Growing Amour

Hope you enjoy this fanfiction. Selamat berpuasa bagi yang menjalankan :)

This picture was sent by Hyejin, 4 years ago.
“When you take this picture?” I ask her.
She said, “When you came to my apartement last night. When Hamun sat next to you. Are you in love with my sister?”
“What? How could i? No, i’m not,”
“Yes, you are. You’re my bestfriend from very-very-very longtime. And, you never saw Hamun like that before. Geez, you definitely in love with her!”
By that time, i realized. Yes, i’m in love with her.
I will never secretly look at her like that if i’m not in love with her.
And now, i’m still looking at you. Secretly.
I’m wondering, can i tell you what i’m feeling now?
Because my feelings for you grow deeper and deeper, as the days go on.

*****
Continue reading

The Main Character

Anyyeooooong!

Terima kasih sudah membaca Untitled ya, terima kasih juga untuk komen-komennya. Ini kelanjutan dari one shot Untitled. Yang belum baca, silahkan mampir dulu ke cerita sebelumnya.

Big hug untuk semua reader dan selamat berpuasa bagi yang menjalankan :D

Woobin setengah berlari melihat pintu gerbong kereta subway mulai tertutup. Untungnya ia sempat masuk sebelum pintu gerbongnya tertutup rapat dan menjepit tubuhnya. Woobin tak sempat menghela napas dengan tenang. Matanya memburu setiap sudut di gerbong yang baru saja ia masuki.

Tidak ada, tidak ada tanda-tanda dari Jihyo. Akhirnya Woobin mengetahui nama yeoja yang beberapa minggu lalu terus menghantui pikirannya. Woobin dengan terburu-buru berjalan melintasi gerbong demi gerbong, berharap mungkin saja malam ini Jihyo naik kereta subway yang sama dengan dirinya. Continue reading

Untitled

Woobin memandangi isi gerbong subway malam ini. Hanya terlihat beberapa pekerja kantoran yang terduduk sambil memejamkan mata. Ia mengambil tempat duduk di deretan yang tidak terlalu penuh, hanya ada seorang ibu bersama anak lelaki kecilnya yang duduk di kursi itu. Woobin mengatur posisi duduknya agar nyaman, dan memasang earphone ke telinganya dan mulai memencet tombol play dari smartphonenya.

Woobin tersenyum saat smartphonenya memutar lagu kesukaannya, ia bersenandung kecil sambil sesekali mengamati tingkah para pengguna subway di dalam gerbong. Pandangan matanya terhenti saat melihat sesosok yeoja yang sepertinya lebih muda darinya. Yeoja itu dengan serius membaca buku yag dipegangnya. Woobin tidak bisa melihat dengan jelas buku apa yang dibacanya. Namun dari raut wajahnya yang sesekali menunjukkan kecemasan, lalu kelegaan, dan kemudian tertawa kecil, Woobin menebak pasti buku yang sedang ia baca pasti sangat seru. Continue reading

Disturber

By @gurlindah93

FF ini request dari @gyumontic xD

MinAh sedang menyisir rambutnya saat bel dorm Super Girls berbunyi. Secepat kilat dia segera menuju pintu untuk membuka pintu, tanpa mengecek MinAh sudah tahu siapa yang datang.

“Oppa….” rajuk MinAh manja saat melihat tamunya.

Setelah sang tamu masuk MinAh segera menutup pintu lalu mencium tamu tersebut.

Continue reading

Dear Our Lovely Readers – Survey

Dear Readers…

Annyeonghaseyong!
:)

Apa kabar?
Gimana ibadah puasa yang menjalankan? Masih pada lancar kan?

Readers,
Authors di sini baru saja ngobrol-ngobrol, kalau readers pernah gak niat bikin FF trus di post di blog ini?

Ini masih survey. Kalau ada yang mau post, kita bakal post FF-nya tentu aja dengan beberapa syarat dan ketentuan. Misal : kalau mau bikin FF cast kyuhyun tentu pasangannya harus hyejin. Gitu.

Gimana ya kira2?

Thank youuuus
Love!

xoxo @gyumontic

Evanescence Devotion

Annyeong, thank you for always reading our fanfiction and hope you enjoy this one too. Ini sequel dari ff ‘The Way To Love’. Enjoy!

Now i know how much i hurt you. But, i know it’s too late to apologize. Could you please come back to me? I can’t forget you, never. Even there’s someone love me like you do. Even then. What should i do, Hamun? Tell me, please. – Lee Donghae (everytime, after the end)

Continue reading

It’s Love. Spend The Rest All My Life With You

Annyeong yeorobun!
What’s up? Kembali lagi dengan author @gyumontic yang hari ini otaknya kayaknya lagi beres. Hahahhaa.

Sebelumnya author mau ngucapin terima kasih banyak kepada author @esterong yang udah buatin FF kyujin couple. Kyaaa ! Kyaaa! Hahahhaa. Terima kasih karena telah mendatangkan ide untuk membuat Ff ini. Muah!

Buat para readers, semoga suka yaaa. Love you all! Jgn lupa read, comment, like alias RCL. Hahahhaa!

Hope you enjoy!

xoxoxoxo

It’s amazing how a person who was once just a stranger, can suddenly mean the world to me
-Song Hyejin-

You were everything I was looking for. When I wasn’t even looking
-Cho Kyuhyun-

Continue reading

The Coffee Cafe – When The Queen Love the Butler

Annyeonghaseyo, hope you enjoy it! ^^

This is exactly the way Kyuhyun looking at Hyejin, everytime. Like just by looking at her will make him feels so happy. Isn’t it amazing, when you love someone, then that person will be the center of your world, your mind, your sadness, and your happiness? Hyejin, isn’t it greats to be loved by someone who looking at you like Kyuhyun does?

Continue reading

How the President’s Daughter and President’s Secretary Become Together

Kyuhyun sedang menyetir mobil sehingga ia tidak bisa membaca pesan yang masuk ke dalam smartphone-nya meskipun bunyi notifikasinya menggema keras melalui speaker-speaker di seluruh sisi pintunya. Kyuhyun memasang mode voice speaker pada smartphone-nya agar jika ada yang menghubunginya ia tidak perlu mengangkat smartphone-nya, hanya cukup memencet tombol penjawab pada setirnya.

“Miinah,” ucapnya dan entah bagaimana penciptanya menemukan teknologi ini, Kyuhyun tersambung dengan seseorang di sana.

“Yaaa Cho Kyuhyun!!! Kau dimana?? Aku kirim pesan berkali-kali tidak ada yang kau balas. Haiiish!!!” Teriak seorang gadis, tanpa mengucapkan salam terlebih dahulu.

Kyuhyun tidak keberatan. Ia sudah mengenal gadis itu cukup lama dan sudah menjadi kebiasaannya tidak mendengar salam walau hanya sekedar untuk basa-basi tapi langsung mendengar omelannya atau sebaliknya, ia yang mengomel pada orang itu. Bukan masalah besar.

Continue reading