Chocolate Coffee

Song Hye’s POV

“Song Hye!”

Tidak perlu berbalik untuk melihatnya, aku tahu siapa yang memanggilku. Langkah kakinya terdengar semakin cepat menghampiriku. Ia lalu merangkul bahuku begitu sudah sejajar denganku.

“Aku harus belajar untuk ujian besok. Aku tidak bisa menemanimu, Cho,” ujarku.

Pria di sebelahku hanya tertawa. Ia terus melangkah bersamaku tanpa melepaskan rangkulannya.

“Kau ujian apa?” Tanyanya.

Continue reading

Animal Couple – Promise

image

Setelah berminggu-minggu jadwal yang padat dan panjang sehingga menyebabkan ia tidak bisa bertemu dengan belahan jiwanya, Kyuhyun memutuskan Hyejin akan menjadi orang pertama yang ia temui begitu ia kembali ke Seoul. Ia berencana akan mengunci Hyejin di kamar bersamanya, menghabiskan satu harinya dengan wanita itu. Ia akan menebus puluhan hari tanpa Hyejin hari ini.

“Merindukanku?” Kyuhyun langsung memeluk Hyejin begitu bertemu dengan belahan jiwanya. Hyejin hanya memberikan tepukan pelan pada punggung Kyuhyun dan mengecup pipi pria itu tanpa semangat. “Tampaknya kau tidak merindukanku,” kata Kyuhyun kecewa. Ia sudah berharap wanita itu akan melompat ke pelukannya dan menghujaninya dengan puluhan ciuman mesra.

Continue reading

Fireworks

“Sudah aku bilang aku tidak percaya hal seperti itu,” Jihyo menarik selimutnya kembali. Ia sudah muak mendengarkan kisah romantis sepupunya, Park MinAh dengan kekasih barunya yang super kaya, Eric Mun.

“Sepupu yang cantik, ayolah dicoba saja, sekali saja, MinAh membuka tirai jendela kamar Jihyo dan menarik selimut yang menutupi tubuh Jihyo. “Kau semacam zombie.”

Jihyo memelototi MinAh yang sudah mengganggu tidurnya. “Argh! Yasudah aku datang nanti malam! Sekarang biarkan aku tidur, onnie!”

MinAh bertepuk tangan kegirangan. “Yes! Begitu dong anak manis. Kuyakin kau akan dapat jodoh di festival kembang api nanti malam.”

Jihyo mengangguk seadanya dan menutup kepalanya dengan bantal. Continue reading

Not Our Day 1

Annyeonghaseyo! Terima kasih reader yang sudah baca dan comment ff yang sebelumnya! Seneng banget baca kommennya hehe. Semoga ga bosan ya baca FF Donghae Hamun hehe. FF ini dibuat gara-gara abis nonton Hello Counselor dan ada anak kecil yang nyanyi lagu K.Will – Day 1. Coba didengerin ya haha. Hope you enjoy it! Selamat membaca :)

Of all the ugly guys, I’m the best looking. What do I have to do to let you know how I feel? More than anyone in this world, I love you.

Continue reading

Devilish Idea

I hope you still want to read Donghae fanfiction hehe. And thank you so much for all of you who had read the previous fanfictions. I’m sorry i haven’t replied it yet. And thank you so much if you still willing to read this one hehehe.Enjoy reading!

 

“Donghae hyung! Annyeong! Lama tidak bertemu kau semakin tampan!” seru Taemin begitu melihat kekasih sahabatnya itu.

“Hyung, ada apa mengajak kami lari pagi seperti ini?” tanya Sehun tanpa niat menyapa sunbaenya itu.

Donghae tersenyum pada mereka berdua. “Aku mau mengajak kalian hidup sehat. Kajja,” kata Donghae yang lari lebih dulu di depan mereka. Taemin dan Sehun saling pandang sambil tersenyum seakan ada akal bulus dalam pikiran mereka.
Continue reading

Obviously In Love

Selamat tahun baru! Happy new year, may the odds be ever in your favor. Hehe. I hope you enjoy the fanfiction. ^^ Terima kasih yang sudah membaca ehehehe

“Hei, lihat. Lee Donghae sajangnim makan siang sendirian,” ujar Choi Jihyo sunbae padaku dan sunbaeku yang lain, Park Minah dan Jung Hyunah. Kami juga sedang makan siang di kantin yang sama dengan Donghae sajangnim.

“Yaa, Kang Hamun. Kenapa kau melihatnya seperti itu?” tanya Minah sunbae.

“Jangan sampai kau kesana untuk menemaninya. Dia memang suka sendiri. Kau bisa dimarahi Kyuhyun sajangnim nanti,” jelas Hyunah sunbae. Aku tahu itu, tapi aku tidak peduli.
Continue reading

Healing Christmas

December 25th, 2015

Adalah sebuah keanehan melihat Hyejin berada di dalam kamar hotelku dimana seharusnya ia sedang tidur nyenyak di kamar kami di rumah Appa. Terlebih hari ini adalah hari Natal. Seharusnya ia berada di rumah Appa untuk merayakan Natal bersama kedua orang tuaku seperti yang sudah kami bicarakan sebelumnya.

Continue reading

This Christmas I Fall For You Again

Hai semuanya, makasih banyak ya selalu baca ff di blog ini hehe
i made this fanfiction after i saw this picture. i really miss him hahaha.
hope you still enjoy it even it’s just a short and no conflict fanction hahaha
thank you for reading, if you don’t mind please leave your comments too. thank you ^^

Before i met you, i never knew what it was like to be able to look at someone and smile for no reason.

Continue reading

Thank You For Sending Him

image

Jongwoon memberikan secangkir coklat panas untuk Hyejin lalu merangkul bahu gadis itu dengan hati-hati. “Gwenchanayo?” Tanya Jongwoon pelan.

Hyejin hanya menganggukkan kepalanya.

“Kalau kau mau, kau bisa bercerita padaku kalau masih ada yang mengganjal di hatimu. Siapa tahu bisa membuatmu lebih tenang,” ujar Jongwoon dengan tulus.

Continue reading

Apartment 23 – MinAh

image

Apartment 23

Tower 1 – Floor 2 – Room 203

“Belum berganti pria, Hyejin-ah?” Tanya MinAh mengejutkan Hyejin yang begitu membuka pintu apartemennya melihat wajah suram MinAh. Gadis itu melihat pria yang berdiri di belakang Hyejin yang melambaikan tangan kepadanya. “Hai Jongwoon-ssi,” sapa MinAh datar.

“Hai, MinAh-ssi,” sahut Jongwoon sambil tersenyum.

MinAh mendorong Hyejin dan Jongwoon masuk kembali ke dalam apartemen dan menyusul keduanya. “Kau sudah merasa lebih baik, Hye-ya?” Tanya MinAh sambil memegang perban-perban di kepala, kaki dan tangan Hyejin.

Continue reading

Apartment 23 – HyunAh

image

Tower 1 Floor 2 Room 201

“Jung HyunAh-ssi. Saranghae.” Dan bibir pria itu mendarat sempurna pada bibir HyunAh ketika otak HyunAh belum dapat mencerna semua ucapannya dengan baik.

“Mm…mwo…mworago?” HyunAh sangat terkejut.

“A man never say twice. He will act.” Pria itu kembali mencium bibir HyunAh.

“Morning kissing. Waw!” Suara lantang seorang wanita menghancurkan momen romantis HyunAh. Pria yang tadi mencium HyunAh melepaskan bibirnya dan menatap wanita-perusak-momen itu dengan kesal.

Continue reading

HAMUN’S FINAL EXAM

image

“Hamun-ah, kau tidak belajar? Besok ujian akhir semester kan? Kenapa daritadi hanya menatap ponselmu?” Tanya nyonya Kang, sedikit marah, melihat anak perempuannya yang biasanya rajin belajar justru tidak memegang satu pun buku kuliahnya.

Hamun diam. Ia hanya menatap layar ponselnya yang hitam kelam. “Aigooo…” Bukan Hamun yang menjawab, melainkan kakak sepupunya yang tinggal satu rumah dengan Hamun. “Hamun sedang menunggu telepon dari Donghae Oppa, imo-nim. Sebelum kekasih tercintanya itu menelepon, Hamun tidak akan bisa belajar dengan tenang. Iya kan, adik sepupuku yang cantik?” kata Hyejin disusul juluran lidah untuk mengejek Hamun.

Continue reading