Annyeong!!

This FF is dedicated to the one and only Song Joong Ki!!

 Happy Reading chingu..

 

“CHUKKKAAAAAEEEEEE!!!!”

Benar saja dugaanku, baru saja aku membuka pintu rumah, teriakan para yeojadeul itu sudah memekakkan telinga..

Biasalah yeoja.. Heboh..

Jika kalian baca di media, seorang reporter bertanya padaku “Siapa girlband yang jadi penyemangat selama menjalani wajib militer?” (kata sunbaenim itu adalah pertanyaan sejuta umat yang pasti ditujukan pada namja yang baru saja ‘bebas’).

Aku cukup berpikir keras dan pada akhir nya aku menjawab sahabatku si teman sebayaku itu.. Jawaban payah..

Sebenarnya sih selalu ada satu girlband di pikiranku dan hatiku..

Tapi mereka bukan girlband penyemangatku, mereka adalah girlband yang kurindukan..

Siapa lagi kalo bukan para yeojadeul didepanku ini….

Super Girls.. ladies idaman pria-pria..

Tidak terasa dua tahun berlalu mereka sudah tumbuh menjadi ladies..

Tapi di mataku mereka tetap dongsaengdeul yang manis..

‘Manis? Ani.. ani… tidak semuanya..’ pikirku

“OPPPAAAA BOGOSHPPPOOO!!!!!” pikiranku buyar gara-gara serangan pelukan para ladies.

“YAAAAA~! MINGGIRR SANA, AKU DULUAAAN YANG PELUK JOONGKI OPPA!”

“YAAAA~! EOONNII, AKU DULUAN TAAUUU!!”

“AKUU!”

“AKUUU, EONNI!!!”

Dua ladies didepanku kini sedang sibuk berebut memelukku.

Aku hanya tertawa-tawa melihat kelakuan mereka.

See? Apa ini yang dibilang manis? Hahahaha

Mereka memang tidak semuanya manis..

Kedua bocah ini contohnya..

Si tengil Choi Jihyo dan si centil Park MinAh..

Evil Jihyo yang anehnya selalu membuat siapa saja nyaman didekatnya..

Nona MinAh yang selalu tampil menarik dimanapun dan kapanpun..

“YAAAA, PARK MINAH!! CHOI JIHYO!!”

“Mian~” jawab MinAh dan Jihyo secepat kilat

Aku otomatis tersenyum lebar dan berseri-seri mendengar teriakan yang tidak ada dua nya itu..

“Yaaa~ Oppa! Apa kau tetap akan berdiri di depan pintu? Kau tidak akan berlari kemari untuk memelukku? Kau tidak kangen satu-satu nya dongsaengmu ini??” cerocos si pemilik suara lantang membahana itu

Ini yang selalu paling kurindukan diantara semuanya.. Nae dongsaeng.. Si bawel Song Hyejin.. Dia juga bukan contoh anak manis.. Tapi tentu saja charismatic nya sudah teruji..

“Kau kan sudah ikut menjemputku dengan para fans, apa masih perlu kita berkangen-kangenan?” sahutku jahil

“Benar Hyejin, kau nanti-nanti saja, kau kan dongsaeng nya oppa, kau bisa bertemu kapan saja dimana saja” sahut MinAh

“Betul, eonni.. Biarkan kami bermain lebih lama dengan Joongki oppa yaa~.. eung eung eung..” sahut Jihyo tidak mau kalah

“Keure.. Keure.. Arasseo..” jawabku

“Heiisshhh!” dengus Hyejin kesal

‘Haha.. Mian Hyejin-a’ batinku

“Ayoo oppa, kita ngobrol-ngobrol di dalam.” seru MinAh sambil menggandeng tangan kanan ku

“Betuull,, sambil minum teh dan makan snack.” Seru Jihyo sambil menggandeng tangan kiri ku tak mau kalah

“Hmmmm,, chrysanthemum tea dan cinnamon cookies!” seru ku saat mencium aroma familiar yang menyenangkan dan menenangkan

“Mana HyunAh?” tanyaku kemudian setelah menengok kesana kemari dan tak melihat batang hidung si pembuat teh dan cookies favorit kami itu

“HyunAh di dapur, sedang ‘asik’ memasak makanan party” jawab Hyejin yang tiba-tiba kepalanya sudah menyeruak diantaraku dan Jihyo

“Kajjaaa, kita ke dapur menyapa HyunAh.. Berani-berani nya dia, aku pulang tak disambut.” ajakku

“Sebaiknya jangan sekarang.” tahan MinAh

“Wae?” tanyaku

“Setuju.. Kita tunggu HyunAh saja yang kemari saja.. Dia agak seram..” jawab Hyejin yang kini kepalanya menyeruak diantaraku dan MinAh

“Wae?” tanyaku lagi

“Sebenarnya tidak apa-apa kita tengok HyunAh eonni, asalkan HyunAh eonni sedang tidak memegang pisau. Bahaya kalau sedang memegang pisau.. Pisaunya bisa melayang jika kita salah bicara.” bisik Jihyo

“Waaee?” tanyaku ketiga kalinya

“Oppaku tersayang, saat ini HyunAh mood nya sedang super duper teramat sangat jelek!” jawab Hyejin

“Waaee?” tanyaku lagi

“HyunAh baru saja putus dengan Henry..” jawab MinAh sendu

“Bukan putus eonni.. Tapi break.. Break!” sela Jihyo tidak terima

“Apa beda nya putus dan break? Bagiku si sama saja” sahut MinAh

“Yaa pokoknya begitulah, Oppa” tambah Hyejin

“Mwo?? Waaeee??” pekikku kaget

“Ssssstttt, jangan keras-keras” seru mereka bertiga

“Tidak perlu bisik-bisik begitu, itu memang kenyataan. Aku juga setuju putus dan break tidak ada bedanya.” suara HyunAh mengagetkan kami

“Hyun~” seruku saat melihat HyunAh sudah didepanku

“Oppa~ bogoshippo..” sahut HyunAh kemudian memelukku

“Makanmu pasti tidak enak ya disana, kau semakin kurus begini.. Tunggu sebentar lagi yaa.. Makanan-makanan kesukaanmu akan terhidang di party nanti malam.. Minum teh dan makan cookies saja dulu..” sambung HyunAh

Bocah ini sebenarnya salah satu contoh anak manis yang kusebut tadi.. Tapi sayangnya dia kurang tepat dibilang manis.. Lebih tepat disebut cantik.. Kenapa? Bukan hanya karena paras nya tapi seperti yang kalian lihat, dia tipikal perhatian dan feminin.. Itu juga mungkin kenapa dia disebut Lady Jung.. Ya walaupun terkadang bisa seram juga..

“Arrasseo, cepat siapkan, cepat jadi, dan bergabunglah dengan kami..” seruku

“Eo, siap oppa!” jawab HyunAh

“Cookies mu ini memang nomor satu!” teriakku pada HyunAh yang sudah kembali ke dapur

“Ngomong-ngomong.. mana Hamun?” tanyaku setelah memandang berkeliling tak nampak juga uri magnae

“Hamun sedang di kampus, ujian” jawab Hyejin singkat

“Hamun sibuk sekali oppa.. Dia kerjanya hanya belajar, bikin tugas, jika sedang tak ada kegiatan.” sahut Jihyo

“Betul, Oppa.. Aku sampai tidak tega kadang melihatnya.. Dia bisa sampai acak-acakan, lupa makan dan kurang tidur.” sahut MinAh

“Itu baru namanya anak baik dan anak manis!” sahutku

“Yeeee… Opppaaa~!!” protes mereka bertiga

Yaa.. Kang Hamun lah yang paling tepat dibilang manis.. Sudah manis, anak baik, pintar, tidak sombong dan rajin menabung.. Hamun bocah favoritku diantara mereka berlima.. Uri magnae memang jjang!

Tak terasa obrolan kami sudah satu jam lamanya..

Aku sudah cukup update sekarang..

Hyejin dan Kyu, masih begitu-begitu saja.. Kyu ingin segera menikah, Hyejin belum juga meng-iyakan.. Entahlah hanya Tuhan yang tau bagaimana jadinya hubungan mereka..

Pacar MinAh yang sekarang adalah Eric Mun leader Shinhwa.. Yang menurut MinAh super duper cool mempesona tingkat dewa.. Tampaknya dia selalu jatuh cinta pada leader-nim..

Pacar Jihyo adalah Kim Woobin, actor yang semakin naik daun.. Yang baru saja akrab dengan Choi Seunghyun a.k.a T.O.P yang merupakan oppa dekat Jihyo saat ini, selain Hyung Oppa a.k.a calon adik iparku itu..

Pacar Magnae sudah ganti jadi Lee Donghae.. Masih dekat dengan magnae SHINee Taem dan ditaksir oleh magnae EXO Sehun dan Chanyeol.. Aihh uri magnae benar-benar sudah menjadi lady.. Dikelilingi oleh namja-namja tampan.. Termasuk diriku..

“YAA~~!! Apa maksudmu?! Ani..Ani..Ani.. ANDWE!” teriakan Hyejin membuyarkan lamunanku

“Yaa Hyejin~a.. wae?” tanyaku

“Ani Oppa.. Biasa.. Kyu.. Aku pergi dulu ya sebentar.. Nanti aku kembali sebelum party dimulai..” jawab Hyejin cepat lalu mengecup pipiku kilat kemudian segera menyambar kunci mobil nya dan keluar

“Aahh mian, Oppa.. Aku juga harus menjemput Woobin oppa.. Dia bisa mengamuk kalo aku tidak jadi menjemputnya.. Aku janji aku akan segera kembali.” kini giliran Jihyo yang berpamitan

“Arraseeo.. Jemput evil namchin mu sana..” jawabku

“Bye, Oppa” kata Jihyo lemas

“Kau? Tidak ada janji juga?” tanyaku menoleh ke MinAh

“Hehehe, bagaimana kau tau Oppa?”

“Ke Salon mungkin? Atau meilih-milih dress untuk party nanti malam?”

“You know me so well, Oppa.. Tapi sebenarnya aku harus segera bertemu dengan Eric oppa.. Daritdadi dia sudah menelpon ku, mengirim pesan di KaTalk, sms, e-mail, bbm, dan lain-lainnya.. Aku juga takut dia mengamuk.. Apalagi sebentar lagi Shinhwa akan tour di China.. Aku akah sangat merindukannya..”

“A..raa..sseoo.. Araaaa.. Sudah cepat pergi sana.. Cepat kembali juga..”

“Oppa jjang! Bye Oppa!” seru MinAh kemudian segera berlari menuju taxi yang sudah menunggu di depan apartemen

“Tinggal lah aku disini sendiri.. Menonton TV sendiri.. Tidak kusangka aku ditinggal oleh para ladies itu.. Padahal kan aku baru saja keluar.. Katanya kangen.. Eh malah ditinggal pergi dengan pacar masing-masing.. Mungkin dunia akan lebih indah jika aku juga punya pacar..” omelku

“Lho, yang lain kemana Oppa?” suara HyunAh mengagetkan ku

“Menemui namja chingu masing-masing” jawabku singkat

“Aaahh~” seru HyunAh

“Kau tidak sekalian?” tanyaku asal

“Apa Oppa lupa cerita Hyejin, Jihyo, dan MinAh tadi??” jawab HyunAh sewot

“Aaahhhh~ miaann..” jawabku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal

“Jadi kau sedang tidak punya pacar saat ini?” sambungku

“Hmmm,, bisa dibilang begitu..” jawab HyunAh

“Wae? Kau mau mengenalkanku dengan salah seorang temanmu?” lanjutnya

“Hmmm… boleh..” jawabku

“Assaaaa~! Siapa Oppa? Apa dia menarik?” tanya HyunAh bersemangat

“Tentu sajaaa~”

“Okay kan? Kau tidak memilihkan sembarangan kan?” tanya nya semakin tertarik

“Tenaanngg.. Aku kenal baik dengan nya.. Tentu pilihan..”

“Jjinjja? Nuguu? Apa dia Aktor?” HyunAh semakin bersemangat

“Yup”

“Nuguu? Nuguu? Ahn Jae Hyun? Ji Chang Wook? ataauu Park Seo Joon??”

“Lee Kwang Soo”

“Heeiiyyhh..”

“Waaeee? Tidak mau?”

“ Yaa dia cukup menarik.. Tapi tidak usah terima kasih, oppa.. Aku sudah punya nomornya..” jawab HyunAh lemas

“Kalau begitu, bagaimana kalau kau denganku saja??” tanyaku

Kkeut!!