Enjoy!
Gara2 mv teaser devil malah buat FF beginian. Wkwkkwkwkwk.

Warning!
Bukan NC tapi yah animal couple pada biasanya lah. Hahahhahaha.

image

“I got her.” Donghae tersenyum puas kepada Kyuhyun sambil menunjukkan wanita yang sedang ia borgol tangannya. Hasil tangkapan yang memuaskan.

Wanita itu tersenyum kepada Kyuhyun. “Thank you. Selanjutnya serahkan padaku,” ujar Kyuhyun datar. Ia mengambil alih wanita dari tangan Donghae dan mendorongnya masuk ke dalam ruang penyidikan.

Masih dengan pergelangan tangan yang diborgol, wanita itu duduk di kursi. Rok-nya yang sudah pendek semakin terangkat ketika ia memangku kaki kanannya di atas kaki kiri, menunjukkan kulit putih mulus ke hadapan Kyuhyun.

“Kau tahu bukan aku penjahatnya,” kata wanita itu.

“Tapi kau membantunya, Song Hyejin-ssi,” sahut Kyuhyun tanpa emosi diiringi dengan menunjukkan berkas-berkas penyidikkannya.

Hyejin mendengus melecehkan. “Cih! Aku tidak sangka kau sebodoh itu.”

Kyuhyun tersenyum. “Bagaimana bisa kau tertangkap? Kau sengaja menyerahkan diri?” Tanya Kyuhyun dengan santai.

Hyejin menatap Kyuhyun dengan kesal. “Menurutmu?” Kyuhyun hanya mengedikkan bahunya dengan ringan. “Oh ayolah, Cho Kyuhyun. Kau tahu aku tidak terlibat, aku tidak sebodoh itu mau terlibat dengan mafia tengik macam Oh Seung Hwan!” Hyejin mulai tidak sabar.

Kyuhyun hanya tersenyum. “Lalu kenapa kau bisa tertangkap?”

Hyejin mendesah kesal. “Aku akan menceritakan semuanya kepadamu. Lepaskan dulu borgolku,” ujar Hyejin. Ia menatap Kyuhyun dengan intens, memberikan janji sekaligus godaan kepada Kyuhyun. “Dan aku butuh privasi,” lanjut Hyejin.

Telunjuk Hyejin mengarah pada kaca gelap yang pasti tembus pandang ke ruang pengawas. Ia juga menunjuk CCTV yang merekam semua gerakan dan bicara orang di ruangan itu.

Kyuhyun beranjak dari kursinya. Hal pertama yang ia lakukan adalah mematikan lampu ruangan dan kamera pengawas. “Aku rasa aku tidak sebodoh yang kau kira,” kata Kyuhyun sambil mengunci pintu.

Tawa Hyejin terdengar dari tengah ruangan. “Aku tahu kau memang cepat tanggap,” sahut Hyejin.

Karena sudah terlalu sering berada di ruang pemeriksaan ini, Kyuhyun sudah hafal seluk beluknya. Dengan mudah ia dapat menemukan sosok Hyejin meski dalam gelap.

“Kau tidak akan bisa kabur,” ucap Kyuhyun pelan sambil membantu wanita itu bangkit berdiri dari kursinya. “Kau ingin segera menceritakannya atau?”

“Aku rasa aku tidak perlu menceritakannya. Kau sudah tahu segalanya. Iya kan, tuan Cho?”

Kyuhyun menyenderkan bokongnya pada meja lalu menarik Hyejin untuk semakin dekat padanya. Tangan wanita yang diborgol itu dilingkarkan di lehernya. “Aku pastikan kau tidak akan bisa kemana-mana,” bisik Kyuhyun lalu mencium bibir Hyejin dengan mudah.

Hyejin hanya terkekeh menikmati sentuhan suaminya yang selalu terasa berbeda. “Aku juga tidak berniat kabur,” sahut Hyejin.

Kyuhyun kembali mencium Hyejin dan semakin menghilangkan jarak antara tubuh mereka. “Pakaianmu hari ini terlalu seksi, sayang. Aku bisa menjebloskanmu ke penjara kalau setiap hari seperti ini,” ujar Kyuhyun ketika ia merasakan kulit leher Hyejin menyentuh dagunya.

Hyejin menyeringai, meskipun Kyuhyun tidak dapat melihatnya namun ia dapat merasakannya ketika ia mau mencium bibir Hyejin justru deretan gigi yang didapatnya.

“Oh ya? Kalau penjara yang kau maksud itu tempat tidur kita di rumah, aku tidak keberatan,” goda Hyejin dengan beberapa remasan di rambut coklat Kyuhyun, mengubahnya dari tergerai rapi menjadi mencuat berantakan.

“Kau memang cari mati,” desis Kyuhyun. Ia menarik Hyejin lebih dekat lalu menggendongnya dan mendudukkan wanita di meja pemeriksaan tanpa melepaskan kaitan tangan berborgol di lehernya.

Tanpa peringatan, Kyuhyun menyerang Hyejin dari ujung kepala sampai kakinya. Tidak ada suara kecuali suara kertas-kertas yang berjatuhan di lantai dan meja yang bergeser serta cengkaram tangan juga kaki Hyejin yang memandu Kyuhyun.

“Kau harus hati-hati lain kali. Aku tidak bisa terus-terusan menyelamatkanmu, agen rahasia bodoh,” kata Kyuhyun dengan tatapan penuh kasih sayang kepada kekasihnya itu. Tangannya menyusuri rambut Hyejin, merapikan sebisa yang bisa ia rapikan.

Meski dalam gelap, entah bagaimana Hyejin dapat menemukan manik mata Kyuhyun. “Aku tidak bodoh. Speed chaser-mu yang bodoh. Bukannya menangkap penjahatnya malah menangkap aku,” protes Hyejin tidak terima.

“Makanya aku bilang lain kali hati-hati. Di tempat ini hanya aku yang tahu kalau kau itu agen rahasia, sayang,” balas Kyuhyun dengan sabar.

Hyejin mengangkat tangannya melalui kepala Kyuhyun. “Lepaskan borgolku,” perintah Hyejin dengan tangan terulur ke hadapan Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan borgol Hyejin dengan kunci yang tersimpan di kantong celananya. “Pastikan kau sudah rapi sebelum aku menyalakan lagi lampunya dan kau….” Kyuhyun menajamkan suaranya, “Tidak boleh lagi memakai pakaian seperti itu.”

“Kau merobek rok-ku,” keluh Hyejin.

“Kau yang merobeknya sendiri tadi untukku, sayang. Jangan selalu bertingkah aku yang paling ganas.”

Hyejin hanya memanyunkan bibirnya. Ia turun dari meja, merapikan pakaian dan juga rambutnya. “Pastikan seluruh kancingmu kembali terpasang dengan baik,” kata Kyuhyun lagi.

“Ada dua yang lepas,” ujar Hyejin. “Kali ini kau tidak boleh menimpakan kesalahan padaku. Kau yang melepasnya dengan paksa saking tidak sabarnya.”

Kyuhyun menghela nafas panjang, menyadari itu perbuatannya. “Apa boleh buat,” kata Kyuhyun.

Kyuhyun kembali menyalakan lampu dan CCTV setelah memastikan penampilannya sudah lebih layak untuk dilihat.

“Dia tidak bersalah,” kata Kyuhyun sambil menatap orang-orang yang berada di ruangan pengawas melalui kaca satu arah. Hyejin ikut tersenyum kepada kaca tersebut.

Kyuhyun menarik Hyejin keluar dari ruang pemeriksaan untuk mengembalikannya kepada bagian pembebasan. “Sampai jumpa nanti malam, sayang. Your game is not over. Yet,” bisik Hyejin dengan senyuman yang hanya bisa dimengerti oleh Kyuhyun. Senyuman yang rela membuatnya masuk ke jurang neraka paling dalam asal bersama gadis itu.

Kkeut!

xoxo @gyumontic