“Halo nona Choi, ada apa daritadi tertawa sendiri?” tanya Seunghyun seusai take adegan.

“Sini, sini,” Jihyo menepuk sofa disebelahnya. “Ini lihat.”

“Wae?” Seunghyun mendekatkan posisi duduknya ke Jihyo dan mengintip melihat layar smartphone Jihyo. “Mwo? Secepat ini?”

Jihyo mengangguk, “Hebat kan? Sudah kubilang, mata-mata di sekitarku banyak, oppa.”

“Choi Jihyo,” Seunghyun menjitak gemas kepala yeoja disampingnya. “Kau menyeretku dalam masalah besar!”

“Tunggu, tunggu. Ada pesan dari Hyung oppa,” Jihyo membiarkan Seunghyun ikut membacanya.

“Oke, sekarang Kyuhyun juga mengamuk karena dia kira kita berdua berkencan. Gosip darimana sih itu?” Seunghyun mengacak-acak rambutnya, namun Jihyo segera merapihkannya.

“Mmh, sebentar,” Jihyo mengetikkan pertanyaan dari Seunghyun, tak berapa lama kemudian Kyuhyun membalas. “Eric oppa melihat kau mencium keningku, hahaha.”

“Memangnya kapan aku mencium keningmu? Saat kita ke toko action figure waktu itu?” Seunghyun tidak bisa menahan kekagetannya. “Ya ampun, itu kan karena kau yang menyuruhku!”

“Karena aku tau ada Eric oppa,” Jihyo menyengir penuh kemenangan.

“Nona evil,” Seunghyun mengalungkan lengannya ke leher Jihyo, lalu menarik yeoja itu ke arahnya. “Kau ini benar-benar ratu jahil sedunia!”

“Ampun oppa, ampun!” Jihyo meronta-ronta hingga beberapa kru yang lewat melihat ke arah mereka berdua, namun Seunghyun tetap tidak melepaskannya.

“Aku tidak akan melepaskanmu!”

“Kalau begitu jangan, lagipula siapa juga yang memintamu melepaskanku?”

Seunghyun langsung melepaskan lengannya dari leher Jihyo. “Kau ini paling pintar menjawab!”

Jihyo menyengir. “Aku belajar dari ahlinya, tuan Choi.”

“Jika para member Super Girls dan kekasih mereka sudah tahu, berarti Woobin juga?”

Jihyo menggeleng. “Mereka pasti membicarakan ini di belakang Woobin. Tapi tenang saja oppa, sebentar lagi ia pasti juga akan tahu dari Henry oppa, hihi.”

“Jadi, apa yang akan kita lakukan sambil menunggu Woobin tau?”

“Play along,” Jihyo menepuk bahu Seunghyun. “Semangat, Choi Seunghyun!”

“Kau benar-benar menjebakku!” Seunghyun menjambak rambut Jihyo dengan kesal.

“Aarrrgh, salah sendiri kau mau aku jebak! Lepaskan oppa, aku serius sakit!”

“Katanya tadi kau tidak ingin aku lepaskan?” Seunghyun tersenyum penuh arti yang langsung dihadiahkan tonjokan di perut oleh miss evil.

“Aku membencimu, huh!” Jihyo bangkit dari sofa saat kru memanggilnya untuk take adegan selanjutnya.

“Hahaha, saranghae, Choi Jihyo!”