Fanaccount – Meet KRY in Kobe 150615

Aku sedang makan malam dengan temanku dan tiba-tiba segerombolan orang masuk ke dalam restoran kami, beberapa orang pria dan juga perempuan. Di antara mereka ada Ryeowook dan Yesung Oppa. Mereka mengambil tempat duduk tidak jauh dari kami. Ryeowook dan Yesung Oppa terlihat kelelahan tapi mereka masih bercanda dan tertawa dengan para kru yang ikut makan bersama mereka.

Aku dan temanku sesekali mencuri pandang ke arah meja mereka. Sejujurnya, kami tidak bisa melepaskan mata dari meja makan mereka. Saat sedang makan, Yesung Oppa menarik Ryeowook Oppa untuk selca bersamanya. Terlihat sangat lucu.

Kami pikir Kyuhyun Oppa tidak ikut namun tidak lama kemudian, Kyuhyun Oppa datang dan bergabung di meja tersebut. Kyuhyun Oppa datang bersama beberapa orang, termasuk anggota girl grup Super Girls yang akhirnya kukenali sebagai Song Hyejin. Kyuhyun Oppa dan Hyejin-ssi duduk bersebelahan. Mereka tidak banyak saling bicara, lebih banyak tertawa dengan para staf.

Aku dan temanku tetap berada di restoran itu sampai SJ-KRY pergi. Kami pesan makanan berkali-kali sampai kami tidak sanggup menghabiskannya lagi demi melihat KRY oppadeul. Mereka meninggalkan restoran kira-kira jam 11 malam. Ryeowook Oppa dan Yesung Oppa berjalan lebih dulu sedangkan Kyuhyun Oppa menyusul di belakang dengan menggandeng Hyejin-ssi. Mereka berdua masuk ke dalam mobil yang sama.

—-

“OMONA!!!! SONG HYEJIN!!!” Teriak MinAh sekencang-kencangnya begitu selesai membaca fanaccount yang sedang ramai diperbincangkan di dunia maya. “SONG HYEJIN!!!” Teriak MinAh sekali lagi membuat Hyejin terpaksa mengangkat tubuhnya yang masih lelah dari tempat tidur.

“Ada apa sih, Min? Kenapa teriak-teriak memanggilku?” Keluh Hyejin.

“Kau sudah ‘go public’ dengan Kyuhyun?” Tanya MinAh.

Hyejin melirik iPad MinAh dan melihat sekilas dari judulnya, Hyejin tahu mengapa MinAh berteriak memanggilnya. “Aku hanya sudah bosan hanya berkencan di dalam kamar hotel, mobil atau rumah. Aku juga ingin berkencan bebas seperti pasangan lainnya. Itu saja,” kata Hyejin.

“Jadi kau akan ‘go public’?” Tanya MinAh meminta kepastian.

“Tidak. Aku tidak akan mengonfirmasi hubunganku dengan Kyuhyun. Biar saja orang menerka-nerka. Aku pikir itu lebih seru,” kata Hyejin sambil tersenyum. “Aku boleh kembali tidur, Min?”

“Kau tidak ingin membaca komentar netizen soal hubunganmu dan Kyuhyun dulu?”

“Tidak. Aku mau tidur saja,” ujar Hyejin lalu kembali ke kamarnya untuk tidur.

—-

Hyejin terbangun ketika ia merasa ada yang menekan perutnya dan membuatnya agak kesulitan bernafas. “Hai. Aku pulang,” sapa Kyuhyun begitu Hyejin membuka mata. Wajahnya yang hanya terpaut tiga sentimeter dari wajah Hyejin membuat gadis yang berada di bawahnya merasakan hembusan nafas Kyuhyun.

Hyejin tersenyum sambil melingkarkan tangannya ke leher Kyuhyun yang entah sejak kapan berada di atas tubuh Hyejin. “Selamat datang kembali,” sahut Hyejin diikuti sebuah ciuman mesra tepat di bibir laki-laki yang paling dicintainya. “Apa kabar?”

“Sangat baik apalagi sudah bertemu lagi denganmu,” jawab Kyuhyun yang sudah bergerilya menciumi leher dan bahu Hyejin.

“Kau belum mandi,” kata Kyuhyun namun tidak berkeberatan. Indera pengecapnya masih berjalan di atas kulit Hyejin.

“Aku malas,” sahut Hyejin singkat. Tangannya mendekap tubuh Kyuhyun lebih erat seolah melarang pria itu melepaskan diri dari tubuhnya.

“Kau mau tidur sampai kapan memangnya?”

“Sampai aku tidak malas bangun.”

“Dasar.”

Kyuhyun melepaskan ciumannya  menggendong Hyejin dan membawa gadis itu ke kamar mandi. “Mandi sana,” kata Kyuhyun sambil mendudukan Hyejin di atas kloset.

Hyejin duduk di atas kloset namun tangannya tidak mau melepaskan Kyuhyun. “Sebentar. Aku masih merindukanmu,” kata Hyejin dan tanpa basa-basi melumat bibir Kyuhyun yang tentu saja dengan senang hati ditanggapi oleh Kyuhyun.

Ciuman antara kedua insan manusia itu semakin lekat, begitu juga dengan tubuh mereka. Hanya ada selembar kaus di tubuh mereka yang masih bertahan memisahkan. “Kau harus mandi sekarang kalau tidak mau terlambat,” kata Kyuhyun melepaskan tubuh Hyejin dari pelukannya.

Hyejin mengerucutkan bibirnya dengan sebal. “Memangnya kita mau kemana? Kau kan baru sampai. Aku mau di sini saja, berduaan denganmu, menciumi-mu sampai aku puas,” sahut Hyejin.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya lalu meninggalkan kamar mandi. “Aku mau nonton bioskop. Tapi sebelumnya aku mau makan siang dulu. Jadi, kau harus mandi sekarang,” paksa Kyuhyun.

“Haisssh.”

—–

Hyejin mandi secepat yang ia bisa dan memakai baju sederhana yang tidak merepotkan. Ia segera menemui Kyuhyun yang sedang nonton tv di ruang tamu dan langsung memeluk pria empuk kesayangannya. “Aku mau di rumah saja. Aku akan masak makanan yang enak untukmu. Bagaimana?” rengek Hyejin.

“Aku mau nonton,” kata Kyuhyun tidak mau dibantah.

“Di rumah saja. Ayolah, Kyu. Kalau di rumah kan kita bisa bebas apa saja,” bujuk Hyejin.

“Tidak masalah. Aku mau keluar. Aku bosan kencan di ruangan tertutup terus.”

“Kyu…”

Kyuhyun menggelengkan kepalanya dengan tegas. “Ayo.”

“Bagaimana kalau nanti malam saja? Siang ini kita di rumah saja.” Hyejin masih berusaha membujuk.

“Tidak. Kau sendiri kan yang bilang sudah bosan kencan di dalam rumah terus, ingin kencan yang normal. Ini kencan yang normal. Kajja!” Paksa Kyuhyun sambil menarik Hyejin berdiri dari tempat duduknya.

“Tapi…”

“Tidak ada tapi-tapian. Ayolah, Hye. Kau tidak akan kenapa-kenapa hanya karena makan siang dan nonton bioskop dengan kekasihmu sendiri.”

“Iya, aku tahu. Tapi fansmu…”

Kyuhyun mengecup kening Hyejin dan tersenyum. “Kau pasti belum membaca komentar-komentar fansku ya?” Hyejin menggelengkan kepalanya pelan.

“Mereka tidak sekejam yang kau bayangkan. Mereka sadar aku juga manusia biasa yang suatu saat akan punya seseorang untuk dicintai, seseorang untuk menghabiskan waktuku dengannya. Tidak usah setakut itu,” jelas Kyuhyun dengan sabar.

“Jinjja?”

“Buat apa aku berbohong padamu. Kau lihat saja sendiri nanti.”

Hyejin hanya menatap Kyuhyun dengan mengulum bibirnya. “Tidak usah khawatir. Ayolah,” kata Kyuhyun menarik Hyejin lagi dan menggandengnya keluar dari dorm SG. Dengan terpaksa, Hyejin berdiri mengikuti langkah Kyuhyun. “Tapi besok aku mau di rumah saja,” kata Hyejin.

Kyuhyun tersenyum melihat kekasihnya dan kemudian menciumnya dengan lembut. “Besok aku milikmu sepenuhnya. Kau boleh berbuat apapun padaku,” kata Kyuhyun diiringi senyuman nakal yang berakibat sebuah cubitan di perutnya.

“Aku tidak akan berbuat macam-macam padamu. Aku hanya akan makan popcorn sambil nonton drama dengan kau di sebelahku,” kata Hyejin.

“No fun. Aku pikir kita akan bercinta. Atau paling tidak kita bisa bermesraan sepanjang hari,” sahut Kyuhyun.

“Silahkan bermimpi saja, tuan Cho.”

Kkeut!

xoxo @gyumontic