We Like To Party

By @gurlindah93

“Pokoknya aku tidak mau kalian terkena skandal yang tidak penting mengingat media jaman sekarang sudah semakin canggih dalam mencari informasi. Arrachi?” manajer Super Girls memelototi kelima member satu persatu di hari Sabtu siang yang panas.

Peringatan itu muncul karena baru-baru ini terkuak kembali satu pasangan yang masing-masing tergabung dalam idol group.

“Ne oppa…,” jawab 5 gadis itu bersamaan.

“Jangan iya-iya saja.. Kalian harus lebih berhati-hati kalau menemui kekasih kalian atau pergi ke manapun juga. Paling tidak sampai berita ini mereda. Arrachi?” tegasnya sekali lagi.

“Ne oppa…!” kali ini dijawab dengan suara lebih keras.

“Joha.. Aku pulang dulu, besok pagi-pagi sekali kalian ada syuting iklan terbaru, jangan tidur malam-malam.. Annyeong.”

Setelah memberikan ceramah selama setengah jam, akhirnya salah satu manajer Super Girls itu meninggalkan dorm.

“Aigoo.. Oppa terlalu khawatir, mana mungkin kan kita akan bertindak aneh-aneh? Aku mandi dulu ah,” gerutu MinAh lalu menuju kamar mandi.

Di dalam kamar mandi bukannya melepas pakaian dia malah mengeluarkan smartphone lalu menghubungi seseorang.

Yoboseyo noona..,” sapa sang penerima telepon.

“Daesung-aahh.. Bogoshippoooooo,” kata MinAh senang dengan suara super pelan.

Mworago?? Noona bilang apa barusan? Aku tidak dengar.”

“Aku tidak bisa bicara keras-keras,” jelas MinAh.

Waeyo?” Daesung terdengar kebingungan.

“Nanti saja kuceritakan.. Mmmmm malam ini kau ada acara?” tanya MinAh dengan harap-harap cemas.

Mmmmmmm eobseo.. Wae?

“Daesung-aah.. Apa kau tidak merindukanku? Aku sangaaaaaaat merindukanmu.. Neomu neomu neomu bogoshippo,” ujar MinAh dengan suara merajuk.

Nado.. Jadi, noona ingin aku melakukan apa?” tebak Daesung yang sudah hafal tingkah laku MinAh.

“Aaaahhh my baby Daesungie… Aku sedang sangat bosan di dorm. Apa kau mau clubbing denganku malam ini?” MinAh menyilangkan kedua jarinya sambil berdoa agar Daesung mengiyakan permintaannya.

Hmmmmmm bagaimana ya…

“Jeeeeeebaaaaaaaaaalll,” pinta MinAh penuh harap.

Baiklah baiklah… Aku akan menemani noona….,” jawab Daesung pada akhirnya.

Yeeeesssss!!!!”

“MinAh, kau sedang apa? Cepatlah, aku juga ingin mandi,” teriak HyunAh dari luar kamar mandi karena mendengar teriakan MinAh.

“Aaahh aku sedang bermain game.. Mian, aku akan segera keluar,” balas MinAh.

“Yaaa.. Daesung-aahh, kita bertemu di club langganan kita di Itaewon jam 10 malam, okay? Ah, satu lagi, jangan bilang pada membermu kalau kau akan pergi denganku. Arrachi?” pinta MinAh.

“Yes ma’am.. Sampai bertemu nanti malam,” kata Daesung patuh.

Dengan senyum merekah MinAh menutup sambungan telepon. Sekarang dia hanya perlu merencanakan bagaimana caranya bisa keluar dari dorm tanpa dicurigai member Super Girls yang lain.

Tanpa sadar dia bersenandung lagu ‘We Like 2 Party‘ dari Bigbang.

***

Malam harinya.

Ladies, aku pulang sebentar ya. Ada baju yang harus kuambil di rumah,” pamit HyunAh yang keluar dari kamar sambil membawa tas pakaian pada teman-temannya.

“Eoh…,” jawab Hyejin, MinAh, dan Jihyo yang sedang menonton DVD bersama.

Tidak lama kemudian Jihyo bangkit dari tempatnya.

“Ah, eonnideul. Aku lupa, aku juga harus pulang, eomma mengajakku menemui temannya. Bye,” Jihyo juga ikut-ikutan pergi meninggalkan Hyejin dan MinAh.

“Hamun pulang jam berapa?” tanya MinAh untuk mengurangi kegelisahannya.

“Molla, sepertinya pemotretannya molor,” Hyejin melihat jam yang ternyata sudah mendekati pukul 9 malam.

Lalu mereka berdua terdiam untuk beberapa saat.

“Ya Tuhan Hye, aku lupa beli shampo. Aku keluar dulu ya…,” MinAh segera mengambil tasnya dari dalam kamar dan segera keluar. Tentu saja itu hanya karangannya agar bisa keluar dari dorm.

“Eoh.. Hati-hati menyetirnya,” kata Hyejin tanpa curiga sedikitpun. Matanya masih terpaku pada film komedi yang diputar.

Dengan berdebar-debar, MinAh mengeluarkan mobilnya dari gedung apartment mereka. Dia tidak langsung menuju tempat tujuan tetapi berputar-putar dulu untuk memastikan tidak ada yang mengikutinya.

Ceramah dari manajernya ternyata berhasil membuat MinAh paranoid.

Di dekat club tujuannya, MinAh menghentikan mobilnya sebentar untuk masuk ke salah satu restoran. Dia mengambil tasnya lalu memasuki restoran tersebut.

“Boleh aku pinjam kamar mandinya?” tanya MinAh sopan pada wanita setengah baya pemilik restoran.

“Silahkan agasshi,” wanita menunjukkan arah kamar mandi.

Di dalam kamar mandi, MinAh mengeluarkan sebuar cropped top berbahan sequin dengan celana pendek.

“Gamsahamnida ahjumma,” ucap MinAh pada wanita tadi setelah selesai berganti pakaian.

Sebelum melanjutkan perjalanan, MinAh memakai make up yang dia bawa di mobil. Untunglah MinAh sudah terbiasa berdandan dengan kilat jadi tidak perlu waktu lama baginya untuk berdandan.

Di dalam club, akhirnya MinAh menemukan Daesung yang baru keluar dari toilet pria.

“Daesungie!!!!!” teriak MinAh lalu memeluk pria yang sudah dianggap seperti adiknya sendiri.

“Noonaaaa!!!” Daesung tertawa senang bisa bertemu dengan MinAh sampai matanya terlihat semakin sipit.

“Ayo kita ke lantai dansa, aku sudah tidak sabar untuk berdansa,” MinAh menyeret Daesung ke lantai dansa yang dipenuhi orang.

“Kenapa noona tidak pernah mengajakku keluar lagi? Sudah lama noona tidak mentraktirku makan,” rajuk Daesung setengah berteriak di tengah lagu yang memekakkan telinga.

“Mianhae, akhir-akhir ini aku sibuk.. Apalagi dengan banyaknya skandal yang terkuak akhir-akhir ini, kami disuruh untuk menjaga perilaku kami. Tidak boleh pergi ke mana-mana yang bisa menimbulkan skandal, tapi aku bosaaaann..,” keluh MinAh.

“Jadi noona diam-diam kemari? Noona jjang! Hahahahaa,” Daesung mengacungkan kedua jempolnya dengan menggemaskan sampai membuat MinAh memeluknya.

“Ah, mianhae,” ucap MinAh saat tidak sengaja menabrak seseorang ketika sedang berdansa.

“Gwenchana,” jawab orang itu.

“Park MinAh!”

“Song Hyejin!”

Teriak mereka bersamaan.

“Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Hyejin yang sama kagetnya dengan MinAh.

“Tentu saja untuk berdansa. Aku bosan di dorm terus,” jelas MinAh dengan wajah memelas.

“Annyeong Hyejin-aahh,” sapa Daesung riang.

“Annyeong Kang oppa… Sama Min, aku juga bosan di dorm terus… Kau tidak akan bilang manajer oppa kan kalau kau bertemu denganku di sini?” tanya Hyejin cemas.

“Yaaaa~ apa kau gila? Tentu saja aku tidak akan bilang, aku kan juga menyelinap sepertimu. Memangnya kau kemari dengan siapa? Kyu?” MinAh melongok kesana kemari tapi tidak melihat siapapun yang dia kenal.

Hyejin menoleh ke belakang lalu menggerutu, “Aiiiiissshhh~ selalu saja seperti ini kalau aku meninggalkannya sebentar.”

Dia mendatangi sepasang manusia yang sedang menari dengan cukup panas. Tanpa diduga, Hyejin menjewer telinga sang pria lalu menyeretnya ke depan MinAh dan Daesung.

“Aaaaaaawwww… Apa yang kau lakukan Hye? Eh ada kalian.. Annyeong noona,” sapa pria yang ternyata Seungri dan segera memeluk MinAh.

“Baik… Tapi Lee Seunghyun.. Siapa gadis itu? Sejak tadi matanya tidak bisa lepas darimu,” goda MinAh.

Tatapan mereka semua sekarang beralih ke gadis seksi yang tadi berdansa dengan Seungri dan sekarang sedang menari dengan erotis. Semua orang bisa menebak kalau tariannya ditujukan untuk Seungri. Seungri yang menyadari tingkah laku gadis itu mengedipkan matanya sampai membuat gadis itu kehilangan keseimbangan.

“Molla, aku belum sempat berkenalan dengannya tapi Hyejin sudah menarikku. Kau ini kenapa sih Hye? Selalu menggangguku,” gerutu Seungri.

“Yaaaaaaa~ Malam ini oppa ke sini karena aku meminta oppa untuk menemaniku, bukan untuk memenuhi hasrat oppa berkenalan dengan para gadis,” Hyejin memanyunkan bibirnya sebal.

“Astaga… Apa yang kalian lakukan di sini?” suara yang tidak asing bagi MinAh dan Hyejin membuat mereka terperanjat.

“Jung HyunAh! Sedang apa kau di sini?” tanya MinAh kaget.

“Annyeong Daesung, annyeong Seungri.. Aku dipaksa Jiyoung oppa ke sini, katanya aku butuh hiburan,” HyunAh menunjuk G-Dragon yang berjalan ke arah mereka.

“Annyeong yeorobeundeul…,” sapa G-Dragon lalu memeluk Hyejin dan MinAh bergantian.

“Aneh sekali kita semua bertemu di sini.. Padahal manajer oppa sudah jelas-jelas melarang kita bepergian, apalagi ke club.. Hahahaa,” Hyejin tidak bisa menahan tawanya.

“Lebih aneh lagi, tadi sepertinya aku melihat Jihyo dan Seunghyun hyung sedang minum di area VIP,” ujar G-Dragon sambil garuk-garuk kepala.

“Mwo?”

Secara bersamaan semua orang berjalan ke arah yang ditunjuk G-Dragon.

“Choi Jihyo!” panggil Hyejin.

Jihyo yang nampak kaget langsung meringkuk di belakang T.O.P untuk bersembunyi.

“Oppa.. Jangan katakan pada siapapun kalau aku di sini. Bilang saja aku bukan member Super Girls melainkan teman masa kecilmu, mereka salah orang,” pinta Jihyo panik.

“Yaaaaaa~! Kau tidak perlu bersembunyi Jihyo-yaaa,” MinAh mencolek Jihyo hingga Jihyo terperanjat melihat sekumpulan orang di depannya.

“Eonnideul… Apa yang kalian lakukan di sini?” wajah Jihyo menjadi pucat sampai membuat mereka semua tertawa terbahak-bahak.

“Annyeong MinAh, Hyejin, HyunAh,” T.O.P memeluk mereka satu persatu.

Wassap!” sapa Taeyang kemudian ikut memeluk mereka.

“Apa kalian hanya bertiga di sini?” tanya HyunAh.

“Eoh.. Aku menawarkan pada Jihyo apa dia mau menemaniku dan Youngbae minum di sini, kukira dia akan menolak tapi ternyata dia menyusul kami,” terang T.O.P.

“Aku bosan setengah mati eonnideul… Mian..,” ujar Jihyo dengan perasaan bersalah.

“Hahahaa gwenchanaa.. Ternyata kita semua bosan sudah 1 bulan tidak boleh ke mana-mana.. Aku mengajak Seungri oppa, MinAh mengajak Daesung oppa, dan HyunAh diajak Jiyoung oppa..,” Hyejin masih tidak habis pikir dengan kejadian aneh yang saat ini dia dan membernya alami.

“Eoh.. Kita semua bermaksud pergi diam-diam tapi malah bertemu di sini.. Untung Hamun sedang ada pemotretan. Oh.. My.. God…,” dengan syok MinAh menunjuk ke arah seorang gadis yang sedang berjalan ke arah mereka.

“Eonnideul… Sedang apa kalian di sini?” tanya Hamun polos.

Semua yang ada di sana langsung tertawa terbahak-bahak.

“Member Super Girls memang luar biasa..,” komentar Taeyang yang tidak bisa menghentikan tawanya.

“Kau sendiri sedang apa di sini?” tanya Jihyo pada sang magnae.

“Teman kuliahku ada yang berulang tahun dan aku diajak kemari untuk merayakannya. Manajer oppa tahunya dia mengantarkanku pulang, padahal kami malah ke sini hahahaa..,” ujar Hamun jahil.

“Kalau sampai manajer oppa tahu kita semua di sini, dia bisa pingsan,” MinAh tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi kalau manajer mereka sampai tahu.

Ladies, buka group chat kita..,” kata Jihyo dengan wajah yang lebih pucat daripada tadi.

Mereka semua membuka group ‘Work Work Work Work Work‘ milik mereka dan manajer Super Girls.

Manajer Oh

Kalian sedang di mana?

Choi Jihyo

Di dorm, oppa..

Manajer Lee

Tidak kemana-mana?

Park MinAh

Aniya..

Manajer Lee

Lalu ini apa?

Manajer Lee

Www.staridol.com/Member.Bigbang.dan.Super.Girls.terpergok.sedang.berpesta.bersama.di.daerah.Itaewon

Manajer Oh

Sekarang juga aku ingin berbicara dengan kalian

Manajer Oh

Ohya, lebih baik aku berbicara dengan kalian di dorm, atau di club? Silahkan kalian berlima putuskan

“Oh sh*t!”

Tanpa dikomando, para gadis yang sejak dulu memang sulit menuruti perintah manajer mereka itu secepat mungkin pergi meninggalkan club.

Enjoy ^^