Di tengah meja makan yang luas, yang bisa diisi 12 orang, Kyuhyun tidak berhenti tertawa meskipun orang-orang yang melihatnya memasang tampang tidak percaya atas apa yang baru saja dikatakannya.

“We’re getting married,” ucap Kyuhyun sekali lagi, masih tetap mempertahankan tawa bahagianya namun entah kenapa terdengar sangat sangat menyebalkan.

“Kalian sungguh-sungguh akan menikah? Benarkah?” Tanya MinAh berusaha meyakinkan dirinya. Ia tidak percaya sahabatnya, Hyejin, bersedia menikah dengan kekasih-seumur-hidupnya tanpa ada pembicaraan lebih dulu dengan para anggota Super Girls.!

Kyuhyun menganggukkan kepalanya dengan mantap, tanpa ada keraguan sama sekali, diiringi dengan tawa yang semakin lebar. “Kalian tidak percaya?”

5 dari 8 orang yang saat ini sedang berada mengelilingi Kyuhyun dan Hyejin menggelengkan kepala mereka. “Aku. Tidak. Percaya,” kata Woobin memberikan tekanan pada setiap katanya.

“Wae?” Tantang Kyuhyun.

“Menurutku, kalau sampai Hyejin mau menikah denganmu, Hyung, satu-satunya alasan yang sangat mendukung adalah karena ia hamil di luar nikah.”

“Yaa! Aku tidak hamil!” Seru Hyejin dengan tatapan mata kesal.

“Jadi kalau begitu aku yakin kalian tidak akan menikah,” kata Woobin enteng.

“Aku pikir juga begitu,” sahut Jihyo seia sekata dengan kekasihnya.

Kyuhyun merengut kesal kepada pasangan itu. “Kau terlalu banyak bicara, Kim Woobin. Seharusnya kau memberiku selamat.” Selembar tisu melayang tepat mengenai hidung mancung pria itu.

“Hyuuuuung!!” Protes Woobin kesal namun memperlihatkan aegyo-nya yang sangat menggemaskan.

Hyejin menatap para membernya dan para kekasih mereka sambil menghela nafas panjang. “Mulai besok kami hanya akan syuting ‘We Got Married’. Kami akan ‘menikah’. Itu maksud Kyuhyun,” kata Hyejin pada akhirnya memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya.

MinAh, HyunAh, Jihyo, Hamun dan Woobin yang semula begitu penasaran langsung berubah 180 derajat menjadi sangat mengerikan. Tatapan mereka seakan ingin menelan Kyuhyun hidup-hidup.

“Sudah aku bilang itu tidak mungkin. Kau mau menipu kami?” Ujar Jihyo dengan kesal dan bahkan hampir menjambak rambut Kyuhyun kalau saja tidak ditahan oleh Hyejin.

Wajah Kyuhyun yang sejak sejam lalu selalu diwarnai oleh senyuman telah berganti menjadi rengutan. “Kenapa kau bilang-bilang ke mereka sih? Jadi tidak seru lagi kaaaan?!” Gerutu Kyuhyun kepada calon ‘istri’nya yang hanya ditanggapi dengan senyuman tipis.

Donghae yang daritadi diam akhirnya bicara, “Apa kami akan diundang untuk syuting beberapa episode? Aku tidak keberatan. Aku punya lumayan banyak waktu luang.”

Segurat senyum kembali muncul di wajah Kyuhyun. “Hyuuuung!!” Serunya dengan penuh aegyo sambil berdiri dari tempat duduknya dan memeluk serta mencium Donghae. “Aku mencintaimu. Saranghae!”

Berbeda dengan Kyuhyun, Hamun justru menatap Donghae dengan tatapan mematikan. “Kalau Oppa punya begitu banyak waktu luang kenapa tidak menghabiskannya denganku?” Tanya Hamun dengan lembut namun menusuk membuat Donghae menunduk lesu.

“Mianhe, jagi,” ucap Donghae pelan dengan perasaan bersalah dan bahkan hampir menangis.

“Bagaimana denganku? Sebagai sesama pasangan di WGM? Apa nanti kita akan double date? Aku-Yewon dan kalian berdua?” Tanya Henry dengan penuh semangatt berakibat sebuah tarikan kecil menyakitkan di telinganya.

“Baby Hyuuuuuun!! Ampun! Ampun!”

Kyuhyun tertawa keras melihat magnae grup-nya yang sedang memohon-mohon maaf kepada kekasihnya. “Tenang saja. Kau, aku dan Jonghyun akan sering triple date. Akan kutunjukkan kepada kalian apa itu ‘menikah’,” ujar Kyuhyun penuh percaya diri tanpa meningkatkan rasa simpati kepada Henry yang sudah didiamkan HyunAh.

“Kau baru umur berapa sih sudah bicara menikah? Hah? Bocah,” kata Eric, sang tuan rumah, yang daritadi hanya mendengarkan pembicaraan para dongsaengnya.

Kyuhyun sedikit mengerucutkan bibirnya dengan kesal. “Hyung, kau tidak seru ah.”

Eric hanya mengangkat bahu tanpa peduli lalu menggandeng tangan MinAh. “Aku mau pergi nonton dengan MinAh, titip rumahku ya,” kata Eric kepada 8 manusia muda yang memenuji rumahnya, khususnya kepada pria yang besok akan ‘menikah’. “Cho Kyuhyun, aku tidak peduli jika besok kau harus ‘menikah’, pokoknya kau tidak boleh pulang kalau kamarku masih berantakan atau sofaku belum bersih. Aku akan menyeretmu kembali kemari. Arraseo?”

“Ne. Arra,” jawab Kyuhyun dengan malas membuat Hyejin tertawa bahagia.

“Seharusnya dari dulu Oppa mengancamnya seperti itu,” kata Hyejin yang tahu betul sifat Kyuhyun yang paling malas bersih-bersih.

“Kalau aku membereskannya, apa aku boleh memakai kamar Hyung?” Tanya Henry tiba-tiba berakibat sebuah jitakan keras di kepalanya.

“Oppa, aku mohon jangan dengarkan makhluk ini! Dia sedang tidak waras,” Seru HyunAh.

“Baby Hyuuuuuuun!!!”

“Kalau aku?”

Eric menatap Hamun dengan tidak percaya. “Hamun, kau…” Eric sampai tidak bisa percaya saking terkejutnya.

“Kalau aku bagaimana, hyung?” Tanya Woobin menambah daftar pemesan kamar Eric.

Eric hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat para dongsaengnya. “Kalian sudah ketularan animal couple. Aaaargh!! Molla! Molla! Pokoknya begitu aku kembali, rumah ini sudah bersih atau aku akan menyeret kembali kalian semua untuk membersihkannya. Annyeong!” Kata Eric dengan tegas sebelum ia pergi dengan MinAh meninggalkan 8 manusia yang siap memporak porandakan rumahnya.