policehae

 

Lee Donghae
Hamun, sedang apa?

Kang Hamun
Mengerjakan tugas, oppa. Kau sendiri?

Lee Donghae
Sedang beristirahat.

Kang Hamun
Kau pasti lelah menjadi pengawal putri Denmark itu.

Kang Hamun
Ngomong-ngomong, dia sangat cantik oppa.

Lee Donghae
Hamun, maksud perkataanmu apa?

Lee Donghae
Menurutku kau lebih cantik darinya

Kang Hamun
Oppa, kau harus melihat sekelilingmu.

Kang Hamun
Banyak wanita yang lebih cantik, lebih baik, lebih pantas menjadi kekasihmu dibandingkan aku. Mereka juga menyukaimu.

Lee Donghae
I just can see you

Kang Hamun
That’s the problem. Kau akan menyesal suatu saat nanti.

Lee Donghae
Hamun, saranghae.

Kang Hamun
Oppa, pikirkan baik-baik yang kukatakan ya.

Lee Donghae
Hamun, kau juga menyayangiku, kan?

Lee Donghae
Kau takut suatu saat aku akan meninggalkanmu?

Lee Donghae
Kau tahu aku sangat mencintaimu, kan? Aku tak akan meninggalkanmu.

Kang Hamun
Kalau suatu saat kau menyesal karena memilihku, bisa saja.

Lee Donghae
Ah, kau tahu Hyejin sudah resmi menjadi pacar Kyuhyun? Kkkk

Kang Hamun
Oppa, jangan mengalihkan pembicaraan.

Lee Donghae
Hamun, aku hanya ingin berbicara denganmu malam ini. Boleh, kan?

Lee Donghae
Hamun….. Aku merindukanmu. Jebal..

Kang Hamun
Baiklah, aku selesaikan tugasku dulu. Aku telepon oppa kalau sudah selesai.

*****

Park Minah
Song Hyejin sudah resmi menjadi pacar si sekretaris!!!!!

Choi Jihyo
WHATTTTT?

Jung Hyunah
Kapan? Kapan? OHMYGAAT Chukae sayang!!!!

Song Hyejin
Yaa Park Minah! Harusnya kau biarkan aku yang menyampaikan hal itu!

Park Minah
Well, aku sudah tahu berita itu 3 jam yang lalu, tapi kau tak muncul-muncul. Aku kan gemas jadinya!!

Choi Jihyo
Pasti tahu dari Pak Menteri Pertahanan kita

Jung Hyunah
Siapa lagi? Hahahaha

Kang Hamun
Kutebak, Hyejin onnie pasti sedang bermesraan dengan Sekretaris Kyu makanya tidak sempat mengabari kita.

Kang Hamun
Aku benar pasti. Haha! Selamat onnie sayang!!

Kang Hamun
Akhirnya setelah menunggu sekian lama.

Song Hyejin
Thank you, magnae!

Song Hyejin
Ah iya, Hamun, kenapa kau menolak Donghae oppa?

Song Hyejin
Donghae oppa hanya cerita pada Kyuhyun. Aku mencuri lihat barusan.

Choi Jihyo
WHAT?!!!!!!

Park Minah
KENAPA HAMUN?!

Kang Hamun
Kenapa jadi membahas diriku onniee?

Kang Hamun
Lebih baik onnie ceritakan bagaimana prosesnya kalian bisa jadian. Haha

Song Hyejin
Jangan mengalihkan pembicaraan, sayang.

Jung Hyunah
Hamun, kau mau bercerita pada kami, kan?

Park Minah
Ppali, cerita. Atau kau mau aku menghampirimu sekarang juga? Aku tahu kau masih di kampus.

Kang Hamun
Baiklah, baiklah.

Kang Hamun
Aku menolaknya untuk mencegah agar ia tidak menyesal suatu saat nanti

Choi Jihyo
Menyesal jika ia memilihmu?

Kang Hamun
Banyak wanita yang mengejarnya. Wanita-wanita itu lebih seksi dariku.

Kang Hamun
Lebih dewasa dariku

Kang Hamun
Lebih cantik dariku

Kang Hamun
Banyak wanita lain yang lebih pantas menjadi kekasihnya

Jung Hyunah
Hamun…… Donghae benar-benar mencintaimu.

Park Minah
Aku yakin kau sendiri tahu benar tentang perasaan Donghae

Choi Jihyo
Aku juga yakin kau sebenarnya menyayanginya, kan?

Kang Hamun
Ya, aku sayang padanya. Karena itu aku mau menjaganya dan menjaga diriku sendiri.

Song Hyejin
Hamun, tidak semua laki-laki seperti mantan pacarmu itu.

Song Hyejin
Aku tahu pasti Donghae berbeda.

Kang Hamun
Apa bagusnya diriku yang bisa membuat Donghae oppa tidak meninggalkanku?

Kang Hamun
Tidak ada

Jung Hyunah
I think that’s the best part of you

Park Minah
Kau tidak pernah sadar kalau kau punya kelebihan-kelebihan itu

Choi Jihyo
Itu yang membuatmu humble dan down to earth

Choi Jihyo
Itu yang membedakanmu dari gadis-gadis lain yang mengejar Donghae

Park Minah
Yang membuat Donghae, selama ini, menunggumu. Memperjuangkanmu.

Jung Hyunah
Hamun, to love someone is to see a miracle invisible to others, even yourself.

Song Hyejin
Aku yakin Donghae melihat itu pada dirimu

Song Hyejin
Something you don’t even realized that you have it.

Kang Hamun
Onniedul, this is just not make sense.

Kang Hamun
Dia punya segala sesuatu yang diinginkan oleh para wanita

Kang Hamun
Dari sekian banyak wanita itu, Why me?

Song Hyejin
Hamun, when we talk about love, things don’t always have to make sense

Choi Jihyo
Listen to your heart, honey. Your heart always knows the truth

Park Minah
It’s the mind that likes to play tricks on you. If you love him, let him know.

Jung Hyunah
Not that I reject reality that love can be sad too, but two is better than one.

Song Hyejin
Everything becomes easier when you face it together.

Song Hyejin
Magnae, aku tahu kau sangat bijak untuk tidak menuruti akalmu dalam masalah ini

Song Hyejin
Kata Kyuhyun, Donghae sudah kembali ke kantornya.

Park Minah
Aku yakin kau tahu apa yang harus kau lakukan

Choi Jihyo
Hamun, go. Say that you love him too.

Jung Hyunah
Kami mendukungmu, hihi.

Kang Hamun
……Onnie…..

Song Hyejin
Say thanks to us later, hehe. Good luck dear!

*****

Lee Donghae
Apa yang mau kau bicarakan padaku?

Lee Donghae
Sudah sejam tapi kau tak sampai-sampai

Lee Donghae
Kalau kau tidak sampai dalam 10 menit, kutinggal

Lee Donghae
Pak Sekretaris aku harus mengecek gedung untuk konferensi besok

Cho Kyuhyun
Diam. Jangan kemana-mana. Kau akan menyesal kalau pergi.

Lee Donghae
Memangnya kau bawa apa untukku, hm?

Cho Kyuhyun
Astaga kau banyak tanya. Tunggu saja.

Lee Donghae
Sudah lewat 10 menit. Bye

Cho Kyuhyun
Yaa! Yaa! Kata Hyejin dia sudah dijalan! Tunggu sebentar!

Lee Donghae
Kata Hyejin? Dia? Siapa yang kau bicarakan?

 

Tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu ruangan Donghae. “Ada yang bisa kubantu?” tanya Donghae sembari membuka pintunya. Mata Donghae membesar dan lidahnya menjadi kelu saat melihat dengan jelas siapa yang menjadi tamunya malam itu.

“Hamun, kau..”

Hamun mengulurkan tangannya seakan mengisyaratkan Donghae untuk tidak melanjutkan perkataannya. Gadis itu bahkan menundukkan kepalanya, tidak berani menatap Donghae. Katanya, “Aku hanya mengatakan ini sekali. Oppa, dengarkan baik-baik,”

Donghae terdiam, jantungnya berdetak kencang. Ia takut mendengar apa yang akan gadis itu katakan padanya. Ia tak kuat jika Hamun menolaknya lagi dan benar-benar ingin mengakhiri hubungan tanpa status ini. Dengan segala spekulasi menyeramkan di kepalanya, ia tetap membiarkan Hamun berbicara.

“Kau benar, aku menyayangimu, oppa. Tapi, aku takut jika kau menyesal dan meninggalkanku seperti mantanku dulu. Aku tak punya keyakinan kalau aku bisa menjadi wanita yang pantas untuk pria sepertimu. Tapi, aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaanku jika kau bersama wanita lain. Aku sangat parah, kekanakan, dan egois, bukan? Maafkan aku kalau perasaanku ini merepotkanmu,” kata Hamun. Ia mengangkat wajahnya dan menatap Donghae lekat. “Setelah mendengar semua ini, kau pasti menyesal sudah mencintaiku, kan? Kau akhirnya sadar, kan, aku bukan gadis yang pantas untuk pria sepertimu,”

Melihat wajah Hamun yang hendak menangis itu membuat Donghae tak mampu menahan dirinya. Ia menarik Hamun masuk ke dalam pelukannya. Ia menutup pintu ruangannya dan menguncinya. Donghae memeluk Hamun sangat erat sedangkan gadis itu hanya terdiam. “Pria sepertiku? Apa maksudmu?” tanyanya lembut.

“Kau sempurna,”

Donghae melepas pelukannya. Ia menengadahkan wajah Hamun agar bisa menatapnya. “Hanya kau yang bilang itu padaku. Apa kau tahu kalau banyak wanita tidak menyukaiku? Mereka bilang aku seperti anak kecil karena addict pada mystery case, mudah terharu, suka mengajak mereka berpikir mengenai kasus-kasus yang aku kerjakan, dan mereka tidak suka dengan sikapku yang, menurut mereka, terlalu jujur dan tidak mau menerima suap dari orang lain,”

“Apa? Justru aku menganggap semua hal itu adalah kelebihanmu,” ujar Hamun heran.

Donghae tertawa sambil mengusap air mata Hamun yang tak sengaja mengalir dari wajahnya. “Well, baru kau yang bilang seperti itu juga padaku. Saat bersamamu aku bisa menjadi diriku sendiri. Saat bersamamu aku bahagia. Hal itu tidak aku dapatkan dari wanita lainnya. Is that enough to be a reason why i choose you?” tanyanya.

Hamun mengangguk.

“Lalu apa yang harus kulakukan agar aku menjadi kekasih yang pantas untukmu?” tanya Hamun.

Donghae tersenyum lalu mencium bibir Hamun. Lama namun penuh kelembutan. Ia ingin Hamun tahu kalau she’s the one. “You don’t have to do anything. I love you just the way you are,”

“Oppa, itu terlalu abstrak. Aku butuh suatu cara nyata yang bisa kulakukan agar kau tidak meninggalkanku,” ujar Hamun.

“Kalau aku mengajakmu menikah bulan depan, mau? Aku tak akan kemana-mana kalau sudah seperti itu. Hahaha,” ucap Donghae yang membuat Hamun memukulnya pelan.

“Oppa, yang benar saja. Aku belum lulus S2. Cara lain selain menikah, oppa,” rengek Hamun.

“Yang bisa kau lakukan adalah, percayalah pada perasaanku, Hamun. Aku tak akan meninggalkanmu. Aku akan memberikanmu salah satu pistolku. Kau bisa langsung menembakku kalau aku melakukan hal itu,” kata Donghae yang membuat wajah Hamun tampak sedih.

“Kau tahu aku tak bisa melakukan itu, oppa,”

“Jangan khawatir. Aku tak akan memberikanmu kesempatan itu karena aku tak akan pernah meninggalkanmu. Aku sayang padamu, Hamun,”

******

Park Minah
Mana Hamun? Ini sudah pagi dan tak ada kabar darinya!

Jung Hyunah
Aku jadi khawatir…..

Choi Jihyo
Apa ia tak jadi mendatangi Lee Donghae kemarin?

Choi Jihyo
Magnae kau dimanaaa?

Song Hyejin
Ladies, tenang. Lee Donghae oppa baru mengucapkan terima kasih pada kita (melalui Kyuhyun)

Song Hyejin
Katanya, “Hal terindah pagi ini adalah melihat wajah Kang Hamun tertidur disampingku”

Park Minah
Serius Donghae mengatakan cheesy line seperti itu?

Jung Hyunah
Aku tak menyangka

Choi Jihyo
Astagaaa. Hamun tak pernah bercerita Donghae seperti itu.

Song Hyejin
Well, Kyuhyun saja rasanya ingin melempar pria itu ke sungai Han.

Song Hyejin
Pria itu sejak tadi pagi memamerkan Hamun terus!

Kang Hamun
Onniedul, gomawo dan mianhe.

Kang Hamun
Donghae oppa memang seperti itu

Kang Hamun
Tapi aku menyayanginya. Hehehe.

Song Hyejin
Dasar gadis kasmaran!

Kkkeut!