Busted!

Busted!

By @gurlindah93

MinAh baru akan menutup mata setelah berpesta semalaman di rumah Narae. Walaupun dia tidak minum tapi kepalanya sangat berat seolah baru saja menghabiskan 5 botol soju.

“Eonni!!!!!”

Mata MinAh otomatis terbuka dengan sendirinya setelah mendengar teriakan Hamun.

“Eung?”

“Eonni sudah bangun?”

MinAh melotot pada Hamun, “Baru akan tidur. Wae?!”

“Eonni baru pulang?”

“Eung.. Kau tahu sendiri aku tidak akan bisa pulang dari rumah Narae eonni sebelum dia tertidur karena lelah minum, memasak, dan mengobrol,” keluh MinAh.

Hamun menatap MinAh dengan penuh simpati, “Aku kira semalam MinAh eonni ke rumah Leeteuk oppa lalu oppa mengantar eonni pulang lalu sekalian ke bandara karena oppa akan menggelar konser di Amerika Selatan 2 hari lagi.”

Kepala MinAh mengangguk tanpa daya. Seharusnya dia tidak perlu terkejut mendengar Hamun lebih mengetahui jadwal kakaknya dibandingkan dia. Lee Donghae pasti sudah melaporkan jadwal Super Junior selama setahun kedepan.

“Ah.. Tapi tidak seharusnya kita membiacarakan Leeteuk oppa.. Ada hal yang sangat mendesak, eonni. Lihat ini,” Hamun menunjukkan smartphone-nya pada MinAh.

Tanpa tenaga MinAh melirik layar smartphone Hamun lalu tersentak setelah melihat apa yang tertulis di layar. Tubuhnya yang tadi terlentang kini duduk tegak di tempat tidurnya.

“Ige mwoyaaaaaa?!?!”

Sechskies Leader Eun Jiwon Berkencan Dengan Super Girls Park MinAh Sejak Tahun Lalu.

Judul berita di situs Dispatch itu disertai beberapa foto saat MinAh dan Jiwon berkencan dalam beberapa kesempatan.

Tanpa membaca isi beritanya MinAh sudah tahu apa yang tertulis di sana.

“Eonni.. Gwenchana?” Hamun mengguncang-guncang tubuh MinAh yang wajahnya menjadi pucat pasi.

“Ya ya yaa~ Park MinAh.. Kau sudah…”

Hyejin menghambur ke dalam kamar MinAh lalu terdiam setelah melihat keadaan MinAh saat ini. Wajahnya pucat pasi, matanya terpaku pada smartphone Hamun. Hyejin dan Hamun saling berpandangan.

Di antara member Super Girls memang MinAh adalah member yang paling menentang jika hubungannya go public. Sejak berpacaran dengan Yunho, Eric, sampai sekarang dengan Jiwon, MinAh sangat berhati-hati dalam menyimpan rapat hubungan cintanya.

Saat berkencan, MinAh akan memakai masker dan topi sampai matanyapun tidak nampak. Bahkan dia juga selalu memaksa kekasihnya untuk memakai pakaian berwarna gelap agar tidak menarik perhatian.

Kring kring.

“Yoboseyo.. Ne oppa, aku sudah baca.. MinAh sedang bersamaku, dia masih sangat syok.. Ne.. Aku akan meneleponmu secepatnya setelah bicara dengan MinAh.”

Setelah menutup teleponnya Hyejin duduk di sebelah MinAh.

“Ah.. Kalian sudah di sini, aku baru membacanya..,” HyunAh masuk ke kamar mandi dengan rambut masih basah setelah mandi.

Untung saja Jihyo sedang di LA dengan Siwon, kalau tidak kamar MinAh akan semakin berisik.

“MinAh-yaa,” panggil Hyejin pelan.

“Eeeeerrggghh aku kesal sekali.. Kesal! Bagaimana bisa mereka begitu saja merilis berita ini? Apa manajer oppadeul tidak ada yang tahu?”

Hyejin menggeleng, “Haemin oppa tadi juga terkejut karena Dispatch tidak menghubunginya untuk konfirmasi terlebih dahulu. Oppa bertanya apa yang harus dilakukan. Apa harus diakui atau dibantah?”

“Ada baiknya kau bicara dengan Jiwon oppa,” saran HyunAh.

“Eoh.. Aku setuju.. Ayo eonniedeul, kita tinggalkan MinAh eonni agar eonni bisa bicara dengan Jiwon oppa,” ajak Hamun pada HyunAh dan Hyejin.

HyunAh segera meninggalkan kamar MinAh sedangkan Hyejin terlihat keberatan menggerakkan tubuhnya karena sebenarnya dia ingin mendengarkan pembicaraan MinAh dan Jiwon, tapi Hamun melotot padanya sehingga terpaksa dia mengikuti magnae keluar dari kamar MinAh.

MinAh segera mengambil smartphone-nya tapi bukan untuk menelepon Jiwon.

G1mylove: Heol! Heol! Heol! Heol! Heol! Heol! Heol!

Starkies97: Aku tidak percaya Jiwon oppa mau memacarimu.. Kau sly fox! Dasar licik!

Numberwonleader: Dasar genit!

Jekkijjang97: Aku akan menunggu konfirmasi dari Eun Jiwon, kalau memang benar kurasa aku akan berpikir ulang apa aku akan tetap menjadi fansnya.’

Lovemenot: Heol! Daebak! Aku tidak pernah menyangka ada pasangan SM dan YG yang berhasil tertangkap kamera Dispatch. Aku penasaran apa yang akan SM dan YG katakan.’

Kyne3627: Dia hanya menumpang ketenaran kakaknya. Kemampuan menyanyi, rap, menari, apalagi aktingnya sangat standard. Kasihan Leeteuk-ssi.’

Nothing728: Sponsor? Kkkk~

Yellkies4ever: Aku yakin berita itu tidak benar. Jiwon oppa tidak mungkin menyukai Park MinAh, dia bukan tipenya.’

Eunchodingwon: Park MinAh? Park MinAh nugu?

Guesswho90: Mungkin ini hanya strategi marketing saja, bukankah Sechskies dan Super Girls akan segera comeback?

Skyblue123: Aku bukan fans Sechskies tapi aku tahu kenapa fansnya begitu marah. Bukankah Park MinAh itu tidak berbakat? Tapi entah mengapa dia sering muncul di variety show.’

Goddesspark: Park MinAh eonni hwaiting! Aku akan selalu mendukungmu! Kau cocok dengan Eun Jiwon oppa.. Saranghaeyo.’

Youthful1993: Aku pernah memergoki mereka berkencan di Hawaii tahun lalu. Saat Sechskies membuat DVD di Hawaii, diam-diam Park MinAh-ssi menyusul. Setelah selesai syuting untuk DVD Sechskies, Eun Jiwon-ssi tidak ikut pulang ke Korea bersama teman-temannya tapi malah menghabiskan waktu dengan Park MinAh-ssi di sebuah resort pribadi. Aku tahu dengan detail karena aku bekerja di resort itu kkkkk~

Eunkang76: @youthful1993 Aku tidak percaya padamu. Dasar pencari sensasi.’

Honeykim: @youthful1993 Apa saja yang mereka lakukan di sana? Kkkkk~

Youthful1993: @eunkang76 Terserah. Aku hanya mengatakan yang sebenarnya.’

Youthful1993: @honeykim Saat mereka sedang bersantai di kolam renang atau di makan restoran, Park MinAh-ssi kadang-kadang nampak kesal saat Eun Jiwon-ssi menggerutu tentang hal-hal kecil. Tapi menurutku itu malah membuat mereka terlihat cute. Ohya mereka juga jarang keluar dari kamar mereka, entah apa saja yang mereka lakukan di dalam kkkkkk~

Cloudy074: Eun Jiwon? Wow.. Dia benar-benar penakluk leader. Bukankah dia pernah berpacaran dengan Eric Mun sebelum Eric Mun menikah? Hebat sekali dia kkkk~

Goodbyeeun: Selamat tinggal Jiwon oppa. Aku tidak menyangka oppa tidak belajar dari perceraian oppa dulu. Aku tidak sanggup melihat oppa patah hati lagi.’

Myonlyloveeun: Selamatkan Eun Jiwon oppa dari gadis yang hanya ingin menumpang tenar!

Kitty73920: @cloudy074 Dia pernah berpacaran dengan Eric Mun? Wow, seleranya patut diacungi jempol.’

Cloudy074: @kitty73920 Bukan hanya Eric Mun, ada leader lain yang juga pernah dia pacari kkkk~

Haileun: Aku sangat yakin gadis itu menggoda Jiwon oppa habis-habisan.’

Elf4life: MinAh eonni hwaiting! Elf akan selalu mendukungmu.’

Eunfave: 1 tahun? Jangan-jangan gadis itu memacari Jiwon oppa hanya karena Sechskies aktif lagi dan Jiwon oppa menjadi semakin tampan.’

Pomsaengpomsa78: Kalau bertemu dengannya aku akan mencakar wajah sok cantiknya itu.’

Mingurlparkfanboy: MinAh-yaa~~ Kenapa kau memilih Jiwon? TT.’

Since97: Yellkies, bukankah sudah waktunya Jiwon oppa menjalin hubungan lagi? Sudah cukup lama dia sendiri jadi sekarang mungkin waktu yang tepat baginya untuk menikah lagi. Kenapa tidak kita dukung saja pilihannya?

Mata MinAh mulai lelah membaca beberapa komentar yang netizen berikan di situs Dispatch.

Seperti yang sudah dia duga, netizen berlomba-lomba menulis komentar pedas walaupun ada beberapa yang bernada positif. Untungnya tidak ada satupun komentar yang membuatnya marah atau sedih karena MinAh sudah pernah mengalami hal yang jauh lebih parah saat pertama kali debut. Saat itu membaca komentar netizen membuatnya ingin menangis sekaligus memaki mereka semua. Tapi dengan berjalannya waktu MinAh sudah biasa membaca komentar-komentar beragam dari netizen. Mata dan hatinya sudah kebal.

Tapi bukan komentar netizen untuk dirinya yang membuat MinAh tidak pernah mau membuka hubungan cintanya ke publik, yang dia takutkan adalah akan banyak fans kekasihnya yang meninggalkan idola mereka karena tidak ingin idola mereka dimiliki wanita lain.

MinAh hanya ingin melindungi Jiwon.

“Yoboseyo..”

Eoh.. Aku baru akan meneleponmu.”

“Oppa sudah bangun? Tumben,” MinAh terkejut karena Jiwon langsung menerima teleponnya di dering pertama karena biasanya di jam 7 pagi Jiwon masih tidur bila tidak ada schedule.

Ani. Aku belum tidur. Wae geurae?

“Berarti oppa sudah tahu?” tanya MinAh pelan.

Eoh. Manajerku dan manajermu sejak tadi bergantian meneleponku. Tapi aku sudah bilang pada mereka kalau aku yang akan mengeluarkan pernyataan.”

“Maksudnya?” MinAh bingung dengan jawaban Jiwon.

Aku akan mengkonfirmasi hubungan kita lewat Instagram. Sekarang aku sedang menulis surat yang akan kuposting.”

“Mwo????? Apa oppa sudah gila???” MinAh panik dengan jawaban Jiwon yang menurutnya tidak masuk akal.

Gwenchana, aku sudah berpengalaman dalam hal ini. Aku kan sudah pernah menikah. Aku bahkan mengumumkan pertunanganku di acara 2 Days 1 Night dengan mengundang reporter. Kali ini aku akan melakukannya dengan lebih pribadi, lewat tulisan tanganku,” jelas Jiwon panjang lebar.

“Apa oppa yakin? Oppa tidak perlu melakukannya. Aku bisa menyuruh SM mengeluarkan bantahan. Kau bisa menyuruh YG untuk mengeluarkan pernyataan bahwa kita hanya berteman dekat.”

Kau tidak ingin orang-orang tahu kalau kita berpacaran?” tanya Jiwon.

“Bukan seperti itu.. Hanya saja, aku takut fans oppa akan meninggalkan oppa. Berbeda denganku, cinta fansku adalah sister love. Sedangkan fansmu mencintaimu seolah-olah kau adalah calon suami mereka, walau banyak juga sih yang realistis. Tapi…”

Sama saja, Park MinAh. Kau kan juga punya banyak fanboy,” bantah Jiwon.

“Mmmmmmmm.. Benar, tapi biasanya kemarahan fanboy tidak akan bertahan lama. Saat Hyejin, Hamun, dan Jihyo mengumumkan hubungan mereka para fanboy hanya butuh waktu sebentar untuk menerimanya setelah itu mereka tetap mendukung kami. Sedangkan fangirl oppa..”

Sssshhhhh.. Kau terlalu banyak bicara,” potong Jiwon.

“Yaaaa~~ Oppa~~~!”

Fans Kyuhyun, Donghae, Woobin tidak meninggalkan idola mereka kan? Aku yakin fansku juga sama, mereka merasa cemburu padamu karena hanya kau yang bisa menyentuhku hahahaha,” goda Jiwon.

“Oppa!! Aku serius!! Ini pembicaraan serius,” protes MinAh kesal karena masih sempat-sempatnya Jiwon menggodanya.

Nado.. Ah, akhirnya.. Aku sudah selesai menulis pernyataanku.. Tenang saja, fansku sudah dewasa. Mereka pasti akan mengerti.

Kau pasti belum membaca komentar-komentar pedas dari fansmu,’ pikir MinAh.

Kenapa diam saja? Kau tidak menangis kan?

“Menangis kenapa?”

Terharu dengan tindakanku.. Hahahahahaa.”

MinAh menghembuskan nafas kesal dengan jawaban kekanakan kekasihnya.

“Terserah kata oppa.. Hanya saja aku berharap oppa berpikir sekali lagi sebelum mempostingnya,” pinta MinAh.

Aku sudah memikirkannya sejak Dispatch mengirim pesan lewat Instagram padaku semalam.”

“Mworago??? Jadi oppa sudah tahu kalau Dispatch akan merilis foto-foto kita?”

Eoh.. Kubilang terserah saja kalau ingin merilisnya, toh aku memang sudah berniat untuk mengumumkan hubungan kita.”

MinAh berusaha memahami kata-kata Jiwon.

“Mengumumkan hubungan kita? Lalu bagaimana dengan persetujuanku? Apa oppa tidak ingin membahasnya denganku lebih dulu?” protes MinAh.

Tentu saja aku akan menghubungimu sebelum merilis pernyataan, kita pasti membahasnya terlebih dahulu. Tapi ternyata Dispatch sudah mendahului, jadi sekalian saja aku mengakuinya,” jelas Jiwon.

“Oppa.. Apa kau benar-benar serius? Tidak ingin memikirkannya lagi?” MinAh masih merasa sedikit khawatir walaupun dia bisa mengerti tindakan Jiwon.

Yaa~~ Aku benar-benar serius Park MinAh. Aku benar-benar mencintaimu! Kau tahu aku pernah beberapa kali berpacaran, tapi hanya dua kali aku mempublikasikannya. Dulu saat aku akan menikah, dan saat ini. Jadi silahkan pikir seserius apa aku,” balas Jiwon dengan nada serius. Bahkan nada yang paling serius yang pernah MinAh dengar dari mulut kekanakannya.

Pipi MinAh memerah.

Dulu saat akan menikah dan sekarang? Apa maksudnya?

Sudah ya, aku akan mempostingnya. Gwenchana. Aku akan melindungimu, Park MinAh. Saranghae.”

Pikiran MinAh yang sempat melayang ke mana-mana kembali normal saat Jiwon menutup teleponnya.

Karena penasaran MinAh membuka Instagram lalu menemukan postingan Jiwon yang berisi surat bertuliskan tangannya berada paling atas news feed.

Yellkies dan One Kyne..

Bagaimana kabar kalian?

Aku tahu kalian dikejutkan dengan berita pagi ini yang muncul tiba-tiba.

Dengan penuh rasa terima kasih atas dukungan dan cinta yang selama ini sudah kalian berikan, aku ingin secara langsung memberitahu bahwa apa yang kalian baca itu benar.

Aku, member Sechskies Eun Jiwon dan member Super Girls Park MinAh memang sudah berpacaran selama 1 tahun.

MinAh adalah gadis yang baik dan selalu ceria, aku bisa menjadi diriku sendiri saat berada di dekatnya dan merasa semakin bahagia sejak bersamanya.

Yellkies dan One Kyne..

Kuharap mulai saat ini dan seterusnya kalian bisa menerima hubungan kami dengan baik dan selalu mendukung kami.

Karena aku dan Park MinAh sudah mulai membicarakan masa depan kami berdua dengan serius

Semoga kalian mengerti dan memahaminya.

Gomawo..

Eun Jiwon.

“MinAh!!!! Eonni!!” teriak Hamun, Hyejin, dan HyunAh lalu menghambur ke kamar MinAh dengan berbagai macam pertanyaan.

***

Thanks for reading 😉

Advertisements

It’s Hard to Be Her Boyfriend

Recently i watch Super Junior in SNL, so that’s why i make this fanfiction. Enjoy!

Semua member Super Girl sedang duduk di ruang TV untuk menonton SNL. Malam ini bintang tamunya adalah Super Junior. Hamun yang memang selalu khawatir dengan Donghae di variety show akhirnya ikut menonton juga.

Hyejin, Jihyo, Minah, Hyunah, tertawa terbahak-bahak saat melihat scene Donghae. Donghae menjadi mata-mata yang harus berpura-pura pacaran saat hendak menangkap penjahat.

“Lucu parah Donghae oppa!” kata Jihyo.

“Kok bisa dia selucu itu?” tanya Hyejin.

“Donghae oppa yadong!” seru Hyunah.

“Omona, Donghae oppa so sexy!” kata Minah.

“Ini tidak lucu dan Donghae oppa tidak sexy,” kata Hamun datar yang membuat semua eonninya menatap Hamun heran.

Dari cara Hamun menatap Donghae yang ada di layar TV, dari intonasi suaranya, eonnidulnya bisa menebak kalau Hamun cemburu.

“Hamun ah? Kau kenapa?” tanya Jihyo pura-pura tidak tahu.

“Ani, aku tidak apa-apa,” kata Hamun masih dengan intonasi suara yang seperti psikopat.

“Kau tidak cemburu kan Hamun?” tanya Hyejin.

“Hamun ah, kau tidak boleh childish. Donghae oppa hanya berusaha profesional,” jelas Minah sambil menatap member yang lain penuh arti.

“Ah tidak mungkin Hamun cemburu. Hamun pasti bisa mengerti,” kata Hyunah sambil menepuk-nepuk punggung Hamun yang dari tadi duduk di sebelahnya.

Hamun menepis tangan Hyunah lalu bangkit berdiri. “Mau kemana Hamun? Aku titip ambilkan air putih boleh?” tanya Hyejin.

Hamun menatap Hyejin, tapi Hyejin tidak bisa mengerti arti tatapannya. Baru kali ini Hyejin melihat Hamun seperti itu. “Ambil saja sendiri,” katanya datar namun berhasil membuat eonnidulnya merinding. Hamun berjalan menuju kamarnya lalu membanting pintunya dengan keras.

(more…)

How Can I Not Love You?

Hope you enjoy it! kkkk

Hari ini aku dan eonnidul latihan cukup lama untuk persiapan comeback kami. Begitu kami keluar dari studio, aku sangat kaget ternyata ada Donghae oppa di depan pintu.

“Hai Donghae oppa, sudah tengah malam begini kok belum pulang?” tanya Hyejin eonni.

“Aku menunggu Hamun,” jawab Donghae oppa sambil tersenyum kepadaku.

Aku menghampirinya. “Ada apa oppa sampai menungguku?” tanyaku. Setahu aku jadwal latihan Super Junior sudah selesai dari jam 9 tadi.

“Aku hanya ingin melihat wajahmu. Sekarang aku sudah puas,” katanya sambil mengecup keningku. “Aku pulang ya,” pamitnya padaku dan eonnidul.

Pasti ada sesuatu sampai dia menungguku seperti ini. “Eonnidul, aku ikut Donghae saja ya,” kataku. Kini mereka menatapku dengan tatapan menggoda. “Aish, jangan berpikir kotor. Dasar eonnidul. Bye!” seruku yang sudah tidak mempedulikan teriakan-teriakan heboh mereka.

(more…)

It Was Lovely To Love You

Hello, i’m back with another fanfiction kkkk. This fanfiction actually inspired by a song Lovely to Love you – Evan Blum & Lauren North. So there’s some lyrics that i put in the story too. It’s a good-bittersweet song. i recommend you to listen it if you have time hehe. Thank you so much for reading this fanfiction ^^

Hari ini aku dan member Super Junior akhirnya kembali ke Seoul setelah sebulan lamanya melakukan promosi di Amerika Latin. Saat kami keluar dari imigrasi, aku cukup kaget melihat ada Hamun disana. Terlebih lagi dia berpakaian sangat rapi.

“Hamun ah!” seru Donghae yang menutupi suara member lain. Donghae langsung berlari dan memeluk Hamun. Sangat erat. Aku juga bisa melihat wajah Hamun yang tersenyum bahagia saat membalas pelukan itu.

Aku ikut tersenyum setelah melihat Hamun. Dia memang begitu, senyumnya selalu bisa membuat orang lain bahagia. Ah, kalau dipikir-pikir, rasanya sudah lama sekali aku tidak bertemu Hamun. Selesai wamil, aku langsung sibuk mengurus comeback Super Junior dan UNICEF. Hamun kini tampak lebih dewasa dan, hm, jujur, ia makin cantik.

“Hamun ah, tak bisa kah kau ikut schedule aku saja hari ini?” tanya Donghae yang bisa kudengar karena aku sudah berdiri di belakangnya.

“Mian, oppa. Aku sudah membuat janji. Besok aku akan mengosongkan waktu untukmu.”

Donghae mencium kening Hamun. “Baiklah, good luck untuk hari ini.”

“Memangnya Hamun mau kemana?” tanyaku dan Eunhyuk bersamaan.

“Ah, Siwon oppa!” seru Hamun yang membuatku kaget dan kini member lainnya sudah menatapku heran.

“Kita tidak punya banyak waktu. Akan kujelaskan nanti di mobil. Kajja,” kata Hamun. Ia mengambil tiket yang ditanganku dan merobek bagian nomor bagasi. Ia memberikan kertas itu pada Donghae.
(more…)

The Ring

How are you? Hope you enjoy this! kkkk

Hamun sedang belajar dengan serius saat Hyejin tiba-tiba masuk ke kamarnya. “Waeyo?” tanya Hamun singkat ketika Hyejin sudah tiduran di kasur Hamun.

Hyejin tersenyum lalu memamerkan jemari manis tangan kirinya. Hamun bisa melihat sebuah benda kecil berkilau melingkar dijari itu. Mau tak mau, Hamun segera menutup bukunya dan menghampiri Hyejin. “Onnie, ini bagus sekali cincinnya. Dari Kyuhyun oppa?” tanya Hamun yang membuatnya mendapat pukulan halus dari Hyejin.

“Aish, dari siapa lagi memangnya selain Kyuhyun?” balas Hyejin.

“Aku kira onnie beli sendiri karena onniedul yang lain sudah lebih dulu diberi cincin oleh pacarnya masing-masing,” kata Hamun yang kembali membuatnya dipukul Hyejin.
(more…)

One Love is Enough

Hai everyone, how’s life going? It’s been long time since the last time i posted somethin in this blog. Hahaha kapan itu iseng ngecek blog ini, terus terharu ternyata masih ada yang visit dan baca ffnya. Ga bisa ngedetect sih yang baca itu reader yang lama atau ada reader baru yang mungkin baru jadi fansnya Suju trs mampir sini hehe. Intinya want to say hello again and thank you so much for you who still read this blog. Kadang mikir, yang dulu baca ff di blog ini sekarang masih suka Suju lagi ga ya? Masih suka baca ff lagi ga ya? Secara ini blog uda dari 7 tahun lalu and time will change people too. but i’m glad that there are so many memories in here.
I make a fanfiction, in case some of you miss Super Junior (especially Donghae) haha. And recently, i rewatch KDrama Because It’s My 1st Life, so there’s some quotes that i put in this fanfiction too.
Hope you can enjoy it 🙂

https://pa1.narvii.com/5972/30bff1fc83f13f4c53d04f6480e1741c625ae92e_hq.gif

*****

“Kyuhyun ah, aku sakit,”

Tangan Kyuhyun yang sedari tadi sibuk menandatangi kontrak berhenti bergerak. Kini ia menatap sahabat yang sudah seperti kakaknya sendiri. “Kau repot-repot ke ruanganku hanya untuk bilang itu? Yaa, kau bosnya di perusahaan ini. Kau tinggal telepon Hyejin saja, minta dia kesini. Kau lupa istriku itu dokter? Baiklah, aku telepon dia sekarang.” Kyuhyun mengeluarkan smartphonenya dan menghubungi istrinya itu.
(more…)

Sunday At Home

Sunday At Home

By @gurlindah93

MinAh duduk di sofa ruang TV sambil tersenyum-senyum sendiri. Pipinya bersemu merah sedangkan matanya tidak lepas dari layar ponselnya.

“Apa yang sedang kau lakukan?” bisik Hyejin tepat di telinga MinAh.

“Song Hyejin!!” teriak MinAh panik seolah terpergok sedang melakukan sesuatu yang buruk.

“Nugu?” Hyejin menunjuk ponsel MinAh yang kini didekap MinAh dengan erat.

“Ani.. Bukan siapa-siapa,” elak MinAh tanpa menatap Hyejin.

Hyejin menyeringai,” Hohoho.. Apa kau selingkuh, Park MinAh?”

(more…)