Her

Gong Yoo menatap gedung di hadapannya dengan wajah bingung. Betapa bodohnya dia tidak bertanya ke Dong Wook sebelumnya lantai berapa dan nomor pintu apartemen Super Girls.

Namun senyum di wajahnya mengembang ketika melihat gadis mungil berkacamata berjalan ke arahnya.

“Kang Hamun-ssi!” teriak Gong Yoo sambil melambaikan tangannya dengan semangat.

Hamun berhenti sejenak ketika melihat sosok Gong Yoo dihadapannya, lalu bergegas berlari begitu menyadari namja yang memanggilnya. (more…)

Him

“Dia akan baik-baik saja kan di sana?”

“Mana aku tau. Pasti dia akan bertahan selama dua tahun.”

JIhyo menerima kopinya dari barista dan segera keluar dari stall kopi di lobi gedung salah satu media televisi tersebut. Ia menghela napas panjang mendengar nada bicara Woobin yang seolah tak peduli.

“Kau lihat kan di semua media? Seunghyun oppa kurus sekali. Dia bahkan tidak menemuiku menjelang dia mau wamil. Itu aneh,” Jihyo tersenyum begitu beberapa staff di gedung itu menyapanya.

“Dia bisa mengurus dirinya sendiri. Lagipula kau terlalu mengurusinya.” (more…)

Taking Care Seoeon-Seojun

c0sbar3uqaanvzn

Enjoy! 🙂

“Seoeon, Seojun, appa harus pergi sebentar nanti menjenguk teman appa. Tapi appa tidak bisa membawa kalian,” ujar Lee Hwijae yang membuat Seoeon dan Seojun cemberut.

“Appa boleh pergi kalau Hamun noona mau menjaga Seoeon dan Seojun,” kata Seoeon.

“Ne! Aku mau Hamun noona!” sahut Seojun yang membuat Hwijae kebingungan. Ia segera mengambil smartphonenya lalu menelpon Hamun. Hwijae me-loudspeaker smartphonenya sehingga semua kru Return of Superman, Seoeon, dan Seojun dapat mendengarnya.

(more…)

First Part 3

“Oke ada apa sekarang?” Hyejin melihat layar smartphonenya. “Aku ada kelas 10 menit lagi.”

“Onniedeul,” Hamun berteriak dari jauh sambil berlari menuju ke arah empat onnienya yang duduk di bangku kantin. “Maaf tadi aku masih ada kelas. Ada apa?”

Jihyo menyodorkan gelas jus jeruknya ke Hamun. “Ini minum dulu. Memangnya ada apa sih, onnie?”

“Jadi begini,” MinAh akhirnya membuka suara. “Akhir pekan kemarin, Eric oppa melamarku, yeaaay!” seru MinAh mengunjukkan jari manis tangannya yang kini dihiasi cincin.

“Akhirnyaaaaa,” seru keempat sahabatnya dengan kompak. (more…)

First Part 2

“Jihyo sayang,” Jongsuk menatap dengan takut yeoja di hadapannya. “Maafkan kami ya? Ayolah, sudah satu minggu kau tidak mengucapkan apapun kepada kami.”

Jihyo sibuk memainkan smartphonenya tanpa memandang ketiga namja di hadapannya. Dia masih kesal dengan kejadian tempo lalu.

“Jihyo-ah,” kini giliran Jaehwa membuka suara.

“Kapan aku menyuruhmu berbicara?” tanya Jihyo dengan suara dingin. “Tadi kan aku hanya menyuruh Jongsuk oppa bicara.”

Jaahwa mengangguk dan berdiri di belakang Jongsuk. Woobin menyikut lengan Jongsuk untuk kembali berbicara. (more…)

First Part 1

“Kalian dengar tidak? Katanya bakal ada dosen baru hari ini,” MinAh menengok dulu ke sekelilingnya, memastikan tidak ada yang mendengar perkataan selanjutnya selain sahabat-sahabatnya. “Dan katanya dosen ini super super tampan!”

“Ya! Kau kan sudah punya Eric oppa,” ujar Hyejin sambil ikutan menengok ke sekelilingnya. “Ada apa sih, Min?”

“MinAh onnie takut ketauan Eric ahjuppa, hihi,” Jihyo tertawa dengan keras, tidak peduli MinAh sudah memelototinya.

“Tapi isu itu sudah beredar seantero kampus loh, semua mahasiswi sudah tau,” tambah HyunAh. (more…)