Jealousy Sister

“Kyuhyun-ah, ayo kita minum.”

“Tapi kerjaan kita belum selesai, hyung. Hyejin bisa marah kalau ia pulang dan kita belum menyelesaikan tugas darinya ini.”

“Ck! Jangan banyak merengek. Aku yang tanggung jawab. Kajja!”

“Hyuuuung,” rengek Kyuhyun tapi pasrah saja ketika Joong Ki menariknya berdiri dari tempat duduknya. Ia mengikuti saja kemana Joong Ki membawanya.

Joong Ki dan Kyuhyun berjalan kaki menuju restoran yang menyediakan berbagai jenis ayam goreng dan bir, tempat makan kesukaan mereka berdua. “Kau mau apa, Kyu?” Tanya Joong Ki sambil melihat-lihat menu.

Kyuhyun yang juga sedang melihat menu yang sama memilih ayam goreng tiga rasa : original, pedas dan asam manis. “Aku punya feeling Hyejin akan menyusul kita kesini. Ia tidak bisa makan asam dan pedas,” ujar Kyuhyun ketika Joong Ki bertanya ‘mengapa harus tiga rasa?’ hanya dengan menaikkan alisnya.

“Kalau begitu minumnya bir dua dan soju dua,” tambah Joong Ki ke dalam pesanan mereka.

Joong Ki dan Kyuhyun tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan setumpuk ayam beserta minumannya untuk mengenyangkan perut mereka. “Mari makan!” Seru Joong Ki dengan pemuh semangat.

“Hyung,” panggil Kyuhyun dengan nada serius menakutkan.

“Kau seram sekali,” ujar Joong Ki setelah menelan potongan ayam pertamanya. “Wae?”

“Apa Hyejin sudah tahu kau dijodohkan dengan seorang wanita?”
“Aku bukan dijodohkan, hanya dikenalkan,” ralat Joong Ki atas ucapan Kyuhyun dan pria yang lebih muda itu hanya menarik sudut kanan bibirnya untuk menunjukkan ia ingin segera mendapatkan jawaban. “Aku belum cerita pada Hyejin.”

“Wae? Apa kau menyukai wanita itu, hyung?”

Joong Ki menggelengkan kepalanya. “Kau tidak menyukainya?” Tanya Kyuhyun. Joong Ki lebih dulu meneguk campuran bir dan soju sebelum menjawab pertanyaan Kyuhyun. “Aku tidak tahu maksudnya. Aku baru sekali bertemu dengannya. Aku masih belum tahu apa-apa tentang wanita itu.”

“Kapan pertemuan kedua kalian akan digelar?”

“Kau tidak bertanya ‘apa wanita itu cantik, hyung’ kepadaku?”

“Tidak perlu. Aku berani bertaruh tiga botol wine paling mahal di rumahku, masih lebih cantik Hyejin.”

Tawa Joong Ki menggelegar mendengar ucapan Kyuhyun tapi ia sepakat dengan ucapan itu. Adiknya masih lebih cantik daripada wanita yang dikenalkan kepadanya.

“Aku akan bertemu lagi dengannya minggu depan. Kau mau ikut?”

“Kau sudah gila, hyung? Buat apa aku ikut?”

“Melihat wanita itu dan memberikan pendapatmu tentang dia?”

“Setelah hyung memberitahukan Hyejin tentang wanita itu, aku setuju.”

“Ck!” Decak Joong Ki lalu menyuapkan sepotong ayam ke dalam mulut Kyuhyun. “Tutup mulutmu sampai aku yang memberitahu Hyejin sendiri.”

Buru-buru, Kyuhyun menelan ayam di mulutnya. “Tentu saja aku akan diam. Aku tidak tahu apa-apa,” ujar Kyuhyun dengan cepat lalu kembali mengunyah ayam yang baru ia ambil dari atas piring.

“Haiiish,” omel Joong Ki namun kemudian tertawa.

Tinggal tersisa beberapa potong ayam rasa original yang memang sengaja mereka sisakan jika tiba-tiba Hyejin muncul di antara mereka. Jatah Joong Ki dan Kyuhyun sudah habis mereka lahap begitu juga dengan minumannya. Botol ketiga bir dan soju sudah berdiri tegak di atas meja menemani kedua pria itu.

Persis seperti perkiraan Kyuhyun, sebelum Hyejin muncul di antara mereka, wanita itu menelepon. “Kalian dimana? Kenapa pergi tanpa memberitahuku?”

“Chicken-Beer tidak jauh dari rumah. Kau keluar rumah, belok kiri lalu terus saja kira-kira 300 meter. Nanti sebelah kanan ada restoran itu,” jelas Kyuhyun untuk mempermudah jalan Hyejin nanti.

“Aku tahu. Kau pikir aku tidak tahu apa saja yang ada di sekitar rumahku sendiri?”

Kyuhyun menatap ponselnya yang sudah ditutup oleh Hyejin dengan galak. “Tamat riwayat kita, hyung. Hyejin marah.”

“Aku yang tanggung jawab,” kata Joong Ki dengan tenang, tidak merasa kesialan akan mendatanginya.

Hyejin muncul dengan tampang muram dan langsung menuju tempat dimana Kyuhyun dan Joong Ki duduk. “Hai, adikki tersayang. Mau minum soju?” Sapa Joong Ki dengan ramah, berbeda dengan Kyuhyun yang hanya duduk diam di tempat duduknya karena Hyejin sudah duduk di sebelahnya dengan aura mengerikan.

“Kenapa oppa tidak memberitahuku tentang wanita yang dikenalkan eomma?”

Kyuhyun duduk semakin tegang. Joong Ki nyaris tersedak soju yang sedang ia minum. “Kau tahu darimana?” Tanya Joong Ki kaget.

“Eomma yang menceritakannya kepadaku. Kenapa oppa tidak memberitahuku?”

Joong Ki terdiam. Ia sedang berusaha mendapatkan jawaban terbaik dari ‘kenapa oppa tidak memberitahuku’ milik Hyejin. Di bawah meja, kakinya menginjak kaki Kyuhyun dengan maksud meminta bantuan namun Kyuhyun sama sekali tidak bergeming. Adik iparnya itu hanya menundukkan kepala menatap gelas birnya.

Dengan terpaksa, Joong Ki memberikan jawaban. “Aku baru sekali bertemu dengannya. Aku belum bisa cerita apa-apa kepadamu.”

Hyejin mendengus kesal. “Seharusnya oppa cerita sebelum oppa bertemu dengan wanita itu. Apa oppa lupa bahwa aku akan menjadi yang pertama tahu?”

“Kalau aku sudah bertemu dengan wanita yang tepat, sayang,” sahut Joong Ki.

Hyejin tidak menerima alasan Joong Ki. Ia justru semakin kesal karenanya. “Aku marah pada Oppa,” kata Hyejin dengan nada dingin lalu bangkit berdiri dari tempat duduknya tanpa menyentuh sedikit pun makanan di atas meja yang disediakan khusus untuknya.

“Cho Kyuhyun, kalau dalam 10 menit kau tidak kembali ke rumah, aku juga marah padamu,” ancam Hyejin sebelum ia pergi meninggalkan restoran.

Kyuhyun menatap Joong Ki dengan perasaan tidak enak. Ia tidak ingin meninggalkan Joong Ki namun ia tidak bisa mengabaikan ancaman Hyejin. “Hyung, maafkan aku. Aku harus pulang. Aku akan berusaha membujuk Hyejin agar tidak marah lagi kepadamu. Aku juga akan langsung memberitahumu kalau kau sudah bisa lagi main ke rumah. Ok, hyung? Sampai jumpa.”

Joong Ki menghela nafas panjang sebelum  bangkit berdiri dari kursinya. Ia pergi membayar makanan yang ia makan bersama Kyuhyun lalu pergi meninggalkan restoran. Sambil berjalan menuju rumah adiknya dimana ia meninggalkan mobilnya, Joong Ki memikirkan berbagai cara untuk meminta maaf kepada Hyejin.

Ia menemukan satu cara sebelum sampai di rumah Hyejin.

Song Joong Ki

image

Song Joong Ki
Saranghae!

Song Joong Ki
Mianhe.

5 minutes later

Song Hyejin
Nado saranghae, oppa.

Song Hyejin
Tapi aku masih kesal padamu.

Kkeut

xoxo @gyumontic

Advertisements

11 comments

  1. Cpt marah cpt baikan..
    Song sibling yg aneh.. Wkwkwkwk
    Tapi kalo dikirimin foto kaya gt aku jg ga bisa nolak *ciumin layar hp*

    Bikin FF Hyejin ketemu ceweknya dong *kebanyakan request * hahahahahaa

    Btw Hyejin jealous sama Song Hyekyo ga ya?

    1. Kalo dikirim foto kayak gitu, sblm baikan aku mah udh pingsan duluan….

      Ah song joong ki….

      Hahahahaha…

      Joong Ki ga boleh sama siapa2 aaaaah…

      Hiks hiks hiks!

  2. Kyaaaa~ pingsan duluan klau dpet foto itu dari jongki

    Hyejin bener2 gampang dirayu dengan jongki dan kyuhyun..hahaha

    Fix jongki ga boleh sama siapa2..Hhaha *ketawa evil*

  3. Kurasa yg bisa membujuk hyejin saat marah selain kyuhyun adalah joong ki. Dan hyejin tidak bisa marah terlalu lama kepada keduanya.xixixi

  4. eeehhh baru tau ada cerita ini hihi kan kan lebih hyejin joongki aaaaakkkkkkkkk seneng bgt mereka bertiga tuh kaya apa ya pokoknya seneng bgt deh ih hubungan baik kakak beradik dan adik ipar ini ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s