By @gurlindah93

FF ini request dari @gyumontic xD

MinAh sedang menyisir rambutnya saat bel dorm Super Girls berbunyi. Secepat kilat dia segera menuju pintu untuk membuka pintu, tanpa mengecek MinAh sudah tahu siapa yang datang.

“Oppa….” rajuk MinAh manja saat melihat tamunya.

Setelah sang tamu masuk MinAh segera menutup pintu lalu mencium tamu tersebut.

“Annyeonghaseyong oppaaaaa… Aigo….. Apa tidak ada tempat lain untuk berciuman? Bagaimana kalau tiba-tiba manager oppa datang lalu melihat kalian berciuman seperti itu?” ujar Hyejin saat memergoki MinAh dan Eric berciuman di dekat pintu masuk. Otomatis MinAh melepaskan ciumannya karena kedatangan Hyejin.

“Song Hyejin!” teriak MinAh kesal. Yang dipanggil hanya menyeringai acuh tak acuh lalu pergi meninggalkan pasangan yang sedang melepas rindu setelah 10 hari tidak bertemu.

“Ayo masuk oppa” MinAh menggandeng Eric masuk menuju ruang TV “Bogoshipo…” bisik Eric di telinga kekasihnya. Gadis itu hanya tersenyum senang lalu mencium pipi Eric.

“Oppa, bagaimana konsernya? Lancar?” tanya MinAh setelah mereka berdua duduk di sofa depan TV.

“Lancar, tapi fans di airport sangat beringas saat kami pulang. Mereka mengerumuni kami sampai kami tidak bisa bergerak. Benar-benar menyeramkan” jawab Eric bergidik mengingat kejadian di airport beberapa hari lalu.

“Eung.. Ara… Memang nampak menyeramkan. Aku melihat fotonya dari twitter, kuyakin fans tidak bisa menahan diri saat melihat kalian. Seharusnya pihak promotor menyiapkan security untuk mengawal kalian pulang” keluh MinAh.

“Eoh… Tapi sudahlah, yang penting aku pulang dengan selamat dan bisa kembali ke gadisku yang menggemaskan ini” Eric mencubit hidung MinAh dengan gemas yang membuat MinAh cemberut “Sakit oppa…..”

“Ckckck.. Oppa minggir sedikit aku mau duduk” tanpa diduga Hyejin datang sambil membawa sepiring buah di tangannya. Dia duduk di sebelah Eric lalu menyalakan TV dan mengganti-ganti channelnya sampai dia menemukan drama kesukaannya.

“Hyejin-aah… Apa kau tidak ingin ke kamar?” tanya MinAh sedikit menyindir karena merasa Hyejin mengganggu kencan yang sudah dia tunggu-tunggu beberapa hari ini.

“Shireo… Aku bosan, ingin menonton TV di sini” jawab Hyejin cuek. MinAh memanyunkan bibirnya mendengar keengganan Hyejin untuk meninggalkannya berdua dengan Eric.

“Jagiya, aku membawakan oleh-oleh tapi ada di apartmentku. Besok kau menginap di tempatku kan?” buru-buru Eric mengajak MinAh bicara sebelum kekasihnya menjadi semakin kesal.

Mendengar kata ‘oleh-oleh’ mata MinAh menjadi berbinar-binar “Jeongmal? Gomawo pria tersayangku…. Apa oleh-olehnya?”

“Ra-ha-si-a… Kau harus melihatnya sendiri” jawab Eric penuh rahasia.

“Aaaaahhh oppa membuatku penasaran” rajuk MinAh.

“Tunggu besok ya cinta… Gadis penyabar disayang kekasihnya hahahaa” Eric menertawakan leluconnya sendiri yang dia anggap lucu.

“Yaaaaaa oppa… Lelucon apa itu? Tidak lucu, kenapa kau tertular virus lelucon garing Dongwan oppa sih?”

“Iyaa… Tidak lucu sama sekali” komentar Hyejin tiba-tiba yang membuat pasangan itu kembali teringat akan kehadiran Hyejin diantara mereka.

“Yaaaaaa… Song Hyejin” gerutu Eric. Hyejin hanya tertawa lalu melanjutkan memakan buah-buahan yang ada di pangkuannya sambil terpukau melihat aktor tampan di TV.

“Sudah oppa, abaikan saja dia. Ohya apa keluarga oppa sudah tahu kalau bulan Agustus oppa akan ke LA untuk perform di Kcon?” tanya MinAh berusaha tidak mempedulikan kehadiran Hyejin.

“Sudah… Appa, eomma, dan noona sudah tahu… Noona menyuruhku tidur di rumahnya tapi aku belum tahu bisa atau tidak”

“Waaaahhh oppa pulang ke tempat asal dong… Jangan lupa oleh-oleh ya oppa….” sela Hyejin.

Dan begitulah Hyejin terus-menerus menyela dan mengomentari setiap pembicaraan Eric dan MinAh.

“Ya Tuhan, pembicaraan kalian random sekali sih… Benar-benar absurd” komentar Hyejin saat MinAh bercerita pada Eric kalau semalam dia memimpikan So Jisub.

“Song Hyejin, kalau tidak mau mendengar pembicaraan random kami pergilah…. Jangan di sini terus.. Hush hush..” usir MinAh.

Eric tertawa mendengar pembicaraan dua gadis di sebelah kanan-kirinya yang menurutnya lucu.

“Oppa kenapa tertawa? Gadis ini mengganggu kencan kita” keluh MinAh pada Eric.

“Kami berdua lucu ya? Tapi sebenarnya oppa jauh lebih lucu.. Hahahaaa” Hyejin menatap Eric dengan gemas.

“Eung… Gomawo” Eric membuat tanda hati menggunakan kedua tangannya sambil tersenyum lebar.

“Aaaaaahhh neomu kiyeowo….” jerit Hyejin histeris. Dia menjadi semakin histeris saat Eric kembali mengangkat kedua tangannya ke atas kepala lagi-lagi membentuk tanda hati “Song Hyejin saranghaek!” ucap Eric.

MinAh hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kekasihnya yang sudah berumur 36 tahun bermain-main dengan leadernya. Akhirnya karena merasa diacuhkan MinAh mengambil smartphonenya yang tergeletak di meja dan memainkannya.

Setelah beberapa saat mengobrol dan tertawa-tawa dengan Eric, Hyejin beranjak dari sofa menuju kamar mandi.

“Sudah puas bermain-main dengan Hyejin?” tanya MinAh tanpa mengalihkan pandangannya dari smartphone di tangannya.

“Teman-temanmu itu lucu, mereka selalu bisa membuatku merasa nyaman. Dan itulah salah satu alasan kenapa aku semakin mencintaimu, Park MinAh” Eric mengambil smartphone MinAh kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah MinAh dan menciumnya. Tentu saja MinAh tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia mengalungkan kedua tangannya ke leher Eric lalu mereka berciuman dengan cukup panas.

Sampai tiba-tiba Hyejin datang “Yaaaaaaaaa! Kalian berdua, pergilah ke kamar!” protes Hyejin lalu kembali duduk di sebelah Eric yang otomatis membuat Eric dan MinAh menghentikan ciuman mereka.

“Yaaaaaaa.. Kau sendiri juga sering melakukannya di depan kami” gerutu MinAh karena untuk kedua kalinya Hyejin mengganggu kegiatan intimnya dengan Eric malam ini.

Hyejin hanya tertawa mendengar perkataan MinAh dan tanpa rasa bersalah kembali menonton drama sambil memakan buah yang sejak tadi belum habis.

“Omspa…. Jegunbgs mengijhabsibdl meukanhgsggu!!” kata Hyejin sambil melotot dengan mulut penuh saat Eric tiba-tiba mengambil buah di piringnya.

“Kata Hyejin ‘Oppa, jangan mengambil makananku!!’ Kuberitahu ya oppa, jangan pernah mengambil makanan Song Hyejin tanpa meminta ijin…” MinAh membantu menjelaskan perilaku Hyejin. Eric hanya tersenyum lebar kemudian mengambil lagi buah yang tersisa sedikit.

Hyejin kembali menggerutu dengan mulut penuh tapi Eric pura-pura tidak mendengarnya.

“Yaaaaaa!!! Eric Mun!!!” teriak Hyejin kesal setelah berhasil menelan buah yang ada di dalam mulutnya.

Dengan bersungut-sungut Hyejin pergi ke kamarnya sambil membawa piringnya yang berisi buah.

“Berhasil….” ujar Eric senang setelah Hyejin tidak nampak lagi.

“Berhasil? Apanya yang berhasil?” tanya MinAh bingung.

“Aku sengaja melakukannya agar dia kesal dan meninggalkan kita hahahaa” Eric mengatakannya dengan bangga karena rencana untuk mengusir Hyejin berjalan sesuai keinginannya.

“Daebak! Oppa sungguh pintar” puji MinAh, dia bertepuk tangan seperti anak kecil karena terpukau pada kekasihnya.

“Hoho.. Tentu saja… Lagipula kenapa dia ada di sini sih? Aku kira semua temanmu sedang berkencan di luar jadi hanya kita yang ada di sini….” tanya Eric heran. Tidak biasanya Hyejin tidak menghabiskan malam minggu bersama Kyuhyun saat dia dan Kyuhyun sedang sama-sama tidak ada kegiatan.

MinAh mengangkat bahu “Molla… Setahuku mereka ada rencana pergi malam ini oleh sebab itu aku menyuruh oppa datang. Tapi entah kenapa sampai sekarang dia masih di sini, sepertinya rencana mereka batal”

MinAh menghela nafas panjang, dia merasa menyesal tidak mengajak Eric kencan di luar.

Ting tong.

“Apa kau menunggu tamu? Managermu?” tanya Eric saat mendengar bel dorm berbunyi.

“Ani… Manager oppa tidak mungkin membunyikan bel. Aku buka pintu dulu ya oppa…” MinAh beranjak dari kursinya lalu menuju pintu depan untuk membuka pintu.

“Cho Kyuhyun” gumam MinAh saat melihat siapa yang datang dari interkom.

“Annyeong Park MinAh” setelah mengucapkan salam Kyuhyun langsung masuk ke dalam.

“Annyeong hyung… Lama tidak bertemu..” sapa Kyuhyun begitu melihat Eric. Dia duduk di sebelah Eric tempat Hyejin duduk tadi. “Hello Kyu….” balas Eric.

MinAh kembali ke tempat duduknya “Tadi Hyejin, sekarang Kyuhyun” keluh MinAh pelan tapi bisa didengar Eric.

“Sabar sayang, besok hanya ada kita. Aku akan menjadi milikmu sepenuhnya” ucap Eric menenangkan MinAh diiringi seringai nakal yang membuat wajah MinAh memerah. Dia sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi besok.

“Ayo Kyu, kita pergi. Aku masih lapar..” tiba-tiba Hyejin keluar dari kamarnya dan sudah berganti pakaian.

“Eoh.. Ka… Eric hyung, MinAh kami kencan dulu ya… Annyeong” kata Kyuhyun lalu menghampiri Hyejin dan mencium bibir kekasihnya kilat.

“Bye bye Eric oppa, MinAh….” Hyejin berjalan keluar terlebih dahulu lalu diikuti Kyuhyun.

“Yaaaaaaa! Setelah tadi mengganggu kencanku sekarang kau pergi begitu saja! Enak sekali kau Song Hyejin!” gerutu MinAh geram entah pada siapa karena Hyejin dan Kyuhyun sudah pergi.

“Park MinAh-ssi, aku ada ide” kata Eric. Senyuman jahil terkembang di wajah tampannya.

“Mwo? Ide apa oppa?” tanya MinAh tidak mengerti.

Eric menatap MinAh penuh arti dan beberapa detik kemudian senyum MinAh ikut terkembang begitu memahami rencana kekasihnya yang entah kenapa selalu dipenuhi ide-ide jahil.

“Revenge!” teriak sepasang kekasih itu bersamaan.

MinAh langsung pergi menuju kamarnya sambil tertawa puas membayangkan apa yang akan terjadi.

“Ppali ppali! Jangan terlalu lama ganti baju, tidak usah dandan. Kita harus cepat menyusul mereka sebelum mereka menghilang” teriak Eric.

MinAh mengambil jaket dan shorts yang tergeletak di tempat tidurnya lalu langsung berganti baju “Eoh! Tenang saja oppa!” balas MinAh kemudian keluar kamar tidak lama kemudian.

Secepat mungkin Eric dan MinAh pergi dari dorm untuk mengikuti Hyejin dan Kyuhyun, sepasang kekasih itu sudah tidak sabar melaksanakan rencana pembalasan mereka.

***

Enjoy ^^

Thank u for reading…