadapanku

“Akhirnya kau mengakuiku sebagai namja chingunya, Yoochun-ssi?” potong sang namja  sinis

“Sudahlah, kenapa sinis begitu tak bisakah kalian akur? Tadi kan aku sudah cerita padamu tujuanku, Baby” omel sang yeoja pada namja chingu nya

“Araseo araseo” jawab namja chingunya

“Demi dia aku mencoba mengerti hubungan kalian. Karena kau oppa yang dekat dengannya jadi aku juga akan mulai memanggilmu Hyung.” imbuhnya

“Jadi sekarang kau sadar kalau aku lebih tua darimu?” aku menanggapi sang namja tak kalah sinis

“Yaaa~ Yoochun oppa! Tak bisa kah kau menghargai niat baik Baby Henry ku? Lagipula alasanku bertemu hari ini bukan untuk mendengar keributam kalian!” omel  si yeoja

“Araseo araseo. Jadi kau mau apa Jung HyunAh?” tanyaku balik

“Karena kau menolak tawaran blind date kapan hari jadi sekarang aku mengajakmu double date.” serunya bersemangat

“Mwo? Lalu kenapa aku harus datang sendiri?” aku terkejut

“Tenang date mu sudah aku siapkan, namanya Myunghee..”

“Mwo?? Date?? Wait. Dia sepupumu yang mengantarkan Kimchi itu? Kau ngebet sekali sih menjodohkan sepupumu itu..” omelku kaget sekali, kalau Elle tau aku ngedate dengan orang lain bisa dipenggal kepalaku.

“Sudahlah oppa duduk manis saja. Sepupuku itu daebak..” lanjutnya sambil melototiku

“Kalau daebak kenapa perlu kau jodoh-jodohin sih?” omelku

“Isshh oppa cerewet.. Belum-belum sudah menolak.. Tunggu nanti setelah kau bertemu dengannya…”

Aku menoleh pada Henry meminta penjelasan, tapi dia hanya mengangkat bahunya dan terlihat dari ekspresinya seolah mengatakan ‘Aku juga tak tau Hyung.. Kau tau HyunAh jika sudah punya kemauan kan..’

“Yaa, Jung HyunAh! Kau tak bisa seenaknya menyeret orang untuk blind date sekaligus double date!”

“Kenapa sih Yoochun oppa ini.. Tumben sekali mau ketemu yeoja malah ngomel-ngomel.. Seperti sudah punya yeoja chingu saja..”

“Ne~ Jung HyunAh.. Aku sudah punya yeoja chingu..”

“Mwo???” kali ini HyunAh dan Henry yang kaget

“Nugu??” tanya mereka bersamaan lagi

“Ini kalau yeochin ku tau bisa diputuskan aku.”

“Tenang.. tenang.. Aku dan Henry akan tutup mulut kami rapat-rapat.. Ya kan Baby Hen?”

“Iya Hyung.. Kita anggap saja ini makan malam bersama biasa.. Hang out with friends.. Okay?”

“Kau baik dan bersahabat sekali Henry ya.. Cerah ceria lagi.. Apa karena sekarang aku sudah punya pacar kau jadi tenang?”

“Hehehehe.. Apa terlihat jelas, Hyung?” jawab Henry sambil menggaruk-garuk kepalanya

“Eo” jawabku singkat

~kring~

Omo.. batinku saat melihat nama yang tertera di layar handphone ku ‘My Sunshine’

“Sebentar ya..” kataku cepat pada HyunAh dan Henry

Aku bergegas menuju toilet

-Elle-

“Hello.. Yoochun-ssi?”

“Hello, My Sunshine?” jawab Yoochun

“Sudah makan belum?”

“Belum. Sebentar lagi. Kau? Dimana sekarang?”

“Belum juga. Aku baru saja sampai. Segera bertemu sepupuku and her boyfriend. Okay then, have fun. Miss you.”

“You too. I love you, My Sunshine.”

“Love you too” jawabku mengakhiri pembicaraan kami.

Aku mengetik pesan via KaTalk ke sepupuku

Elle
Where are You?

Sierra Jung
Just come in. You’ll see me.

Aku segera mendorong pintu kaca didepanku dan mencari sepupuku dan pacarnya.

Ah itu dia..

Ia melambai-lambaikan tangannya sambil memutar tubuhnya setengah.

Di sebelahnya seorang pria ikut menoleh.

Ahh itu yang namanya Henry..

Ia dan pacarnya duduk membelakangi pintu masuk..

Aku segera menghampiri mereka dan duduk dihadapan mereka..

“Hai” sapaku pada mereka

“Eon.. ah I mean Elle kenalkan my boyfriend..”

“Hi Henry, nice to meet you. Heard a lot ’bout you. I’m Elle.”

“Hi Elle, heard a lot ’bout you too. I’m Henry.”

Kami berjabat tangan.

“Kalian belum pesan?” tanyaku heran karena di meja masih bersih belum ada satu pun minuman atau makanan

“Aku menunggumu, eon ah I mean Elle.”

“Then, shall we?” tanyaku bersiap memanggil waiter

“Tunggu dulu!” seru HyunAh tiba-tiba mengagetkanku

“Kenapa?”

“Kita tunggu dulu seseorang kembali dari toilet.” Jelas Henry

“Who? Aku kira kalian cuma berdua. Kau bilang cuma ingin mengenalkan Henry, Hyun.”

“Aahh yaaa sekalian aku ingin mengenalkanmu pada seorang pria” jawab HyunAh

“Huh? You know I don’t like this stuff Hyun” aku mulai agak kesal

“I know, makanya aku tidak bilang.”

“So you mean blind date slash double date??” okay aku benar-benar kesal

“Errr sort of” jawab HyunAh ragu-ragu seperti sudah mencium aura kesal ku

“So this is your 2nd wish?”Blind date double date thing?:

“Eo”

“Permisi?” suara seorang namja dari belakang memotong pembicaraan kami

-Yoochun-

Setelah menutup telpon dari Elle aku membasuh wajahku dengan air kemudian here I am melangkahkan kaki menuju kembali ke meja kami.

Oh tunggu.. Aku menghentikan langkahku..

Siapa yeoja yang duduk di sebelah kursiku?

Itu pasti sepupu HyunAh yang bernama Myunghee..

Jika dilihat dari belakang, posturnya cukup okay..

Aku perlahan melangkahkan kakiku kembali mendekati meja

Oh aku mendengar perdebatan kecil antara HyunAh dan Myunghee..

Tampaknya ia juga tak suka blind date/double date ini..

Ffiuuhh..
Untunglaaahh..
I guess blind date/double date ini tak akan menyeretku pada masalah..

“Permisi..” ucapku memotong pembicaraan mereka

Kemudian aku duduk perlahan kembali di kursiku tepat disebelah sepupu HyunAh tanpa menoleh padanya.

“Oh.. Yoochun-ssi!”

Aku mengenal suara ini..

Aku menoleh..

“Elle-ssi!” pekikku kaget mendapati yeoja chinguku duduk tepat disampingku

“Kenapa bisa disini??” tanya kami berbarengan

“Jadi yang kau maksud dengan sepupumu dan pacarnya itu HyunAh dan Henry?”

“Eo. Jadi orang yang kau maksud akan malam bersama itu HyunAh dan Henry?” balas Elle

“Eo. HyunAh lebih tepatnya.”

“Yoochun oppa kenal Jung Myunghee maksudku Elle?? Elle kau kenal Yoochun oppa??? tanya HyunAh padaku dan Elle

“Bagaimana bisa??” tambah Henry

“Eo. Dia yeoja chinguku/Yes. He’s my boyfriend” jawabku dan Elle bersamaan

“Mwoo??” pekik HyunAh dan Henry

———————————–

Two weeks later

-Elle-

“Jung Myunghee, congratulation!!!!!” teriak HyunAh keras sekali dari ujung pintu masuk workshop ku

“Ya Jung HyunAh sudah berapa kali kubilang jangan panggil aku begitu. Apalagi saat banyak pers begini. Panggil aku ELLE JUNG!” bisikku saat ia sudah berada didepan ku

“Araseo. Araseo. Chukkae atas pembukaan workshopmu Elle! Woaahh lihat fotoku dibelakangmu itu.. Daebak kaann! Memang aku cocok jadi icon clothing linemu! Brand ambbassador!” HyunAh menyombongkan dirinya

“Behave Hyun..” bisikku

“Hehehehe” HyunAh menjulurkan lidahnya

“Apa kau tak akan mengenalkan teman-temanmu ini?” lanjutku

“Ah iyaa! Kenalkan ini uri leader Song Hyejin..”

“Annyeonghaseyo. Song Hyejin imnida. Kamsahamnida sudah mengundang kami ke peresmian workshopmu. Congratulation!”

“Ah ne~ cheonmaneyo.. Kalian sudah seperti saudara HyunAh jadi kalian juga saudaraku.”

“Lalu ini Park MinAh..”

“Annyeonghaseyo. Park MinAh imnida. Congratulation! Kalau HyunAh jadi brand ambassadormu boleh dong hmm kami… hmm endorsement clothing line mu? Hehehe”

“Ahh Park MinAh-ssi I’ve heard a lot ’bout you from HyunAh. Yunho oppa… ah ani.. hehehe Tentu-tentu aku sudah memikirkan mengenai endorsement dan sponsor untuk kalian.. Jangan kuatir..”

“Yaa Park MinAh!” omel HyunAh kemudian menyikut pelan sahabatnya itu

“Kemudian…”

“Hi Elle eonni! Aku Choi Jihyo.. Congrats and thanks for inviting us.. Oiya apa eonni sudah punya pacar? Kau tau Choi Siwon.. Dia oppaku.. Dia sangat tampan.. Dia baru saja putus.. Apa kau mau jadi kakak iparku?”

“Yaaaa~ Choi Jihyo/Yaaa~ Jihyo eonni!” omel HyunAh dan salah seorang member SG lainnya, Hamun kalau aku tidak salah, pada Choi Jihyo

“Hahaha.. Mian Jihyo-ssi.. Aku sudah punya pacar.. But thanks.. hehe” jawabku menanggapi Jihyo

“Oya?? Siapa? Apa dia lebih tampan dari oppaku?” cerocos Jihyo

“Choi Jihyo.. Dia lebih ganteng dari oppamu.. Lihat saja nanti siapa pacar sepupuku ini.. Ini selanjutnya..”

“Annyeonghaseyo eonni.. Gomawoyo sudah mengundang kami.. Chukkaeyo.. Aku Kang…”

“Hamun ya? Magnae? Hehehe” cerocosku memotong kata-kata Hamun

“Ne~ eonni.. Kok bisa tau?”

“Kan kau tinggal satu-satunya yang belum dikenalkan. Hehehe. Aku juga banyak mendengar tentangmu.. HyunAh sering cerita tentang kau dan Taemin..”

“Ngomong-ngomomg soal Taemin, Minho mana Hyun?” lanjutku

“Minho sepertinya telat Elle.. Ah iya.. Yunho oppa, Yonghwa oppa, dan Joon oppa meminta maaf tak bisa datang mereka sedang sibuk shooting drama.. Ia menitipkan salam dan selamat untukmu.. Minhyuki juga mungkin telat ia menjemput Krystal dulu..” jelas HyunAh

“Arasseo. Silahkan dilihat-lihat koleksiku.. Silahkan dinikmati juga snack nya..” jawabku pada HyunAh sekaligus mempersilahkan tamu-tamuku

Aku kemudian berkeliling menyapa tamu-tamu lainnya..

Banyak yang datang hari ini.. Memang aku banyak menyebar undangan.. Kebanyakan yang datang sosialita, artis, pengusaha, istri pengusaha, sampai istri pejabat dan politikus..

Ada artis-artis SM tadi, juga ada Yoona Seohyun dan Tiffany SNSD..
Artis-artis YG, GDragon dan Sandara Park..
Artis-artis JYP, the great park jinyoung, Nickhun dan Taecyeon..
Artis-artis Cube, HyunA dan Junhyung..
Dan lainnya..

Aku juga sesekali melihat jam..

Menunggu seseorang yang tak kunjung datang..

Ohh ada apa ..

Diluar tiba-tiba ramai..

Ohh apa itu..

Aku menoleh ke luar dan sekilas melihat balon dan bunga-bunga..

“Permisi, Elle-ssi” kata seorang pria yang tiba-tiba sudah berada didepanku

“Oohh.. Kim Junsu-ssi?”

“Kau masih mengenaliku?”

“Ne~ Kau?”

“Rumah yang kau antar kimchi kapan hari rumah Park Yoochun. Ternyata tidak kusangka ternyata akhirnya kau jadi pacar Park Yoochun..”

“Oh really? Kalau begitu kau juga anggota JYJ ya?”

“Ne~ Aku juga punya resort di Jeju..”

“Aahhh.. Aku pertama kali bertemu dengan Yoochun-ssi di Jeju..”

“Oya? Mungkin setelah ia menghadiri peresmian resortku..”

“I see..”

“Oiya selamat ya Elle-ssi.. Atas pembukaan workshopmu..”

“Kamsahamnida..”

“Oiya ayo ikut denganku.. Cepat cepat..”

Aku mengikuti Junsu keluar workshop..

Begitu aku keluar aku melihat sosok pria yang kutunggu tunggu yang belakangan mengisi hari-hariku..

My Prince Charming..

My lovely boyfriend..

Park Yoochun..

Ia berdiri dengan tampannya sambil membawa sebuket mawar merah..

Ia perlahan berjalan mendekatiku..

“Chukkae!..” katanya kemudian menyerahkan buket bunga padaku

Ketika kuterima buket bunga itu dengan tanganku, ia kemudian mencium pipiku..

“I love you” lanjutnya kemudian

“Yoo.. Yoochun-ssi..” kataku terbata-bata

“Eo?”

“Kita didepan umum.. Banyak kamera..” bisikku

“So what? Tidak hanya sampai disini My Sunshine.. Coba lihat ini..” serunya kemudian menjentikkan jarinya

Balon balon dengan buket buket bunga yang menempel padanya berterbangan..

Jumlahnya banyak sekali..

“Oh My God! So beautiful! Thank you!” pekikku

“Welcome!” balasnya kemudian mencium bibirku cepat

Wartawan dan tamu-tamu di sekeliling kami menjadi heboh

“Yoochun-ssi, apa dia pacar anda?” tanya salah seorang wartawan setelah Yoochun menciumku

“Ne~ Elle Jung is my girlfriend.. Jangan lupa buat jadi headline ya!” pekiknya

~ting~

Sebuah pesan masuk di KaTalk ku

Sierra Jung
My 3rd wish.. Be happy with Yoochun Oppa! Janji padaku jaga dia baik-baik..

-The End-