DEVIL vs DEVIL

image

Jika ditanya hal apa yang paling membahagiakan seumur hidupku, tanpa ragu aku akan menjawab, “Menikah dengan Cho Kyuhyun.” Ya, menikah dengan pria paling sempurna yang pernah aku kenal meskipun ia memiliki dua mata yang tidak pernah melihatku, dua tangan yang tidak pernah memelukku, sebuah hidung dan mulut yang tidak pernah menciumku dan bagian-bagian lain yang tersusun sempurna di tubuhnya yang berusaha sejauh mungkin dariku. Aku bahagia menikah dengannya tapi tidak dengan menjalaninya. Ya, paling tidak aku tidak menyesalinya. Menikah dengan Cho Kyuhyun adalah pencapaian terbaik dalam hidupku.

“Kau…sampai kapan mau menatap foto pria bodoh itu?” Tegur sahabatku yang sudah aku tunggu sejak sejam yang lalu, Lee Donghae.

“Kau terlambat,” rajukku karena menunggunya terlalu lama. “Dan Kyuhyun tidak bodoh, Lee Donghae-ssi.”

“Aku minta maaf,” ucapnya sambil mengelus kepalaku dengan penuh kasih sayang. Aku bisa merasakannya. “Untuk keterlambatanku. Bagiku, suamimu itu tetap yang paling bodoh.”

“Wae?”

“Karena dia menyia-nyiakan dirimu.”

Aku tertawa kecil. Aku tidak tahu harus menyetujui pendapat Donghae atau harus menangisinya, meskipun hanya bisa aku lakukan dalam hati. “Kau sendirian? Mana Hamun?” Elakku karena aku tidak ingin membahas sesuatu yang ‘sia-sia’.

“Kuliah,” jawabnya singkat sambil duduk di hadapanku dan mulai menyibukkan diri dengan memilih makanan dan minuman. Wajah polosnya membuatku tersenyum sendiri.

“Berhenti tersenyum sendiri setiap melihat wajahku, Song Hyejin-ssi. Aku terlihat seperti selingkuhanmu jika kau memandangku seperti itu,” kata Donghae tanpa melihatku. Ia masih sibuk dengan menu di tangannya.

“Aku menyayangimu, Donghae.”

“I love you too,” balasnya. “Sebagai apapun selain lawan jenis. Kau tahu aku tidak pernah menganggapmu wanita kan?”

Kalau bukan karena aku mengantungkan sebagian hidupku padanya, aku pasti sudah melemparnya dengan sepatu hak tinggiku. “Cepat pesan makananmu, tuan. Aku memintamu datang ke sini untuk mendengarkan ceritaku bukan melihatmu memandang gambar-gambar makanan.”

Lee Donghae, sahabatku, tertawa renyah.

Aku dan Donghae sudah bersahabat belasan tahun dan aku pastikan tidak ada sebersit pun perasaan yang akan membuat kami menjadi sepasang kekasih. Donghae sudah terlalu mencintai Hamun, kekasih kecilnya sedangkan aku terlalu mencintai diriku sendiri. Terlalu mencintai diriku sendiri.

Cinta yang terlalu bisa membuat buta. Itu yang terjadi kepadaku. Aku terlalu mencintai diriku sendiri sehingga aku membutakan diri untuk mencintai seseorang yang sama sekali tidak mencintaiku agar cintaku tidak ‘sia-sia’.

“Kau mau cerita tentang apa? Aku tidak ingin dengar jika ini tentang Kyuhyun lagi,” kata Donghae sambil mengembalikan buku menu kepada pelayan setelah 23 menit membolak-balik dua halamannya hanya untuk segelas kopi dan sepiring roti bakar coklat keju. Lee Donghae-ssi, geez!

Aku tersenyum masam. Dengan kesal, aku mengaduk-aduk milkshake coklatku. “Lee Donghae-ssi, sumber permasalahan terbesar dalam hidupku sekarang hanyalah Cho Kyuhyun. Jadi, kalau aku minta bertemu denganmu maka yang harus kau lakukan pertama kali sebelum bertemu denganku adalah menyiapkan hati, telinga dan pikiranmu untuk menyerap ceritaku tentang Cho Kyuhyun.”

“Berhenti memanggilku Lee Donghae-ssi. Panggil saja Donghae kalau kau masih keberatan memanggilku Oppa,” katanya di luar jalur pembicaraan.

“Aku tidak akan pernah memanggilmu Oppa. Kita seumuran.”

“Aku lebih tua darimu.”

“Kalau begitu anggap saja itu hukuman seumur hidup karena kebodohanmu.” Itu hukuman Donghae karena kebodohannya.

Aku dan Donghae pertama kali bertemu 13 atau 14 tahun lalu ketika kami masih berumur 11 dan 16 tahun. Aku dan keluargaku baru saja pindah rumah di sebelah rumah keluarga Lee. Entah karena ia yang merasa masih muda saat itu, ia menyapaku seperti ia menyapa teman-teman seumurannya. Ia bahkan mengenalkanku kepada teman-teman sepermainannya dengan tanpa konfirmasi dulu kepadaku, “Kita punya 86-liner baru. Namanya Song Hyejin.”

Aku meralat ucapan Donghae saat itu juga, “Aku 91-liner.” Donghae hanya menganga terkejut melihatku.

“Aku pikir kau seumuran denganku. Wajah dan tinggi badanmu sangat mendukung,” katanya dan sejak saat itu aku tidak pernah memanggilnya Oppa karena kami ‘seumuran’.

Kembali kepada 30-tahun-Donghae-yang-tetap-terlihat-16-tahun. Dia menatapku dengan lembut. “Apa permasalahanmu kali ini?” Tanyanya.

Aku tersenyum masam. Seluruh pikiranku sudah terkumpul di ujung bibirku untuk aku muntahkan namun yang aku lakukan adalah meneguk seluruh milkshake coklat-ku yang dinginnya memilukan gigi lalu menghapus air mata yang entah sejak kapan mengalir.

“Kyuhyun minta. Cerai. Ia ingin. Kembali. Pada Victoria,” kataku pelan dan terbata-bata. Aku tidak sanggup melanjutkan detilnya. “Aku. Ingin. Mati saja,” lanjutku yang bisa sanggup aku katakan.

Donghae berpindah duduk ke sebelahku lalu memelukku, menyembunyikan wajahku di dadanya. “Menangislah. Satu setengah tahun sudah. Kau tidak boleh menahannya lagi. Aku mohon, menangislah,” bisik Donghae dan air mataku pun membasahi kemejanya. Tubuhku gemetar dalam pelukannya.

Aku tidak sanggup membayangkan bercerai dengan pria yang paling aku cintai. Melihat cinta pertama dan terakhirku tidak bersamaku. Melihat cinta matiku dengan wanita lain. “Aku ingin mati saja,” ulangku.

“Aku memperbolehkanmu melakukan apapun kecuali mati. Kau tidak boleh mati, Hye. Tidak boleh. Tidak boleh,” ucap Donghae berulang kali. Ia meletakkan pipinya di puncak kepalaku dan aku bisa merasakan air matanya membasahi kulit kepalaku. Ketika Donghae sudah menangis, ia berarti serius dengan perkataannya. “Kau tidak boleh mati. Aku tahu Kyuhyun adalah harta yang paling berharga untukmu tapi menurutku ia belum layak mendapatkan nyawamu.”

Donghae mendorong tubuhku perlahan, memegang kokoh lenganku agar kuat menghadapinya. Perlahan, ia mengusap air matanya lalu air mataku. “Kita harus balas dendam. Kita harus membuat Kyuhyun mengerti bahwa dia adalah pria paling tolol sedunia karena pernah menyia-nyiakanmu. Aku berjanji akan membuatnya menyesal karena tidak pernah melihatmu. Jangan khawatir.”

Aku menggeleng putus asa. Aku tahu sifat Kyuhyun yang keras kepala dan kemampuannya yang luar biasa untuk mempertahankan hal-hal yang disukainya dan menyingkirkan hal-hal yang dibencinya. Usulan Donghae tidak semudah membalikkan tangan untuk dilakukan. “Dia akan memaksa,” kataku.

“Tidak. Tidak bisa. Kita yang akan memaksanya. Kita tidak boleh menyerah sekarang. Kau sudah membuktikan padaku bisa bertahan satu setengah tahun. Sekarang aku mohon bertahanlah satu tahun lagi. Kita akan membuat Kyuhyun jatuh cinta kepadamu.”

Aku kembali menggelengkan kepalaku. Tidak ada satupun kata-kata Donghae yang meyakinkanku. Membuat Kyuhyun jatuh cinta kepadaku itu sama dengan menciptakan ikan berjalan dengan kaki dan bernafas dengan paru-paru.

Donghae menatapku dengan tajam. Tangannya mencengkram lenganku kencang seakan menyadarkanku. “Setahun lagi. Kalau aku gagal, kita akan mati bersama,” kata Donghae tegas. Ia baru saja mempertaruhkan hidupnya untukku yang tidak seberapa ini dibandingkan dengan keluarga dan Hamun-nya.

To be continuedd….

Authornya ngantuk. Insya Allah, besok dilanjutin ya….

xoxo @gyumontic

Advertisements

48 comments

    1. Emang beluuum. Hahahahhaa.
      Aku ngantuuuuk. Baru besok mau diketik. Hehehhee.

      Makasih ya udah baca dan komen.

  1. Ahhhhh ;< aku kira kyuhyun itu setan lol
    Penjelasan awalnya dia seolah2 makhluk invisible 😂😂😂😂

    Baguuuuuus. Tulisannya rapi, diksinya pas. Karena masih abu2 jadi harus baca next part buat komentar ttp feelnya ^^
    Ditunggu ya kak 🙂

    Btw. New reader here~~~~

    1. Halooo new reader. Nice to meet you! Thank you bgt udah baca dan komen. Ditunggu lanjutannya hari ini yaaa. Hahahhahaa. Silahkan dibaca FF lainnya

  2. Kaaaaaak kebangetan! Kenapa bersambung sih kaaaak?! *protesss* kwkkwkwkwkwk
    Tuh kyuhyun nyebeliiiiin!!!!!!!!! Donghae oppaaaa, kamu.baik.banget! Hamun kesel bgt sama kyuhyuuun. Hamun mau bantu hyejin onnie jugaaa! Buat kyuhyun menyesal kaaaak! Kaaak bsk ya besooook ya plisss

  3. Yeeehh eon -_-” rasanya baru baca udh ada tulisan to be continued aja
    Besok yaa eon besooook..nungguin banget lhoo ini

    Bikin kyuhyun menyesal (‘-‘)9 semangat 45 banget..haha

  4. aaaah ak pling gemes klo orang ktiga a tu victoria tp dia jg yg pling srek n jd bkin gemes pngen tendang dia,tp ak lbih dominan pngen gantung kyu klo bener” n maksa cerai ;> d tunggu lohh besok jngn php y 😉

    1. THANK YOUUUU
      ditunggu lanjutannya yaaa. Semoga hari ini bisa posting masib dlm proses pengeditan. Hehhehehee

  5. Waduh saya sampe ngakak di bawahnya ada ‘to be continue, author ngantuk ‘ ckck…

    Donghae sweet bgt sama sahabatnya…
    Knp kyu merid sama hyejin klo kyu ga cinta???

  6. huft ini ke sekian kalinya aku ngetik komentar dan akhirnya nggak aku hapus. seru nih kalimatnya donghae yg mati sama sama aahahahahhaahah. si cuyun kalau udah cinta ama hyejin hati2 lo nanti di tinggal hyejin mati kejer kejer lo eehhhe

  7. Knp harus victoria yg org ketiga padahal kenyataankn mereka bersahabat…tapi dong hae baik bgt terharu sm persahabatan mereka…

    1. Krn victoria yg paling deket sama kyuhyun itu makanya gemes. Hahahahaa…

      Gomawoooo
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    1. Tbc krn author semalam udh ngantuk beraaaats. Hahahhahaa.

      Gomawooo udah baca ya…

      Tunggu kelanjutannya…

      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  8. wah eonnie ff baru nih… seru banget, kyuhyun gak suka hyejin ? tumben banget ! bikin kyuhyun nyesel banget aduh seneng deh ada ff yg kayak gini hahahhaha… daebak eonnie !!

    1. Iya kyuhyun gak suka sama hyejin
      Hahahahhaha.

      Gomawoo sdh setia membaca. Ditunggu lanjutannya hari ini yaaaah…

      Hehehehhee…

      Gomawo

      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  9. Kyu..yakin km nglepas hyejin??
    Smoga hepi ending tp dg bbrapa penderitaan dulu buat kyukyu hahaha..
    ThanKYU thor 🙂
    I’ll read the next part cussss..

  10. Hello thor permisi baca2 ffnya yah hihi
    awal cerita udah keren. Alurnya juga. Gak sabar nunggu selanjutnya

    Wkwkwk notenya lucu. author ngantuk 😂😂😂 lol

  11. Hy thor izin baca ya. Aku kirain ini ff fantasi si kyu ny jadi setan eh rupanya ff ini tntang sifat kyu yang setan. Wah dongek mau balas dendam mudah-mudah kyu sadar ya kalau Hyejin itu tulus.

    Keep writing thor!! aku tunggu ya nextny

  12. Maafkan aku baru baca authornim tersayaaaaang..
    Dan aku bodoh ga baca sejak kmrn2 gara2 sibuk donlod video ahjuppa -.-

    Sukaaaaaaaa… T_T

    Baca kelanjutannya dulu yah… ntar komen lagi wkwkwk saranghaek!

  13. Duh baru2 awl udh esmosi aku sma kyu 😈 ya udahlah hyejin mnding cerai sma kyu drpd skit hti trus sma kyu krna dy masih punya hbungan sma victor mnding sma donge za atw gak sndiri lbih baik dr pda ngebathin prcayalah lma2 km aln bsa hdup tnpa kyu tpi peliss jan prnah ngomong akn mati 😔

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s